Anda di halaman 1dari 2

Kontak virus

Berkembang menjadi HSV

Infeksi Akut

Infeksi primer

Simtomatik
asimtomatik

Fase laten

Virus tidak aktiv


pada ganglion

Infeksi rekuren

setelah infeksi
mukokuntaneu
s
timbul fase
laten yang
berlangsung

fase laten terputus


oleh reaktivitas
virus yang disebut
fase rekuren

timbul infeksi
yang asitomatik
mk GG
integritas
kulit

menyebar ke
bagian kulit lain

timbul vesikel multipel pada


labiya mayora dan
Kontak
langsung seksual
dan hygiene
minoramenyebar
ke perineum
menyerang
ke
yangdan
kurang
partikel
virus menyerang
paha
berlanjut
menjadi
factor
pencetus
muncul
yaitu
demam,
HSV mengalami
resktivitas
dan
Infeksi
genital
primer
MK: Nyeri dan GG integritas kulit
genital
dan
paha
sehingga
HSV
2
aktiv
kembali
8 10
X
setelah
itu
infeksi
HSV
tipe
1
dan
2
identik
timbul
vase
laten
yang
belangsung
lama
tukakyang
sangat
nyeri
ganglion
yang
berhubungan
fase
rekrum
Pada
wanita
multiplirasi
trauma,
stres
kembali
emosional
dan menstruasi

virus varisela zoster masuk


infeksi primer pada nasofaring
sehingga resktivitas dan virus yang
anti dapat
body
dalam
darah
masih
tinggi
anti
body
dibawah
titik
kritis
kemudian
virus
masuk
ke
retikuludendothelia
sistem
mengandalkan
kedua
bersifatviremia
lebih
luas
dan
simtomik
laten
di netralisir
virusreplikasi
tereplikasi
&primer
disebarkan
ke
darah
terjadi
reaktivitas
pada
virus
terjadi
viremia
(pemularan
yangbersifat
nyadalam
terbatas
&menurun
asimetris
infeksi
pada
vesikula
yang terbesar
virus
menyebar
ke nasofaring
kulit
respon
psikologis