Anda di halaman 1dari 25

WORKSHOP

PENYIAPAN RKAP PLN KIT SBU-2016 dan 2017

Oleh : Sugiyanto, cmrp


Medan, 11 Mei 2015

Fakta Fakta
1. Serapan anggaran Pemeliharaan tahun 2014 : 40% ??
2. Mesin Pembangkit yang jatuh tempo pemeliharaan, tetapi
anggaran dan juga material tidak siap ??? ( MO di PLTA
K.Panjang, OH 12000 Hrs di PLTMG 1-3, MO di PLTA
Sipan , ), kENAPA ??
3. Mesin yang sudah lebih setahun rusak , dan belum
terpulihkan ? ( Paya Pasir 7, PLTD 9 L. Bata, PLTG 1 T.
Lembu )
4. Anggran yang diajukan oleh Sektor , oleh KIT SBU :
DIPOTONG ????
5. Penerbitan SKKO dan SKKI rumit, lambat, maju mundur,
bertele-tele , ???
6. TOR, KKO, KKF, dan Kajian Risiko , RAB yang dikirim
Sektor-Sektor masih mentah ?

TATA KELOLA UNIT PEMBANGKITAN


UP PERFORMANCE
KINERJA

SASARAN AKHIR

Keuangan :Pendapatan , Biaya Produksi


Operasi : EAF, EFOR, Efisiensi

Performance
Management
BSC
GENERATION PLAN

Continuous
Improvement

SASARAN ANTARA +,
PROGRAM /
ACTION PLAN

Risk
Manajemen
Management
Risiko
Reliability
Improvement
Management
Material
Supply
Chain
Management

WPC
Optimasi
Outage
Management
WPC
Management
Operation
EAMS & ME
Management

Efficiency
Efficiency
Management
Management

Continuous
Improvement

PROSES
DAN
PROSEDUR

SMM, SML, SMK3


Information
People
Management
& Work Culture
System
People & Work
Culture
People
& Work Culture

TOOLS PENDUKUNG
PELAKU

Manajemen Waktu

KendalaKendala

Work Planning and Control Flow

FRAMEWORK OUTAGE MANAGEMENT


OUTAGE
POST
EXECUTION OUTAGE

PRE OUTAGE

PLANNING

PREPARATION
1 mng
1 bln
3 bln

18 bln

12 bln

6 bln

0 bln

OH

PASC
A

OH
PLANNED
(Budget+
Major Scopes)

PLANNED
Budget+
Scopes Detail

PLANNING
Complete, Planned
Scopes Locked

OVERHAUL
SHUTDOWN

FEED BACK ( input for next Inspection )

Evaluasi
Critical Outage Review
( + 1 bln sesudah OH )

PENYUSUNAN RKAP

JADWAL TENTATIVE PENYUSUNAN RKAP 2014

PROSES PENYUSUNAN PROGRAM


RJPP/RKAP

Ref. Input Program


Kepatuhan REGULASI
OPI ANALYSIS / OEE
(PLO, Heat Loss)

Dasar
Dasar Pendukung
Pendukung
Kajian
Kajian Teknik/TOR
Teknik/TOR
Spesifikasi
Spesifikasi Teknik
Teknik
Estimasi
Biaya
Estimasi Biaya

OUTAGE MANAGEMENT
PM, PdM, CR
ASSESMENT UNIT
(RLA, PKU)
KAJIAN ENGINEERING
(LCC / LCM)
ASSESMENT
PERSEDIAAN GUDANG

USULAN
USULAN PROGRAM
PROGRAM
RJPP
/
RJPP / RJPU
RJPU
&
&
RKAP
RKAP // RKAU
RKAU

DATA BASE
PROGRAM

Monitoring & Pengendalian

Dilengkapi dengan :

Spesifikasi
Teknis
TOR
Rencana Biaya
Skala Prioritas
Klasifikasi :
Bidang
AO
AI

USULAN
USULAN
PROGRAM
PROGRAM RKAP
RKAP

a + b + c (Return Program)

RACK System

(Optimasi Inventory Control)

Evaluasi Kebutuhan
Sarana & Infrastruktur

Program linkage dengan Matrik Strategi RJPP

Monitoring & Pengendalian secara Web Base (IT)


Data Base Program :
Merupakan kumpulan Aktivitas PROGRAM-PROGRAM MULTIYEARS yang sudah dilengkapi dengan KKO, KKF, AR, Dasar
pendukung dan Kebutuhan sumber daya yang meliputi : SDM, Material + spesifikasi tekniknya, Jasa + TOR nya, Estimasi
Biaya, serta Tools.
8
Kumpulan Program Multiyears Lengkap dengan Skala Prioritas dan update.

