Anda di halaman 1dari 24

METODE PEMBELAJARAN DENGAN METODE

DEMONSTRASI

OLEH
NENGAH WIDYA UTAMI

( 1415057010 )

NI KOMANG SUNI ASTINI ( 1415057003 )

JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA


FAKULTAS TEKNIK DAN KEJURUAN
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
SINGARAJA
2014
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa
karena atas berkat dan rahmat-Nya, penulis dapat menyelesaikan makalah yang
berjudul Metode Pembelajaran dengan Metode Demonstrasi sesuai dengan
waktu yang telah ditentukan. Makalah ini memuat informasi mengenai pengertian
metode demonstrasi, langkah-langkah metode demonstrasi, prinsip metode
demonstrasi, kelebihan dan kekurangan metode demonstrasi, serta contoh metode
demonstrasi di dalam pembelajaran.
Penulis menyadari makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu
penulis mengharapkan kritik dan saran yang positif dan membangun dari pembaca
untuk menyempurnakan makalah ini. Penulis berharap semoga makalah ini dapat
bermanfaat bagi pembaca.

Singaraja, September 2014

Penulis

DAFTAR ISI

Halaman

KATA PENGANTAR............................................................................................. ii

DAFTAR ISI........................................................................................................... iii


BAB I PENDAHULUAN........................................................................................
1
1.1

LatarBelakang.............................................................................................

1
1.2

Rumusan Masalah.......................................................................................................

1.3

Tujuan..........................................................................................................................

1.4

Manfaat........................................................................................................................

BAB II PEMBAHASAN......................................................................................... 4
2.1

Pengertian Metode Demonstrasi..................................................................................

2.2

Langkah-Langkah Penggunaan Metode Demonstrasi.................................................

2.3

Prinsip Metode Demonstrasi.......................................................................................

2.4

Kelebihan dan Kekurangan Metode Demonstrasi.......................................................

a.

Kelebihan metode demonstrasi................................................................ 8

b.

Kekurangan metode demonstrasi..............................................................9

2.5

Contoh Penerapan Metode Demonstrasi.....................................................................

BAB III PENUTUP............................................................................................... 21


3.1

Simpulan....................................................................................................................

3.2

Saran..........................................................................................................................

DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Kunci keberhasilan pembelajaran ada pada seorang guru tetapi
bukan berarti dalam proses pembelajaran hanya guru yang aktif sedangkan
siswa tidak aktif, pembelajaran menuntut keaktifan kedua pihak.
Kemampuan guru dalam mengajar banyak berpengaruh terhadap
keberhasilan pencapaian tujuan pendidikan, artinya keterlibatan guru
secara langsung dalam proses belajar mengajar sangat menentukan

keberhasilan proses pendidikan. Oleh sebab itu guru sebagai tenaga


pendidik perlu memahami tentang strategi pembelajaran yaitu metode yang
dapat digunakan dalam proses belajar mengajar.
Penerapan metode pembelajaran yang kurang tepat saat mengajar
terkadang

menimbulkan

berbagai

permasalahan

seperti

kurangnya

partisipasi peserta didik dalam pembelajaran di kelas. Kesempatankesempatan yang diberikan oleh guru kepada siswa untuk bertanya
mengenai materi pelajaran yang belum dimengerti tidak dimanfaatkan
dengan baik oleh siswa. Selain itu apabila guru mengajar dengan
menggunakan metode yang monoton, siswa cenderung bosan dalam
pembelajaran dan kurang menarik perhatian siswa dalam mengikuti materi
pelajaran.

Dengan

demikian

aktifitas

siswa

dalam

menjawab,

menyelesaikan tugas-tugas masih sangat kurang, serta para siswa merasa


sulit dan memerlukan waktu yang lama untuk memahami materi pelajaran
yang diajarkan.
Dengan kondisi demikian, maka perlu diadakan perbaikan
pelaksanaan proses pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar peserta
didik,

salah

satu

cara

untuk

meningkatkan

pelaksanaan

proses

pembelajaran adalah tenaga pendidik harus mampu memilih dan


menggunakan metode yang sesuai dalam mengajar. Dalam menyajikan
materi pelajaran dapat digunakan sebuah pendekatan dan metode yang
dapat memudahkan peserta didik dalam belajar, salah satunya adalah
metode demonstrasi. Metode demonstrasi ini merupakan metode mengajar
dengan cara memperagakan barang, kejadian, aturan, dan urutan
melakukan sesuatu kegiatan, baik secara langsung maupun melalui
penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau
materi yang sedang disajikan. Metode demonstrasi adalah metode yang
sesuai

digunakan

untuk

memgembangkan

peserta

didik

dalam

memperagakan materi yang berkenaan dengan teori yang di aplikasikan


dengan praktikum. Sehingga, dengan penerapan metode tersebut akan
mampu meningkatkan terutama motivasi belajar, kreativitas, serta prestasi
peserta didik di dalam proses pembelajaran.

