Anda di halaman 1dari 7

Rangkaian-Rangkaian Ekivalen AC

RANGKAIAN EKIVALEN AC & DC


Terdapat dua jenis analisis pada
rangkaian penguat, yaitu :
1. Analisis untuk kerja Q menggunakan
analisis dc
2. Analisis penguatan (gain)
menggunakan analisis ac

Analisis DC
Dalam melaksanakan analisis DC, komponen kapasitor
dihilangkan. Beban pada rangkaian juga dihilangkan,
sehingga rangkaian awal menjadi rangkaian akhir.
Analisis AC
Dalam analisis AC, kapasitor C2 dihubungkan singkat
terlebih dahulu, dan kapasitor C3 dihilangkan, pada
input diberikan sinyal input AC dengan tahanan Rs,
sedangkan catu daya Vcc dihilangkan dan diganti
dengan ground, sehingga rangkaian menjadi seperti
berikut :

Kapasitor Kopling dan Kapasitor Bypass


Kebanyakan kapasitor dalam rangkaian
transistor adalah kapasitor kopling atau
kapasitor bypass.
Kapasitor Kopling melewatkan sinyal ac dari satu
titik tidak ditanahkan ke titik yang tidak
ditanahkan lainnya.
Secara ideal kapasitor tampak terbuka bagi arus
dc. Karena itu, kapasitor kopling tampak terbuka
bagi arus dc tetapi dihubungsingkat bagi arus ac.
Kerja yang berbeda ini memungkinkan kapasitor
kopling melewatkan sinyal ac dari satu rangkaian
ke rangkaian yang lainnya tanpa mengganggu
pembiasan dc dari tiap rangkaian.

Kapasitor bypass serupa dengan kapasitor


kopling, kecuali bahwa dia mengkopel titik
yang tidak ditanahkan ke titik yang
ditanahkan. Kapasitor bypass menimbulkan
pertanahan.
Dalam jangkauan (range) frekuensi normal
dari sebuah penguat, biasanya kita
mendekati semua kapasitor kopling dan
bypass sebagai dc terbuka dan ac sebagai
hubung singkat.
Jika anda mengurangi semua sumber ac
menjadi nol dan membuka semua kapasitor,
rangkaian yang tinggal disebut ran