Anda di halaman 1dari 37

MENYUSUN

PROPOSAL
PENELITIAN
oleh:Dr.HASDIANA
H
*)

Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang


SDA,
1-3 September 2010

Mengapa kita melakukan


penelitian?

Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang


SDA,
1-3 September 2010

Definisi Penelitian
Penelitian adalah suatu proses
sistematis dalam pengumpulan data,
analisis, dan interpretasi hasil
analisis untuk menjawab pertanyaan
penelitian atau menyelesaikan suatu
masalah.

Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang


SDA,
1-3 September 2010

Jenis dan Maksud Penelitian


Penelitian Dasar (Basic Research): untuk menghasilkan
pengetahuan dan teknologi baru yang terkait dengan
permasalahan yang belum dapat diselesaikan.
Penelitian Terapan (Applied Research): untuk
mengetahui prioritas masalah dan merancang serta
mengevaluasi kebijakan dan program.
Penelitian penjelajahan (Exploratory Research): untuk
memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai
permasalahan, agar dapat merumuskan pertanyaan
penelitian dan hipotesa secara lebih tajam.
Penelitian Terstruktur (Structured Research):
penelitian yang dilakukan berdasarkan pola yang
ditentukan.
Penelitian Kualitatif (Qualitative Research) : penelitian
yang bertujuan untuk memahami perilaku dan
kelembagaan, dengan mengenali pribadi terkait, nilai-nilai
mereka, kebiasaan, simbol, kepercayaan, dan emosi.
Penelitian Kuantitatif (Quantitative Research): suatu
proses penelitian yang formal, obyektif, dan sistematis,
dengan menggunakan data numerik.
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

Proposal Penelitian
Proposal penelitian adalah rencana
kerja yang terdiri dari semua unsurunsur pokok dalam proses penelitian
dan juga informasi secukupnya bagi
pembaca untuk mengevaluasi
penelitian yang diajukan.

Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang


SDA,
1-3 September 2010

Tujuan Proposal Penelitian


(1) Merupakan sebuah perangkat perencanaan
(planning tool), yang memperlihatkan bahwa
seseorang memiliki proyek penelitian yang
bermanfaat dan bahwa yang bersangkutan
memiliki kompetensi dan rencana kerja yang
baik untuk menyelesaikannya.
(2) Berfungsi untuk meyakinkan orang lain, seperti
peneliti lain, lembaga penyandang dana,
lembaga pendidikan, dan pembimbing, bahwa
penelitian yang diusulkan layak didukung.
(3) Memperlihatkan kepakaran dan kompetensi
peneliti dalam suatu bidang studi tertentu.
(4) Merupakan kontrak di antara berbagai pribadi
dan kelompok orang yang terlibat di dalamnya.
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

Komponen Utama Proposal


Penelitian
1. Rumusan permasalahan dan tujuan
penelitian.
2. Rancangan penelitian.
3. Metode pengumpulan dan analisis
data.
4. Interpretasi temuan dan penarikan
kesimpulan.
5. Penyajian hasil penelitian.
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

Kerangka Proposal Penelitian


1. Rangkuman Proposal Penelitian
2. Pernyataan Masalah Penelitian
3. Tujuan dan Sasaran Penelitian
4. Pertanyaan Penelitian
5. Hipotesa Penelitian
6. Tinjauan Pustaka
7. Kerangka Kerja Teoritis
8. Metodologi Penelitian
9. Anggaran
10. Referensi
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

1. Rangkuman Proposal
Penelitian
1. Masalah penelitian
2. Hasil-hasil penelitian sebelumnya
3. Kekurangan dari penelitian
sebelumnya
4. Pentingnya penelitian bagi
pembaca
5. Pernyataan tentang maksud
penelitian
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

Contoh: The IDRC Overview


Format

1. PROJECT TITLE
2. PROJECT SUMMARY
2.1 Principle investigators:
Title and name and affiliation, Position, Postal address, Email
2.2 Abstract: brief description of the project, summarizing:
Problem, State of the art, Purpose, Planned outputs, Key
activities, Beneficiaries , Innovative features in design and
implementation, Key stakeholders involvement.
2.3 Collaborating partners: who and which institution will
be involved?
2.4 Duration of project: how long will it last?
2.5 Starting Date: when will it start?
2.6 Location of project: where the research will take
place?
2.7 Total cost of project: how much is the cost of the
research?
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

10

2. Pernyataan Masalah
Penelitian
Latar belakang masalah: gambaran
situasi permasalahan yang dihadapi
terkait dengan perkembangan ilmu
atau dampak permasalahan terhadap
kehidupan masyarakat.
Pernyataan masalah penelitian harus
spesifik, menjelaskan inti
permasalahan yang akan ditangani
dalam penelitian tsb.
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

