Anda di halaman 1dari 20

BAB I

PENDAHULUAN
1.1. GAMBARAN UMUM KABUPATEN SIDOARJO
Kabupaten

Sidoarjo

sebagai

salah

satu

penyangga

Ibukota Propinsi Jawa Timur merupakan daerah yang mengalami


perkembangan pesat.Keberhasilan ini dicapai karena berbagai
potensi yang ada di wilayahnya seperti industri dan perdagangan,
pariwisata, serta usaha kecil dan menengah dapat dikemas
dengan baik dan terarah.
Dengan adanya berbagai potensi daerah serta dukungan
sumber

daya

manusia

yang

memadai,

maka

dalam

perkembangannya Kabupaten Sidoarjo mampu menjadi salah satu


daerah strategis bagi pengembangan perekonomian regional.
Dalam

rangka

pengembangan

perekonomian

regional

dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas yang bisa


mendukung visi dan misi Kabupaten Sidoarjo. Adapun visi dan misi
Kabupaten Sidoarjo adalah sebagai beikut :
Visi
Visi Kabupaten Sidoarjo adalah "Sidoarjo Sejahtera, Mandiri
dan Berkeadilan".
Misi
Untuk mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Sidoarjo 2010 2015 tersebut, ditempuh melalui misi-misi yang tujuan akhirnya
adalah kesejahteraan seluruh masyarakat Sidoarjo, "Sidoarjo
Sejahtera, Mandiri dan Berkeadilan" dijabarkan ke dalam delapan
misi utama yang dijalankan secara berkesinambungan dan sinergi,
yang memfokuskan pada pengembangan sektor sektor ekonomi

I-1

dan

pengembangan

sumber

daya

manusia

sebagai

basis

pembangunan kemakmuran masyarakat Sidoarjo yang mandiri.


Delapan misi utama tersebut adalah sebagai berikut :
1. Meningkatkan

kualitas

Sumberdaya

Manusia

untuk

mewujudkan masyarakat yang memiliki daya saing dalam


menghadapi tantangan global.
2. Menumbuh kembangkan potensi sektor industri, perdagangan,
pariwisata, pertanian, perikanan, UMKM dan Koperasi secara
optimal yang berwawasan lingkungan guna meningkatkan
taraf hidup masyarakat.
3. Meningkatkan

tatanan

kehidupan

masyarakat

yang

berkepribadian, beriman serta dapat memelihara kerukunan,


ketentraman dan ketertiban.
4. Mendorong peran serta masyarakat dalam pembangunan yang
berkelanjutan

dengan

prinsip

pembangunan

berbasis

masyarakat dan kesetaraan gender.


5. Meningkatkan

profesionalisme

aparatur

untuk

mencapai

pelayanan prima.
6. Mendorong

tumbuh

kembangnya

iklim

investasi

untuk

mencapai kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.


7. Meningkatkan kualitas dan pelestarian lingkungan hidup yang
berkelanjutan.
8. Menumbuhkan iklim demokrasi yang sehat, santun serta
menjunjung tinggi norma dan etika masyarakat.
1.2. POTENSI DAN KONDISI UMUM KABUPATEN SIDOARJO
1.2.1. Sumber Daya Alam
Potensi tanaman pangan, produksi tanaman pangan yang
menonjol adalah Padi, dengan luas lahan 28.243 ha, rata-rata
produksi per tahun sebesar 161.275,5 ton; Produksi holtikultura
yang menonjol antara lain : Sayur-sayuran yaitu : Kangkung,
dengan luas lahan 627 ha, rata-rata produksi pertahun sebesar

I-2

4.302,8 ton; Sawi, dengan luas lahan 331 ha, rata-rata produksi
pertahun sebesar 2.370,9 ton; Bayam, dengan luas lahan 504 ha,
rata-rata produksi pertahun sebesar 2.796,7 ton.
perkebunan yang menonjol, antara lain :

Produksi

Tebu, dengan Iuas

lahan 4.836 ha, rata-rata produksi per tahun sebesar 479.731,9


ton.
Potensi Produksi peternakan yang menonjol, antara lain:
Sapi Perah, populasinya sebesar 2.096 ekor, rata-rata produksi
susu pertahun sebesar 2.760.304 Ltr; Sapi Potong, populasinya
sebesar 8.351 ekor, rata-rata produksi daging pertahun sebesar
8.466,3 ton.
Potensi Perikanan dan Kelautan, produksi perikanan yang
menonjol, antara lain : penangkapan : Laut, rata-rata produksi
per tahun sebesar 1.163 ton; Perairan Umum, rata-rata produksi
pertahun

sebesar

66,7

ton;

Budidaya:

