Anda di halaman 1dari 8

Ringkasan IPS

BAB 9
A. Peta
1. Pengertian Peta
Peta adalah gambaran seluruh atau sebagian permukaan bumi pada
bidang datar.
2. Syarat Peta
a. Conform, sebangun dengan keadaan sebenarnya di lapangan
b. Equidistace, jarak di peta jika dikalikan dengan skalanya harus
sama dengan jarak sebenarnya di lapangan
c. Equivalent, daerah atau bidang yang digambar di peta setelah
diperhitungkan dengan skalanya, harus sama dengan keadaan
sebenanrya di lapangan
3. Manfaat peta
a. Memberikan gambaran fisiografis secara umum permukaan bumi
b. Menunjukkan dan menggambarkan lokasi atau letak suatu kawasan
c. Memperlihatkan ukuran suatu objek geografi di peta
d. Mengetahui keadaan sosial, budaya, dan ekonomi
e. Dapat menjadi alat bantu pendidikan untuk mempelajari muka
bumi
f. Dapat menjadi alat bantu analisis dalam suatu penelitian
4. Unsur-unsur peta
a. Judul peta, memberi informasi yang digambarkan serta tempat data
tersebut diambil
b. Skala peta, angka yang menunjukan perbandingan jarak antara peta
dan jarak sesungguhnya
c. Garis astronomis, garis lintang dan bujur. Garis astronomis
mencermikan letak absolut suatu tempat
d. Arah/tanda
e. Legenda/keterangan, keterangan dari tanda simbol yang terdapat
pada peta
f. Simbol peta, tanda yang digunakan untuk mewakili kenampakan
sebenarnya pada peta.
1) Simbol titik, digunakan untuk menggambarkan penyebaran
berbagai fenomena di permukaan bumi; kota, gunung
2) Simbol garis, data geografis yang berhubungan dengan jarak;
sungai, jalan, rel, dan batas wilayah

3) Simbol luasan/bidang/area, suatu area dengan simbol yang


mencakup kawasan luasan tertentu
g. Inset, peta kecil yang terdapat dalam peta utama
h. Warna, menunjukkan perbedaan keadaan wilayah, menunjukkan
kualitas dan kuantitas
i. Sumber data dan tahun pembuatan, mengetahui data dasar
pembuatan peta
j. Leterring
k. Garis tepi
5. Jenis peta
a. Berdasarkan isinya:
1) Peta umum, menggambarkan seluruh kenampkan alam:
a) Peta dunia, menggambarkan bentuk dan letak muka bumi
b) Peta topografi, permukaan bumi beserta tinggi rendahnya
c) Peta korografi, permukaan bumi, baik sebagian maupun
seluruhnya yang bercorak luas dengan skala kecil
2) Peta khusus/tematik, menggambarkan suatu kenampakan alam
tertentu yang ada di permukaan bumi
b. Berdasarkan bentuknya:
1) Peta digital, bantuan program aplikasi komputer
2) Peta timbul, bentuk sebenarnya dari permukaan bumi
3) Peta datar, dalam bidang datar
c. Berdasarkan skalanya:
1) Peta kadaster, skala antara 1:100 sampai 1:5.000, departemen
dalam negri dan dinas agraria
2) Peta skala besar, skala antara 1:5.000 sampai 1:250.000,
kelurahan dan kecamatan
3) Peta skala menengah, skala antara 1:250.000 sampai 1:500.000,
prov. Jateng dan prov. Maluku
4) Peta skala kecil, skala antara 1:500.000 sampai 1:1.000.000,
peta negara, benua, bahkan dunia
6. Mempebesar dan memperkecil peta
a. Menggunakan alat Pantograf
b. Menggunakan kamera fotografi
c. Menggunakan fotokopi
d. Menggunakan garis koordinat
B. Atlas
1. Pengertian atlas
Kumpulan peta peta yang dibuat dalam bentuk buku.
2. Syarat atlas
a. Menggambarkan suatu daerah dengan data yang akurat

