Anda di halaman 1dari 10

Tekanan udara

Tiupan sebuah balon, maka balon akan membesar. Mengapa demikian? Karena
udara yang kamu tiup menekan dinding balon sehingga balon membesar.
kaleng yang berisi air panas, jika kamu tutup kemudian kamu siram dengan air
dingin, apa yang terjadi pada kaleng? Kaleng akan penyok, mengapa demikian?
Karena uap air di dalam kaleng mengembung sehingga tekanan udara di dalam
kaleng menjadi lebih kecil daripada tekanan udara luar. Akibatnya, udara
luarmanekan permukaan kaleng sehingga kaleng menjadi penyok.
1. Manfaat tekanan udara dalam kehidupan sehari-hari
a. Pengisap karet
Tekanlah olehmu sebuah pengisap karet basah pada permukaan yang licin
seperti bangku. Ketika pengisap ditekan, udara di dalam pengisap tertekan ke
luar. Akibatnya, tekanan udara di dalam mengisap menjadi jauh lebih rendah
daripada tekanan udara luar. Perbedaan tekanan yang sangat besar ini
menyebabkan pengisap menempel sangat kuat pada permukaan bangku.
Pengisap karet banyak digunakan terutama dalam peralatan rumah tangga.,
seperti untuk menggantung boneka, dan sikat gigi. Di dalam industri pun
pengisap keret sering digunakan untuk mengangkat benda yang berat, seperti
logam karena mengisap karet mempunyai daya angkat yang berat.
b. sedotan minuman
sedotan minuman banyak digunakan orang untuk menghisap minuman, baik
dalam botol maupun dalam gelas. Ketika kamu menghisap minuman di dalam
gelas dengan menggunakan sedotan, udara yang berada di dalam sedotan
masuk ke dalam mulut. Akibatnya, tekanan udara dalam gelas menjadi lebih
rendah daripada tekanan udara luar di atas permukaan gelas. Hal itu
menyebabkan udara disekitar permukaan gelas menekan minuman sehingga
minuman naik melalui sedotan ke mulut.
c. alat suntik
alat suntik sering digunakan terutama dalam bidang kedokteran, alat untuk
memasukan obat berbentuk cairan kedalam tubuh pasien. Obat yang akan
disuntikan ke tubuh seorang pasien sebelum dimasukannya dimasukan dulu ke
dalam alat suntik. Caranya yaitu mulut alat suntik dimasukan kedalam cairan
obat dan menghisapnya ditarik ke atas sehingga tekanan udara di bawah
pengisap berkurang. Akibatnya, udara luar menekan cairan obat ke atas,
memasuki ruang di bagian bawah penghisap.
2. percobaan terricelli
Evangelista Terricelli, pada tahun 1643 berhasil menciptakan batometer,
yaitu alat yang digunakan untuk mengukur tekanan udara. Barometer tersebut
dibuat berdasarkan percobaannya yang terkenal dengan sebutan percobaan
Terricelli.
Terricelli menjelaskan bahwa kolom raksa sehingga h dalam tabung ditahan
oleh tekanan udara yang bekerja pada permukaan raksa dalam bejana. Jadi,
tekanan udara sama dengan h cm raksa.
Jika percobaan dilakukan di atas permukaan laut, maka diperoleh tinggi raksa
76 cm atau ditulis dengan 76 cmHg. Walaupun tabung dimiringkan, tinggi air
raksa dalam tabung tetap yaitu 76 cmHg disebut 1 atmosfer (atm) sehingga:
1 atm = 76 cmHg
Beberapa satuan untuk tekanan serta faktor konversinya adalah sebagai berikut:

1 atm
= 101.300 Pa
1 bar
= 100.000 Pa
1 milibar = 100 Pa
1 atm
= 1,013 bar = 1.013 milibar
3. Hubungan antara ketinggian tempat dengan tekanan udara
Bumi yang kita diami ini dikelilingi oleh lapisan udara yang disebut atmosfer.
Udara (atmosfer) selalu berada di sekeliling bumi karena dipengaruhi oleh gaya
gravitasi bumi sehingga udara memiliki berat. Makin dekat dengan permukaan
laut, udara semakin berat sehingga tekanannya semakin berat. Hal itu
menyebebkan teknan udara di permukaan laut lebih besar daripada tekanan
udara di puncak gunung.
Hasil penelitian menunjukan bahwa setiap kenaikan 10 m dari permukaan
laut, tekanan udara berkurang 1 mmHg. Hubungan antara ketinggian tempat dan
tekanan udara dirumuskan:

b= 72x
0,1

) x 10 meter

Dengan b = ketinggian tempat dari atas permukaan laut (m)


X = tekanan tempat dari atas permukaan laut (cmHg)

Tekanan gas dalam ruang tertutup


Jika sebuah balon atau bola, maka balon atau bola akan menggelembung. Ini
menunjukan bahwa udara di dalam balon atau bola memberikan tekanan.
Barometer raksa yang dibuat Terricelli tidak dapat digunakan untuk mengukur
tekanan di dalam balon atau bola tersebut, kerena barometer tersebut hanya
dapat mengukur tekanan udara di ruang terbuka. Alat yang digunakan untuk
mengatur tekanan udara mengukur tekanan udara di dalam ruangan tertutup
dinamakan manometer.
1. Manometer zat cair
Manometer yang akan dibahas adalah jenis manometer terbuka. Manometer
ini terdiri dari sebuah tabung U yang salah satu tabungnya terbuka dan sisi
lainnya tertutup.