Tambak, rata-rata produksi pertahun sebesar 2.788,2 ton; Kolam,


rata-rata produksi per tahun sebesar 23,7 ton.
Potensi Pariwisata, Potensi obyek wisata yang menarik
meliputi: Wisata Alam Pantai Ketingan, terletakdi Kecamatan
Buduran, Pantai Gesikan Cemandi, terletak di Kecamatan Sedati,
Pantai Pucukan, terletak di Kecamatan Sidoarjo; Wisata Budaya :
Candi Pari di Desa Candi Pari Kecamatan Porong, Candi Dermo di
Desa Candi Negoro Kecamatan Wonoayu, Candi Pamotan di Desa
Pamotan Kecamatan Porong, Candi Sumurdi Desa Candi Pan
Kecamatan Porong, Candi Medalem dan Sumur Kuno di Desa
Medalem Tulangan, Candi Tawang

Alun di Desa Buncitan

Kecamatan Sedati, Candi Klagen di Desa Tropodo Kecamatan


Krian.
1.2.2. Kondisi Perekonomian
Kondisi perekonomian di Kabupaten Sidoarjo tercermin dari
perkem-bangan

pertumbuhan

I-3

ekonominya.

Perkembangan

pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidoarjo menunjukkan kondisi


yang sangat bagus yaitu meningkatnya pertumbuhan ekonomi
Kabupaten Sidoarjo dari tahun ke tahun seperti tersaji pada tabel
1.1.

Tabel 1.1. Perkembangan Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten


Sidoarjo Periode Tahun 2008 -2012 (satuan persen)
NO.
URAIAN
2008
2009
4,91
1
Pertumbuhan Ekonomi 4,83
Sumber : BPS Kabupaten Sidoarjo, tahun 2012.

2010

2011

2012

6,88

5,62

6,96*

*sampai bulan Oktober 2012

Kontribusi

terbesar

dari

perkembangan

pertumbuhan

ekonomi pada Kabupaten Sidoarjo ini pada tahun 2012 (sampai


bulan oktober) berasal dari sektor industri pengolahan
sebesar

42,47

dan

diikuti

oleh

sektor

yaitu

Transportasi

&

Komunikasi dan Perdagangan, Hotel & Restoran masing-masing


sebesar 15,10 % dan 15,03 % seperti tersaji dalam tabel 1.2.
Tabel 1.2. Struktur Ekonomi Kabupaten Sidoarjo Periode Tahun 2008
-2012
(satuan persen)
NO.
URAIAN
1 Pertanian
Pertambangan &
2
Penggalian
3 Industri Pengolahan
4 Listrik, Gas, & Air Bersih
5 Konstruksi
Perdagangan, Hotel &
6
Restoran
Transportasi &
7
Komunikasi
8 Keuangan dll

2008

2009

2010

2011

2012

4.72

4.48

4.26

4.05

3.84

1.23
40.91
7.90
4.67

1.14
41.73
7.36
4.90

1.06
42.15
7.02
5.15

0.99
42.25
7.10
5.41

0.92
42.47
7.01
5.68

16.63

16.13

15.97

15.49

15.03

14.09
5.29

14.37
5.18

14.52
5.24

14.81
5.13

15.10
5.03

I-4

Jasa-jasa lainnya
4.56
4.70
100
Total
100.00
Sumber : BPS Kabupaten Sidoarjo, tahun 2012.

4.64
100.00

4.78
100.00

4.92
100.00*

*sampai bulan Oktober 2012

Perkembangan

pertumbuhan

ekonomi

pada

Kabupaten

Sidoarjo ini memberikan kontribusi yang positif bagi peningkatan


Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari tahun 2008 sampai dengan
tahun 2012 seperti tersaji pada seperti tersaji pada tabel 1.3.
Peningkatan PAD Kabupaten Sidoarjo ini merupakan kekuatan
dan modal ekonomi dalam pembangunan Kabupaten Sidoarjo.
Meningkatnya

pertumbuhan

ekonomi

dan

PAD

Kabupaten

Sidoarjo dari tahun 2008 sampai dengan tahun 2012 ini


merupakan indikator keberhasilan Pembangunan di Kabupaten
Sidoarjo.

Terbukti,

berdasarkan

hasil

pengukuran

indeks

pembangunan manusia (IPM) selama kurun waktu 5 (lima)


terakhir

IPMKabupaten

Sidoarjo

menunjukkan

peningkatan

seperti tersaji pada tabel 1.4.