b. Memiliki formulasi warna atau simbol lain yang tepat sehingga


tampak menarik
c. Menggunakan proyeksi peta tertentu yang disesuaikan dengan
tujuan
d. Memiliki atribut dan informasi yang lengkap
3. Manfaat Atlas
a. Menunjukkan lokasi suatu tempat dalam pemetaan suatu wilayah
b. Menginformasikan luas, letak, dan posisi suatu lokasi
c. Menunjukkan relief relief kenampakan bumi di suatu wilayah
4. Unsur unsur atlas
a. Judul atlas, informasi tentang kandungan informasi umum yang
ada di dalam peta.
b. Daftar isi, bagian bagian yang ada dalam atlas secara berurutan
c. Legenda, keterangan beberapa simbol
d. Indeks, untuk mencari letak kota, pulau, gunung, sungai, dan unsur
unsur geografi
1) Indeks administrasi, menjelaskan daerah adminstrasi suatu
negara
2) Indeks nomor peta, diagram yang mecantumkan nomor peta
3) Indeks tempat halaman
5. Jenis atlas
a. Atlas umum, memberikan informasi secara umum tentang
kenampakan geografi.
1) Atlas nasional
2) Atlas regional
3) Atlas dunia
b. Atlas khusus, satu jenis informasi saja sesuai dengan judulnya
1) Atlas penduduk
2) Atlas geologi
c. Atlas semesta

BAB 10
A. Sketsa
1. Pengertian sketsa
Peta mental yang diwujudkan dalam bentuk gambar nyata tanpa
skala
2. Unsur unsur sketsa
a. Judul
b. Kenampakan gepgrafi dalam wilayah
c. Simbol dan leterring

d. Petunjuk arah
B. Peta tematik
1. Pengertian peta tematik
Peta yang memuat suatu wilayah dengan tema khusus
2. Unsur unsur peta tematik
Judul, skala, tanda orientasi, nama pembuat, data, lengenda, dan
inset.
3. Tahap pembuatan tema tematik
a. Tahap pengumpulan dan pengolahan data
1) Menyiapkan informasi dasar. Menurut sifatnya data
dibedakan menjadi:
a) Kuualitatif, data yang tidak memiliki tigkatan dan
dikenali dari namanya saja. Cara menggambar peta
tematik dengan metode kualitatif meliputi:
(1) Metode indeks figures, menggambar peta tematik
gambar gambar kecil berukuran sama
(2) Metode indeks letters, menggambar dengan simbol
huruf kecil
(3) Metode choroschematic, menggambar dengan gambar
menyerupai datanya
(4) Metode interdigitation, menggambar data yang
bercampur
b) Kuantitatif, data yang mempunyai jumlah atau nilai.
Menggambar peta tematik dengan metode kuantitatif
meliputi:
(1) Metode isopleth, dengan garis
(a) Isohypse, garis yang menghubungkan tempat
dengan ketinggian yang sama
(b) Isotheron, yang memiliki data temperatur sama
(c) Isobar, yang datanya berupa tekanan udara
(d) Isohyets, yang datanya berupa curah hujan
(e) Isobath, yang datanya berupa kedalaman laut
(2) Metode choropleth, dengan memakai warna/shading
2) Menyiapkan komponen peta tematik
3) Menyiapkan alat
b. Pembuatan dan penyajian
BAB 11

A. Kondisi geografis indonesia

Keadaan yang dilihat berdasarkan kenyataan secara fisik yang ada di


permukaan bumi
1. Bentuk, luas, dan batasan negara
17.480 pulau, 5.193.252 km luas keseluruhan, 1.904.569 km luas
pulau, 3.288.683 km luas lautan, perbandingan daratan dan lautan
2:3.
Utara-malysia, singapura, filipina, selat malaka, selat singapura,
laut cina selatan, dan samudra pasifik
Barat-samudra Hindia
Timur-papua Nugini
Selatan-Timor Leste, Australia, Samudra Hindia, Laut Timor,
dan Laut Arafura
2. Letak
a. Letak astronomis
Letak suatu tempat berdasarkan garis lintang dan garis bujur 6LU11LS dan 95BT-141BT. Pengaruh letak astronomis Indonesia
berdasarkan garis lintang:
1) Wilayah Indonesia sebagian besar terletak di belahan bumi
selatan
2) Wilayah Indonesia dilalui oleh garis Kathulistiwa
3) Indonesia beriklim tropis
Pengaruh letak astronomis Indonesia berdasarkan garis bujur:
1) Wilayah Indonesia terletak di belahan bumi timur
2) Panjang garis bujur Indonesia ialah 46. Berdasarkan penetapan
internasional bahwa setiap 15 terjadi perbedaan waktu 1 jam.
b. Letak geografis
Letak geografis merupakan letak suatu wilayah daerah dilihat dari
daerah daerah lain. Indonesia memiliki letak geografis yang
strategis karena:
1) Perbedaan tekanan udara antara benua Asia dan Australia,
sehingga pada bulan Oktober-April terjadi musim penghujan
dan Mei-September terjadi musim kemarau.
2) Indonesia terletak dua samudra yaitu Hindia dan Pasifik
3) Indonesia terletak di jalur lalu lintas dunia
c. Letak geologis
Letak suatu daerah berdasarkan struktur dan komposisi batuan atau
bentuk muka atau bagian dalam bumi.
1) Indonesia terletak pada pertemuan pegunungan muda sirkum
pasifik dan pegunungan Mediterania