1.2 Rumusan Masalah


Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat dirumuskan
beberapa masalah yang akan dicarikan solusinya, yaitu sebagai berikut.
a.
b.
c.
d.
e.

Apa pengertian metode demonstrasi?


Bagaimana langkah-langkah penggunaan metode demonstrasi?
Apa saja prinsip penggunaan metode demonstrasi?
Apa saja kekurangan dan kelebihan metode demonstrasi?
Bagaimana contoh penerapan metode demonstrasi dalam pembelajaran?

1.3 Tujuan
Adapun tujuan yang disampaikan dalam makalah ini yaitu sebagai
berikut.
a.
b.
c.
d.
e.

Untuk mengetahui pengertian metode demonstrasi.


Untuk mengetahui langkah-langkah penggunaan metode demonstrasi.
Untuk mengetahui prinsip penggunaan metode demonstrasi.
Untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan metode demonstrasi.
Untuk mengetahui contoh penerapan metode demonstrasi di dalam proses
pembelajaran.

1.4 Manfaat
Manfaat yang diharapkan dari makalah metode pembelajaran
dengan metode demonstrasi ini adalah sebagai berikut.
a. Bagi Tenaga Pendidik
- Memberikan pengetahuan tentang metode demonstrasi di dalam proses
-

pembelajaran.
Membantu tenaga pendidik untuk menerapkan metode demonstrasi
dalam mengajar untuk meningkatkan motivasi dan kreativitas peserta

didik.
b. Bagi Peserta Didik
- Implementasi dari metode demonstrasi dapat membantu meningkatkan
-

minat peserta didik dalam proses pembelajaran.


Implementasi dari metode pembelajaran demonstrasi dapat membantu

peserta didik untuk fokus dalam mengikuti proses pembelajaran.


Membantu peserta didik dalam meningkatkan prestasi belajar.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Metode Demonstrasi


Metode atau method berasal dari bahasa Yunani (Greek) yaitu metha dan
hodos, metha berarti melalui atau melewati, dan hodos berarti: jalan atau cara.
Jadi, metode berarti jalan atau cara yang harus dilalui untuk mencapai tujuan
tertentu. Dalam Kamus Besar Bahasa Indosesia metode adalah cara yang teratur
dan terpikir baik-baik untuk mencapai maksud, cara kerja yang bersistem untuk

memudahkan pelaksanaan suatu kegiatan guna mencapai tujuan yang ditentukan.


Sedangkan demonstrasi pengertiannya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia
adalah peragaan atau pertunjukan tata cara melakukan atau mengerjakan sesuatu.
Sehingga, metode demonstrasi dapat dikatakan sebagai suatu cara yang bersistem
dalam mengajar dengan menggunakan suatu alat peraga atau pertunjukan untuk
menunjang proses pembelajaran guna mencapai tujuan pembelajaran.
Menurut Prof. DR.H.Wina Sanjaya,M.Pd. (2006:152), metode demonstrasi
adalah

penerapan

metode

penyajian

pelajaran

dengan

memperagakan dan mempertunjukkan kepada siswa tentang


suatu proses, situasi atau benda tertentu, baik sebenarnya atau
hanya sekedar tiruan. Sebagai metode penyajian, demonstrasi
tidak terlepas dari penjelasan secara lisan oleh guru. Walaupun
dalam

