Anda di halaman 1dari 6

EKSERGT

I/olumeX Nomor 2, Desember2010

Fnomenadan KecepatanMinimum (Ur/ Fluidisasi


Widayati.
ProgramStudi Teknik Kimia, FakultasTeknologiIndustri
UPN "Veteran" Yogyakarta
Telpffax: 0274486889
Email: widabambang@yahoo.com
Abstrak
Fenomenadan kecepatanminimum fluidisasi (U^y) padat-gasdipengaruhioleh jenis partikel, laju alir gas,
diameterkolom dan tinggi unggunpadatan.Penelitianini dilakukanterhadappasir kuars4 pasir besi dan pasir
gunung Merapi yang merupakanpartikel grup B pada kolom dengandiameter 6 cm dan tinggi unggun yang
bervariasiyaitu 6 cm; 8 cm dan l0 cm. Pengamatan
mulai dilakukansetelahudaradengankecepatanterrendah
dialirkandari bawahmelaluibed ke atas.Dari hasil pengamatan
didapatkanfenomenayang terjadi adalahfaed
bed, bubblingfluidization dansluggingfluidization. Kecepatanfluidisasi minimum (U^t) padatinggi unggun6
cm adalah 10,3 cm/detik, 7,3 cm/detik dan 4,8 cm/detik. Sedangkanpada tinggi unggun 8 cm adalah ll,9
cm/detik, 7,3 cm/detikdan 5,1 cm/detik.dan padatinggi unggun l0 cm nilai (U^1)yang diperolehadalah8,8
cm/detik, 8,8 cm/detikdan 5,8 cm/detik.Berdasarkanperhitungansecarateori, kecepatanfluidisasiminimum
(U,,) untuk pasir kuarsaadalah12,0 cm/detik,pasir besi 16,2 cm/detikdan pasir gunungMerapi adalah12,3
cm/detik.Dengandemikianmaka nilai (Ua) percobaanyang paling mendekatidengannilai (U") teori hanya
terjadiuntukpasirkuarsapadapenggunaan
diameterkolom 6cm dantinggi unggun8cm.
Abstract
Phenomenonand the minimum fluidization velocity (U6) solid-gasdependof particle type, gas flow rate,
column diameterand height of solids bed. This researchwas conductedon sandof quartz,iron and volcano
Merapi (groupB the particle)in the columnwith 6 cm diameterandheightof the bed that variesare 6 cm, 8 cm
and l0 cm. Observations
beganafter the air with the lowestvelocity flow from the bottomupwardsthroughthe
bed. From the observationsobtaineda phenomenonthat occurs is the fixed bed, bubbling fluidization and
sluggingfluidization.U.s in the heightof bed 6 cm were 10.3cm/sec,7.3 cm/secand 4.8 cm,/sec.
While at the
heightof bed 8 cm were I1.9 cm sec,7.3 cm/secand 5.1 cm/sec.and at the heightof the bed l0 cm value(U.s)
obtainedwere 8.8 cm/sec,8.8 cm/secand 5.8 cm/sec.Basedon theoretical,the U.r for quartzsandwas 12.0
cm./sec,iron sand 16.2cm/secand sandvolcanoMerapi 12.3 cm/sec.Thus, the value U6, an experimentthat
comesclosestto the value U6 theoryonly occursfor the use of quartzsandcolumndiameterof 6cm and 8cm
heightofthe bed.
Key word: minimumvelocity (U^), /ixed bed,bubblingfluidization, sluggingfluidization.
I. Pendahuluan.
Fluidisasi adalah metoda pengkontal;an alltara
padatandenganfluida, baik cair maupungas dalam
suatu kolom yang berisi sejumlah partikel padat
dengan mengalirkan fluida dari bawatr ke atas.
Penggunaanfluidisasi secaraekstensifdimulai pada
industri pengolahanminyak bumi, yaitu dengan
dikembangkannya proses perekahan katalitik
hamparan-fluidisasi (luid-bed catalylyc cracking).
Fluidisasi digunakanjuga di dalam proseskatalitik
lainnya" seperti sintctis akronitril dan untuk
melaksanakanreaksizat padat-gas.
Parameteryang sangatpentingdalammempelajari
fluidisasiadalahkecepatanfluidisasiminimum (U,),
karena dengan mengetahui U^1 maka kita bisa
menentukantitik awal terjadinyafluidisasi dan kita
akan dapat menghitung berapa hilang tekan yang
terdapatpadaawal fluidisasi.Penelitianini bertujuan
untuk mengetahui fenomena yang terjadi dan