2) Indonesia terbagi menjadi Dangkalan Sunda (Sumatra, jawa,


kalimantan, dan pulau pulau kecil disekitarnya). Dangkalan laut
dalam (sulawesi dan kepulauan disekitarnya). Dangkalan sahul
(kep. Aru, pulau Irian, dan pulau pulau sekitarnya.
3) Indonesia memiliki berbagai jenis tanah
B. Kondisi penduduk Indonesia
1. Kondisi ekonomi
Jika tinggal di desa dalam bidang agraris. Jika tinggal di kota seperti
perkantoran. Jika di dataran rendah bisa berkegiatan pertanian, jika di
pegunungan perkbunan dan kehutanan, jika di pantai sebagai nelayan
dan petani garam
2. Kondisi kebudayaan
C. Kaitan antara kondisi geografis dan kondisi penduduk Indonesia
1. Mata Pencaharian:
Pantai:nelayan, petani garam
Dataran rendah:pertanian
Dataran tinggi:perkebunan
2. Pola permukiman
a. Pola permukiman mengelompok:gunung
b. Pola pemukiman memanjang:pantai
c. Pola pemukiman tersebar:pegunungan kapur
BAB 12
A. Atmosfer
1. Pengertian atmosfer
Atmosfer adalah lapisan udara yang mengelilingi bumi
2. Lapisan Atmosfer
a. Troposfer, lapisan udara paling bawah
b. Stratosfer, lapisan kedua, ketinggian 15 km sampai 50km
c. Mesosfer, pada ketinggian 50km-80km
d. Termosfer, pada ketinggian 80km sampai batas antara atmosfer dan
luar angkasa
e. Eksosfer, suhunya 2.200C
3. Manfaat atmosfer
a. Memungkinkan terjadinya awan
b. Sarana berlangsungnya proses pembakaran
c. Menyebabkan suhu bumi tak terlalu panas pada siang hari dan
tidak terlalu dingin pada malam hari
d. Melindungi makhluk hidup dari sengatan sinar matahari
e. Melindungi bumi dari hujan meteor
B. Gejala gejala yang terjadi di atmosfer

1. Cuaca
Keadaan udara pada suatu saat di tempat tertentu. Ilmu yang
mempelajari tentang cuaca disbeut meteorologi.
2. Iklim
Keadaan udara di suatu daerah. Ilmu yang mempelajari tentang iklim
disebut klimatologi
3. Unsur unsur cuaca dan iklim
a. Suhu udara/temperatur
b. Tekanan udara
c. Angin
Jenis angin dapat dibedakan menjadi:
1) Angin tetap;
a) Angin barat
b) Angin timur
c) Angin paset
d) Angin antipasat
2) Angin periodik
a) Angin muson
b) Angin derat dan angin laut
c) Angin gunung dan angin lembah
3) Angin lokal
a) Angin siklon
b) Angin fohn
d. Kelembaban udara
e. Awan
Jenis jenis awan:
1) Cumullus; bergumpal gumpal
2) Stratus;tipis dan tersebar
3) Cirrus;awan yang berdiri sendiri
f. Hujan
4. Pembagian wilayah iklim
a. Iklim mathari
Berdasarkan iklim matahari, iklim dibedakan:
1) Daerah iklim tropis : 0- 23,5 LU/LS
2) Daerah iklim subtropis : 23,5-40 LU/LS
3) Daerah iklim sedang : 40-66,5 LU/LS
4) Daerah iklim dingin : 66,5 -90 LU/LS
b. Iklim F. junghuhn
1) Daerah panas/tropis
Tinggi tempat antara 0 600 m dari permukaan laut.
Suhu 26,3 22C.

Tanamannya seperti padi, jagung, kopi, tembakau, tebu, karet,


kelapa, dan cokelat.
2) Daerah sedang
Tinggi tempat 600 1500 m dari permukaan laut.
Suhu 22 -17,1C.
Tanamannya seperti padi, tembakau, teh, kopi, cokelat, kina,
dan sayur-sayuran.
3) Daerah sejuk
Tinggi tempat 1500 2500 m dari permukaan laut.
Suhu 17,1 11,1C.
Tanamannya seperti teh, kopi, kina, dan sayur-sayuran.
4) Daerah dingin
Tinggi tempat lebih dari 2500 m dari permukaan laut.
Suhu 11,1 6,2C.
Tanamannya tidak ada tanaman budidaya.