Anda di halaman 1dari 24

ETIKA BISNIS DAN PROFESI

Daftar Pustaka :
1. Brooks,Leonard J & Dunn,Paul :Business &
Professional Ethicc for Directors,Executives
&Accountant,South Western college
Publishing,2011
2. Duska,Ronald F,and Duska,Brenda S
(2011),Accounting Ethics,Blackwell
Publishing
3. IAI, Kode Etik Akuntan Indonesia
4. IAI KAP, Aturan etika Profesi Akuntan Publik
Evaluasi Hasil Pembelajaran :
Diskusi dan partisipasi 15%
Penulisan makalah individu 10%
Penyajian dan penyelesaian kasus 25%

Hasil wawancara Raymond Baumhart


(penelitian klassik tentang etika bisnis,New York ,1968)
Dari pebisnis yang diwawancarai : apa itu etis?
50% apa yang dikatakan perasaan saya

kepada diri saya bahwa hal itu benar


25% : sesuai dengan kepercayaan religius saya
18% : sesuai dengan peraturan yang mulia
ETIKA : - prinsip tingkah laku yang mengatur
individu dan kelompok
- kajian moralitas

Asal Kata Etika

Etika berasal dari bahasa Yunani ethos yang


berarti karakter atau perilaku seseorang

Pengertian Etika : ( WEBSTER)

1. Prinsip tingkah laku yang mengatur individu

atau kelompok
2. Etika merupakan nilai, standard perilaku dan
norma moral yang harus dipatuhi dalam
kehidupan.
3. Etika merupakan ilmu yang mendalami
standard moral perorangan dan masyarakat.
4. Etika adalah kajian moralitas,
mempertanyakan bagaimana standard moral
diaplikasikan dalam kehidupan, apakah
didukung dg moral rationing yang baik.

Moralitas

Pedoman yang dimiliki individu atau kelompok


mengenai benar dan salah atau baik dan
buruk
Moralitas berasal dari bahasa latin mos yang
berarti perilaku dan kebiasaan umum

Ada ahli yang membedakan antara

moral dan etika


Moral merupakan sistem nilai, perilaku dan

norma dari suatu masyarakat


Etika sebagai ilmu merupakan cabang filsafat
yang mempelajari baik buruknya perilaku

Hakekat standard moral :


1. Standard moral berkaitan dengan persoalan
yang kita anggap akan merugikan secara serius
atau akanbenar-benar menguntungkan manusia
2. Standard moral tidak dapat ditetapkan atau
diubah oleh keputusan dewan otoratif tertentu
3. Standard moral harus lebih diutamakan daripada
nilai lain termasuk kepentingan diri
4. Standard moral berdasarkan kepentingan yang
tidak memihak
Contoh : kasus river blindness,world com, enron

KASUS REM PESAWAT 47D

B.F. Goodrich, manufaktur komponen pesawat,

memenangkan kontrak militer untuk mendisain,


menguji dan memproduksi rem pesawat A7D.

Goodrich menjamin bahwa rem tidak lebih berat dari 106 pound

dan mampu menghentikan pesawat dalam jarak tertentu.


Kontrak tersebut sangat potensial bagi Goodrich
Vandivier, karyawan Goodrich yang melakukan test, menemukan
bahwa rem tersebut tidak cukup untuk menghentikan pesawat.
Supervisor mengatakan tidak peduli apa hasil tesnya, Vandivier
diperintahkan untuk menyatakan bahwa rem telah lolos uji.
Vandivier menyatakan bahwa laporan tersebut hanya dapat dibuat
dengan memanipulasi hasil test.
Vandivier harus memutuskan apakah bersedia membuat laporan
palsu, kalau menolak akan dipecat dan orang lain akan membuat
laporan tersebut.
Vandivier menyadari akan ada kepuasan moral krn tidak terlibat
penipuan, namun juga sadar bahwa tagihan cicilan rumah, mobil
dsb tidak dapat dibayar dg kepuasan personal atau prinsip etis.