42

menghitung kecepatan fluidisasi minimum (U.)


terhadappasir kuarsa,pasir gunungmerapidan pasir
besi ( partikel gup B) Geldartpadadiameterkolom
tertentudantinggi tumpukanunggunyangbervariasi,
kecepatanfluidisasi minimum
sertamembandingkan
(U,) yang diperolehdari percobaandenganhasil
perhitungansecarateori.
KlasiFrkasi Partikel menurut Geldaft (1973)
didefinisikan empat macam partikel atas dasar
sifatnyaterhadapfluidisasiyaitu partikel grup A, B,
C, dan D. Contohpartikelyang termasukdalamgrup
A antaralain cracking catalyst,partikel grup B, pasir
kuarsa,partikel grup C contohnyasemendan terigu,
dan partikel besar, atau partikel grup D antara lain
beras, biji jagung dan biji kopi, (Martin Rhodes,
2001).
Fluidisasi adalah metoda pengkontakanbutiranbutiran padat denganfluida, baik cair maupungas
dalam suatu kolom yang berisi sejumlah partikel
padatdenganmengalirkanfluida dari bawahke atas.

ldltneX Nomor2, Desember2010

EKSERGI

Fenomena-fenomena
yang dapatterjadi pada proses
fluidisasiantaralain fenomena/xedbed,minimumor
incipient fluidization, smooth or homogenously
bubbling fluidization,
slugging
fluidization,

fluidization, chanelling fluidization, dan fenomena


dispersefluidization. Kecepatanfluidisasi minimum
dapatdiperkirakandenganmenggunakanpersamaan:

ai q(p,- prb_
p2

4so!,Yfu4!L
u^r+r,7s r,;
ffi

...(l)

Fenomena-fenomena
yang dapatterjadi pada proses
fluidisasiantaralain:
l, Fenomenafaedbed yangterjadi ketika laju alir
fluida kurang dari laju minimum yang
dibutuhkanuntuk proses awal fluidisasi. pada
kondisiini partikelpadatantetapdiam.

l t

Gambar l. Unggundiam

Gamlrar 3. Fenomena
sntoolhor honogenously
fluidization
4. Fenomenabubbling fluidization yang terjadi
ketika gelembung- gelembungpada unggun
terbentukakibat densitasdan distribusi partikel
tidak homogen.

Fenomenaminimum or incipient /Iuidization


yangterjadiketika laju alir fluida mencapailaju
alir minimum yang dibutuhkan untuk proses
fluidisasi.Padakondisiini partikel-partikelpadat
mulaiterekspansi.

Gambar 4. Fenonrena
bubblingfluidization

Gambar 2. Unggunterfluidakan
Fenomenasmooth or homogenously
fluidization
terjadi ketika kecepatandan distribusi aliran
fluida merata, densitas dan distribusi partikel
dalam unggun sama atau homogen sehingga
padasetiappartikelpadatanseragam.
ekspansi

).

Fenomenaslugging fluidization yang terjadi


ketika gelembung-gelembung besar yang
mencapai lebar dari diameter kolom terbentuk
pada partikel-partikel padat. Pada kondisi ini
terjadi penorakansehinggapartikel-partikelpadat
sepertiterangkat.

t*iri

Cambar 5. Fenomena
sluggingfluidization
6. Fenomenachanellingfluidization yang terjadi
ketika dalamungggunpartikel padatanterbentuk
saluran-saluran
sepertitabungvertikal.

43

loluneX Nomor 2, Desember2010

EKSERGI

Sifat dan fenomena fluidisasi tersebut sangat


dipengaruhioleh faktor-faktor:
Laju alir fluida danjenis fluida, diameterpartikeldan
bentukpartikel,jenis dan densitaspartikel,porositas
unggun, distribusi aliran, bentuk kolom, diameter
kolom, dantinggi unggun.
II. Metodologi.

