Anda di halaman 1dari 5

TUMOR PAYUDARA

Fibroadenoma

Kevin Audrino
Budiman
0908113681

Anamnesa:

benjolan mammae tanpa nyeri biasanya terjadi pada usia muda (15 30 tahun)
pasien mengeluhkan benjolan yang tumbuh tidak progresif, benjolan berbatas tegas,
dapat digerakkan pasien, terasa kenyal, soliter, ukurannya dari kelereng hingga telur
ayam.
tumor bergantung hormon, akan mengecil seiring dengan penurunan estrogen, seperti
menopause.

Pemeriksaan Fisik:

konsistensi padat kenyal


dapat digerakan dari sekitarnya (mobile)
bentuk bulat lonjong
berbatas tegas
pertumbuhan lambat
tidak ada perubahan kulit
tidak nyeri
dapat bilateral atau multiple
tidak ada metastase jauh/regional.

Kelainan Fibrokistik /Kista mammae


Anamnesis:

kista dialami wanita perimenopausal antara usia 45 dan 55 tahun ( terutama dialami
wanita perimenopausalantara usia 45 dan 52 tahun)
sering ditemui pada individu yang menggunakan terapi pengganti hormon.
biasaannya kista ini soliter tetapi tidak jarang ditemukan kista yang multiple.
kista dapat memberikan rasa tidak nyaman dan nyeri
perasaan tidak nyaman dan nyeri ini meningkat sebelum menstruasi
ukuran payudara menjelang haid terasa lebih besar dan penuh, rasa sakit
bertambah
setelah menstruasi sakit hilang/berkurang dan tumor mengecil.

Pemeriksaan Fisik:
Biasanya multiple dan bilateral.
berukuran antara kurang dari 1 cm hingga mencapai 5 cm
permukaan licin dan teraba kenyal
mobile
Batas sering tidak tegas
nyeri bila disentuh

Papilloma Intraduktus
Anamnesis:
sering terjadi pada wanita paramenopausal atau postmenopausal dengan insidens
tertinggi pada dekade ke enam
pasien datang dengan bloody nipple discharge spontan
fase aktif perkembangannya adalah antara 6 sampai 12 bulan dimana ukurannya bisa
berganda dari asal. Setelah itu, massa ini akan menjadi statik dan pada hampir 1/3
kasus, massa ini akan menjadi semakin kecil.
Pemeriksaan Fisik:
keluhan massa pada area subareola
muncul bloody nipple discharge spontan
tumor biasanya soliter dengan diametemya 2-3 cm
tumor terjadi di sepanjang sistem duktus dan predileksinya adalah pada ujung dan
sistem duktus yakni sinus lactiferous dan duktus terminalis.
Tumor Filoides
Anamnesis:

umum terjadi pada dekade 5 atau 6.


pasien mengeluhkan benjolan yang tumbuh dengan cepat dan berukuran besar
kulit yang terdapat benjolan lebih mengkilat dengan penampakkan pembuluh darah
dan nyeri.

Pemeriksaan fisik:

massa soliter mengkilat, ukuran 20 30 cm


Berbatas tegas
masa kebiruan-kehitaman akibatdilatasi vena yang menyebar
masa kenyal dengan permukaan tidak rata/bernodul
mobile
nyeri (+)

Nekrosis lemak
Anamnesa:

biasanya terdapat riwayat trauma atau iatrogenik payudara


massa keras yang sering agak nyeri, namun tidak membesar.

Pemeriksaan Fisik:

masa payudara disertai retraksi kulit


terasa nyeri

batasnya tidak rata


tampak tanda inflamasi non supuratif
secara klinis sulit dibedakan dengan karsinoma.

Carcinoma Mammae
Anamnesis:

umur > 35 tahun.


usia menarche cepat (<12 tahun) dan menopause lambat (>55 tahun).
tidak pernah hamil atau usia hamil > 30 tahun.
tidak pernah menyusui
pemakaian hormon estrogen (pil kontasepsi,dll)
diet tingi lemak
obesitas
alkoholik
pernah mendapat terapi radiasi
terdapat riwayat ca pada keluarga
pasien mengeluhkan benjolan yang tumbuh progresif
nyeri (-), berbatas tidak tegas, terasa padat hingga keras
mammae berat dan terasa mengganjal/tidak nyaman
biasanya disertai benjolan ditempat lain (daerah-daerah kgb)
dapat disertai gejala-gejala ditempat lainnya (batuk, sesak napas, nyeri tulang
belang/panggul/dll, kepala nyeri sekali, masalah bab, masalah bak, dll)
nafsu makan berkurang. bb turun drastis.

Pemeriksaan fisik:
Inspeksi: kulit: skin dimple, retraksi, edem, dan peau dorange. Terdapat dilatasi vena, ulcer.
Papil retraksi.
Palpasi: massa keras hingga padat, batas tidak jelas, permukan bernodul-nodul/tidak rata,
nyeri (-), terfixir. Discharge papil (bisa +/-).
Pemeriksaan KGB ipsilateral:

Pembesaran kel. Axilla


Pembesaran kel. Supraklavikula
Edema lengan

Keluhan metastase jauh: otak,paru,tulang, abdomen, dll

Galaktokel
Anamnesis:
Sering terjadi pada wanita yang sedang hamil atau sedang menyusui
benjolan yang nyeri dan mungkin pecah sehingga memicu reaksi peradangan lokal
Pemeriksaan fisik:

Benjolan payudara disertai nyeri


berbatas tegas dan bulat
Mobile
Benjolan sering pecah disertai dengan peradangan lokal

Mastitis
Anamnesis:
Pemeriksaan Fisik:
Mastitis adalah infeksi yang sering menyerang wanita yang sedang
menyusui atau pada wanita yang mengalami kerusakan atau keretakan pada kulit
sekitar puting.
ETIOPATOGENESIS : Kerusakan pada kulit sekitar puting tersebut akan
memudahkan bakteri dari permukaan kulit untuk memasuki duktus yang menjadi
tempat berkembangnya bakteri dan menarik sel-sel inflamasi. Sel-sel inflamasi
melepaskan substansi untuk melawan infeksi, namun juga menyebabkan
pembengkakan jaringan dan peningkatan aliran darah.
GAMBARAN KLINIS : Pada mastitis menyebabkan payudara menjadi merah,
nyeri, dan terasa hangat saat perabaan. Terkadang sukar dibedakan dengan
karsinoma, yaitu adanya massa berkonsistensi keras, bisa melekat ke kulit, dan
menimbulkan retraksi puting susu akibat fibrosis periduktal, dan bisa terdapat
pembesaran kelenjar getah bening aksila.
PENATALAKSANAAN : Pada mastitis dengan kondisi ini diterapi dengan
antibiotik. Pada beberapa kasus, mastitis berkembang menjadi abses atau
kumpulan pus yang harus dikeluarkan melalui pembedahan.