proses

demonstrasi

peran

siswa

hanya

sekedar

memperhatikan, akan tetapi demonstrasi dapat menyajikan


bahan pelajaran lebih konkrit. Dalam strategi pembelajaran,
demonstrasi dapat digunakan untuk mendukung keberhasilan
strategi pembelajaran ekspositori dan inkuiri.
Adapun pengertian metode demonstrasi yang dikemukakan oleh beberapa
para ahli dapat dijabarkan sebagai berikut.
1. Metode demonstrasi adalah pertunjukan tentang proses terjadinya suatu
peristiwa atau benda sampai pada penampilan tingkah laku yang dicontohkan
agar dapat diketahui dan dipahami oleh peserta didik secara nyata atau
tiruannya (Syaiful, 2008:210).
2. Metode demonstrasi adalah metode mengajar yang cukup efektif, karena
membantu para siswa untuk memperoleh jawaban dengan mengganti suatu
proses atau peristiwa tertentu (Ibrahim, 2003:106).
3. Sementara menurut Syaiful Bahri Djamarah, (2000:2) bahwa metode
demonstrasi adalah metode yang digunakan untuk memperlihatkan sesuatu
proses atau cara kerja suatu benda yang berkenaan dengan bahan pelajaran.
4. Menurut Syaiful (2008:210) metode demonstrasi ini lebih sesuai untuk
mengajarkan bahan-bahan pelajaran yang merupakan suatu gerakan-gerakan,
suatu proses maupun hal-hal yang bersifat rutin. Dengan metode demonstrasi
peserta didik berkesempatan mengembangkan kemampuan mengamati segala

benda yang sedang terlibat dalam proses serta dapat mengambil kesimpulankesimpulan yang diharapkan.
Metode demonstrasi ini merupakan metode yang sangat efektif karena
membantu peserta didik untuk mencari jawaban dengan usaha sendiri berdasarkan
fakta yang benar. Selain itu metode demonstrasi baik digunakan untuk
mendapatkan gambaran yang jelas tentang hal-hal yang berhubungan dengan
proses mengatur sesuatu, proses membuat sesuatu, proses bekerjanya sesuatu,
proses

mengajarkan

atau

menggunakannya,

komponen-komponen

yang

membentuk sesuatu, membandingkan sesuatu cara dengan cara lain, dan untuk
mengetahui atau melihat kebenaran sesuatu.
2.2 Langkah-Langkah Penggunaan Metode Demonstrasi
Adapun langkah-langkah model pembelajaran demonstrasi dapat dilihat
pada Gambar 1.0 berikut.
PELAKSANAAN

PERSIAPAN

- Langkah Pembukaan
- Merumuskan Tujuan
- Langkah Pelaksanaan
- Mempersiapkan
- Langkah Penyelesaian
Langkah Demonstrasi
- Uji CobaGambar 1.0 Langkah-langkah Penggunaan Metode Demonstrasi

A. Tahap Persiapan
Pada tahap persiapan ini ada beberapa hal yang harus dilakukan antara lain:
1) Rumuskan tujuan yang harus dicapai oleh peserta didik setelah proses
demonstrasi berakhir. Tujuan ini meliputi beberapa aspek seperti aspek
pengetahuan dan keterampilan tertentu.
2) Persiapkan garis-garis besar langkah-langkah demonstrasi yang akan
dilakukan. Hal ini dilakukan untuk menghindari kegagalan.
3) Lakukan uji coba demonstrasi. Uji coba meliputi segala peralatan yang
diperlukan.
B. Tahap Pelaksanaan
1) Langkah pembukaan
Sebelum demonstrasi dilakukan ada beberapa hal yang harus dilakukan
antara lain sebagai berikut.

Mengatur tempat duduk yang memungkinkan semua peserta didik

dapat melihat dengan jelas apa yang didemonstrasikan.


Mengemukakan tujuan yang harus dicapai peserta didik.
Mengemukakan tugas-tugas yang harus dilakukan oleh peserta didik,
misalnya ditugaskan untuk mencatat hal-hal yang penting dari

pelaksanaan demonstrasi.
2) Langkah pelaksanaan demonstrasi
- Memulai demonstrasi dengan kegiatan-kegiatan yang merangsang
peserta didik untuk berpikir. Misalnya pertanyaan-pertanyaan yang
mengandung teka-teki sehingga mendorong peserta didik tertarik untuk
-

memperhatikan demonstrasi.
Menciptakan suasana yang menyejukkan dan menghindari suasana

yang menegangkan.
Meyakinkan bahwa

demonstrasi dengan baik.