Tabel 1.3. Perkembangan Pendapatan Asli
Daerah(PAD)Kabupaten Sidoarjo Periode Tahun 2008 -2012
(jutaan rupiah)
NO.
1

URAIAN
Pendapatan Asli

2008

2009

2010

2011

2012

1,408,999.7 1,674,833.4 2,033,833.3 1,728,758.3

Daerah
1,127,199.76
0
Sumber : BPS Provinsi Kabupaten Sidoarjo, tahun 2012

6*

*sampai bulan Oktober 2012

Tabel 1.4. Perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)


Kabupaten Sidoarjo Periode Tahun 2008 -2012 (satuan persen)
NO.
1

URAIAN
Indeks Pembangunan

2008

2009

2010

2011
76,85

75,35
75,88
76,35
manusia
Sumber : BPS Provinsi Jawa Timur dan Kementerian pemberdayaan
perempuan dan
perlindungan
*sampai bulan Oktober 2012

I-5

2012
77,28*

1.2.3. Industri dan Tenaga Kerja


Industri yang ada di Kabupaten Sidoarjo pada dasarnya
merupakan industri pengolahan yang meliputi : Makanan &
Minuman & Tembakau, Tekstil, Pengolahan Hasil Hutan (kayu),
Pupuk Kimia dll., Semen & Pertambangan lainnya, Logam dasar,
Mesin, Transportasi & Peralatannya, Industri Furniture, dan
industry lainnya. Dari beberapa industri yang ada tersebut
industri Makanan & Minuman & Tembakau baik skala mikro, kecil,
menengah dan besar merupakan industri pengolahan yang
jumlahnya

dan

serapan

tenaga

kerjanya

paling

banyak

dibandingkan industri yang ada lainnya seperti tersaji pada tabel


1.5.
Tabel 1.5. Jumlah dan Jenis Usaha/Industri dan Tenaga kerja
Jumlah
Total Tenaga
Usaha/Indust
NO.
Kerja
ri
Menengah dan Besar
Makanan & Minuman &
1
Tembakau
88
29,996
2
Tekstil
28
15,856
3
Pengolahan Hasil Hutan (kayu)
7
2,342
Kertas, Barang Cetakan &
4
Penerbitan
17
17,871
5
Pupuk Kimia dll.
45
16,627
Semen & Pertambangan
6
lainnya
8
3,489
7
Logam dasar
21
21,772
Mesin, Transportasi &
8
Peralatannya
16
7,883
9
Industri Furniture
15
11,146
10 Industri lainnya
3
2,522
11 Jasa Lainnya
1
166
Total
248
129,670
Mikro dan Kecil
Makanan & Minuman &
1
217
Tembakau
5,357
2
Tekstil
68
2,831
3
Pengolahan Hasil Hutan (kayu)
18
418
Kertas, Barang Cetakan &
4
41
Penerbitan
3,191
5
Pupuk Kimia dll.
110
2,969
6
Pertambangan
19
1,867
7
Logam dasar
50
3,888
8
Mesin, Transportasi &
38
1,408
Jenis usaha/Industri

I-6

Peralatannya
9
Industri Furniture
36
1,990
10 Industri lainnya
11
780
11 Jasa lainnya
0
0
Total
609
2,469
Jumlah keseluruhan
857*
154,369*
Sumber :BPS dan Dinas Koperasi, UKM, Perindag & ESDM Kabupaten
Sidoarjo, tahun 2012.
*sampai bulan Oktober 2012

Berdasarkan jenis dan jumlah industri dan jasa yang ada


di Kabupaten Sidoarjo ini memberikan peluang dan ketersediaan
lapangan kerja bagi penduduk Kabupaten Sidoarjo. Adapun
kebutuhan akan tenaga kerja baik berdasarkan Level Pendidikan
dan Bidang Kompetensinya dapat dilihat pada tabel 1.6 dan tabel
1.7. berikut ini.
Tabel 1.6.Kebutuhan Tenaga Kerja Berdasarkan Level Pendidikan
5 tahun terakhir (satuan orang)
NO.
1
2
3
4
5
6
7
8

URAIAN

2008
2009
2010
261
307
309
297
349
351
441
518
521
355
418
420
438
515
518
110
130
131
45
53
53
13
15
19
Total
1,960
2,306 2,321
Sumber : BPS Kabupaten Sidoarjo, tahun 2012.
SD/SMP
SMA
SMK
D1
D2
D3
D4/S1
>=S2

2011
2012
343
354
390
415
579
666
467
584
575
719
145
167
59
65
25
28
2,583 2,997*

*sampai bulan Oktober 2012

Tabel 1.7.Kebutuhan Tenaga Kerja Berdasarkan Bidang


Kompetensi selama 5 tahun terakhir (satuan orang)
NO.