Tentang Perencanaan
a. Para ahli manajemen : 60% pekerjaan bobotnya ada di fase
planning/perencanaan
b. Fase perencanaan bukanlah memperkirakan pekerjaan,
tetapi merancang tentang APA/What dan bagaimana /How
cara implementasinya
c. Perencana mengelola dan menemukan kompromi antara
Kinerja/target yang diinginkan, biaya yang tersedia, dan risiko
yang bisa diterima
d. Frame waktu : perencanaan jangka pendek, jangka
menengah dan jangka panjang
e. SDM /Kompetensi Planner : hendaknya paham disain,
pemeliharaan, dan operasi, serta costing, vendor, supplai
chain, dan perkembangan teknologi
f. Planner : merencanakan kebutuhan dari asset yang dikelola,
bukan merencanakan keinginan subyektif dari planner
9

Perencanaan( Planning )
a. Adalah tentang WHAT dan HOW
What :- apa yang akan/harus dikerjakan ?
-Untuk tahu tentang apa yang akan dikerjakan maka planner
harus tahu mengapa ( WHY ) hal
tersebut perlu dikerjakan
-Untuk tahu mengapa (WHY) tentang suatu
pekerjaan maka
seorang planner harus tahu tentang FILOSOFI disain suatu
sistem/peralatan
HOW : -adalah tentang bagaimana suatu pekerjaan akan
dilaksanakan, dengan mempertimbangkan aspek
:tujuan(goal)/hasil/kinerja; biaya dan risiko
-Planner harus tahu tentang KPI, biaya/harga/cost/ dan risiko
suatu program
-Planner harue paham alternatif-alternatif solusi

10

Schedulling ( Penjadwalan)
a. Schedulling terkait dengan : When ( kapan ) dan who (siapa).
b. WHEN/kapan : adalah frame waktu, memilih waktu yang
paling optimal untuk melakukan pekerjaan, faktor-faktor
pemilihan waktu : delivery/kedatangan material yg akan
dipasang, kesiapan teknisi/ekspert , jadwah OH mesin, ijin
shutdown mesin dari pihak eksternal, dll.
c. Who/Siapa : adalah aspek kompetensi dan jumlah orang
yang mampu melaksanakan tugas dalam implementasi
d. Schedulling akan efektif jika :
-skope pekerjaan sudah jelas/pasti
-Kepastian waktu pelaksanaan sudah jelas
-kecukupan SDM dan alat kerja/tool jelas
-Prosedur kerja A to Z sudah disiapkan dan jika perlu
disimulasi , termasuk Plan A dan Plan B
11

Planner Competence
a. Planner : Pengetahuan tentang disain suatu sistem : dari
teori disain di manual book , handbook, training, dan
otodidak
b. Setelah paham tentang disain maka Planner perlu paham
tentang pilihan-pilihan disain beserta keuntungan dan
kerugian, serta risiko masing masing
c. Kemudian perlu paham juga tentang konsekuensi finansial
dari suatu program kerja.
Program kerja yang direncanakan harus baik secara
KPI/kinerja, biaya/harga yang kompetitif/pasar, dan risiko
yang bisa diterima

12

Pengetahuan Produk dan Teknologi bagi


Planner
a. Teknologi terus berkembang pesat, pada masa lalu tidak
banyak pilihan, tetapi saat ini banyak pilihan.
Contoh : DCS/PLC , dulu hanya beberapa vendor,
sekarang menjadi mass production
Teknologi coating : dulu hanya rubber lining, ..
b. Teknologi berbasis IT dan elektronik semakin murah untuk
kapasitas dan kualitas yang sama
c. Planner harus mengikuti perkembangan teknologi secara
AKTIF , jangan kalah duluan tahu dari para retailer/rekanan.
Media internet sangat terbuka dan membantu
d. Planner harus tahu trend produk yang laku keras di pasar
dan tahu alasannya, serta harganya
e. Sebisa mungkin jangan menjadi user pertama suatu
produk
13

Menyiapkan alternatif Pilihan suatu


program
a. Pada prinsipnya produk di pasar adalah sekualitas :
honda yamaha; samsung-Aple ; indomi-mie sedap ;
toyota-honda; mercede-lexus ; ABB-Siemens ; Siemensmitsubishi; babcock-Alstom ; fisher-masoneilan; okanoedward ; parker-vickers ; alan bradley-Siemens dll
b. Produk biasanya mengacu pada standar yang sama :
motor listrik : IEEE ; Valve : class ( 150, 300, 600, 1500,
1500 ) ; IP ( 56, 57 );
c. Untuk melihat kesepadanan maka Planner perlu
mempelajari spek produk/katalog produk berbagai macam
brand
d. Pengetahuan kinerj/performance produk bisa dari tempat
yang sama atau dari user lain

14

TOR ( Term of Reference )


a. Adalah wujud dari rencana suatu rencana kerja , baik barang/material
atau jasa, ataupun kombinasi diantara keduanya.
b. Merupakan dokumen tertulis hasil pemikiran dari planner yang disajikan
untuk dibaca dan dipahami oleh para calon vendor/pemasok/rekanan
c. Syarat dari TOR :
- Menjelaskan scope/lingkup kerja
-Jika ada material maka harus jelas spek teknis, jumlah,
syarat/standar kualitas,
-Jka ada jasa maka harus jelas lingkupnya, dan bisa dirinci berapa
man days serta syarat level kompetensi dan expertise yang
diminta/disyaratkan.
-Prosedur pelaksanaan program kerja diuraikan secara jelas dan
mudah dipahami oleh pihak lain

