Anda di halaman 1dari 3

perpustakaan.uns.ac.

id

digilib.uns.ac.id

121
BAB V
KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN

A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah dilakukan
dapat disimpulkan:
1. Implementasi model blended learning berbasis SETS pada IPA Terpadu
dengan tema Ekosistem Air Tawar dapat meningkatkan kemampuan kognitif
siswa kelas VII-G SMP Negeri 14 Surakarta Tahun Ajaran 2013/2014. Hal ini
ditunjukkan dari hasil tes kognitif siswa yang mengalami peningkatan pada
siklus I dan siklus II, dengan prosentase siswa yang tuntas pada siklus I
mencapai 44,4 % dan pada siklus II mencapai 77,8 %.
2. Implementasi model blended learning berbasis SETS pada IPA Terpadu
dengan tema Ekosistem Air Tawar dapat meningkatkan aktivitas siswa kelas
VII-G SMP Negeri 14 Surakarta Tahun Ajaran 2013/2014. Hal ini ditunjukkan
dari hasil rata-rata peningkatan prosentase aktivitas siswa dari tahap pra siklus
ke siklus I sebesar 16,5 % dan dari tahap pra siklus ke siklus II sebesar 32 %.
B. Implikasi
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa
model blended learning berbasis SETS dapat diterapkan pada pembelajaran IPA
Terpadu dengan tema Ekosistem Air Tawar untuk meningkatkan kemampuan
kognitif dan aktivitas siswa. Namun demikian, dalam penelitian ini terdapat
kekurangan yang masih memerlukan perbaikan lebih lanjut diantaranya
kurangnya fasilitas siswa dalam melakukan aktivitas melalui e-learning di luar
jam sekolah. Dalam pembelajaran menggunakan blended learning perlu adanya
kerja sama dengan pengelola laboratorium komputer supaya siswa dapat
menggunakan fasilitas sekolah di luar jam pembelajaran sekolah.
Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar pengembangan
penelitian selanjutnya dan dapat digunakan untuk mengadakan upaya bersama
antara guru, orang tua dan siswa serta pihak sekolah lainnya agar dapat membantu
commit to user

121

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

122
siswa dalam meningkatkan hasil belajar dan kemampuan siswa (skill) secara
maksimal.
C. Saran
Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukakan beberapa saran sebagai
berikut :
1. Bagi Guru
a. Materi IPA dapat disajikan oleh guru secara Terpadu dengan tema yang ada
di sekitar siswa melalui penerapan model blended learning yang berbasis
SETS sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitif dan aktivitas
siswa.
b. Penelitian tindakan kelas (PTK) dapat

dilanjutkan guru dengan

mendiagnosis permasalahan lain yang dirasakan guru selama proses


pembelajaran untuk meningkatkan profesionalitasnya melalui penerapan
model blended learning berbasis SETS pada pembelajaran IPA.
2. Bagi Siswa
Respon siswa yang baik terhadap guru saat guru sedang menyajikan
materi pembelajaran IPA secara Terpadu melalui penerapan model blended
learning berbasis SETS perlu ditingkatkan, sehingga siswa dapat menguasai
dan memahami materi yang disampaikan oleh guru. Siswa dapat lebih sering
membuka materi melalui media e-learning sebelum materi dibahas di kelas.
3. Bagi Peneliti
a. Peneliti lain yang ingin melakukan penelitian sejenis melalui penerapan
model blended learning berbasis SETS pada pembelajaran IPA Terpadu
sedapat mungkin perlu menganalisis kembali perangkat pembelajaran yang
telah dibuat untuk disesuaikan penggunaannya, terutama dalam hal alokasi
waktu, fasilitas pendukung dan karakteristik siswa yang ada pada sekolah
tempat penelitian tersebut.
b. Penelitian berupa penerapan model blended learning berbasis SETS pada
pembelajaran IPA Terpadu dapat digunakan sebagai acuan penelitian
selanjutnya dengan mengkaitkan aspek-aspek yang belum diungkapkan dan
user
dikembangkan, seperti aspekcommit
afektiftodan
psikomotor.

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

123
c. Penelitian berupa penerapan model blended learning berbasis SETS pada
pembelajaran IPA Terpadu dapat dikembangkan lebih luas lagi dari sisi
tema yang berbeda, mata pelajaran yang berbeda, materi yang berbeda, dan
di sekolah yang berbeda.

commit to user