Gambar 6. Fenomenachanellingfluidization
7. FenomenadisperseJluidization yang terjadi saat
kecepatan alir fluida melampaui kecepatan
maksimum aliran fluida. Pada fenomena ini
sebagianpartikelakanterbawaaliranfluida.

Gambar 7. Fenomenadisperse
fluidization

2.1.BahanBaku yang digunakan.


Bahan bahan yang digunakan adalah pasir kuarsa,
pasirbesidanpasirgunungmerapiyangdigolongkan
sebagaipartikel group (B) dan udarasekeliling.Foto
partikel yang digunakandapatdilihat padaGambar8.

1. 2.2. Alat yang digunakan.


Alat utamayangdigunakanpadapenelitianini adalah
padat-gas,
kolom
fluidisasi
kompresor,
siklon.Rangkaianalat fluidisasi dan tahapanyang
dilakukandapatdilihat pada Gambar9 dan Gambar
10. Sedangkanalat bantu terdiri dari timbangan,
stopv'qtch,ayakan30 mesh,50 mesh,80 meshdan
100mesh,termometerdanwet gasmeter.

Gambar 8. Pasirkuarsa,pasirbesidanpasirgunungMerapi (Partikelgrup B).

gambar:
Keterangan
l. Kolom fluidisasipadat-gas
2. Tumpukanpasir
3. Distibutor/penyangga
4. ManometerpipaU
5. ManometerpipaU 2
6. Venturimeter
7, Kran
, 8. Kompresor
9, Siklon
10. Stcatamanometer
1 l. Skataventurimeter
Gambar 9. SkemaRangkaianAlat fluidisasi.

44

lohne.t Nomor 2, Desember20t 0

EKSERGT

Pmir kuarsa.psir mcrapi,psrir beri,


tcpungterigq tepungtapioka.
dsn tcFlngberas
I i sampai
lc{inggim tartontu
Amatl faromennyang
*rmpdlluidi$i

"T-

Arnti dancrrar
pcrubrhmLaingghn
tncnqnrterpipaUr
Ulangipacoboan&ngnn
memvrrirsikandnggiunggua
dmdkmterkolotr
yrng bortodl

*
UitungAP

Gambar 10.DiagramFluidisasipadat-Gas.
III Hasil dan Pembahasan.
Fenomenayang terjadi manakala laju alir masih
cukuprendahadalahbutiranpadatdalamkolom retap
diam karena fluida hanya mengalir melalui ruang
antarpartikeltanpamenyebabkan
perubahansusunan
pafiikel tersebut.Keadaanini disebut unggun diam
ataufaed bed. Pada saat kecepatanaliran fluida
diperbesarsehinggamencapaikecepatanminimum,
yaitu kecepatansaat gaya seret fluida tc,rhadap
partikel-partikel
padatanlebih atausamadengangaya
beratpartikel-partikelpadatantersebut,partikel yang
semuladiam akan mulai terekspansi.Keadaanini
disebut incipient fluidization atau fluidisasi
Tabell.

minimum. Pada saat laju alir kemudian dinaikkan


lagi, makaakan sampaipadasuatukeadaandi mana
unggun padatan akan tersuspensidi dalam aliran
fluida yang melaluinya.pada keadaanini masingmasing butiran akan terpisahkan satu sama lain
sehinggadapat bergerakdenganlebih mudah.pada
kondisi butiranyang dapatbergerakini, sifat unggun
akan menyerupai suatu cairan dengan viskoiitas
tinggi, keadaanyang demikianbiasadisebutunggun
terfluidakan atau flttidized bed. Sedangkan
-teori nilai
kecepatan Fluidisasi Minimum (U,)
dan
qelcgbaanuntuk partikel grup B dapat dilihat pada
Tabel I berikut.

