Anda di halaman 1dari 4

Diketahui data seperti pada skema sistem jaringan irigasi berikut.

Soal:
Hitung drainase di saluran sekunder sesuai dengan peta dan tofografi yang ada.
Gambarlah saluran dikertas A3
-

Buat tampang memnjang


Bikin potongan dititik-titik tertentu/cross section memanjang (sebaiknya per 200

m)
Gambar dibuat dengan kop gambar

Penyelesaian:
1. Luas areal sawah
Luas areal sawah diketahui:
G.1 Kr A1 = 113 Ha
G2.Kr A2 = 50 Ha
2.

Menentukan Drainage Module ( DM )


Dm
106
Dn
Dm=

=
( /dt /ha)
100 3 24 60 60 3 8,64
Dm=5,58(/dt /ha)

3.

Menghitung debit saluran (Q)


Perhitungan debit saluran (Q) dapat dicari dengan menggunakan rumus:
Q=Dm A
Q=5,58 113=699,812< det=0,700 m3 /det
Q=5,58 50=330,523< det=0,331 m 3 /det
Setelah Q didapat, maka dari tabel design parameter untuk saluran irigasi
diperoleh nilai b : h, t ( l : m ), K

4. Menghitung kemiringan saluran di lapangan (m)


kemiringan saluran di lapangan dapat dihitung dengan rumus :
iL=Hs /L
dimana :
iL = Kemiringan saluran
Hs = Beda tinggi dihulu dan dihilir tiap luas
L = Panjang saluran tiap luas
Tinggi elevasi dihulu = 242
Tinggi elevasi dihilir = 239
Hs = Tinggi elevasi dihulu - Tinggi elevasi dihilir
= 242 239 = 3 m

L = 1523,48 m
iL=Hs /L
iL=

3
=0,00197
1523,48

5. menghitung harga b dan h


Harga b dan h dicari dengan menggunakan rumus Strickler
2/3
1/ 2
V =K R iL
Q
=K R2/ 3 iL1 /2
A
dimana:
3
Q=1,030 m /det
K=46
iL=0,00197

Q
2/ 3
1 /2
=K R iL
A
Q=K R 2/3 iL 1/ 2 A
Q=K

A 2/ 3
iL1/ 2 A
P

Q=K

1 2/3
iL 1/ 2 A 5/ 3
P

Q=K

2 /3

1
b+2 h 1+m2

5
1 /2

iL ( ( b+mh ) h) 3

Karena b = h, m=1, maka


2 /3
1
5 /3
Q=K
iL1 /2 ( ( h+1.h ) h)
2
h+2 h 1+ 1
2 h2

2 /3
Q=K (h+2 h 2) iL1 /2
Q=K ( h+2 h 2 )

2 /3

iL1 /2 3,1748 h10 /3

Dengan cara trial error, maka didapat nilai h = 0,8 m


6. Menghitung luas penampang basah (A)
Setelah harga b dan h diketahui, hitung luas penampang basah (A) dengan rumus :

A= ( b+mh ) x b ( m2 )
A= ( 0,8+1 0,8 ) x 0,8 ( 12 )
A=1,28 m2

7. Menghitung kecepatan aliran ( V ) dengan rumus :


kecepatan aliran ( V ) dihitung dengan rumus :
Q
V=
A
V=

1,030
=0,805 m/det
1,28

dengan ketentuan :
Untuk daerah landai, V = 0,5 s/d 1,5 ( m/det ), perhitungan dihentikan.
Untuk V < 0,5 dan V > 1,5 (m/det) perhitungan dilanjutkan
dari perhitungan didapatkan nilai v = 1,051 m/det, termasuk dalam daerah
landai dengan syarat v = 0,5 s/d 1,5 (m/det) sehingga perhitungan dihentikan.