URAIAN

TI/industri
1
pengolahan
2 Listrik
3 Mesin
4 Sipil
5 Pertanian
6 Pertambangan
7 Peternakan
8 Perikanan
9 Perdagangan
10 Jasa Keuangan
11 Jasa lainnya

2008

2009

2010

2011

2012

413

495

523

585

625

157
132
245
102
43
95
158
294
97
224

167
147
287
99
41
97
175
326
107
365

162
156
297
92
45
85
165
324
105
367

153
176
321
87
52
90
176
377
102
464

155
190
376
73
57
87
190
478
145
621

I-7

Total
1,960
2,306
Sumber : BPS Kabupaten Sidoarjo, tahun 2012.
*sampai bulan Oktober 2012

2,321

2,583

2,997*

Berdasarkan tablel 1.6. dan 1.7 dapat diketahui bahwa


tenaga kerja yang memiliki kualifikasi level pendidikan lulusan
SMK dan diploma (baik D1 dan D2) merupakan tenaga kerja yang
paling banyak dibutuhkan oleh industri yang ada. Sedangkan dari
sisi

kebutuhan

kebutuhan

tenaga

kerja

berdasarkan

kompetensinya,

akan tenaga kerja yang memiliki kompetensi

dibidang industri pengolahan

merupakan yang paling tinggi

yaitu sebanyak 625 tenaga kerja dan diikuti oleh bidang jasa
lainnya, perdagangan, dan sipil.
1.2.4. Pendidikan
Perkembangan ketersediaan fasilitas pendidikan khususnya
pendidikan

menengah

atas

di

Kabupaten

Sidoarjo

dapat

ditunjukan pada tabel 1.8. yang menunjukkan bahwa ada 17 SMA


dan SMK negeri dan 111 SMA dan SMK swasta. Kondisi ini
mencerminkan
ketersediaan

bahwa
fasilitas

di

Kabupaten

pendidikan

Sidoarjo

khususnya

tingkat

pendidikan

menengah atas relatif memadai. Sedangkan perkembangan


jumlah siswa SMA dan SMU baik negeri dan swasta menunjukkan
trend yang meningkat dari tahun ke tahun selama kurun waktu 5
(lima) tahun seperti tersaji pada tabel 1.9.
Tabel 1.8. Jumlah SMA/SMK
NO.
1 SMA
2 SMK

URAIAN

Negeri
Swasta
12
46
5
65
Total
17
111*
Sumber :BPS dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, tahun 2012.
*sampai bulan Oktober 2012

Tabel 1.9. Perkembangan Jumlah Siswa SMA/SMK 5 tahun


terakhir, baik status negeri dan swasta

I-8

NO.
URAIAN
2008
2009
2010
2011
2012
1
SMA
32,331 27,762 27,523 27,653 27,798
2
SMK
27,439 34,448 36,684 38,631 40,454
Total
59,770 62,210 64,207 66,284 68,252*
Sumber :BPS dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, tahun 2012.
*sampai bulan Oktober 2012

Perkembangan jumlah siswa SMA dan SMU baik negeri dan


swasta

ini

yang meningkat ini ternyata juga diikuti dengan

peningkatan jumlah siswa SMA dan SMU yang melanjutkan studi


ke jenjang pendidikan tinggi, seperti tersaji pada tabel 10.1.
berikut ini.
Tabel 1.10. Perkembangan Jumlah Siswa SMA/SMK yang studi
lanjut 5 tahun terakhir
NO.
URAIAN
2008
2009
2010 2011
2012
1 SMA
9,755
8,214
8,743
8,729 8,786
2 SMK
6,336
8,585 10,148 10,380 10,926
Total
16,091 16,799 18,891 19,109 19,712*
Sumber :BPS dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, tahun 2012.
*sampai bulan Oktober 2012

Peningkatan jumlah siswa SMA dan SMU yang melanjutkan


studi ke jenjang pendidikan tinggi ini tidak diimbangi dengan
ketersedian jumlah pendidikan tinggi dan keberagaman pilihan
pendidikan tinggi yang ada di Kabupaten Sidoarjo, seperti tersaji
pada tabel 1.11.dibawah ini. Berdasarkan tabel 1.11. dapat
diketahui bahwa hanya terdapat ada 1 (satu) Universitas dengan
jumlah mahasiwa sebanyak 8.141 mahasiswa, 5 (lima) sekolah
tinggi dengan jumlah mahasiswa sebanyak 2.062 mahasiswa, 1
(satu) politeknik dengan jumlah mahasiswa sebanyak 5.052
mahasiswa,

(lima)

akademi

dengan

jumlah

mahasiswa

sebanyak 210 mahasiswa. Dari jenis dan jumlah pendidikan


tinggi yang ada, dibandingkan dengan jumlah siswa SMA dan
SMK yang ada dan jumlah siswa SMA dan SMK yang studi lanjut
menunjukkan bahwa ketersediaan jenis dan jumlah pendidikan
tinggi di Kabupaten Sidoarjo masih kurang mencukupi. Kondisi
ini, menyebabkan banyak lulusan siswa SMA dan SMK tidak

I-9

tertampung di pendidikan tinggi yang ada di Kabupaten Sidoarjo


mendaftar ke kota lain. Selain itu, jenis pendidikan tinggi yang
ada belum bisa memenuhi tuntutan dan permintaan kebutuhan
masyakakat utamanya pemanfaatan keunggulan lokal Kabupaten
Sidoarjo.