Berikan kesempatan kepada peserta didik untuk secara aktif

semua

peserta

didik

mengikuti

jalannya

memikirkan lebih lanjut sesuai dengan apa yang dilihat dari proses
demonstrasi.
3) Langkah mengakhiri demonstrasi
Apabila demonstrasi selesai dilakukan, proses pembelajaran perlu
diakhiri dengan memberikan tugas-tugas tertentu yang ada kaitannya
dengan pelaksanaan demonstrasi dan proses pencapaian tujuan
pembelajaran.
Adapun kemampuan guru yang perlu diperhatikan dalam menunjung
keberhasilan demonstrasi di antaranya sebagai berikut.
1. Mampu secara proses tentang topik yang dipraktekkan
2. Mampu mengelola kelas, menguasai siswa secara menyeluruh
3. Mampu menggunakan alat bantu yang digunakan
4. Mampu melaksanakan penilaian proses
Kondisi dan kemampuan siswa yang harus diperhatikan untuk menunjang
demonstrasi, diantaranya adalah sebagai berikut.
1. Siswa memiliki motivasi, perhatian dan minat terhadap topik yang
2.
3.
4.

didemonstrasikan.
Memahami tentang tujuan/maksud yang akan didemonstrasikan.
Mampu mengamati proses yang dilakukan oleh guru.
Mampu mengidentifikasi kondisi dan alat yang digunakan dalam
demonstrasi.

2.3 Prinsip Metode Demonstrasi


Dengan metode demonstrasi berarti menyampaikan sesuatu dan
berkomunikasi dengan orang lain, sehingga orang lain mengerti. Untuk itu
diperlukan prinsip-prinsip sebagai berikut.
1. Menciptakan hubungan yang baik sehingga menarik perhatian peserta
didik.
2. Usahakan lebih jelas bagi orang yang sebelumnya tidak memahaminya
3. Pikairkan pokok-pokok inti dari demonstrasi itu agar anak-anak benarbenar memahaminya.
4. Demonstrasi dilaksanakan pada waktu yang tepat. Untuk melaksanakan
demonstrasi, guru perlu memperhitungkan/menentukan waktu yang tepat
agar demonstrasi benar-benar berjalan lancer tanpa ada hambatan. Guru
dan siswa memiliki kesempatan yang luas untuk melaksanakan
demonstrasi tanpa terdesak oleh sesuatu hal.
Menurut Prof.H.D.Sudjana S., S.Pd., M.Ed., PhD (2005 :157) metode
demonstrasi akan tepat digunakan apabila :
a. Kegiatan pembelajaran ditekankan pada pembinaan, perluasan atau
pengembangan pengetahuan dan keterampilan peserta didik.
b. Pendidik bermaksud untuk membelajarkan peserta didik melalui
peragaan proses dan/atau peragaan hasil tertentu.
c. Program belajar berkaitan dengan transformasi pengalaman praktis dan
keterampilan tertentu.
d. Pengorganissian peserta didik terbatas sehingga setiap kegiatan dilakukan
paling banyak oleh sekitas 20 orang.
e. Terdapat kebutuhan belajar dan sumber-sumber pendukung yang
berkaitan dengan penggunaan teknik demonstrasi.
Metode demonstrasi dapat digunakan sebagai pendukung metode
pembelajaran lainnya seperti metode ceramah bervariasi, perencanaan
program dan pemecahan masalah kritis.
2.4 Kelebihan dan Kekurangan Metode Demonstrasi
Menurut Syaiful Bahri Djamarah (2008:211) kelebihan dan
kekurangan metode demonstrasi adalah sebagai berikut.
a. Kelebihan metode demonstrasi

