Anda di halaman 1dari 4

Materi Pertemuan 3: Azas Black

Pernahkah Anda meminum teh panas, kemudian agar tidak terlalu panas Anda
menambahkan es ke dalam minuman tersebut? Jika kita tinjau dari sifat termalnya, teh panas
memiliki suhu yang lebih tinggi daripada suhu es. Ketika kedua suhu yang berbeda tersebut
dicampurkan, maka akan terjadi perubahan suhu akibat gabungan kedua sistem tersebut.
Suhu campurannya berada diantara suhu awal kedua sistem mula-mula. Dengan kata lain,
sistem yang telah bergabung tersebut mengalami kesetimbangan termal. Energi yang
ditransfer dari suatu sistem ke sistem lain karena perbedaan suhu dinamakan kalor.
Perbandingan banyaknya kalor Q yang diberikan pada sebuah benda untuk menaikan
temperaturnya sebanyak T dinamakan kapasitas kalor (Halliday, 1985: 725). Definisi lain,
kapasitas kalor yaitu kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu suatu zat atau benda
sebesar 1oC.
C

Q
T

Kalor jenis adalah kapasitas kalor per satuan massa yang merupakan karakteristik dari bahan
yang membentuk benda tersebut (Halliday, 1985: 725)
C
c
m
Ketika kita ingin memanaskan suatu benda, maka kita memerlukan sejumlah kalor
untuk menaikkan suhu benda tersebut. Banyaknya kalor yang dibutuhkan sebanding dengan
perubahan temperatur dan massa benda. Jika massa benda tersebut besar, maka kalor yang
dibutuhkannya pun besar. Selain itu, kalor bergantung pula pada kalor jenis benda tersebut,
dengan demikian

Q mcT C T

Keterangan :
Q = jumlah kalor yang diberikan/diterima pada zat (kJ),
C = kapasitas kalor (kJ/K)
c

= kalor jenis zat (kJ/kg.K)

m = massa zat (kg)


T = kenaikan suhu zat (K)
Satuan energi panas historis, kalori, didefiniskan sebagai jumlah energi panas yang
dibutuhkan untuk menaikkan suhu 1 gram air sebanyak 1oC (Tipler, 1991:599).
cair = 1 kal/g.oC = 1 kkal/kg.oC = 4,184 J/kg.K
Berikut tabel kalor jenis berbagai zat

(Sumber: arifkristanta.files.wordpress.com)

Pengukuran kalor selalu berhubungan dengan perpindahan energi. Energi adalah


kekal. Benda yang memiliki suhu yang lebih tinggi cenderung akan melepaskan energi
dan benda yang suhunya lebih rendah cenderung menerima energi. Dengan kata lain,
menurut Azas Black, jika sistem terisolasi dari sekitarnya maka jumlah kalor yang
dilepaskan oleh suatu benda yang bersuhu lebih tinggi akan sama dengan jumlah kalor
yang diserap oleh benda lain yang bersuhu lebih rendah.

Qlepas Qterima
Kalorimeter merupakan suatu alat yang digunakan untuk mengukur kalor
(Saripudin, 2009:118). Pengukuran kalor sering dilakukan untuk menentukan kalor jenis
suatu zat atau benda yang ingin diketahui nilainya. Kalorimeter terdiri atas sebuah bejana
logam yang ditempatkan di dalam bejana lain yang lebih besar. Kedua bejana dipisahkan
oleh bahan penyekat, misalnya gabus atau wol. Kegunaan bejana luar adalah sebagai
pelindung
lingkungan

agar

perpindahan

disekitar

kalor

dengan

kalorimeter

dapat

dikurangi, dengan demikian dapat diasumsikan


bahwa kalorimeter sebagai sistem yang terisolasi
sehingga penerapan azas Black dapat berlaku.

Apersepsi
1.
Apa yang dimaksud dengan suhu?

Gambar kalorimeter
(Sumber: http://www.bs-wiki.de/)

2.
3.
4.
5.

Apa yang terjadi jika dua buah benda berbeda suhu didekatkan?
Apa yang mempengaruhi besar kalor?
Apa yang dimaksud dengan kalor jenis?
Apa yang dimaksud dengan kapasitas kalor?

Jawab:
1. Suhu merupakan ukuran panas atau dinginnya suatu zat atau benda. Suhu didefinisikan
sebagai suatu besaran fisika yang dimiliki bersama antara dua benda atau lebih yang
berada dalam kesetimbangan termal.
2. Jika dua buah benda berbeda suhu didekatkan maka akan terjadi perpindahan energi dari
benda bersuhu lebih tinggi ke benda bersuhu yang lebih rendah, perpindahan energi ini
berlangsung hingga mencapai kesetimbangan termal. Peristiwa perpindahan energi ini
dinamakan kalor.
3. Banyaknya kalor yang dibutuhkan sebanding dengan perubahan temperatur dan massa
benda. Jika massa benda tersebut besar, maka kalor yang dibutuhkannya pun besar. Selain
itu, kalor bergantung pula pada kalor jenis benda tersebut, dengan demikian
Q mcT C T
4. Kalor jenis adalaha kapasitas kalor tiap satuan massa, yang merupakan karakteristik dari
bahan yang membentuk benda tersebut
5. Kapasitas kalor adalah banyaknya kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu sebesar
1oC.
Penggalian Konsep Awal
Mengapa pada siang hari di pantai terasa panas?
Mengapa pada siang hari terjadi angin laut?
Jawab:
Pada siang hari daratan lebih panas dari lautan karena air laut memiliki kalor jenis yang
(CSi 700 J / kg oC ; C H 2O 4186 J / kg o C )
lebih tinggi daripada daratan
Dengan demikian, pagi hingga menjelang sore hari, daratan menyerap energi panas lebih
cepat daripada lautan sehingga suhu udara di darat lebih panas daripada di laut. Akibatnya
udara panas di daratan akan naik dan digantikan udara dingin dari lautan. Maka terjadilah
aliran udara dari laut ke darat, yang dinamakan angin darat.

Mengapa pada malam hari di pantai terasa dingin?


Mengapa pada malam hari terjadi angin darat?

Jawab:
Sebagaimana telah diketahui bahwa air laut memiliki kalor jenis yang lebih tinggi
(CSi 700 J / kg oC ; C H 2O 4186 J / kg oC )
daripada daratan
. Pada malam hari energi panas
yang diserap permukaan bumi sepanjang hari akan dilepaskan lebih cepat oleh daratan
(pantai) sehingga suhu daratan akan lebih rendah daripada lautan. Dengan demikian udara
dingin dari daratan bergerak menggantikan udara yang naik di lautan sehingga terjadi
aliran udara dari darat ke laut yang dinamakan angin darat.

Menanya
Mengapa suhu gabungan berbeda dari suhu awal masing-masing sistem?
Apa sebabnya?
Jawab:
Ketika air panas dan air dingin dimasukkan kedalam wadah, maka akan terjadi pelepasan
dan penerimaan kalor. Air panas memiliki suhu yang lebih tinggi sehingga cenderung
melepas kalor, sedangkan air dingin dan wadah memiliki suhu yang lebih rendah sehingga
cenderung menerima kalor. Keduanya akan mengalami interaksi termal hingga mencapai
kesetimbangan termal, ditandai dengan saat mengukur suhu gabungannya menggunakan
termometer sudah tidak ada lagi kenaikan maupun penurunan suhu.