Anda di halaman 1dari 2

NAMA

NIM
KELAS

: ABDUL MALIK
: 021211133044
:B

Kabupaten Probolinggo merupakan sebuah daerah yang terletak di Provinsi Jawa Timur,
dimana terdapat 24 kecamatan serta 325 desa dan 5 kelurahan. Apabila berbicara tentang
kesehatan di Kabupaten Probolinggo ini, masih bisa dikatakan kurang dalam pemanfaatan
layanannya. Seperti halnya kita melihat dari IPM (Indeks Pembangunan Masyarakat) khususnya
dalam bidang kesehatan masih jauh di bawah rata rata Provinsi Jawa Timur.
Jauhnya rata rata IPM dalam bidang kesehatan Kabupaten Probolinggo bisa tergambar
pada masyarakatnya. Seperti halnya masih banyak ditemukan bayi lahir mati, bayi lahir dengan
Berat Badan Lahir Rendah, serta masih banyaknya keyakinan akan para ibu akan dukun,
sehingga masih banyak pula para ibu yang meminta pertolongan dukun dalam membantu proses
persalinannya. Kasus kasus diatas bisa didapatkan sama di berbagai kecamatan di Kabupaten
Probolinggo. Sehingga di berbagai kecamatan masih terus di gencar gencarkan bagaimana
masyarakat untuk rajin ke posyandu.
Hal tersebut tak jauh dari kualitas SDM di Kabupaten Probolinggo ini. Contohnya saja
masih banyak didapatkan wanita yang menikah diusia muda, lebih parahnya lagi bahkan banyak
juga terdapat kasus pemalsuan umur untuk diurus pada saat akan menikah. Dari kasus menikah
muda disitulah, terkadang masyarakat kurang memahami tentang bagaimana menjadi seorang
suami atau istri yang benar, sehingga kasus kasus di atas sangat dimungkinkan sekali untuk
terjadi, karena bisa dibilang masih rendahnya kualitas SDM di Kabupaten Probolinggo.
Terkadang masih susahnya akses untuk memperoleh pendidikan yang layak dan pengangguran,
menjadi salah satu alasan di berbagai daerah di Kabupaten Probolinggo masih banyak ditemukan
kasus kasus di atas. Kasus kesehatan yang lain yakni dilihat dari segi gizi, dimana gizi masih
menjadi permasalahan utama antara lain cakupan ASI Esklusif masih perlu ditingkatkan, balita
gizi kurang dan buruk, ibu hamil dengan kekurangan energy kronis masih ada yang berdampak
pada Indeks Kesehatan Kabupaten Probolinggo menjadi rendah.
Untuk kasus kesehatan yang perlu diperhatikan untuk mengurangi kasus kasus di atas,
salah satunya yakni dengan memarakkan kampanye kampanye yang berbau kesehatan. Disini
yang turut mengompori untuk mensukseskan kampanye dan promosi program yang sedang

dijalankan oleh pemerintah yakni bukan hanya dari pihak Kecamatan, namun SKPD (Satuan
Kerja Perangkat Daerah) pun turut membantu dalam mensukseskan program pemerintah ini. Nah
disini, karena sifat kefanatikan masyarakat yang masih tinggi terhadap tokoh masyarakat,
sehingga pemerintah juga melakukan pendekatan melalui agama sehingga dapat memberikan
pemahaman kepada masyarakat tentang pentingya kesehatan. Upaya sudah banyak dilakukan
namun diperlukan upaya cerdas dan berkesinambungan untuk mengatasinya. Seperti yang sudah
dilaksanakan, salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah, yakni digelarnya
Festival Kreasu Cipta Menu Olahan Pangan. Festival ini bertujuan untuk memfasilitasi dan
menumbuhkan kreatifitas dan inovasi masyarakat dalam mengolah bahan local guna penanganan
kasus gizi di Kabupaten Probolinggo, serta tersebarluaskannya pemanfaatan bahan pangan local
dalam perbaikan gizi masyarakat dan kesehatan kelaurga serta teridentifikasinya olahan pangan
local dan keanekaragaman pangan local. Salah satu kegiatan yang digelar oleh pemerintah
kabupaten di atas merupakan salah satu contoh antusiasme pemerintah kabupaten dalam
mengatasi masalah kesehatan di Kabupaten Probolinggo ini. Kegiatan di atas tersebut bisa
menjadi contoh bagi kecamatan bahkan desa sekalipun untuk digelar, tak lain tujuannya adalah
untuk mengatasi masalah kesehatan di Kabupaten Probolinggo ini.
Selain bidang kesehatan, yang harus diperhatikan adalah untuk memberantas
pengangguran di Kabupaten Probolinggo ini. Karena seperti yang sudah dijelaskan di atas,
pengangguran bisa menyebabkan rendahnya kualitas SDM Kabupaten Probolinggo di mata
Provinsi. Untuk memberantas pengangguran yang masih bisa ditemukan tersebut, masing
masing daerah bisa memanfaatkan potensi potensinya untuk mengambil atau merekrut para
pengangguran sehingga terciptanya lapangan kerja baru, yang bisa memaksimalkan potensi
potensi yang terdapat di daerah tersebut. Karena kita tahu sendiri, bahwa probolinggo Kabupaten
yang kaya akan tempat wisata, seni budaya khas, serta produksi akan pangan seperti buah
buahan, sayur sayuran, serta produk perkebunan lainnya.