Anda di halaman 1dari 26

METABOLISME UREA DAN

KREATININ

WIRYATUN LESTARIANA
BAG BIOKIMIA
FK UGM

Pendahuluan
* Binatang mengubah nitrogen -amino

menjadi

berbagai macam produk akhir


* Berbagai jenis binatang mengekskresikan nitrogen
asam amino sebagai amoniak, asam urat atau urea
- ikan: mengekskresikan nitrogen sebagai amoniak
ammonotelik
- burung:mengekskresikan nitrogen sebagai asam urat
urikotelik
- binatang yang dapat hidup di tanah mengekskresikan
nitrogen dalam bentuk urea

ureotelik

Lanjutan

* Hasil katabolisme nitrogen asam amino yang


berupa amoniak

toksis

dibuat

tidak toksis yang larut dalam air


* Kadar urea dalam darah yang tinggi
kosekuensinya
terganggu

fungsi ginjal

urea

Biosintesis urea
Biosintesis urea melalui 4 tahapan
1. transaminasi
2. deaminasi oksidatif glutamat
3. transport amoniak
4. reaksi siklus urea

Transaminasi

Transfer nitrogen asam -amino ke


-ketoglutarat

membentuk glutamat

asam amino

asam keto
transaminasi

-keto glutarat

L-glutamat
Deaminasi
oksidatif

NH3

CO2
siklus urea

lanjutan

Semua asam amino protein berpartisipasi


dalam transaminasi kecuali:
lisin, treonin, prolin, dan hidroksiprolin
Transaminasi sifatnya dengan cepat dan
reversibel
Koenzim yg terlibat :piridoksalfosfat (PLP)
diperlukan untuk aktivitas enzim amino
transferase

lanjutan

L-Glutamat dehidrogenase (GDH)


- diperlukan untuk transfer nitrogen asam -amino
ke ketoglutarat untuk membentuk L-glutamat
- diperlukan juga untuk membebaskan nitrogen
sebagai amoniak (di hepar) dengan bantuan
NAD+ (NADP+) dan oleh enzim glutamat
amino transferase

prosesnya disebut

deaminasi
- GDH hepar dapat dihambat oleh ATP,GTP,dan
NADH yang diaktivasi oleh ADP

Intoksikasi amoniak

NH3 yang diproduksi oleh bakteri dalam tubuh


vena portal dan NH3 yang dihasilkan
jaringan tubuh dgn. cepat dipindah dari sirkulasi
hepar
urea (di darah perifer
normal hanya 10-20 g/dL)

NH3 toksis terhadap sistem syaraf pusat


NH3 dapat disebabkan karena gangguan fungsi
hepar/ serosis

lanjutan

NH3 toksis terhadap otak, untuk penyelamatan


- NH3 bereaksi dng. ketoglutarat
glutamat

pengosongan ketoglutarat
kegagalan siklus asam sitrat dalam

neuron

energi tidak terbentuk

- NH3 juga dibuat intoksikasi melalui pembentukan


glutamin
NH3
L-glutamat

glutamin + ADP +Pi

Glutamin sintase mitokondria

+ ATP

lanjutan

Pembentukan dan sekresi amoniak


mempertahankan keseimbangan asam basa

Amoniak dihasilkan oleh sel tubulus renalis


diekskresikan melalui urin
fasilitasi
konservasi kalium dan pengaturan asam basa
Produksi amoniak dari asam amino intrasellular,
- glutamin meningkat pd. metabolik asidosis
- glutamin menurun pada metabolik alkalosis

UREA

Mrpk. produk akhir terbanyak dari katabolisme


nitrogen

Sintesis 1 mol. urea membutuhkan 3 mol. ATP

Ada 5 macam enzim yg terlibat dalam sintesis urea


1. karbamoil fosfat sintase 1 (di mitokondria)
2. ornitin transkarbamoilase (di mitokondria)
3. asam arginino suksinat sintase (di sitosol)
4. arginino suksinase (di sitosol)
5. arginase (sitosol)

Gangguan metabolik yang berhubungan


dengan reaksi siklus urea

Defek enzim

Penimbunan senyawa antara

Aktivitas enzim (Penetapan secara kuantitatif)

Kelainan (kegagalan) terapi rasional yang


harus didasari pengertian reaksi biokimia dalam
individu yang normal

lanjutan

Defek semua enzim

Gejala: - mual

intoksikasi amonia

- ataksia
- irritabilitas
- letargi
- kemunduran mental

Untuk menghindari (meminimisasi) kerusakan otak


melakukan diet rendah protein, dan untuk
menghindari darah tiba-tiba kadar amoniaknya tinggi
dengan makan sedikit-sedikit tapi sering

Menghindari kerusakan otot

Dari luar tubuh (menghindari kadar amoniak darah naik)


- makan rendah protein
- makan sering tetapi sedikit-sedikit

Dari dalam tubuh


- amoniak diubah menjadi glutamin oleh glutamin sintase
- glutaminase membebaskan amoniak yang selanjutnya
digunakan untuk sintesis urea
- atom-atom yang terdapat dalam struktur urea berasal
dari NH3, CO2 dan nitrogen amid dari aspartat

Penyakit karena defek enzim


1. Defisiensi carbamoil fosfat sintase 1
hiperammonemia tipe 1
2. Defisiensi ornitin transkarbamoilase
hiperammonemia tipe 2
3. Defisiensi arginino suksinat sintase
4. Defisiensi arginino suksinase

sitrulinemia
arginino suksinat
asiduria

5, Defisiensi arginase dalam eritrosit

hiperargininemia

* terapi gen sedang dilakukan dengan berbagai penelitian


* hasil penelitian pendahuluan yang dilakukan pada model
hewan menunjukkan bahwa pengobatan sitrulinemia dapat
dengan menggunakan vektor adenoviral

Enzim yang membebaskan amoniak


yang selanjutnya digunakan untuk
sintesis urea

Glutaminase

Glutamin sintase

Glutamat dehidrogenase
(GDH)

Transaminase

Glutamat amino transferase

Kreatinin

Biosintesis kreatinin:
- asam amino yang terlibat: glisin, arginin, metionin
- arginin membantu sbg. donor formamidin untuk sintesis
kreatinin dan menghasilkan nitrat oksida
- dibentuk di otot dari kreatin fosfat, irreversibel,
dehidrasi, non enzimatik dan melepaskan fosfat
- kreatinin dalam urin 24 jam dapat digunakan untuk mengukur
masa otot yang proposional
- pembentukannya sebagai langkah yang diperlukan untuk
ekskresi sebagian besar kreatin
- sintesis kreatin disempurnakan dengan metilasi gunidoasetat
oleh S-adenosilmetionin

SELAMAT BELAJAR
SUKSES SELALU