Anda di halaman 1dari 2

Kegunaan alkena dalam kehidupan

Bahan dasar pada industri plastik, karet sintetik, pipa (PVC = polivinilklorida), dan
Teflon. Khusus etena atau etilena digunakan sebagai bahan pembuat zat-zat kimia seperti alkohol
(etanol), etilena glikol, dan etil eter

Plastik Masa Depan Terbuat dari Kulit Jeruk


Ilmuwan menemukan bahan alternatif pembuat plastik. Berasal dari alam, bahan tersebut
jelas lebih ramah lingkungan. Jangan terkejut, bahan itu berasal dari buah jeruk.
Sekarang zamannya serba plastik. Nyaris semua piranti sehari-hari terbuat dari plastik.
Memprihatinkan memang, mengingat sampah plastik tak bisa didaur ulang secara alamiah
dengan mudah. Berbeda dengan limbah organik yang secara langsung dapat diuraikan mikroba
tanah dalam tempo beberapa hari. Namun limbah plastik butuh waktu yang tidak sebentar agar
dapat terurai. Mungkin memerlukan waktu bertahun-tahun. Dengan proses pembakaran pun tak
membuat plastik menjadi terurai sempurna dalam tanah, malahan mengakibatkan polusi udara,
dan membawa efek buruk bagi kesehatan manusia.
Demi mencari alternatif bahan pembuat plastik, ilmuwan dari Cornell University melakukan
studi terhadap sejumlah bahan alamiah. Akhirnya mereka menemukan bahan dasar plastik yang
cukup ramah lingkungan, yakni buah jeruk. Dalam membuat plastik yang dalam bahasa
ilmiahnya dikenal dengan nama polylimonene carbonate ini, ilmuwan menggunakan molekul
yang berasal dari dua sumber, karbon dioksida dan limonene oksida. Yang terakhir tersebut
berasal dari kulit buah sitrus. Limonene oksida sudah lama ada seperti halnya karbon dioksida.
Yang baru kita lakukan adalah memadukan kedua bahan tersebut sehingga bisa terbentuk
plastik, jelas profesor Geoffrey Coates dari Cornel University kepada CNN baru-baru ini.
Mereka menggunakan katalisator dalam proses kimia yang mengandung komponen kecil seng
atau zink. Kemudian Coates dan kawan-kawan mengombinasikan cairan limonene oksida
dengan gas CO2 sehingga menghasilkan bubuk putih. Bubuk ini akan mencair menjadi bahan
yang menyerupai bahan dasar plastik dan bisa dibentuk sesuai keinginan, seperti gelas plastik.

Plastik dengan bahan dasar baru ini mempunyai banyak kesamaan dengan plastik polystyrene,
jenis plastik biasa yang banyak kita jumpai.
Belum Gantikan Bahan Dasar
Tim peneliti Cornel yang juga melibatkan Scott Allen dan Chris Byrne ini sekarang tengah
melakukan uji coba untuk mengetahui seberapa kuat bahan plastik baru tersebut. Juga bagaimana
daya tahannya terhadap panas dan dingin. Mereka juga mengevaluasi sifat biogradasinya. Detail
studi mengenai plastik berbahan dasar jeruk ini dipublikasikan dalam Journal of the American
Chemical Society.
Menurut Coates, temuannya mendapat sambutan cukup positif dari publik. Saya banyak
dihubungi

oleh

orang-orang

yang

ingin

tahu

lebih

banyak,

ujarnya.

Sudah sejak lama ilmuwan tersebut mencari tahu mengenai manfaat buah sitrus. Biasanya buah
jeruk yang diproses menjadi minuman jeruk hanya terpakai sekitar 50-60 persen saja. Sisanya
akan terbuang menjadi sampah, demikian menurut Robin Bryant, manejer riset Florida
Department of Citrus. Kulit jeruk kadang dikeringkan dan menjadi bahan tambahan bagi
makanan sapi. Bahan limonene oksida sendiri sudah banyak terkandung dalam produk
pembersih. Kini mereka tengah berupaya menciptakan ethanol dari limbah buah jeruk.
Bahan Polylimonene carbonate alias limonene oksida bisa juga dipakai sebagai kandungan yang
memiliki sedikit tingkat racunnya dalam pembuatan lapisan besi atau aluminium. Bahan itu juga
menjadi campuran dalam pestisida dan herbisida. Namun begitu bahan itu berkembang menjadi
komersial, maka dibutuhkan riset laboratorium jangka panjang.
Penemuan bahan baru yang dikonversikan menjadi produk komersial memerlukan uji coba
lama. Bisa bulanan bahkan tahunan, jelas Coates. Terlebih lagi bagi bahan alternatif pembuat
plastik yang akan diproduksi dalam jumlah besar di seluruh dunia. Jumlah limonene oksida
sendiri di dunia masih kurang memenuhi kebutuhan. Tahun lalu saja produksi bahan ini sekitar
150 juta pon. Angka ini belum mampu menggantikan bahan dasar plastik, yakni polimer atau
polyethylene.