Anda di halaman 1dari 22

BAB I

PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Bisnis penerbangan sedang tumbuh pesat, ditunjukkan oleh jumlah elemen
berikut yang terus bertambah: bandara perintis, bandara internasional, maskapai,
pesawat terbang, penerbangan, penumpang, agen tiket, dsb. Kelas menengah di
Indonesia juga sedang bertumbuh, ditunjukkan oleh peningkatan penjualan
berbagai produk berikut: perumahan, barang tahan lama, produk perbankan dan
investasi, mobil dan motor, barang elektronik, komputer, ponsel dan gadget dan
tiket pesawat.
Pasar yang terus bertumbuh tersebut membutuhkan penambahan jumlah
saluran distribusi. Dalam hal tiket pesawat, maka jumlah biro perjalanan wisata
menjadi turut bertambah. Dipadukan dengan produk jasa yang lain, penjualan
tiket pesawat menjadi salah satu peluang bisnis yang semakin menarik dilirik.
1.2. Profil Perusahaan
Berangkat dari sebuah kesederhanaan. Joexua Ticketing mengembangkan
relasi bisnis yang mengedepankan suasana akrab dan dinamis. Sebagai salah satu
biro perjalanan wisata, Joexua Ticketing unggul dalam pelayanan tiket pesawat.
Tiket dapat dipesan secara online, tanpa keluar rumah. Tiket dapat dikirim melalui
email, SMS atau diantar langsung untuk dalam kota Surabaya. Penumpang tidak
harus memiliki kartu kredit, berbeda dengan pemesanan online melalui website
maskapai.
Kantor pelayanan Joexua Ticketing beroperasi non stop 24/7/365 melayani
kebutuhan pelanggan. Dengan kru yang hampir semuanya berusia muda, Joexua
Ticketing berkembang menjadi perusahaan jasa yang fleksibel dan dinamis. Para
staf reservasi sigap melayani pelanggan melalui berbagai saluran komunikasi
seperti telepon, SMS, YM, BBM dan email. Demi menjawab tantangan zaman,

Joexua Ticketing menyediakan informasi seputar harga tiket beserta jadwal


keberangkatan yang dituju website www.joexuaticketing.com. Joexua Ticketing
juga dapat ditemukan online di Kaskus, Facebook, Twitter, dsb. Joexua Ticketing
selalu terjaga untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan.
1.3. Keagenan (Mitra Usaha)
Joexua Ticketing membuka peluang bisnis sebagai mitra kepada para
wirausahawan untuk menjadi agen perjalanan wisata. Agen boleh memiliki nama
usaha sendiri dan otonom dalam menjalankan usahanya. Dengan membayar
investasi keagenan sebesar Rp 2,5 juta, Agen akan mendapatkan berbagai
perlengkapan Agen dan pelatihan melakukan booking. Agen akan mendapatkan
hak akses ke sistem maskapai untuk dapat melakukan booking. Selain tiket
pesawat, agen juga boleh menjalankan semua produk jasa yang disediakan Joexua
Ticketing. Agen juga boleh memadukannya dengan peluang bisnis yang lainnya.
Untuk menjalankan sisitem sangatlah mudah hanya dengan tiga langkah
kemudahan:

3.
2

BAB II
PENELITIAN PASAR
2.1. Target pasar atau konsumen
Target pasar merupakan langkah awal yang dibutuhkan dalam
perencanaan dan pengembangan strategi perusahaan. Dimana konsumen
menghadapi banyak pilihan, maka kesuksesan pemasaran produk akan banyak
ditentukan oleh kesesuaian produk dengan kebutuhan konsumen pada segmen
tertentu. Bersama dengan berkembangnya jasa Ticketing di Indonesia dalam
memburu pasar Kami berupaya melayani pasar domestik dan internasional.
Pemasaran :
Produk yang dipasarkan

: Tiket pesawat terbang domestik dan internasional.

Sasaran konsumen

: Pelajar, mahasiswa, Pegawai negeri/swasta,


Wiraswasta, Ibu rumah tangga.

