Anda di halaman 1dari 2

Biologi merupakan bagian dari mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang harus

ditempuh oleh setiap peserta didik di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari kelas
tujuh hingga sembilan. Biologi sendiri adalah ilmu alam yang mempelajari kehidupan dan
organisme hidup, termasuk struktur, fungsi, pertumbuhan, evolusi, persebaran, dan
taksonominya (wikipedia.com). Proses pembelajarannya menekankan pada pemberian
pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar menjelajahi dan memahami
alam sekitar secara ilmiah.
Salah satu Kompetensi Dasar yang harus dipenuhi adalah memahami keanekaragaman
makhluk hidup. Kompetensi ini ada dalam silabus mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam
kelas tujuh. Materi pokok yang harus dikuasai tiap siswa dalam kompetensi dasar ini meliputi
ciri-ciri makhluk hidup, klasifikasi makhluk hidup, dan organisasi kehidupan. Suksesnya
proses belajar-mengajar dapat dilihat dari terpenuhinya indikator pencapaian kompetensi
yang meliputi siswa mampu mengidentifikasi ciri-ciri makhluk hidup, membuat laporan ciriciri makluk hidup berdasar hasil observasi, membedakan ciri tumbuhan dan hewan,
mengidentifikasi ciri-ciri khusus yang dimiliki organisme, mendeskripsikan pentingnya
dilakukan klasifikasi makhluk hidup, membuat perbandingan ciri-ciri khusus tiap kingdom
dalam sistem 3 kingdom, mengklasifikasi beberapa makhluk hidup di sekitar berdasar ciri
yang diamati, mendeskripsikan keragaman tingkat sel berdasarkan hasil pengamatan
menggunakan mikroskop, mendeskripsikan keragaman tingkat jaringan menurut sel-sel
penyusunnya, mendeskripsikan keragaman tingkat organ berdasar hasil pengamatan, dan
mengkaitkan hubungan antara sel, jaringan, organ, dan sistem organ penyusun tubuh.
Untuk memastikan siswa mampu memenuhi kompetensi dari indikator pencapaian dan
mengetahui kesulitan-kesulitan khusus dalam memahami materi ini, pemberian tes berkenaan
dengan materi keanekaragaman makhluk hidup dirasa sangat diperlukan di akhir pertemuan.
Oleh karena itu, pengadaan tes prestasi dengan fungsi formatif yang disebut dengan ulangan
harian dilakukan setelah pengayaan materi keanekaragaman makhluk hidup selesai
dilakukan.
Ulangan harian memiliki fungsi formatif dari tes prestasi. Tes ini bertujuan untuk
mengevaluasi hasil belajar setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dalam suatu kurun waktu
tertentu yaitu di akhir pengayaan. Dengan kata lain, untuk mengetahui sejauh mana kemajuan
belajar yang telah dicapai oleh siswa dalam suatu program pembelajaran tertentu.

Ulangan harian atau tes ini merupakan alat ukur yang berbentuk pertanyaan atau latihan,
dipergunakan untuk mengukur kemampuan yang ada pada seseorang atau sekelompok orang.
Sebagai alat ukur dalam bentuk pertanyaan, maka tes harus dapat memberikan informasi
mengenai pengetahuan dan kemampuan obyek yang diukur. Sedangkan sebagai alat ukur
berupa latihan, maka tes harus dapat mengungkap keterampilan dan bakat seseorang atau
sekelompok orang.
Berdasarkan latar belakang di atas, penulis disini hendak menyusun sebuah tes atau alat ukur
berupa ulangan harian untuk siswa kelas tujuh SMP dengan mata pelajaran IPA bilogi bab
Keanekaragaman Makhluk Hidup untuk mengatahui sejauh mana siswa menguasai bab
terkait.