11

Manfaat Penelitian
1) Sejauh mana penelitian terkait dengan
prioritas pembangunan / permasalahan di
masyarakat;
2) Pentingnya masalah dalam perkembangan
ilmu pengetahuan;
3) Besarnya masalah dan bagaimana hasil
penelitian akan memberikan sumbangan
dalam penyelesaiannya; dan
4) Relevansi penelitian dengan kelompok
masayarakat yang tersisih.
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

12

3. Tujuan dan Sasaran


Penelitian
Tujuan penelitian merupakan rumusan baru dari
Masalah Penelitian, yang mengungkapkan hal
mendasar dalam proses pencarian jawaban
terhadap Masalah Penelitian, yang dirumuskan
dalam format deklaratif.

Tujuan
Sebuah pernyataan umum tentang apa yang
hendak dicapai melalui penelitian tersebut.
Sasaran
Pernyataan yang lebih spesifik dan bersifat
operasional, yang diturunkan dari Tujuan
Penelitian, sehingga bisa jadi lebih dari satu.
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

13

4. Pertanyaan Penelitian
Pertanyaan penelitian berasal dari
usaha untuk menemukan jawaban
pada masalah penelitian. Oleh karena
itu, sebuah pertanyaan perlu diajukan
dan jawaban akan ditemukan selama
penelitian berlangsung.
Pertanyaan penelitian merupakan
kunci dalam proposal penelitian. Upaya
untuk menjawab pertanyaan tersebut
merupakan maksud dari penelitian.
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

14

Sumber Pertanyaan Penelitian


Pengamatan terhadap masalah
dalam kehidupan sehari-hari
Teori
Penelitian sebelumnya
Hal-hal praktis yang menarik
Minat pribadi

Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang


SDA,
1-3 September 2010

15

5. Hipotesa Penelitian
Dugaan awal tentang jawaban
terhadap pertanyaan penelitian.
Arah untuk mendapatkan jawaban
terhadap pertanyaan penelitian.
Penjelasan sementara atau postulat
peneliti tentang apa yang
diperkirakan oleh peneliti sebagai
hasil penelitian.
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

16

Karakteristik Hipotesa
Hendaknya memberikan arah penelitian
dan jawaban terhadap pertanyaan yang
akan diteliti;
Hendaknya berusaha melengkapi
penjelasan dari gejala yang ada;
Harus dapat dibuktikan;
Harus dirumuskan secara sederhana dan
dapat dimengerti;
Hendaknya terkait dengan pengetahuan
yang sudah ada.
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

17

Fungsi Hipotesa
Memberikan arah dalam proses penelitianm
untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan
penelitian atau penyelesaian masalah.
Menjelaskan hubungan di antara variabel
terkait yang dapat diuji secara empiris.
Bagi pemangku kepentingan yang lain,
khususnya penyandang dana, hal ini
memberikan keyakinan bahwa peneliti
memiliki latar belakang pengetahuan yang
cukup untuk mengembangkan lebih lanjut
pengetahuan yang ada.
Menstrukturkan tahap berikutnya dalam proses
penelitian.
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

18

Perumusan Hipotesa
Hipotesa hanya dapat dirumuskan
setelah peneliti mempunyai
pengetahuan yang cukup mengenai
substansi dan ruang lingkup masalah.
Hipotesa hendaknya menggambarkan
secara utuh proses penelitian dalam
rangka memberikan stuktur penelitian.
Hipotesa adalah pernyataan /
penyelesaian sementara atas rumusan
masalah.
Hipotesa dapat lebih dari satu.
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

19

6. Tinjauan Pustaka
Merupakan proses pengamatan atas apa yang telah
dilakukan pada topik dan masalah yang akan diteliti.
Mencakup tulisan yang teoritis dan/atau empiris.
Menggabungkan aspek-aspek penting yang akan
diteliti.
Merupakan sintesa dalam bentuk penjelasan terpadu
(an integrated description) dalam bidang yang sedang
diteliti.
Memberikan kerangka kerja konseptual bagi pembaca,
sehingga pertanyaan penelitian dan metodologi dapat
dipahami dengan lebih baik.
Memperlihatkan bahwa peneliti menyadari luas dan
beragamnya pustaka yang terkait dengan pertanyaan
penelitian.
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

20

Peranan Tinjauan Pustaka


Mendefinisikan batas-batas (ruang lingkup) penelitian;
Menetapkan ukuran dan luasnya penelitian;
Mempertimbangkan prosedur dan peralatan yang
akan digunakan dalam penelitian;
Melihat permasalahan dalam perspektif dan
pemahaman yang lebih baik atas teori yang
mendasari;
Menghindari terjadinya pengulangan atas penelitian
yang telah dilakukan sebelumnya;
Menilai dengan lebih baik makna temuan yang
didapat;
Merumuskan hipotesa secara lebih tajam;
Membawa penelitian pada arah yang tepat.
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

