Anda di halaman 1dari 4

BAB IV

ANALISA DATA
4.1 Data Kondisi Real
a. Peta Petir
b. Kondisi Fasa
c. Kondisi Tiang Tanpa Gw
d. Tiang Dengan Gw (Gw Di Atas Fasa)
e. Tiang Dengan Gw (Gw Di Bawah Fasa)
f. Kawat Gw
g. Isolator

4.2 Analisa Kondisi GW


4.2.1 Analisa kondisi lapangan
4.2.1.1 Daerah Perlindungan GW Berdasarkan Peta Petir
4.2.1.1.1 Perhitungan Sambaran Induksi Tanpa GW

Perhitungan Lompatan Api Pada Sambaran Petir Induksi


Tanpa GW

Perhitungan Jumlah Sambaran Induksi Akibat Petir

4.2.1.1.2 Perhitungan Sambaran Langsung Tanpa GW

Jumlah Lompatan Api (Flashover) Saluran

Perhitungan Jumlah Sambaran Langsung Akibat Petir

4.2.1.2 Kondisi Pemasangan GW

Lebar bayang bayang GW, sudut perlindungan

4.2.1.3 Analisa Penempatan Kabel GW di Bawah Fasa

Lebar bayang bayang GW, sudut perlindungan

4.2.1.4 Analisa Pentanahan GW

Jarak Pembumian GW

Nilai Pembumian

4.2.2 Analisa kondisi Rekondisi


4.2.2.1 Analisa Perhitungan Sambaran Induksi Setelah Adanya GW

Perhitungan Lompatan Api Pada Sambaran Petir Induksi


dengan GW

Perhitungan Jumlah Sambaran Induksi Akibat Petir

4.2.2.2 Perhitungan Sambaran Langsung dengan GW

Jumlah Lompatan Api (Flashover) Saluran

Perhitungan Jumlah Sambaran Langsung Akibat Petir

4.2.2.3 Pemasangan GW

Perbaikan lebar bayang bayang dan sudut perlindungan

Cara memasang GW pada daerah rawan petir

4.2.2.4 Penentuan Elektroda Pembumian

Evalusi Jarak pembumian GW

Perhitungan Nilai Pembumian <1

4.3 Analisa Instalasi Arrester


4.3.1 Analisa Kondisi Lapangan
4.3.1.1 Penempatan Arrester pada jaringan 20 kV
4.3.1.2 Spesifikasi Arrester pada jaringan 20 kV
4.3.1.3 Analisa Penempatan arrester pada GTT
4.3.1.4 Analisa Nilai pembumian Arrester >1
4.3.2 Analisa Rekondisi
4.3.2.1 Pemasangan Arrester Jaringan 20 kV
4.3.2.2 Cara Pemasangan Arrester Jaringan 20 kV
4.3.2.3 Analisa Pemasangan arrester pada GTT
4.3.2.4 Penentuan Elektroda Pembumian <1
4.2.6 Analisa Finial
4.2.6.1 Analisa Efektifitas Penempatan Finial pada Jaringan 20 kV

4.2.6.2 Analisa Pembumian >1