Wilayah pemasaran

: Jawa Timur, Indonesia

Penetapan harga jual

: Harga sesuai yang ditetapkan dari masing-masing


Maskapai Air Lines

2.2. Strategi pasar (penjualan dan distribusi)


Banyaknya usaha Ticketing di Indonesia terutama di Jawa Timur sehingga
selain website dengan orientasi pasar global, kita juga perlu memperhatikan
kebutuhan lokal. Ketika kita bicara SEO, website kita juga perlu mencakup
keyword lokal. Selain itu kita perlu memperhatikan beberapa strategi SEO offpage untuk mendapatkan manfaat maksimal dari pencarian lokal, termasuk
memperhatikan kemungkinan adanya review negatif yang mungkin akan
mempengaruhi pemasaran kita di pasar lokal meskipun dari sisi ranking cukup
baik. Kita bicara pasar online untuk lingkup lokal, penduduk Indonesia yang
membeli produk kita melalui website. Mungkin juga tidak sampai membeli tetapi
tertarik untuk membeli setelah menemukan website kita mungkin melalui search
engine kemudian datang ke Joexua Ticketing kita dan membeli secara offline.

2.3. Periklanan dan promosi


Untuk kelancaran dalam bisnis perlu dilakukan promosi dan periklanan.
Promosi dan periklanan meliputi penempelan poster, pembuatan spanduk, papan
reklame, website resmi, sosialisasi lewat radio. Yang nantinya akan disebarluaskan
ke seluruh pasar yang ada di sekitar Jawa Timur.

BAB III
ANALISIS SWOT

Dalam menciptakan suatu ide usaha tidak terlepas dari pengurus ruang
lingkup internal dan eksternal. Begitu pula dalam upaya merealisasikannya,
karena kedua ruana lingkup tersebut memiliki pengaruh besar terhadap bisnis
yang akan dijalankan baik secara perkembangan maupun prospek bisnis di masa
depan.
3.1. Analisis Lingkungan Internal:
Strength (Kekuatan):
- Harga tiket pesawat sesuai harga maskapai tanpa markup.
- Tiket di wilayah Surabaya dapat diantar tanpa biaya.
- Tiket elektronik dikirim secara online melalui email,
- Pesanan dapat melalui telepon, SMS, YM, BBM, Facebook, dan Twitter
- Pembayaran secara tunai, transfer bank,
Weakness (Kelemahan):
- Modal yang terbatas.
- Hanya menjual jasa tiket pesawat.
- Jam operasional yang terbatas.
- Kurangnya jaringan kerja sama.
3.2. Analisis Lingkungan Eksternal:
Opportunity (Peluang)
- Naiknya jumlah penumpang yang menggunakan pesawat pada tahun
2010 yang mencapai 22,39 % menjadi 53,36 juta dari jumlah penumpang
pada tahun 2009 yang sebanyak 43,6 juta orang.
(sumber:http://industri.kontan.co.id/v2/read/industri/58058/Jumlahpenump
ang-pesawat-di-2010-naik-2239-)
- Khusus untuk pelanggan yang sibuk, disediakan e-ticket melalui sms,
semua demi kenyamanan pelanggan.

Threats (Ancaman)
Berbagai kompetitor memiliki kelebihan terutama pada umur
perusahaan yang telah lama, jadi telah ada kepercayaan masyarakat
terhadap kualitas dan pelayanannya.
Berbagai kompetitor menyediakan semua layanan tour dan travel
selain tiket pesawat.

BAB IV
PERENCANAAN dan DESAIN PRODUK

4.1. Design Produk

4.2. Perencanaan Produk


Joexua Ticketing ini melayani untuk penerbangan domestik semua jenis
maskapai penerbangan. Adapun maskapai penerbangan domestik yang
dilayani antara lain :

Garuda Indonesia
Sriwijaya Air
Tiger Airways
Air Asia
Nam Air
Lion Air
Citilink
Batik Air
Jet-Star
Trigana Air
4.3. Strategi Perencanaan Produk

Free Delivery service/online service, jika telah melakukan pemesanan


secara online, tak perlu repot mengambil tiket ke kantor agen, cukup
tunggu dirumah, selama alamat jelas dan akurat, tiket akan diantar ke
rumah melalui jasa kurir atau langsung melalui email.
DP system /Credit system for corporate, khusus untuk instansi atau
perusahaan, dapat melakukan pembelian tiket dengan atau tanpa uang
muka, pembayaran dapat dilakukan setelah uang perjalanan dinas cair.
(berlaku Terms & conditions)
Cheaper price, merupakan jaminan dari agen kami bahwa harga tiket
akan jauh lebih murah dibandingkan dengan agen yang lain.