21

Jenis pustaka yang dapat ditinjau


Buku dan makalah yang ditulis oleh para pakar
(ahli) dimana mereka menyatakan pendapat,
pengalaman, teori, dan gagasan yang membangun
pengetahuan pada ruang lingkup permasalahan, serta
pendapat mereka tentang mana yang baik dan buruk,
dikehendaki atau dihindari, yang bernilai atau tidak
bernilai, terkait dengan konsep tertentu.
Laporan penelitian yang melaporkan penelitian pada
bidang terkait yang pernah dilakukan (yang sekarang
menarik perhatian) dan memberi peneliti petunjuk
akan keberhasilan dan permasalahan yang dihadapi
dalam prosedur, rancangan, hipotesa, teknik, dan
peralatan penelitian.
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

22

Hasil Tinjauan Pustaka


Pembahasan dan bantahan atas hal-hal teoritis
dan metodologis yang terkait dengan topik
penelitian hingga saat ini;
Rangkuman hasil-hasil penelitian yang sudah
dilakukan melalui berbagai inisiatif;
Data yang telah dihasilkan selama ini;
Makna dan perkembangan pengetahuan dalam
topik penelitian yang sedang ditangani;
Gambaran secara sistematis dan menyeluruh
tentang peta pengetahuan yang menjadi fokus
penelitian.
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

23

7. Kerangka Kerja
Teoritis

Serangkaian pernyataan yang tersusun secara


sistematis yang menjelaskan secara umum apa
yang terjadi dan dapat diuji secara empiris.
Serangkaian pernyataan yang secara logis saling
terkait dalam bentuk pernyataan empiris yang
tegas tentang sifat-sifat pengelompokan yang tak
berhingga.
Serangkaian pernyataan yang didukung oleh buktibukti untuk menjelaskan suatu gejala.
Penjelasan secara sistematis tentang hubungan di
antara gejala-gejala yang ada.
Penjelasan umum tentang suatu kejadian.
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

24

Kerangka Kerja Teoritis yang


Efektif
Memperhatikan dan menjelaskan sebuah gejala;
Spesifik dan menjelaskan dengan baik gejala yang ada;
Mencerminkan masalah penelitian yang sedang
dilakukan
Dapat diukur secara praktis;
Memberikan jawaban sementara pada pertanyaan, isu,
dan masalah yang diperhatikan dalam masalah
penelitian;
Hendaknya secara sistematis memperhatikan berbagai
aspek dari masalah penelitian, khususnya faktor-faktor
utama yang mempengaruhi atau menjadi penyebab
masalah.
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

25

Pedoman dalam Merumuskan


Kerangka Kerja Teoritis
Renungkan teori-teori yang ada untuk
mengidentifikasi konteks secara pas.
Analisalah judul penelitian untuk mengetahui variabel
bebas dan variabel bergantung (dependent variables).
Tinjau dan temukan teori mana yang terbaik
menjelaskan hubungan di antara variabel-variabel tsb.
Tuliskan teori yang dapat diterapkan, hubungkan
gagasan-gagasan tersebut dan ketahui hubungannya,
dan kemudian rumuskan kerangka kerja teoritis.
Evaluasi dan rumuskan kerangka kerja teoritis untuk
menemukan segala hal yang ada pada masalah
penelitian.
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

26

8. Metodologi Penelitian
Metodologi penelitian menjelaskan
bagaimana jawaban atas pertanyaan
penelitian akan diperoleh.
Hal itu menyangkut:
Cara pengumpulan data
Teknik menganalisa data
Interpretasi hasil analisis data

Paradigma penelitian:
Penelitian kualitatif
Penelitian kuantitatif
Penelitian tindakan
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

27

Penelitian kualitatif
Grounded theory Approach: teori yang
dikembangkan berakar dari data yang diturunkan.
Phenomenological Approach: pengamatan
dilakukan terhadap sekelompok orang dalam
jangka waktu yang lama, untuk memahami pola
perilaku manusia dalam aspek tertentu.
Ethnographic Approach: pengamatan terhadap
kelompok budaya yang memiliki pengalaman
sosial, lokasi, dan karakteristik sosial lainnya.
Case Studies Approach: kajian komprehensif
terhadap saling keterkaitan antar berbagai
variabel yang terkait dengan kasus tertentu.
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