Tabel 1.11. Jenis, Jumlah Pendidikan Tinggi dan Jumlah Mahasiswa


Jumlah
Mahasiswa
1
Universitas
1
8,141
2
Sekolah Tinggi
5
2,062
3
Politeknik
1
5,052
4
Akademi
5
210
Total
12
15,465
Sumber :BPS dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, tahun 2012.
NO.

URAIAN

Jumlah

*sampai bulan Oktober 2012

1.3. ANALISIS KELAYAKAN PENDIRIAN AKADEMI KOMUNITAS


KABUPATEN SIDOARJO
Kemajuan teknologi dan modernisasi serta industrialisasi
utamanya di Kabupaten Sidoarjo bisa menjadi peluang sekaligus
tantangan bagi masyarakat Kabupaten Sidoarjo. Ketersediaan
lapangan kerja akibat dari pesatnya industrialisai merupakan
peluang

bagi

masyarakat

Kabupaten

Sidoarjo

utamanya

masyarakat usia produktif khususnya lulusan SMA dan SMK.


Namun demikian, dalam memanfaatkan peluang tersebut akan
diiringi dengan meningkatnya tuntutan terhadap kemampuan
sumberdaya manusia (SDM) yang semakin tinggi ini antara lain
ditunjukkan

oleh

adanya

kebutuhan

terhadap

SDM

yang

mempunyai kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dan


permintaan dunia industri.

I - 10

Dalam rangka menjawab tantangan yang ada melalui


penyiapan dan kesiapan masyarakat usia produktif khususnya
lulusan SMA dan SMK
suatu

lembaga

di Kabupaten Sidoarjo, maka dibutuhkan

dan

fasilitas

pendidikan

yang

mampu

menghantarkan lulusan SMA dan SMK yang memiliki kompetensi


yang memadai sesuai dengan tuntutan dunia industri khusunya
yang di Kabupaten Sidoarjo.
Menyadari tingginya kebutuhan tenaga-tenaga profesional
oleh dunia industri di Kabupaten Sidoarjo serta adanya peluang
yang diberikan oleh pemerintah melalui Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan RI untuk mendirikan Akademi Komunitas (AK)
sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi yang mampu
memenuhi

kebutuhan

tersebut.

Dengan

berdirinya

AK

di

Kabupaten Sidoarjo dapat membantu pemerintah Kabupaten


Sidoarjo dalam menyediakan tenaga profesional yang kompeten
dan memiliki daya saing sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan
dunia industri. Hal ini sejalan dengan tujuan Pendidikan Tinggi
yaitu turut serta:
1. Menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang
memiliki kemampuan akademik dan atau professional yang
dapat menerapkan, mengembangkan dan atau memperkaya
khasanah ilmu pengetahuan, teknologi dan atau kesenian.
2. Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan,
teknologi

dan

penggunaannya

atau

kesenian

serta

untuk

meningkatkan

mengupayakan
taraf

kehidupan

masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.


1.3.1. Tujuan, Sasaran, dan Manfaat
Akademi
Kabupaten

Komunitas

Sidoarjo

ini

khususnya

didirikan
lulusan

Kabupaten Sidoarjo dan sekitarnya

untuk
SMA

masyarakat
dan

SMK

di

yang bertujuan untuk

menghantarkan membekali lulusan SMA dan SMK sebelum

I - 11

masuk ke dunia kerja agar memiliki kompetensi yang memadai


sesuai dengan tuntutan dunia industri khususnya yang di
Kabupaten Sidoarjo dan sekitarnya.
Program ini secara khusus dirancang untuk menghasilkan
lulusan yang memiliki pengetahuan dan kecakapan yang handal
dalam

rangka

berkualitas

mempersiapkan

gunamemenuhi

sumberdaya

tuntutan

manusia

masyarakat

yang
dan

duniaindustri yang ada.


