Anda di halaman 1dari 4

Kelompok 10

BAB II
Sand Equivalent Test
(SNI 03-4428-1997)

2.1

Maksud dan Tujuan


2.1.1 Maksud
Metode Pengujian Agregat Halus atau Pasir yang Mengandung Bahan
Plastik dengan Cara Setara Pasir ini dimaksudkan sebagai acuan dan pegangan
untuk mengetahui kualitas pasir atau agregat halus yang lolos saringan nomor 4
(4,76 mm).
2.1.2 Tujuan
Tujuan metode ini adalah untuk menyeragamkan cara pengujian pasir
atau agregat halus yang plastis dengan cara setara pasir.

2.2

Peralatan
1) peralatan

yang

memerlukan

penerapan

harus

dikalibarasi

sebelum

digunakan,
sesuai ketentuan yang berlaku;
2) bila digunakan tabung plastik alat uji setara pasir harus dihindarkan dari
sinar matahari langsung dan dihindarkan dari pengaruh bahan atau uap
pelarut seperti Methylene Tetra Chloride (MTC) atau Trichloroethylene
(TCE).
2.3

Benda Uji
Benda uji adalah pasir alam atau agregat halus hasil pemecah batu lolos
saringan nomor 4 (4,76 mm).

2.4

Proses Percobaan
1) Ambil benda uji sebanyak 85 ml, keringkan dalam oven pada suhu (110
5)C sampai berat tetap kemudian dinginkan pada suhu ruang.
2) Isi tabung plastik dengan larutan kerja sampai skala 5.
3) Masukkan benda uji yang sudah dikeringkan dan lolos saringan nomor 4
(4,76
mm) ke dalam tabung plastik, ketuk-ketukan untuk beberapa saat kemudian
13

Kelompok 10

diamkan selama 10 menit.


4) Tutup tabung dengan penutup karet atau kayu gabus, kemudian miringkan
sampai hampir mendat dun kocok dengan salah satu alat pengocok.
5) Tambahkan larutan kerja dengan cara mengalirkan larutan melalui pipa
pengalir, mulai dari bagian bawah pasir bergerak ke atas, sehingga lumpur
yang terdapat di bawah permukaan pasir naik ke atas lapisan pasir;
tambahkan
larutan kerja sampai skala 15, kemudian biarkan selama (20 menit 15
detik).
6) Baca dan catat skala pembacaan permukaan koloid (A) sampai satu angka di
belakang koma.
7) Masukkan beban perlahan-lahan sampai permukaan lapisan pasir; baca skala
pembacaan pasir (B) yang ditunjukkan oleh keping skala pembacaan pasir
dikurangi dengan tinggi tangkai penunjuk (pada umumnya 10 skala), sampai
satu angka di belakang koma.
2.5

Perhitungan dan Pelaporan


Berdasarkan pembacaan didapat skala pasir (I) = 3,3
dan skala lumpur (I) = 3,9
3,3
100% 84,61%
3,9

Sand Equivalent

Kadar Lumpur

= 100 % 84,61 %
= 15,39 %

2.6

Kesimpulan
Sand equivalent menyatakan perbandingan antara skala pasir dan skala lumpur.
Semakin besar persentase sand equivalent yang diperoleh, maka kadar
lumpurnya semakin kecil. Berlaku pula sebaliknya, semakin kecil persentase
sand equivalent-nya, semakin besar kadar lumpurnya.
Berdasarkan percobaan kali ini, diperoleh :
Persentase kadar lumpur sebesar 15,39%. Artinya, kadar lumpur yang
terkandung di dalam pasir memiliki persentase yang besar atau diatas persentase
kadar lumpur yang diijinkan (Batas kadar lumpur yang baik maksimal 5 %).

14

Kelompok 10

Ini berarti material yang digunakan (dalam hal ini pasir) dapat dikatakan kurang
aman untuk digunakan.
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
FAKULTAS TEKNIK
LABORATORIUM JALAN RAYA & TRANSPORTASI
Jl. Unlam II Banjarbaru. Telp (0511) 4773858
Sand Equivalent Test
SNI 03-4428-1997

NO. CONTOH

SUMBER CONTOH : PASIR BARITO

HARI/TANGGAL

: SELASA/21 APRIL 2015

JENIS CONTOH

: PASIR

PELAKSANA

: KELOMPOK 10

UNTUK

: PRAKTIKUM

Sand Equivalent Test

NO.

URAIAN

TEST
I

II

1.

Tera tinggi tangkai penunjuk beban ke


dalam gelas ukur (gelas dalam keadaan
kosong).

10 ml

10 ml

2.

Baca skala Lumpur. (pembacaan skala


permukaan Lumpur lihat pada dinding
gelas ukur).

3,9 ml

4,1 ml

3.

Masukkan beban, baca skala beban pada


tangkai petunjuk.

13,3 ml

13,6 ml

3,3 ml

3,6 ml

84,61
%

87,80%

4.

5.
6.

Bacaan Skala Pasir : (3) (1)


Nilai Sand Equivalent
Skala pasir

100%
Skala lumpur
Rata-rata nilai Sand Equivalent

86,20%

15

Kelompok 10

2.7

Lampiran
A. Gambar Alat Percobaan

Gambar A.1. Tabung skala siap baca


B. Gambar Bahan - Bahan Percobaan

Gambar B.1. Aquades

16