Overtime on call service, untuk pelayanan maksimal, jam oprasional


untuk pemesanan tiket dapat dilakukan sejak pagi pukul : 08.00 s.d.
21.00 wib atau datang langsung ke kantor cabang agen terdekat dengan
jam operasional yang sama.
SMS ticket (code booking & name): khusus untuk pelanggan yang sibuk,
disediakan e-ticket melalui sms, semua demi kenyamanan pelanggan.

BAB V
PERENCANAAN KAPASITAS

5.1. Perhitungan Komisi


a. Tiger Airways, Trigana Air dan Jet-Star 3,0 % dari harga dasar
b. Nam Air dan Sriwijaya Air 3,5 % dari harga dasar
c. Lion Air dan Batik Air 2,5 % dari harga dasar
d. Garuda Indonesia Airways 2% dari harga dasar

e. Citilink 2,5 % dari harga dasar


f. Air Asia Domestik Harga publish + Rp 5.000,g. Air Asia Internasional Harga publish + Rp 10.000,5.2. Return on Investment dan Break Even Point

Publish fare
Tax

Harga Jual
Rp. 455.400
Rp. 5.000

Komisi Agen 2,5%


Rp 11.385
Rp. -

Harga Agen
Rp 444.015
Rp 5.000 Harga

Total Amount
Komisi +

yang dibayar agen


Rp. 460.400
Rp 11.385
Rp 449.015
Rp. 20.000 Tergantung dari agen kenaikan harga ini

Harga Jual ke Pelanggan: Rp. 460.400,- + Rp. 20.000


: Rp. 480.400
Total komisi Agen

: Rp. 480.400 Rp. 449.015


: Rp. 31.385

Asumsi Penjualan setiap hari ada 10 tiket


Keuntungan kotor per hari

: Rp. 313.850

Keuntungan kotor per bulan (25 hari) : Rp. 7.846.250


Pengeluaran :
Bayar listrik + PDAM

: Rp.

200.000

Bayar speedy(modem)/Telp

: Rp.

250.000

Bayar pegawai 1 orang

: Rp. 1.000.000

Lain-lain

: Rp. 1.000.000

Total Pengeluaran

: Rp. 2.450.000

KEUNTUNGAN BERSIH AGEN: Rp. 5.296.250,Investasi keagenan yang telah dikeluarkan, akan kembali modal
setelah agen menjual sekitar 150 tiket.

BAB VI
PERENCANAAN LOKASI

6.1. Analisis Lokasi


Kebutuhan masyarakat akan jasa tiket pesawat merupakan faktor pendukung
pemilihan tempat berdirinya usaha. Tempat usaha seharusnya mudah dijangkau oleh
konsumen dan terletak di daerah yang strategis, seperti tengah kota. Daerah yang
strategis dan berada di tengah Kota Surabaya ini salah satunya adalah lingkungan
Kusuma Bangsa. Selain mudah dijangkau konsumen dari daerah , Kertajaya,
Dharmawangsa, Basuki Rahmat, sampai Gubernur Suyo. Biaya sewa tempat di
kawasan Kusuma Bangsa juga termasuk terjangkau bagi keuangan perusahaan.
Maka dari itu, pemilik memilih Kusuma Bangsa sebagai tempat membuka usaha
Tour and Travel ini.. Tempat usaha terletak tak jauh dari jalan besar untuk
memudahkan konsumen untuk mengunjungi sekaligus menggunakan jasa kami.

