Anda di halaman 1dari 3

KEBERKAHAN DZIKIR ..

, OBAT DARI SEGALA


OBAT ..! INI LAH FADHILAH & MANFAAT
DZIKIR YANG LUAR BIASA
Posted on 23 Mei 2012 by lovekawaii

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim Dzikir sebagai salah satu senjata yang Allah berikan kepada kita, bermanfaat
pula untuk menenangkan jiwa para pelakunya. Di zaman yang serba instan ini, -dimana budaya pragmatis
sudah mendarah daging, kehidupan ibarat rimba raya, serta aneka hiruk pikuk duniawi yang kadang tidak
bermanfaat dan tidak kita inginkan- dimana kesemuanya itu selalu hadir dalam tiap jenak kehidupan kita. Hal
ini benar-benar menguras tenaga dan ketenangan jiwa kita sebagai manusia yang secara naluri membutuhkan
ketenangan.

Oleh karena itulah, Allah menjanjikan sebuah obat yang sangat mujarab untuk menenangkan hati kita. Tidak
perlu bayar mahal, jauh-jauh ke luar negeri dan aktivitas lainnya yang disinyalir bisa memberikan ketenangan.
Apalagi dengan berbagai pelampiasan salah kaprah yang justru merugikan pelakunya. Obat dari Allah itu
berupa dzikrullah, sebagaimana disebutkan dalam kalamNya,

(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya
dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram ( Ar Rad 13 : 28 )

Allah SWT Berfirman Dalam surat Al ahzab 41- 42 yang Artinya : Wahai Orang-oran gyang beriman sebutsebutlah nama Allah SWT sebanyak-banyaknya. Sucikanlah nama tuhannya pagi maupun sore hari.

Dalam Ayat lain Q.S Al Anfal 45 yang artinya : Maka sebutlah nama Allah SWT sebanyak banyaknya
demikian itu akan melembutkan dirimu.

Q.S Al Imran 141 yang artinya : Dan mereka ygmenyebut nama Allah dalam keadaan berdiri dan duduk
mengharap ampunan dari Allah SWT.

Bersabda nabi Muhammad SAW yang diwahyukan dari Abu Darda, berkata Rasullah SAW : Maka Ketahuilah
amalan yang paling terbaik dari amal kalian & mengangkat derajat kalian setelah kalian mendirikan shalat,
berzakat, berpuasa dan berhaji ada yang lebih dari pada itu.

Berkata Sahabat :Apa itu ya Rasulullah SAW ..?

Maka Rasulullah SAW bersabda : Ingat kepada Allah dalam keadaan terang-terangan maupun tersembunyi.

Dari Abu Daut Al-Khudri bertanya kepada Rasulullah SAW : Apakah amalan yang lebih utama nanti di hari
kiamat..?

Bersabda Rasulullah SAW : memperbanyak menyebut-nyebut nama Allah SWT.

Bertanya lagi Sahabat: Bagai mana dengan jihad fi sabilillah ya Rasulullah?.

Bersabda Rasulullah SAW : Walaupun mereka memukulkan pedangnya sehingga keluar darah kepada
musuhnya tetap lebih afdol berzikir kepada Allah SWT atas nya dan di angkat derajatnya oleh Allah SWT.

Diriwayatkan dari Turmidzi dari Abdullah bin Umar radiallahu anhuma,

sesunguhnya Rasulullah SAW telah bersabda : Tidaklah seseorang menyebut di muka bumi Allah SWT ini
subhanallah walhamdulillah wa lailahailallah wallahuakbar, tanpa kecuali terleburlah semua kesalahanya
walaupun dosanya seluas lautan. (riwayat Hakim shohih).

Menyebut-nyebut nama Allah SWT dan memperbanyak menyebut nama-Nya di dalam membaca Al-Quran
maupun asmaul husna menjadikan orang tersebut dari kerugian di hari kiamat sebagai mana yang diriwayatkan
dari Baihaqi dari Aisah radiallahanha bersabda Rasulullah SAW: Tidak lah semua anak cucu adam dalam
keadaan rugi di hari kiamat kecuali orang yang mengingat-gingat Allah SWT di dalam dunia.

Ketahuilah hati itu bagaikan batu cincin maka gosoklah iya dengan berzikir ke pada Alah SWT sehingga iya
mengeluarkan cahaya/kilauan, maka orang yang meninggalkan zikir dia akan mendapatkan dua kegelapan hati
:

1. Kegelapan noda-noda dosa yang teramat gelap 2. Kerasnya hati

Tidaklah keduanya akan sirna kecuali dengan berzikir kepada Allah SWT.

Ayat Allah SWT di dalam Al-Quran dalam surat Al-Haj 46 yang artinya : Sesunguhnya mata-mata mereka
tidak buta akan tetapi mata-mata mereka melihat, apa yang menyebabkan mereka buta mengingat Allah SWT,
yang menyebabkan mereka buta adalah mata hati mereka yang ada di dalam dada mereka dalam mengingat
Allah SWT.

Rosulullahi saw bersabda Perumpamaan orang yang suka berdzikir kepada Tuhannya (Allah) dengan yang
tidak berdzikir, seperti orang yang hidup dengan orang yang mati. (Yakni mati hatinya. -red) (HR. Bukhari)

Banyak sekali ayat-ayat Al Quran dan hadits-hadits Nabi Shalallahu Alaihi Wa sallam yang mengungkapkan
berbagai keutamaan dzikir dan doa, sehingga tidak diragukan lagi bahwa amalan lisan yang paling baik adalah
memperbanyak dzikir. Dzikir tidak memerlukan tempat dan waktu yg khusus. Kapan dan dimanapun kita bisa
berdzikir. Baik dzikir dgn lisan terlebih lagi dzikir dengan hati. Tentunya maksud daripada dzikir tersebut agar
kita senantiasa mengingat kepada Allah.