Anda di halaman 1dari 3

PENGENALAN ALAT

A. Pendahuluan
a. Tujuan
- Mengetahui alat-alat yang digunakan dalam praktikum ekologi
- Mengetahui fungsi kegunaan dan cara pemakaian alat-alat dalam praktikum ekologi
b. Latar belakang
Ekologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang hubungan makhluk hidup dengan
lingkungannya. Dalam hal ini ruang lingkup pengamatan ekologi lebih banyak di lingkungan.
Berbagai factor lingkungan yang berpengaruh terhadap kehidupan suatu makhluk akan di
amati.
Untuk pengamatan tersebut diperlukan alat-alat. Alat alat yang digunakan dalam ekologi
mempunyai fungsi dan cara kerja yang berbeda. Oleh karena itu perlu adanya pengenalan
alat-alat yang meliputi fungsi atau kegunaan alat, cara pemakaian dan pemeliharaannya.
Sehingga ketika praktikum di lapangan mahasiswa mampu menggunakan alat-alat dengan
benar dan tepat. Kesesuaian dan cara pemakaian alat akan sangat berpengaruh pada data yang
kita ambil.
B. Landasan Teori
Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen
penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktora biotik antara lain suhu, air, kelembapan,
cahaya, dan topografi, sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari
manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatantingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling
mempengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan.
Praktikum ekologi berbeda dengan praktikum lain di bidang studi Biologi. Ekologi
merupakan ilmu lapangan dimana mahasiswa dituntut untuk melakukan pengamatan dan
percobaan di luar ruangan. Alat yang dipakai dalam praktikum ini berbeda dengan praktikum
lainnya, antara lain soil tester, secchi disc, kit BOD COD, termohigometer, eck krap, light
meter/lux meter, altimeter, refraktometer, stopwatch dan lain-lain.
Deskripsi beberapa alat yang digunakan dalam praktikum ekologi:
1. Altimeter
Altimeter adalah alat untuk mengukur ketinggian suatu titik dari permukaan laut. Biasanya
digunakan sebagai navigasi dalam penerbangan, pendakian, dan kegiatan yang berhubungan
dengan ketinggian.
Altimeter bekerja dengan beberapa prinsip:
tekanan udara (yang paling umum digunakan)
Mangnet bumi (dengan sudut inclinasi)
Gelombang (ultra sonic maupun infra merah, dan lainnya)
Penggunaan Altimeter umumnya selalu diikuti dengan penggunaan kompas
2. Stopwatch
Stopwatch adalah alat yang digunakan untuk mengukur lamanya waktu yang diperlukan
dalam kegiatan, Untuk contoh : Berapa lama sebuah Mobil dapat mencapai jarak 60Km, atau
berapa waktu yang dibutuhkan seorang pelari dapat mencapai jarak 100 meter.
Stopwatch secara khas dirancang untuk memulai dengan menekan tombol diatas dan berhenti
sehingga suatu waktu detik ditampilkan sebagai waktu yang berlalu. Kemudian dengan
menekan tombol yang kedua kemudian memasang lagi stopwatch pada nol. Tombol yang
kedua juga digunakan sebagai perekam waktu
3. Lightmeter
Pengukur cahaya atau lightmeter adalah sebuah alat untuk mengukur intensitas cahaya.
Dalam fotografi, pengukur cahaya digunakan untuk menentukan pembukaan. Diberikan

kecepatan film dan kecepatan rana, alat ini akan menunjukkan f-stop yang akan memberikan
sebuah pembukaan yang netral.
Beberapa sistem pengukur cahaya yang paling umum menggunakan selenium, CdS, dan
silikon.
Teknik pengukuran
Dikenal beberapa teknik yang digunakan oleh lightmeter, yaitu:
Spot Metering
Avarage Metering
Center-weighted Metering
Matrix Metering
4. Thermohigrometer
Alat ukur untuk suhu dan kelembaban ruangan atau farm. Cocok untuk gudang, paprik atau
perusahaan yg memerlukan kontrol suhu dan kelembaban udara, supaya ruangan tetap sehat.
5. Botol Sampel
Alat pengambilan sampel air pada kedalaman tertentu dengaan sistem pengambilan air
Vertical dengan kapasitas botol 2.2 L. sangat cocok untuk analisa Plankton dan kandungan
kimia air lainnya.
Spesifikasi :
Bottle Acrylic, sistem mekanisme penutupan botol menggunakan material MC, Per dan Besi
Stainless Steel, pegangan dari stainless steel dilengkapi 2 kran air, massanger dan tali
polyester 20 m.
C. Alat alat
1. Binokuler
2. Secchi Disk
3. Vertical Water Sampler
4. Ekman Grab / Dredge
5. Soil Tester
6. Stop Watch
7. Luxmeter
8. Meteran
9. Alti Meter
10. Hand held refractometer ( Salinometer)
11. Termohigrometer
12. BOD COD Kit
D. Cara Kerja
1. Alat dan bahan yang akan diamati disiapkan
2. Alat dan bahan yang akan diamati disiapkan
3. Masing-masing alat diamati dan difoto, jangan lupa untuk memberikan deskripsi dan
melihat rincian alat serta kegunaan dan cara memakainya.
4. Masing-masing alat diinventarisai, kemudian dicari keterangan tambahan lewat berbagai
referensi.
5. Dibuat laporan tertulis.
E. Hasil dan Pembahasan
(terlampir)
F. Kesimpulan

The conclution from this report is The ecology practices equipment are secchi disc,
stopwatch, altimetre, thermohigrometre, lightmetre/luxmetre, hand held refractometre, eck
krap, soil tester, binoculars, sample bottle,kit BOD COD, tape measurer.
Daftar Pustaka
Anonim. 2009. Alat Ukur. Diakses dari http://id.wikipedia.org
___________. Altimetre. Diakses dari http:/en.wikipedia.org
___________. Biochemical Oxigen Demand. Diakses dari http:/en.wikipedia.org
___________. Chemical Oxigen Demands Diakses dari http:/en.wikipedia.org
___________. Binoculars. Diakses dari http:/en.wikipedia.org
___________. Higrometre. Diakses dari http:/en.wikipedia.org
___________. Lightmetre. Diakses dari http:/en.wikipedia.org
___________. Thermometre. Diakses dari http:/en.wikipedia.org
___________. Tape measurer. Diakses dari http:/en.wikipedia.org

Anda mungkin juga menyukai