10

BAB VII
PERENCANAAN ORGANISASI DAN SUMBER DAYA MANUSIA

7.1. Struktur Organisasi


Perusahaan ini memiliki struktur organisasi sebagai berikut:

Struktur Organisasi Joexua Ticketing


7.2. Job Description
Adapun tugas dari masing masing bagian yang ada pada Joexua
Ticketing meliputi:
11

1. Owner
Selaku pemilik modal dan bertugas untuk dapat memimpin dan
memberikan motivasi agar pemegang jabatan menghasilkan kinerja
optimal.
2. General Manager
Untuk melakukan persiapan dan seleksi tenaga kerja (Preparation and
Selection.

Menjaga dan meningkatkan volume penjualan.


Menyiapkan prospek klien baru.
Menganalisa data keuangan klien dengan tujuan penaksiran investasi

klien.
Merekomendasikan strategi investasi yang sesuai dan menguntungkan

untuk klien.
Menjalin komunikasi yang baik dengan pelanggan.
Memiliki keterampilan secara kuantitatif yang baik.
Mempertahankan pelanggan yang telah ada.
Memastikan pencapaian target penjualan.
Melakukan pembayaran gaji karyawan.
Melakukan pengaturan administrasi keuangan perusahaan.

4. Staff Ticketing dan Reservation

Untuk melayani tamu yang ingin melakukan pembelian tiket baik


secara langsung atau melalui telepon.

5. Staff Cashier

Untuk melayani pembayaran tiket dari penumpang langsung atau dari


tiketing staff, sekaligus melaporkan ke General Manajer.

6. Massenger

Untuk mengantar tiket serta mengambil tiket dari airlines-airlines serta


menyetorkannya.

12

BAB VIII
ASPEK KEUANGAN DAN BIAYA
8.1. Kebutuhan Modal Investasi
No
1
2
3

Keterangan
sewa gedung dan tanah
instalasi air
sumur bor
instalasi listrik:
a. genset
b. instalasi PLN

b. Telepon 2 nomor
c. Aiphon
d. Kalkulator

Perabot:
a. meja kursi kerja
b. sofa tamu
c. kursi kerja
d. kursi tamu
e. lemari besi ukuran 30x30
f. counter

25 kva

Rp 4.000.000

Rp 2.000.000

5 set

Rp 12.500.000

2 buah

Rp 2.000.000

3 set

Rp

300.000

6 buah

Rp

180.000

1 set

Rp. 2.000.000

2 set

Rp. 1.000.000

5 set

Rp

250.000

5 set

Rp

125.000

1 buah

Rp

200.000

1 unit

Rp

200.000

1 unit

Rp 8.000.000

Alat transportasi:
a. motor

7
8

256 m2
-

Total
(Rp)
Rp 26.200.000
Rp 2.000.000

Peralatan kantor:
a. Computer

Satuan

Ijin -ijin
Peralatan lain
Total Investasi

Rp 2.000.000
Rp
500.000
Rp 63.455.000

13

8.2. Kebutuhan Modal Kerja


No
1

Keterangan

Satuan

Satuan
Harga
(Rp)

Total
(Rp)

a. Lion Air

Rp 2.000.000

b. Citilink & Garuda

Rp 2.000.000

c. Air Asia

Rp 2.000.000

d. Sriwijaya Air
Gaji-gaji:

Rp 2.000.000

Tanam saham ke Airlines:

a. 5 karyawan staff ticketing

12 bulan

3.750.000

Rp 45.000.000

12 bulan

500.000

Rp 6.000.000

Biaya listrik
12 bulan
Biaya telepon
12 bulan
Biaya kebersihan
12 bulan
Lain - lain
Total Modal Kerja

