Anda di halaman 1dari 20

TEST FUNGSI HATI

Alvina
Bagian Patologi Klinik
FK Trisakti

Faal Hati:
Faal sintesis: albumin, globulin, faktor koagulasi,
lipoprotein.
Faal menyimpan: vitamin, mineral.
Faal ekskresi: bilirubin, asam empedu, obatobatan.
Faal detoksifikasi: amoniak, obat-obatan.

Fungsi Hati, Kumpulan Kuliah PK-FKU

Tujuan Pemeriksaan Test Faal Hati:


Sebagai pemeriksaan penyaring.

Membantu menegakan diagnosis &


membuat diagnosis banding.
Membedakan jenis ikterus.

Uji Faal Sintesis:


Kadar albumin, nilai rujukan: 3,5-5,0 g/dL
Kadar meningkat: pd.dehidrasi, multipel
mieloma.
Kadar menurun: pd.penyakit hati,
malnutrisi,keganasan.

Hardjoeno,dkk, Test fungsi hati ,dalam:Interpretasi hasil tes

Elektroforesis protein : protein dipisahkan


menjadi beberapa fraksi yaitu fraksi
albumin & globulin. Tujuan utk melihat
defisiensi protein, penyakit hati,keganasan.
Nilai Rujukan:
Protein total: 6,6-8,0 g/dL
Albumin: 3,5-5,0 g/dL
1 globulin: 0,1-0,4 g/dL
2 globulin: 0,5-1,0 g/dL
globulin: 0,7-1,2 g/dL
globulin: 0,5-1,6 g/dL

Aktivitas enzim Cholinesterase (CHE)

Nilai rujukan: 5300-12900 U/L


Faktor Koagulasi: PT (Protrombin Time)
Nilai rujukan: 10-14 detik
Pd.gangguan hepatoseluler & kolestasis
PT memanjang.

Uji Faal Ekskresi


Kadar bilirubin darah (Bilirubin total, bilirubin
indirek, bilirubin direk)
Nilai rujukan:
Bil.total: 1 mg/dL
Bil.indirek: 0,75 mg/dL
Bil.direk: 0,25 mg/dL
Hardjoeno,dkk, Test fungsi hati ,dalam:Interpretasi hasil tes

Bil.indirek meninggi: Pd.anemia hemolitik,


gangguan hati.
Bil.direk meninggi: Pd.obstruksi bilier.

Uji Faal Detoksifikasi


Kadar amoniak darah

Nilai rujukan: 10-80 ug/dL


Pd.kegagalan faal hati kadar amoniak

darah meningkat & dpt terjadi koma hepatikum.

Uji Integritas Sel Hati


Enzim hepatoseluler tdd dari enzim sitoplasmik
& enzim mitokondria.
Pada kerusakan ringan aktivitas enzim
sitoplasmik sudah meningkat (ALT meningkat).
Pada kerusakan lebih berat aktivitas enzim
mitokondria juga meningkat (AST juga
meningkat)

SGOT (Serum glutamic oxaloacetic


transaminase) / AST (Aspartate amino transferase)
AST ditemukan dalam sitoplasma dan

mitokondria sel hati,jantung, otot skelet,


ginjal, pankreas & eritrosit.
Nilai rujukan: 6-30U/l

Hardjoeno,dkk, Test fungsi hati ,dalam:Interpretasi hasil tes

Nilai Abnormal didapat pada kerusakan sel fase akut


penyakit, misal:
>20x: pd.virus hepatitis akut,kerusakan hati
karena obat.
10-20x: pd.infark miokard akut, sirosis karena
alkohol.
5-10x: pd.sirosis hepatitis kronik.
2-5x: pd.perlemakan hati, pankreatitis akut.

SGPT (Serum glutamic pyruvic transaminase)


/ ALT (Alanine amino transferase)
Terdapat terutama di sitoplasma sel hati, sedikit di
ginjal,sel otot jantung dan otot skelet.
Nilai rujukan: 7-32 U/l.

Hardjoeno,dkk, Test fungsi hati ,dalam:Interpretasi hasil tes

Abnormal meninggi:
20-50x: pd.hepatitis virus atau karena obat.
10-<20x: pd.hepatitis kronis,kolestasis atau
kolesistitis.
<10x: pd.sirosis hepatitis akut, hepatitis karena
alkohol.
1-2x:pd.infark miokard dan kongesti hepatik.

Uji Kolestasis
Enzim kolestasi seperti ALP & GGT terdapat
melekat pd.dinding sel hati terutama di sekitar
kanalikuli biliaris.
Pada kolestasis aktivitasnya meningkat sekali.
Pada kerusakan hepatoseluler aktivitasnya
meningkat ringan.

Hardjoeno,dkk, Test fungsi hati ,dalam:Interpretasi hasil tes

ALP (Alkaline Phosphatase)


Konsentrasi ALP yang tinggi dapat ditemukan pada
hati, tulang, limpa, dan ginjal.
Pada hati terdapat di sinusoid dan membran
kanalikuli biliaris, sedangkan pada tulang terdapat di
osteoblast.
Peningkatan ALP biasanya ditemukan pada
penyakit hepatobilier dan penyakit tulang.

Krefetz. Enzyme, In: Bishop,ed.Clinical Chemistry

Pada penyakit hepatobilier peningkatan ALP


signifikan dengan adanya obstruksi.
Pada obstruksi traktus biliaris ALP meningkat
3-10x batas atas nilai normal.
Nilai rujukan ALP: 30-90 U/L

GGT (Gamma Glutamil Transferase)


Aktivitas GGT dapat ditemukan di hati, pankreas,
ginjal.
Pada hati GGT terdapat di kanalikuli sel hepatik
dan terutama di sel epitel duktus biliaris.
Pada penyakit hepatobiliaris GGT biasanya
meningkat.
Peningkatan yang tinggi umumnya didapatkan
pada obstruksi traktus biliaris.
Krefetz. Enzyme, In: Bishop,ed.Clinical Chemistry

GGT juga merupakan indikator untuk pecandu


alkohol. Pada alkoholisme dapat meningkat 2-3x
dari batas atas nilai normal.
Aktivitas GGT juga dapat digunakan untuk
membedakan sumber peningkatan ALP, karena
GGT normal pada penyakit tulang.
Nilai rujukan: 6-45 U/L
5-30 U/L