Untuk apa belajar etika?


1. Apabila menghadapi kasus yang kompleks

dapat menelaah prinsip apa yang mendasari


kasus tersebut
2. Dapat meningkatkan ethical reasoning
skill( diperlukan bila menghadapi prinsip2
etika yang bertentangan)
3. Nilai (value) yng dimiliki saat ini mungkin
sudah tidak mencukupi lagi,contoh:
- dahulu hal yang biasa memecat karyawan
karena masalah kecil,saat ini tidak demikian

- dahulu pembeli harus mempunyai


pengetahuan yang lengkap sebelum
membeli produk, saat ini penjual dituntut
untuk lebih peduli terhadap informasi yang
diberikan keada pembeli
- beberapa tahun yang lalu tidak etis bagi
akuntan untuk mengiklankan diri

4. Untuk memahami apakah dan mengapa

pendapat kita layak dipertahankan? Menurut


Socrates : hidup yang tidak pernah
dievaluasi adalah hidup yang tidak
berharga
- apakah anda pernah mengevaluasi
hidup anda?
- sebagai seorang akuntan, apa tujuan
hidup anda? Apakah selaras dengan nilai2
yang anda yakini?
- Bila terjadi konflik kepentingan antara
sikap professional anda dengan
pekerjaan,bagaimana anda bersikap?
5. Dapat menerapkan prinsip-prinsip etika bila
menghadapi situasi yang sulit

Basis Teori Etika


Latar belakang untuk menguji alasan melakukan
sesuatu atau tidak adalah dengan
menanyakan beberapa pertanyaan sebagai
berikut :
1. Is the action good for me?
2. Is the action good or harmful for
society?
3. Is the action fair or just?
4. Does the action violate anyones right?
5. Have I made commitment ,implied or
explicit

Dilema etika
Pilihan antara harus melakukan sesuatu atau

tidak melakukan sesuatu adalah suatu dilema


Contoh :
Kuliah di hari sabtu mengorbankan acara
jalan2 dengan keluarga
Uji coba obat tertentu, mencegah suatu
penyakit tetapi melanggar privacy seseorang
Menjadi whistle blower, melaporkan
kecurangan perusahaan merupakan sikap
profesional,tetapi sebagai karyawan tidak
loyal ke perusahaan

Teori-teori Etika
1.Egoism
2.Utilitarianism
3. Deontology
4. Virtue Ethics

1.Egoism

selfish dengan self interest


Self interest :
Mengerjakan sesuatu yang diyakini
benar,yang paling memberi manfaat
: contohnya berupaya sehat
Selfishness :
Memenuhi kepentingan sendiri
dengan mengorbankan kepentingan
orang lain
Perbedaan

Egoism teori : menyatakan bahwa seseorang

harus bertindak untuk kepentingannya


sendiri yang terbaik
Thomas Hobbes : motivasi sesorang
bertindak adalah untuk kepentingannya
sendiri
Adam Smith juga meyakini bahwa self
interest merupakan motivator utama
manussia berperilaku ( bagaimana dengan
Ibu Theresa?)
Bagaimana teori ini diterapkan pada
pekerjaan akuntan?

2.Utilitarian(konsekuensialis) :
menimbang Biaya dan dan keuntungan sosial
Pelopor: Jeremy Bentham (1748-1832)
Suatu tindakan dianggap benar jika
memberikan manfaat terbesar bagi
semua orang
Untuk memastikan apa yang harus dilakukan:
kebijakan alternatif apa saja yang dapat kita
lakukan
Dampak keuntungan dan biaya bagi semua
orang bagaimana? ( langsung dan tidak
langsung)
Alternatif yang memberikan utilitas yang paling
besar wajib dipilih

Pendapat Tokoh Utilitarian

John Stuart Mill (1806-1873) klasik :