500.000
250.000
200.000
-

Rp 6.000.000 (var)
Rp 3.000.000 (var)
Rp 2.400.000
Rp 3.000.000
Rp 73.400.000

& reservasi,cashier
b. 1 karyawan massenger
3
4
5
6

14

BAB IX
HARGA POKOK PRODUKSI DAN LABA

9.1. Keuntungan
Pada usaha ini akan dapat keuntungan dari komisi yang diberikan pihak airlines
ke travel ini,dengan perincian sebagai berikut:
1. Dari Lion Air 5%
Untuk penerbangan SUB - DEN harga yang paling mahal yaitu
Rp 1.250.000 x 5% x 10orang x 12 bulan Rp. 7.500.000
Untuk penerbangan SUB - DEN harga yang paling murah yaitu
Rp 265.000 x 5% x 20orang x 12 bulan Rp. 3.180.000
Untuk penerbangan SUB - KPG harga yang paling mahal yaitu
Rp 2.600.000 x 5% x 10orang x 12 bulan Rp.15.600.000
Untuk penebangan SUB KPG harga yang paling murah yaitu
Rp. 825.000 x 5% x 20orang x 12 bulan Rp 9.900.000
2. Dari Citilink & Garuda 8%
Rute SUB - DEN harga yang paling murah yaitu
Rp. 360.000 x 8% x 20 x 12bulan Rp. 6.912.000

15

Rute SUB - DEN harga yang paling mahal yaitu


Rp. 1.500.000 x 8% x 10 x 12 bulan Rp.14.400.000
Rute SUB - KPG harga yang paling murah yaitu
Rp. 875.000 x 8% x 20 x 12bulan Rp.16.800.000
Rute SUB - KPG harga yang paling mahal yaitu
Rp. 3.000.000 x 8% x 10 x 12bulan Rp.28.800.000
3. Air Asia 10%
Rute SUB - DEN harga yang paling murah yaitu
Rp 260.000 x 10% x 20 x 12bulan Rp 6.240.000
Rute SUB - DEN harga yang paling mahal yaitu
Rp 1.200.000 x 10% x 10 x 12bulan Rp 14.400.000
Rute SUB - MDN harga yang paling murah yaitu
Rp 750.000 x 10% x 20 x 12bulan Rp18.000.000
Rute SUB - MDN harga yang paling mahal yaitu
Rp 3.000.000 x 10% x 10 x 12bulan Rp36.000.000
4. Dari Sriwijaya Air
Rute SUB - DEN harga yang paling murah yaitu
Rp 275.000 x 8% x 20 x 12bulan Rp 5.280.000
Rute SUB - DEN harga yang paling mahal yaitu
Rp 1.350.000 x 8% x 10 x 12bulan Rp 12.960.000
Rute SUB - MDN harga yang paling murah yaitu
Rp 775.000 x 8% x 20 x 12bulan Rp14.880.000
Rute SUB - MEDAN harga yang paling mahal yaitu
Rp 3.150.000 x 8% x 10 x 12bulan Rp30.240.000
Total penerimaan dari airlines pada tahun pertama adalah = Rp 241.092.000.
(* Keuntungan yang didapat belum potongan pajak dan penyusutan).
Pengeluaran:
- Biaya rutin.
- Pajak 5%.
- Pajak perseroan 35%

16

BAB X
ANALISIS KELAYAKAN
Dari data data pada Bab 7 8 maka kita akan mencari Payback periode, B/C,
NPV, IRR.
Biaya investasi = 63.455.000
Modal kerja = 73.400.000
Jumlah kebutuhan dana = 136.855.000
Tahun
Kas Masuk

(Rp)
1

(juta)
80

(juta)
-

(juta)
-

(juta)
-

tahun I (+ 5%)
Total Kas

241.092
321.092

253.146,6
253.146,6

265.201,2
265.201,2

277.255,8
277.255,8

Tetap
Gaji
Investasi ke airlines
Biaya listrik
Biaya telepon
Biaya kebersihan
Pajak 5%

63.455
51
8
6
3
2,4
12.054,6

51
16
6,5
3.5
2,4
12.657,33

55
24
7,5
4
2,4
13.260,06

60
32
7,5
4.5
2,4
13.862,54

Dana awal:
Pendapatan dari

17

Pajak 35%
Total kas keluar

84.382,2
233.291,8

88.601,31
183.658,64

92.820,42
201.980,48

97.039,53
221.302,07

Surplus
Saldo awal kas
Saldo akhir kas

87.800,2
87.800,2
-

69.487,96
157.288,6
-

63.220,72
220.508,88
-

55.953,73
276.562,53

87.800,2
1,65
89.450,2
0.952
85.156,59

157.288,16
1,65
158.938,16
0.907
144.156,911

220.508,88
1,65
222.158,88
0.863
191.723,113

276.462,61
1,65
278.112,61
00.822
228.608,56

Penyusutan:
E.A.T
Penyusutan
Kas bersih (proceed)
Discount 5%
PV kas bersih

10.1.

