Anda di halaman 1dari 2

BAB I

PENDAHULUAN
1.1.

Latar Belakang
Manajemen kesehatan adalah suatu kegiatan atau suatu seni untuk mengatur para
petugas kesehatan dan non-kesehatan guna meningkatkan kesehatan masyarakat melalui
program kesehatan.
Pelayanan kesehatan adalah sub sistem pelayanan kesehatan yang tujuan utamanya
adalah pelayanan preventif (pencegahan) dan promotif (peningkatan kesehatan ) dengan
sasaran masyarakat.
Menurut Levey dan Loomba (1973), pelayanan Kesehatan Adalah upaya yang
diselenggarakan sendiri/secara bersama-sama dalam suatu organisasi untuk memelihara
dan meningkatkan kesehatan, mencegah, dan mencembuhkan penyakit serta memulihkan
kesehatan perorangan, keluarga, kelompok, atau masyarakat.
Jadi pelayanan kesehatan adalah sub sistem pelayanan kesehatan yang tujuan
utamanya adalah promotif (memelihara dan meningkatkan kesehatan), preventif
(pencegahan), kuratif (penyembuhan), dan rehabilitasi (pemulihan) kesehatan perorangan,
keluarga, kelompok atau masyarakat, lingkungan.
Sistem pelayanan kesehatan adalah sturktur atau gabungan dari suatu sub sistem
dalam suatu unit atau dalam suatu proses untuk mengupayakan pelayanan kesehatan
masyarakat baik preventif, kuratif, promotif dan rehabilitatif. Sistem pelayanan kesehatan
ini dapat berbentuk Puskesmas, Rumah sakit, Balkesmas, dan unit-unit atau organisasi
lain yang mengupayakan peningkatan kesehatan.
Perencanaan merupakan kegiatan inti manajemen, karena semua kegiatan
manajemen diatur dan diarahkan oleh perencanaan tersebut. Dengan perencanaan tersebut
memungkinkan para pengambil keputusan atau manajer untuk menggunakan sumber daya
mereka secara berhasil guna dan berdaya guna. Di bidang kesehatan, proses perencanaan
ini pada umumnya menggunakan pendekatan pemecahan masalah (problem solving).

1.2.
1.3.

Rumusan Masalah
Tujuan
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1.Konsep Perencanaan
2.2. Teori Manajemen

2.3. Visi Misi Filosofi Tujuan Sasaran


2.4. Analisa SWOT
2.5. Budgeting
2.6. Standard Kesehatan
BAB III
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
3.2. Saran