Anda di halaman 1dari 4

PEMBAHASAN

1. Klasifikasi Periplaneta americana


Kingdom

: Animalia

Filum

: Arthropoda

Kelas

: Insecta

Ordo

: Orthoptera

Family

: Blattidae

Genus

: Periplaneta

Spesies

: Periplaneta sp

2. Morfologi Periplaneta americana


Tubuh hewan ini terdiri atas segmen kepala dada dan perut. Kepala tersembunyi di
bawah pronotum. Pronotum dan sayap licin, terlihat keras, tidak berambut dan berduri. Pada
bagian kepala terdapat sepasang mata facet, sepasang antena atau alat peraba dan 3 pasang
alat mulut. Hewan ini merupakan hewan yang aktif di malam hari, umumnya akan
menghindari cahaya. Siang hari akan bersembunyi di tempat yang gelap (Radiopetro 2006).
3. Reproduksi Periplaneta americana
Bagian abdomen terdiri dari 11 ruas. Ruas belakang bagian posterior berfungsi
sebagai alat reproduksi. Induk kecoa akan menyatukan 30 - 40 butir telur dalam kantong dan
akan dibawa kemanapun sebelum ditempatkan di tempat persembunyiannya. Periplaneta sp
(kecoa) mengalami metamorfosis yang bertingkat, artinya perubahan bentuk yang berurutan
tidak terlihat nyata (Sri Dwiastutu dan Puguh Karyanto 2003).
4. Daur hidup Periplaneta americana
Kecoa adalah serangga dengan metamorfosa tidak lengkap, hanya melalui tiga
stadium (tingkatan), yaitu stadium telur, stadium nimfa dan stadium dewasa yang dapat
dibedakan jenis jantan dan betinanya. Nimfa biasanya menyerupai yang dewasa, kecuali
ukurannya, sedangkan sayap dan alat genitalnya dalam taraf perkembangan. Telur kecoa
berada dalam kelompok yang diliputi oleh selaput keras yang menutupinya kelompok telur

kecoa tersebut dikenal sebagai kapsul telur atau Ootheca. Kapsul telur dihasilkan oleh
kecoa betina dan diletakkan pada tempat tersembunyi atau pada sudut-sudut dan pemukaan
sekatan kayu hingga menetas dalam waktu tertentu yan g dikenal sebagai masa inkubasi
kapsul telur, tetapi pada spesies kecoa lainnya kapsul telur tetap menempel pada ujung
abdomen hingga menetas. Jumlah telur maupun masa inkubasinya tiap kapsul telur berbeda
menurut spesiesnya.
Dari kapsul telur yang telah dibuahi akan menetas menjadi nimfa yang hidup bebas
dan bergerak aktif. Nimfa yang baru keluar dari kapsul telur berwarna putih seperti butiran
beras, kemudian berangsur-angsur berubah menjadi berwarna coklat, Nimfa tersebut
berkembang melalui sederetan instar dengan beberapa kali berganti kutikula sehingga
mencapai stadium dewasa. Periplanetta americana Linnaeus dewasa dapat dikenal dengan
adanya perubahan dari tidak bersayap pada stadium nimfa menjadi bersayap pada stadium
dewasa, pada P. Americana dewasa terdapat dua pasang sayap baik pada jantan maupun pada
betina (Dantje 2008).
5. Penyebaran Periplaneta americana
Kecoa umumnya terdapat di daerah tropis yang kemudian menyebar ke daerah sub
tropis atau sampai ke daerah dingin. Umumnya tinggal di dalam rumah-rumah makan segala
macam bahan, mengotori makanan manusia, berbau tidak sedap. Kebanyakan kecoa dapat
terbang, tetapi mereka tergolong pelari cepat, dapat bergerak cepat, aktif pada malam hari,
metamorfosa tidak lengkap, Kerusakan yang ditimbulkan oleh kecoa relatif sedikit, namun
dengan adanya kecoa menunjukkan bahwa sanitasi di dalam rumah bersangkutan kurang baik
(Maskoeri 2009).
6. Gangguan yang ditimbulkan Periplaneta american
Hubungan kecoa dengan berbagai penyakit belum begitu jelas, tetapi menimbulkan
gangguan yang cukup serius, karena dapat merusak pakaian, buku-buku dan mencemari
makanan. Kemungkinan dapat menularkan penyakit secara mekanik karena pernah
ditemukan telur cacing, protozoa, virus dan jamur yang patogen pada tubuh kecoa (Pracaya
2010).
7. Penanggulangan

Kecoa adalah binatang malam hari (pada siang hari binatang ini bersembunyi)
danmalam hari dia keluar mencari makanan. Dalam penanggulangan kecoak bisa
dilaksanakan secara fisik/ mekanik, kimia, dan biologis. Hanya saja dalam kehidupan seharihari cara penanggulangan yang biasa dilakukan adalah dengan zat kimia atausecara
fisik/mekanik. Bisa juga dengan menggunakan perangkap Mangkuk. Apabila kita makan
sesuatu dengan mangkuk, mie misalnya, bekas lemak dalam mangkuk itu jangan
dibersihkandulu, tapi diberi air biasa separoh mangkuk, kemudian taruh saja di tempat yang
disukai kecoak. Kecoak akan masuk ke dalam mangkuk untuk makan, dia akan tercebur
dalam kolam nikmat itu, tetapi karena mangkuk itu cukup curam untuk dipanjat kecoak, dia
akan mati di dalamnya itu karena kepalanya agak menghadap ke bawah sehingga kepalanya
terendam air dan tidak bisa bernafas.
KESIMPULAN
Berdasarkan pembahasan di atas maka dapat di simpulkan bahwa kecoa mengalami
metamorfosis tidak sempurna, karena kecoa hanya mengalami 3 stedium yaitu telur, nimfa,
dan dewasa. Kecoa tahan radiasi, tahan pukul, bergerak cepat dan lain sebagainya. Tetapi
kecoa juga salah satu penyebar penyakit karena kehidupannya yang lebih suka di tempat
tempat kotor yang banyak mengandung penyakit, sehingga kecoa perlu di kendalikan
populasinya.
SARAN
Agar kecoa tidak menyebar di dalam rumah, biasakanlah hidup bersih, hindari kotoran
piring yang bertumpuk, karena dapat mengundang kecoa masuk kedalam rumah.
DAFTAR PUSTAKA
Dantje T. 2008. Entomologi Kedokteran. Yogyakarta (ID):
Maskoeri. 2009. Sistematika Hewan. Surabaya(ID): Sinar Jaya.
Pracaya. 2010. Periplaneta americana. Salatiga(ID): Penebar Swadaya.
Radiopetro. 2006. Zoologi. Jakarta (ID): Erlangga.
Dwiastutu S, Karyanto P. 2003. KKH I. Surakarta (ID): UNS Press.

LAMPIRAN

X
Gambar 1. Periplaneta sp.

Gambar 2. Siklus hidup Periplaneta sp.

NH