15

PLANNER PJB :
A. Rendal Har
B. Rendal Outage
C. Enjiniring-System Owner
D. Rendal-Ops
E. Kimia Lab
F. Sarana
G. LK3

16

Planner :
a. Mengidentifikasi skope dan lingkup program
b. Menngidentifikasi pilihan-pilihan untuk diimplementasikan
c. Memilih pilihan-pilihan dengan kriteria kelayakan Teknis
(KKO), risiko ( AR, KKL), dan kinerja (KKO )
d. Melakukan perhitungan biaya ( jasa dan material )
e. Mengidentifikasi kesiapan pasar/kontraktor/supplier
terhadap pilihan-pilihan yang ada
f. Menyusun scope ( jasa ) spek ( material ) : TOR
g. Melakukan prioritisasi diantara program-program yang
telah disusun

17

KKO/Kajian Kelayakan Operasi :


Tujuan : menemukan solusi terbaik secara teknis
a. Mengkaji kelayakan teknis terhadap rencana suatu
program
b. Mengkaji aspek teknis kondisi eksisting dan terhadap
adopsi/implementasi suatu usulan/rencana, WHAT IF
ANALYSIS
c. Didasari oleh KNOW HOW yang mendalam dan
menyeluruh terhadap suatu rencana/usulan
d. Beberapa pilihan diajukan dan dibandingkan
ADVANTAGE dan DISADVANTAGE
e. Mengidentifikasi risiko operasional dan mitigasi

18

Kontent dalam KKO :


a. Scope ( untuk jasa ) dan spek material
b. Penyedia/provider jasa dan material yang kompeten
untuk program yang diusulkan
c. Rencana Anggaran/Biaya ( RAB ), dengan akurasi +/-20%
d. Proyeksi : biaya akuisisi ( pembelian); biaya OM; biaya
demolish ) ( sesuai temuan asesor PAS 55 )

19

Kajian Kelayakan Finansial :


Tujuan : Memilih pilihan terbaik secara finansial
a. Menguji pilihan-pilihan program yang telah lulus secara
teknis , diuji dari perspektif finansial
b. Kriteria uji : IRR, Break even point, life cycle cost(whole
life lycle cost ), risk and insurance
c. Prioritisasi diantara program program yang layak secara
KKF

20

Analisis Risiko :
a. Mengkaji risiko operasional, risiko finansial
Risiko Operasional :
-segala hal yang berpotensi terjadinya gangguan operasi,
kecelakaan, kebakaran, dll
Risiko finansial :
b. Ancaman terhadap kemahalan dibelakang hari ( after
sales service yg buruk )
c. Risiko kurs karena part dari Negeri yang berisiko

21

Cost Estimate : Material


a. Referensi dari Pabrikan, Agen, trader,/stockist
b. Referensi dari buku kontrak, buku STFP ( serah terima
fisik proyek )
c. Referensi dari jasa Valuasi Aset
d. Referensi dari Pengadaan sebelumnya
e. Kalkulasi sendiri dari harga-harga masing-masing
komponen
f. Melihat dan menganalisis material ( komponennya apa
saja, teknologi, fungsi dan criticality , )
g. Sumber dibandingkan dengan kompetitor produk sejenis
Berdasar info dan data diatas dihitung cost estimate.
22

Cost Estimate : Jasa


a. Menentukan scope/lingkup kerja harus jelas
b. Sewa tool yang digunakan ( jika ada )
c. Level expertise dari pelaksanaan proyek
d. Tariff expertise ( Bapenas, dapat dipakai )
e. Penentuan Man days proyek
f. Dliverables ( laporan yang harus di deliver )
g. Lokasi/area dimana provider berada dan jaraknya
terhadap lokasi proyek
h. Calon calon provider yang kompeten diidentifikasi : harus
ada kompetisi
Penghitungan cost estimate
23

Strategi agar tercapai Cost Optimised dalam RKAU.


a. Perencanaan harus matang/siap. Program yang diajukan
sudah diseleksi dengan KKO/KKF/AR
b. Program yang diusulkan bukan single kontaktor, tetapi
ada banyak calon kontraktor yang bisa diadu via tender
c. Net working dengan calon kontraktor penting untuk dijalin
d. Jeda waktu antara usulan program dengan implementasi
harus cukup, program yg mendesak/urgent biasanya
mahal, karena levering, risiko, dan resource lainnnya
terbatas. Program yg urgent biasanya hanya 1 kontraktor
yg bisa
e. RJPU /Rencana jangka panjang perusahaan harus
matang
24

TERIMA KASIH

25