28

Penelitian Kuantitatif
Kenyataan bersifat obyektif.
Peneliti harus mengambil jarak terhadap obyek
yang diteliti.
Nilai-nilai peneliti tidak boleh mencampuri atau
menjadi bagian dari penelitian.
Penelitian terutama didasarkan pada
pendekatan deduktif dan teori, dan hipotesa
hendaknya diuji dalam hubungan sebab-akibat.
Tujuan penelitian adalah untuk
mengembangkan generalisasi yang
memberikan sumbangan pada teori yang
memungkinkan peneliti memperkirakan,
menjelaskan, dan memahami beberapa gejala.
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

29

Penelitian Tindakan
Penelitian tindakan (action research) lebih
merupakan alat untuk melakukan perubahan
daripada penelitian yang sesungguhnya.
Memiliki fungsi pendidikan.
Terkait dengan pribadi-pribadi sebagai anggota
kelompok sosial.
Berpusat pada masalah, konteks tertentu, dan
berorientasi ke depan.
Melibatkan campur tangan untuk perubahan.
Bertujuan untuk peningkatan dan keterlibatan.
Melibatkan proses siklis dimana penelitian,
tindakan, dan evaluasi saling terkait.
Hubungan di antara pihak yang diteliti adalah
peserta dalam proses perubahan.
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

30

Siklus Proposal Penelitian


1.
Permasalahan
7.
Kesimpulan

2. Hipotesa

TEOR
I

6. Analisa
Data

5.
Pengumpulan Data

3.
Rancangan
Penelitian

4.
Pengukuran

Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang


SDA,
1-3 September 2010

31

9. Anggaran Penelitian
Anggaran adalah rencana keuangan yang
disajikan dalam bentuk anggaran belanja.
Anggaran merupakan penjabaran proses
penelitian secara nyata dan terukur.
Anggaran hendaknya menggambarkan
sarana apa yang diperlukan dan berapa
biaya yang diminta untuk melaksanakan
tahap tertentu dalam proses penelitian.
Anggaran hendaknya dibuat selengkap
mungkin, cukup rinci, dan harus jelas,
dalam sebuah tabel.
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

32

10. Referensi
Referensi adalah karya ilmiah yang dijadikan acuan
dalam penyusunan proposal penelitian.
Harus ada kesesuaian antara acuan di dalam
proposal dan informasi lengkap di dalam Daftar
Referensi / Daftar Pustaka.
Informasi yang jelas dan disusun secara konsisten
diperlukan untuk menemukan kembali bahan acuan
tsb.
Informasi tsb meliputi: nama penulis, waktu
publikasi, judul tulisan, judul buku/jurnal/prosiding,
tempat publikasi, penerbit, (nomer halaman).
Biasanya disusun urut abjad, agar mudah ditemukan
kembali
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

33

Contoh Penulisan Referensi


1. Buku:
Bhatia, R. and M. Fallenmark. 1993. Water Resource
Policies and the Urban Poor: Innovative Approaches
and Policy Imperatives. Washington, D.C.: World Bank.
2. Bab dalam Buku:
Coward, E. W., Jr. 1986. Direct or indirect alternatives
for irrigation investment and the creation of property.
In Irrigation investment, technology and management
strategies for development, ed. K. W. Easter, 225-244.
Boulder, CO: Westview Press.
3. Makalah dalam Pertemuan Ilmiah:
Sutawan, N. 1996. Negotiation of Water Allocation
amongst Irrigator's Associations: A Note from Bali,
Indonesia. Paper presented at International
Association for the Study of Common Property
meetings, Berkeley CA, June 5-8
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

34

4. Tesis atau Disertasi:


Moore, M. 2004. Perception and Interpretation of
Environmental Flow for Future Water Resources
Management A Survey Study. MSc Thesis, Linkoping
University, Sweden.
5. Makalah di Jurnal:
Weber, M.A. & R.P. Berrens, 2006, Value of instream
recreation in the Sonoran Desert. Journal of Water
Resources Planning and Management, ASCE, Vol.
132, No. 1, pp 53-60
6. Bahan dari Internet:
Craig Higson-Smith (2000) Writing Your Research
Proposal: A Workbook For First Time And
Inexperienced Researchers In The Social Sciences
And Humanities:
http://www.nrf.ac.za/methods/proposals.htm, diakses
21 September 2007
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

35

Penutup
Penelitian dimaksudkan untuk
mendapatkan pemahaman yang lebih baik
terhadap berbagai permasalahan yang ada
di masyarakat.
Penelitian harus direncanakan dengan baik
dan mengikuti kaidah baku di kalangan
akademisi.
Untuk meyakinkan pihak-pihak terkait,
proposal penelitian harus disusun secara
lengkap dan informatif.
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

36

Terima kasih.
Semoga
bermanfaat.
Pelatihan Peneliti Muda Puslitbang
SDA,
1-3 September 2010

37