Adapun tujuan Pendirian Akademi Komunitas di Kabupaten
Sidoarjo ini adalah sebagai berikut :
a) Meningkatkan peran mayarakat dan pemerintah Kabupaten
Sidoarjo dalam penyiapan dan pemenuhan kebutuhan akan
tenaga terampil dan profesional di Kabupaten Sidoarjo.
b) Mendukung akselerasi penyediaan sumber daya manusia
(SDM) yang berkualitas, memiliki kompetensi dan keunggulan
daya saing serta memiliki integritas dan moralitas.
c) Menciptakan iklim dan lingkungan serta persaingan akademik
yang kondusif bagi penciptaan tenaga-tenaga terampil dan
profesional.
d) Mencapai

terbentuknya

Akademi

Komunitasberbasis

pendidikan vokasi yang mempunyai otoritas dan keunggulan


dalam penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi.
1.3.2. Sasaran
a. Jangka Pendek :
Melaksanakan

aktivitas

pembelajaran

yang

efektif

dan

menghasilkan lulusan sesuai dengan standar kompetensi dan


standar kualitas yang ingin dicapai.
b. Jangka Menengah :
-

Meningkatkan mutu dan proses belajar mengajar dalam


penyelenggaraan

pendidikan

I - 12

vokasi

sehingga

menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dan


kualitas yang makin meningkat.
-

Terbentuknya

standar

kualitas

yang

memadai

bagi

aktivitas proses belajar-mengajar seperti administrasi


pendidikan dan akademik serta evaluasi pembelajaran
yang berkelanjutan.
-

Mengembangkan kurikulum dan silabus yang sesuai


dengan perkembangan dan perubahan zaman.

c. Jangka Panjang :
-

Tercapainya rasio penyediaan sarana prasarana dengan


aktivitas program pada tingkat yang ideal.

Tercapainya jumlah dan kualitas tenaga pengajar yang


ideal, sehingga memungkinkan tercipta sinergi antara
aktivitas belajar mengajar dengan aktivitas praktek.

Terjalinnya

hubungan

kerjasama

yang

saling

menguntungkan dengan industri dan berbagai lembaga


baik lokal, regional, dan nasional.

1.3.3. Manfaat
Manfaat penyelenggaraan

Pendirian

Akademi

Komunitas

di

Kabupaten Sidoarjo:
a) Meningkatkan
knowledge

kemampuan
dan

practice

dan

ketrampilan
bagi

calon

berbasis
peserta

programpendidikan vokasi khususnya bagi lulusan SMA dan


SMK yang akan studi lanjut di Kabupaten Sidoarjo.
b) Mendukung upaya peningkatan kualitas SDM yang memiliki
kemampuan sesuai dengan bidang tugasnya utamanya
lulusan SMA dan SMK

Kabupaten Sidoarjoyang akan studi

lanjut.

I - 13

c) Membantu upaya memperkuat dan meningkatkan akses dan


pemerataan pendidikan tinggi di Kabupaten Sidoarjodan
sekitarnya.
d) Membantu upaya memenuhi ketersediaan SDM yang handal,
responsif, efektif, efisien, dan akuntabel serta berdaya saing.
1.3.4. Nama dan Jenjang Pendidikan serta Program Studi
Jenjang pendidikan yang akan dibuka pada tahun 2014
adalah pendidikan vokasi (D1 &D2) dengan nama : Akademi
Komunitas Yayasan Pendidikan dan Sosial Maarif Taman
Sepanjang (AK-YPM). Ada 3 (tiga) program studi D2 dan 2
program studi D1 yang akan dibuka yaitu:
Program Studi
Lunak Akuntansi
Program Studi

: D1 Pengoperasian Perangkat
: D2 Broadcasting

Sedangkan pada tahun 2015, Akademi Komunitas telah


merencanakan akan membuka 3 Program Studi pendidikan
vokasi (D1 &D2), yaitu :
Program Studi

: D1 & D2 Manajemen Penerbangan

Program Studi

: D1 Teknologi Pangan

Program Studi

: D2 Teknik Sipil

Untuk

tahun

2016,

Akademi

Komunitas

telah

merencanakan akan membuka 3 Program Studi pendidikan


vokasi (D1 &D2), yaitu :
Program Studi

: D1 Teknik Mesin Pabrik

Program Studi

: D1 Perhotelan

Program Studi

: D1 Bahasa

Adapun Lembaga penunjang Akademi Komunitas Yayasan


Pendidikan dan Sosial Maarif Taman Sepanjang (AK-YPM) yang
akan didirikan ini terdiri dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo,

I - 14

Yayasan Pendidikan dan Sosial Maarif Taman Sepanjang, Sekolah


Tinggi Teknik Yayasan Pendidikan dan Sosial Maarif Taman
Sepanjang,

Sekolah

Tinggi

Ilmu

Ekonomi

(STIE)