Pilihan tindakan yang paling baik adalah


yang menghasilkan kebahagiaan
melebihi ketidakbahagiaan yang diukur
dari jumlah orang yang terlibat
didalamnya dan kebahagiaan yang
berlangsung lebih lama daripada
ketidakbahagiaan
( Maksimalisasi akibat yang baik)

Pendekatan Utilitarian

Sejalan dengan bahasan tentang perilaku

dan atau tindakan moral


mempertimbangkan dampak keuntungan
/kerugian kepada umat manusia
Dapat menjelaskan mengapa kita
menganggap aktivitas tertentu
(berbohong,membunuh,berzinah ) secara
moral dianggap salah
mis :berbohongtidak saling percayatidak
bisa kerja sama mengganggu
kesejahteraan manusia
Kaum utilitarian tradisional menyangkal
bahwa semua tindakan dapat dianggap
benar atau salah( Robin Hood? )

Pendekatan Utilitarian
Pengaruh dalam bidang ekonomi/akuntansi :
Perilaku ekonomi :Manusia selalu berusaha

memaksimalkan utilitas mereka dan utilitas


komoditas diukur dengan harga2 yang
bersedia dibayar oleh orang2 tersebut
Capital budgeting : membandingkan cost dan
benefit suatu usulan investasi
Effisiensi : tindakan efisien adalah tindakan
yang mampu menghasilkan keuntungan
terbesar dengan biaya terkecil
Konsep materialitas?

3.Deontology
Dari bahasa latin : deontos = what must be

done
Tokohnya : Immanual Kant
Aliran filsafat yang menilai tindakan itu baik
atau buruk dari sudut standar moral tindakan
itu sendiri, dan bukan dari akibatnya
Intinya: suatu tindakan itu baik kalau tindakan
itu sesuai dengan norma, aturan, prosedur,
dan kewajiban

Pendapat W.D. Ross tentang


konsep Kewajiban menurut
Deontologi
KITA WAJIB

Menepati janji yang kita buat


Melunasi utang moral dan materiil
Berterima kasih kepada orang yang
berbuat baik
Membayar atas jasa yang diberikan
orang lain
Membantu orang yang membutuhkan
bantuan
Mengembangkan kemampuan dan

4. Prinsip moral alternatif :


Etika kebaikan (virtue ethics)
Sebuah tindakan secara moral benar jika dalam

pelaksanaannya pelaku menerapkan menunjukkan


atau mengembangkan karakter moral yang baik
dan secara moral salah jika dalam pelaksanaannya
pelaku menerapkan ,menunjukkan dan
mengembangkan karakter moral yang buruk
Contoh :
- sumbangan membuat orang malas
- berbohong = tidak jujur,bagaimana dengan
berbohong untuk kebaikan ?
o Melengkapi etika prinsip lainnya dari segi karakter
yang harus dimiliki

Etika Situasi menurut Immanuel Kant


Setiap situasi (kondisi) adalah unik, sehingga kita tidak

mungkin memberlakukan satu norma moral untuk semua


situasi

Prinsipnya:

Suatu tindakan adalah secara moral baik jika dapat


dijadikan ATURAN UMUM dan semua orang bertindak
sama dalam situasi itu
Aturan Umum = norma umum, seperti jangan

membunuh, jangan mencuri, jangan menipu, dll. Intinya:


tidak merugikan orang lain

Jadi anda harus selalu bertindak menurut kaidah yang

sekaligus anda kehendaki dapat diberlakukan secara


umum
(Categorial Imperative Theory)

Tokoh Moderen Deontologi


Peter Drucker
Sebuah perusahaan dapat dinilai berkualitas

positif sepanjang perusahaan itu memberikan


kontribusi positif kepada masyarakat

Setiap perusahaan memiliki tanggung jawab

moral kepada masyarakat

Harus terdapat keseimbangan antara

kepentingan pemegang saham dengan


kepentingan Stakeholders