FluidisasiMinimum

Partikel grup B

U^7teori,
cm/detik

PasirKuarsa
PasirBesi
Pasir

12,0
16,2
t2.3

Gambar I I menunjukanbahwa U,7 untuk pasir


kuarsasebesar10,3cm/det(log u-= i,Ol21,dengan
besarnya
hilangtekan9 kg/cm.det2
(log Ap = t,OlZy;
pasirbesisebesar7,0 cm/det(log p = 0,848),dengan
besarhilangtekan21,6 kg/cm.det2
(log Ap : +,3i2);
gunung
merapi
sebesar
4,8
cm/dlt (log u:
$1_qasir
0-,682),
denganbesarhilang tekan 13.00kgcm.dct,
(log Ap = 4,114). Peristiwa bubbling
fliidizatton
mulai terjadi pada keadaan dimana kecepatan
dinaikkansampaiI1,9 cm/detuntukpasir kuarsa,7,3

diameterkolom 6 cm.

10,3
7,3
4.8

I1,9
7,3
5.1

8,8
8,8
5.

cm/det untuk pasir besi dan 5,1 cm/det untuk pasir


gunungmerapi. Peristiwaini terjadi secarakontinu
sampai akhimya seluruh unggun terangkat
bersamaan.
Jika dibandingkandengannilai U,s ieori
masing-masing,ternyatanilai tJ,f percobaanyang
hampir mendekatiantara(J,y dari percobaandanU,1
teori adalatrpada penggunanpasir kuarsa dengan
tinggi unggun8cm yaitu I l,9cm/detik sementara-U.1
teorinyal2 cm/detik.

45

I/olumeX Nomor 2, Desember20J0

EKSERG

1S
{.2@

{.
lra ?t_

a.m

3.979
t.s

3./100 -i -'
0.3@

Gambar 11. HubunganantaraU denganlP (padaskalalog) berbagaipartikelgrup B padadiameterkolom 6 cm


dantinggi unggun8 cm.
IV. Kesimpulan.
VI. Daftar Pustaka.
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa
fenomenayang terjadi pada pasir kuarsa,pasir besi,
dan pasir gunung Merapi hampir samayaitu fixed
bed, bubbling fluidization dan slugging fluidization.
Akan tetapi, nilai U.7 percobaanyang mendekati
nilai U,y teori hanyadidapatipadapasirkuarsapada
penggunaankolom berdiameter6 cm dan tinggi
unggun8 cm.
V. UcapanTerimakasih.
Ucapan terimakasih disampaikan kepada Heru
Santosa, dan Danu Prakoso, yang telah membantu
pelaksanaan
penelitianini.

46

Brolvn, G.G, 1973,"Unit Operation"JoIn wiley &


sons,inc,USA.
Kunii, D., and Levenspiel,O., 1969, "Fluidization
Engineering",JohnWiley & Sons,Inc,USA.
Perry, R.H and Chilton, C.H, 1997 "Chemical
Engineer's Hand BooE', Mcgraw hill book
company,Kogakusha,Tokyo.
Martin Rhodes.2001. www.erpt.orgl012Q/rhod00.htm,Copyright.

7ffi
2010
VolumeX, Nomor2, Desember

-fools
in Dealing with ClirnateChange
Standards,Practical
Kristirtingrttm.
Ellia
T
and
Biatna Dulbert
PenrbuatanEdible Filnt dan Tepung Jagung
Danang Jaya, Endang SulistYawati.
Minyak Laka
OksidatorKaliurn Bichromat padaPer-rgambilan
PengaruhPenarnbahan
Harsa Pawignya.
Peluangdan TantanganKotnersialisasi B iodisel-Review
Malu'eni.
pengaruhpenarnbahan
Aditif ProsesDaur Ulang Minyak PelurnasBekasterhadapSilat-sifat
Fisis
Siswanti.
pengaruhKadar GararnDapur TerhadapSuhu Makar.ranyaltg Dimasak denganA,liu'c,nvave
WasirNuri.
PreparasiMembran Selulosa Asetat untuk PenyaringanNira Tebu
Sri WahyuMtu'tti dqn Sri Sudarmi.
Fenonrenadan KecepatanMinimum (U,,) Fluidisasi
Iilidayati.
PemungutanPektin dari Kulit danAtnpasApel SecaraEkstraksi
Purwo Subag,'odan Zttbaidi Achmad.
produksi BiodieselclariMinyak JelantahMenggunakanKatalisAsam padat(Naflon/SiO:)
Mahreni dan Ttftik lt(uji Setyoningrwn.