Yayasan

Pendidikan dan Sosial Maarif Taman Sepanjang, dan mitra


industri serta lembaga lainnya baik negeri maupun swasta.
1.3.5. Gambaran Jumlah Kebutuhan Kebutuhan dan Minat
Ditinjau

dari

jumlah

penyelenggara

pendidikan

vokasi

khususnya yang berbentuk akademi maupun program studi yang


ditawarkan, maka peta penyebaran penyelenggaraan pendidikan
vokasi jenjang D2 untuk Program Studi Broadcasting dan D1
untuk Pogram Studi Pengoprasian Perangkat Lunak Akuntansi
utamanya

di

kabupaten

Sidoarjo

dan

sekitarnya

serta

di

Perguruan Tinggi /Sekolah Tinggi /Akademi baik Negeri maupun


Swasta di lingkungan Kopertis Wilayah VII khususnya wilayah
Jawa Timur pada umumnya.
Berdasarkan tabel 1.10. tentang perkembangan jumlah
siswa SMA/SMK yang studi lanjut selama 5 (lima) tahun terakhir
di Kabupaten Sidoarjo menunjukkan peningkatan dari tahun ke
tahun. Pada tahun 2012 saja jumlah siswa SMA/SMK yang studi
lanjut selama 5 (lima) tahun terakhir di Kabupaten Sidoarjo
mencapai

19.712

siswa.

Sementara

itu,

dilihat

dari

sisi

ketersediaan jenis dan jumlah pendidikan tinggi yang ada di


Kabupaten Sidoarjo dibandingkan dengan jumlah siswa SMA dan
SMK yang studi lanjut masih kurang mencukupi, seperti tersaji
pada tabel 1.11. bahwa hanya ada 12 jumlah pendidikan tinggi
yang ada di Kabupaten Sidoarjo dan jumlah mahasiswa secara
keseluruhan mencapai 15.465 mahasiwa. Dari sisi, program studi
yang ditawarkan oleh Universitas / Sekolah Tinggi / Akademi
yang ada di Kabupaten Sidoarjo belum semuanya berbasis
potensi lokal dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan
dunia industri.

I - 15

Meningkatnya jumlah siswa SMA/SMK yang studi lanjut


selama 5 (lima) tahun terakhir di Kabupaten Sidoarjo ini
merupakan

potensi

jumlah

mahasiswa

peminat

Akademi

Komunitas Yayasan Pendidikan dan Sosial Maarif Taman


Sepanjang (AK-YPMS) baik Program Studi D2-Broadcasting, dan D1 Pengoprasian Perangkat Lunak Akuntansi. Selain itu, potensi
jumlah

mahasiswa peminat Akademi Komunitas Yayasan

Pendidikan dan Sosial Maarif Taman Sepanjang (AK-YPMS) juga


bisa berasal sekitar daerah lain yang ada di sekitar Kabupaten
Sidoarjo (surabaya, mojokerto, pasuruan, jombang) dan daerah
lain di wilayah Provinsi Jawa Timur.
1.3.6.

Analisis SWOT

1.3.6.1. Kekuatan yang dimiliki Kabupaten Sidoarjo (Strength,


S)
1.

Letak geografis yang strategis sebagai kota


penyangga Ibu kota propinsi Jawa Timur dan

dikelilingi

oleh banyak industri.


2.

Jenis dan jumlah industri dan jasa yang


beroperasi.

3.

Fasillitas utamanya sarana (lahan) yang


tersedia dan potensi sumber daya alam yang melimpah.

4.

Lulusan SMA dan SMK yang relatif banyak


dan meningkat dari tahun ke tahun.

1.3.6.2. Kelemahan

yang

dimiliki

Kabupaten

Sidoarjo

(Weakness, W)
1.

Kurang
pendidikan

tinggi

baik

fasilitasnya.

I - 16

jenis

dan

tersedianya
jumlahnya

serta

2.

Belum adanya Akademi


pendidikan tinggi yang sesuai dengan kebutuhan industri
yang ada serta berbasis potensi lokal Kabupaten Sidoarjo

3.

Rendahnya

daya

saing

angkatan kerja.
4.

Ketidaksesuaian

tingkat

pendidikan tenaga kerja yang ada di Kabupaten Sidoarjo


dengan yang diminta dan dibutuhkan oleh dunia industri.
5.

Rendahnya

kompetensi

lulusan SMA dan SMK.


1.3.6.3.

Peluang yang ada di sekitar

Kabupaten Sidoarjo

(Oportunities, O)
1. Jenis dan jumlah industri dan jasa yang beroperasi di
Kabupaten Sidoarjo memberikan peluang ketersediaan
lapangan kerja.
2. Kondisi dan prospek perekonomian yang bagus.
3. Meningkatnya

anggaran

pemerintah

untuk

bidang

pendidikan
4. Permintaan dan Kebutuhan akan tenaga kerja oleh dunia
industri.
5. Tawaran

Kerjasama

saling

menguntungkan

dengan

berbagai lembaga / institusi, lembaga swadaya, dan


industri baik negeri maupun swasta.
1.3.6.4.

