Anda di halaman 1dari 31

TERAK / SLAG

Definisi :
*Kumpulan oksida logam yang
terjadi pada saat peleburan*
*Kumpulan senyawa senyawa
(sederhana/kompleks) yang
merupakan fasa terpisah dari
fasa logam*

Slag bersifat immiscibility


Mempunyai BERAT JENIS YANG RENDAH
dari logam cair nya
Berat jenis yang rendah
membuat slag berada diatas
logam cair

Mengapa??

Slag

Berat jenis yang rendah


membuat slag berada diatas
logam cair

Slag

Disebabkan komposisi penyusun dari slag


adalah senyawa yg umumnya berikatan
dengan oksigen

Senyawa yang terbentuk apa saja :


1. Senyawa Oksida
Dari sumber yang berbeda
2. Senyawa Sulfida
Dari bahan baku atau bahan bakar
3. Senyawa Halida
Dari penambahan fluks

Non Oksida

Apakah Komponen Penyusun


Slag/Terak ??

1.

2.

SENYAWA YANG TERBENTUK :


Senyawa Oksida
Kalsium- alumina silika
Silika
Alumina silika
>5%
FeO, MnO, TiO, dll
Senyawa Sulfida
Sulfur umumnya larut dalam dalam slag cair sebagai sulfide/ion
sulfat
Reaksi dengan slag
Oksidasi
S2 + O2- S2- + O2
Reduksi
S2 + CaO CaS + O2
Kemampuan slag menyerap sulfide/ Sulfide capacity
% =

SENYAWA YANG TERBENTUK :


3. Senyawa Halida
Senyawa halida yang ditambahkan pada metalurgi slag adalah
fluorspar yang leleh pada 1386 Celcius
Jika terdapat silikat temperatur melting turun menjadi 1200
celcius
Tujuan ditambah fluoride :
Mengurangi Slag
Memudahkan proses desulfurisasi pada slag basa
Flouride dapat menurunkan melting point

GAS YANG TERLARUT:


Gas yang sering larut dalam Slag :
CO2
Larut dalam slag dengan reaksi :
CO2 + O2- CO32 Pada Alkali Oksida sistem, dan P atmosfir CO2 Larut
membentuk lelehan karbonat
Uap Air
Dapat larut dalam slag basa/asam dengan solubilyty yg
kurang

Apakah Fungsi dari


Slag/Terak ??

Secara Kimia
Penampung dan penyerap oksida yang
tidak tereduksi selama proses ekstrasi
primer
Menyerap impurities selama rifining
pyrometallurgy sehingga kandungan
impurietis berkurang di logam cair
Media tempat terjadi homogenisasi
temperatur dan temperatur dan
komposisi kimia, jika terjadi boiling.

Secara Fisis
* Pelindung lelehan logam/matte dari
oksidasi
Sebagai isolasi panas, sehingga panas
dialirkan langsung ke logam cair
Slag melindungi kerusakan refraktory
Penyerap terjangan Arc/busur listrik

Hubungan Terak dengan


Refraktory

Diamati sifat kimia terak yang akan


melindungi refraktory
Diamati ketahanan refraktory terhadap
logam cair

Untuk mencapai fungsi terak/slag


maka slag harus memiliki sifat
kimia dan fisika tertentu:
*Sifat Fisika
(Titik Lebur, Viscositas, Density, Tegangan
Permukaan, konduktifitas)

*Sifat Kimia
Keasaman/kebasaan terak

Titik Lebur

Sifat Fisika

Titik lebur slag oksida umumnya lebih besar


daripada titik lebur logamnya
Temperatur furnace harus lebih besar
daripada temperatur lebur slag
Temperatur lebur slag dipengaruhi :

Komposisi slag seperti pada sistem CaO- Al2O3


SiO2

Sifat Fisika

Viskositas (kekentalan)

Viskositas slag dipengaruhi oleh :


1. Temperatur
2. Komposisi Slag
Dengan naiknya temperatur maka viskositas pada
komposisi tertentu menurun secara eksponensial
mengikuti persamaan :

Sifat Fisika

Viskositas (kekentalan)

Pada Slag Basa :


Viskositas slag akan semakin turun dengan turunnya
temperatur
Jumlahnya semakin banyak dengan terbentuknya fasa
padat.
Pada Slag asam (kondisi silikat tinggi) :
Viskositas slag akan sedikit berkurang dengan turun
nya temperatur.
Viskositas terendah di peroleh dengan indeks basisitas :
= (%CaO) / (%SiO2) = 1

Sifat Fisika

Konduktifitas panas

Konduktifitas panas akan mempengaruhi kemampuan


slag untuk melindungi logam cair yang
dibawahnya.
Konduktifitas panas slag dipengaruhi oleh :
Jumlah ion yg terdapat pada slag. Serta
Mobilitas ion ion tersebut
Konduktifitas panas akan meningkat dalam fasa liquid
dan sebanding dengan naiknya temperatur

Sifat Fisika

Konduktifitas panas

Silika leleh memiliki konduktifitas yg relatif rendah


Penambahan fluks CaO/MnO/FeO dapat
meningkatakn konduktifitas

Density (Berat Jenis)

Density slag dipengaruhi oleh komposisi slag


Slag : FeO-CaO-SiO
Makin Banyak FeO, density makin >>
Slag : SiO2-CaO-Al2O3
Makin banyak CaO density makin >>
Umum y diharapkan slag dengan density rendah

Sifat Fisika

Tegangan Permukaan

Mempengaruhi terjadi nya pembentukan Foam


Foam slag merugikan pada proses pembuatan baja
dalam tanur open heart
Tegangan permukaan slag lebur berkisar dari 300
500 dyne/cm
Secara umum tegangan pemukaan akan menurun
dgn meningkatnya silikat.
Tegangan permukaan di peroleh dengan
menambahkan alkali oksida, asam borat, kalsium
sulfida & oksida fosfor

Sifat kimia
Menentukan :
1. Jenis refraktori yang di gunakan
2. Kemampuan untuk menyerap unsur impurities
yang tidak diinginkan dalam leburan. Seperti unsur
Pb, Si, S,
3. Slag Asam : Slag yang mengandung SiO2
4. Slag Basa : Slag yang mengantung CaO
5. Afinitas suatu oksida dalam slag yang digunakan
untuk mengamati kebasaan suatu slag

Sifat kimia
Menentukan :
1. Dengan afinitas yang berbeda2 kebasaan slag yang
dibutuhkan untuk mengadsorpsi P2O5 akan
berbeda dengan kebasaan slag untuk menyerap
SO3 dan H2S
2. Kebasaan Slag

CaO/SiO2
(CaO-4 P2O5)/SiO2
(CaO + MgO)/(SiO2 + Al2O3)

Structure of Pure Oxides Role of


ionic radii

Role of ionic radii

Role of ionic radii

Ionic radii