Pay back period

- Investasi = Rp 80.000.000
- Kas bersih thn I = Rp 89.450.200
- Kelebihan = Rp 9.450.200
Di karenakan pada tahun 1 sudah ada kelebihannya maka PP adalah 1 tahun
10.2.

B/C

- Jumlah EAT
(87.800.200)+(157.288.160)+(220.508.880)+(276.462.61) = 742.059.850
- Rata-rata EAT
742.059.850 / 4 = 185.514.963
- Rata-rata Investasi
80.000.000 / 2 = 40.000.000
- B/C
185.514.963 / 40.000.000 = 4.63 %
10.3.

NPV
TAHUN EAT PENYUSUTAN KAS BERSIH DF 5% PV KAS BERSIH
Tahun
18

1
(Rp)
87.800.200
1.650.000
89.450.200
0.952
85.156.590

2
(Rp)
157.288.160
1.650.000
158.938.160
0.907
144.156.911

3
(Rp)
220.508.880
1.650.000
222.158.880
0.863
191.723.113

4
(Rp)
276.462.610
1.650.000
278.112.610
0.822
228.608.565

TOTAL PV KAS BERSIH: 649.645.179


Total = 649.645.179
Total PV Investasi = 80.000.000
NPV = 569.645.179
10.4.

IRR

Dalam table di ketahui yang dekat dengan 4.274 adalah 4.278 adalah 21%. Jika di
kurangi 2% akan menjadi 19%, dapat di lihat dalam table berikut:
TAHUN KAS BERSIH DF 19% PV KAS BERSIH
Tahun
1
(Rp)
89.450.
0.147
13.149.179

2
(Rp)
158.938.160
0.124
19.708.331

3
(Rp)
222.158.880
0.104
23.104.523

4
(Rp)
278.112.610
0.087
24.195.797

TOTAL PV KAS BERSIH: 80.157.830


Nilai NPV POSITIF yaitu = 80.157.830 - 80.000.000 = 157.830
TAHUN KAS BERSIH DF 20% PV KAS BERSIH
Tahun
1
(Rp)
89.450.200
0.134
11.986.326

2
(Rp)
158.938.160
0.112
17.801.073

3
(Rp)
222.158.880
0.093
20.60.775

4
(Rp)
278.112.610
0.087
21.414.671

TOTAL PV KAS BERSIH: 71.862.845


Nilai NPV NEGATIVE yaitu = 71.862.845 - 80.000.000 = - 8.137.155
19

Kemudian jika tabel diatas di gabungkan sebagai berikut:


Tahun
Keterangan
i:19%
Kas

1
89.450.200

158.938.160

222.158.880

4
278.112.610

Tahun
Keterangan
i:20%
DF
PV Kas bersih

1
0,147
13.149.179

2
0,124
19.708.331

3
0,104
23.104.523

4
0,087
24.195.797

Tahun
Keterangan
i:21%
DF
PV Kas bersih

1
0,134
11.986.326

2
0,112
17.801.073

3
0,093
20.660.775

4
0,077
21.414.671

Total PV kas bersih 80.157.830 71.862.845


Total PV investasi 80.000.000 80.000.000
NPV (C1) 157.830 (C2) -8.137.155
- INTERPOLASI PVIFA PVIFA
19% 80.157.830 80.157.830
Initial investment 80.000.000

20

20% 71.862.845(-) ___________(-)


8.294.985 157.830
IRR = 19 + 157.830 x 1% = 8.294.985
IRR = 19 + 0.019% = 19,019%
- P I ( profitability index )
PI = E PV kas bersih x 100%
E PV investasi
= 649.645.179 x 100%
80.000.000
= 812%

21

Kesimpulan:
No
1
2
3
4
5

Alat Ukur
PP
ARR
NPV
PI
IRR

Hasil
Pengukuran
1 TAHUN
46,3
569.645.179
812 %
19.019

Rata-rata
industry
3 TAHUN
40%
500.000.000
110 %
18.%

Keterangan
BAIK
BAIK
BAIK
BAIK
BAIK

22