Ancaman

yang

dihadapi

Kabupaten

Sidoarjo

(Threats, T)
1) Urbanisasi penduduk dari kota lain.
2) Peningkatan jumlah penduduk yang berusia produktif tidak
sebanding dengan kebutuhan tenaga kerja.
3) Fasilitas pendidikan tinggi baik jenis dan jumlahnya di kota
terdekat (Surabaya dan malang).

I - 17

Dari berbagai kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman


tersebut dapat disusun rencana program pengembangan pendidikan
di Kabupaten Sidoarjo melalui strategi peningkatan akses dan
ketersediaan jenis dan jenjang pendidikan tinggi berupa pendirian
Akademi Komunitas di Kabupaten Sidoarjo. Untuk menggambarkan
alur dan sistematika terbentuknya pengembangan pendidikan di
Kabupaten Sidoarjo, maka dibuat matrik SWOT seperti pada gambar
1.1.

Kondisi Internal
Strengths
Weaknesses
(Kekuatan)
(Kelemahan)
1.

2.
3.

nitiesOpportu

4.

1.

Jenis
dan
jumlah industri dan jasa
yang
beroperasi
di
Kabupaten
Sidoarjo
memberikan
peluang

Letak
geografis
yang
strategis sebagai kota
penyangga
Ibu
kota
propinsi Jawa Timur dan
dikelilingi oleh banyak
industri.
Jenis dan jumlah industri
dan jasa yang beroperasi.
Fasillitas
utamanya
sarana
(lahan)
yang
tersedia
dan
potensi
sumber daya alam yang
melimpah.
Lulusan SMA dan SMK
yang relatif banyak dan
meningkat dari tahun ke
tahun.

Strategi S-O
Meningkatkan akses
dan
ketersediaan
jenis
dan
jumlah

I - 18

1.

2.

3.
4.

Kurang
tersedianya
pendidikan tinggi baik jenis
dan
jumlahnya
serta
fasilitasnya.
Belum adanya Akademi
pendidikan
tinggi yang
sesuai dengan kebutuhan
industri yang ada serta
berbasis
potensi
lokal
Kabupaten Sidoarjo.
Rendahnya
daya
saing
angkatan kerja.
Ketidaksesuaian
tingkat
pendidikan tenaga kerja
dan
Rendahnya
kompetensi lulusan SMA
dan SMK yang ada di
Kabupaten Sidoarjo sesuai
dengan yang dibutuhkan
oleh dunia industri.

Strategi W-O
Meningkatkan
dan
mengembangkan
kualitas sumber daya

Threats (Ancaman)

1.
2.

3.

Strategi S-T

Urbanisasi
penduduk
dari kota lain.
Peningkatan
jumlah
penduduk yang berusia
produktif
tidak
sebanding
dengan
kebutuhan tenaga kerja.
Fasilitas
pendidikan
tinggi baik jenis dan
jumlahnya
di
kota
terdekat (Surabaya dan
malang).

Strategi W-T

Meningkatkan

Meningkatkan
Kompetensi tenaga
kerja utamanya
lulusan SMA dan SMK

Gambar 1.1. Matrik SWOT

1.4. Kondisi yang diharapkan


Kondisi

yang

diharapkan

dengan

berdirinya

Akademi

Komunitas Yayasan Pendidikan dan Sosial Maarif Taman


Sepanjang (AK-YPMS) ini adalah terpenuhinya kebutuhan SDM
yang berkualitas, memiliki kompetensi dan keunggulan daya saing
serta

memiliki

akselerasi

integritas

disemua

dan

bidang

moralitas

dan

guna

tercapainya

mendukung

visi

dan

misi

Kabupaten Sidoarjo.
1.5. Komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo
Pemerintah
memberikan

Daerah

perhatian

(Pemda)

besar

dan

Kabupaten
mendukung

rencana pendirian Akademi Komunitas

Sidoarjo

sepenuhnya

Pendidikan dan Sosial

Maarif Taman Sepanjang (AK-YPMS) ini. Pemda Kabupaten Sidoarjo


telah menyediakan lahan yang memadai dan representatif serta
rencana pengembangan infrastruktur untuk pengembangan dan
keberlanjutan Akademi Komunitas Yayasan Pendidikan dan Sosial
Maarif

Taman

Sepanjang

(AK-YPMS).

Pemda

juga

akan

mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja daerah (APBD)


untuk

mendukung

pendirian

I - 19

dan

keberlanjutan

Akademi

Komunitas Yayasan Pendidikan dan Sosial Maarif Taman


Sepanjang.

I - 20