1. Perhatian siswa dapat dipusatkan pada hal-hal yang dianggap penting oleh
guru sehingga hal yang penting itu dapat diamati secara teliti. Di samping
itu, perhatian siswa pun lebih mudah dipusatkan kepada proses belajar
mengajar dan tidak kepada yang lainya.
2. Dapat membimbing siswa ke arah berpikir yang sama dalam satu saluran
pikiran yang sama.
3. Ekonomis dalam jam pelajaran di sekolah dan ekonomis dalam waktu yang
panjang dapat diperlihatkan melalui demonstrasi dengan waktu yang
pendek.
4. Dapat mengurangi kesalahan-kesalahan bila dibandingkan dengan hanya
membaca atau mendengarkan, karena murid mendapatkan gambaran yang
jelas dari hasil pengamatannya.
5. Karena gerakan dan proses dipertunjukan maka tidak memerlukan
keterangan-keterangan yang banyak.
6. Beberapa persoalan yang menimbulkan petanyaan atau keraguan dapat
diperjelas waktu proses demonstrasi.
b. Kekurangan metode demonstrasi
1. Derajat visibilitasnya kurang, peserta didik tidak dapat melihat atau
mengamati keseluruhan benda atau peristiwa yang didemonstrasikan
kadang-kadang terjadi perubahan yang tidak terkontrol.
2. Untuk mengadakan demonstrasi digunakan alat-alat yang khusus, kadangkadang alat itu susah didapat. Demonstrasi merupakan metode yang tidak
wajar bila alat yang didemonstrasikan tidak dapat diamati secara seksama.
3. Dalam mengadakan pengamatan terhadap hal-hal yang didemonstrasikan
diperlukan pemusatan perhatian. Dalam hal ini banyak diabaikan oleh
peserta didik.
4. Tidak semua hal dapat didemonstrasikan di kelas.
5. Memerlukan banyak waku sedangkan hasilnya kadang-kadang sangat
minimum.
6. Kadang-kadang hal yang didemonstrasikan di kelas akan berbeda jika
proses itu didemonstrasikan dalam situasi nyata atau sebenarnya.
7. Agar demonstrasi mendapatkan hasil yang baik diperlukan ketelitian dan
kesabaran.

2.5 Contoh Penerapan Metode Demonstrasi


Contoh penerapan metode demonstrasi dalam pembelajaran, dapat
dilakukan di berbagai mata pelajaran. Namun dalam hal ini, penulis
memilih mata pelajaran di bidang Teknik Komputer dan Jaringan yaitu
mata pelajaran Perakitan Personal Computer (PC). Pada pelajaran ini,
penulis memilih tentang materi pokok Perangkat Input dan Perangkat
Output.

Berikut

merupakan

penjabaran

Rancangan

Pelaksanaan

Pembelajaran (RPP) SMK Negeri 3 Singaraja tahun 2014/2015.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


TAHUN PELAJARAN 2014/2015
Satuan Pendidikan

: SMK N 3 Singaraja

Mata Pelajaran
: Perakitan Komputer
Kompetensi Keahlian : Teknik Komputer dan Jaringan
Kelas/Semester

: X/1

Materi Pokok:

: 1. Perangkat Input
2. Perangkat Output
: 8 x 45 menit
: 2 dan 3

Alokasi Waktu:
Pertemuan

A. Kompetensi Inti |KI|


KI-1
KI-2

: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.


: Menghayati dan Mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung
jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun,
responsif dan proaktif dan menunjukan sikap sebagai bagian dari
solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri

KI-3

sebagai cerminan bangsa


: Memahami,menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual,
konseptual dan prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban

10

terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang


KI-4

spesifik untuk memecahkan masalah


: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah secara mandiri, dan mampu melaksanakan tugas spesifik
dibawah pengawasan langsung.

B. Kompetensi Dasar dan indikator


1.1 Memahami nilai-nilai keimanan dengan menyadari hubungan keteraturan
dan kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang
menciptakannya.
1.2 Mendeskripsikan kebesaran Tuhan yang menciptakan berbagai sumber
energi di alam
1.3 Mengamalkan nilai-nilai keimanan sesuai dengan ajaran agama dalam
kehidupan sehari-hari
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur;
teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif;
inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud
implementasi sikap dalam melakukan percobaan dan berdiskusi
2.2 Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari
sebagai wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan
hasil percobaan
3.2 Memahami komponen perangkat input dan output
Indikator

: - Menjelaskan perangkat input komputer


- Menjelaskan perangkat output komputer
4. 2 Menyajikan data hasil pengamatan terhadap berbagai komponen perangkat
komputer
Indikator

: - Mengamati perangkat input komputer


- Mengamati perangkat output computer

C. Tujuan Pembelajaran
1. Melalui ceramah, diskusi dan tanya jawab siswa mampu menjelaskan
2.

perangkat input dan output komputer


Melalui pengamatan langsung dan demonstrasi, siswa dapat menyampaikan
hasil berbagai perangkat input dan output komputer

11

D. Materi Pembelajaran ririncian dari Materi Pokok


1.

Perangkat Input Komputer

Input Device berfungsi untuk memasukkan data atau perintah ke dalam


komputer.
Contoh Perangkat Input :
- Keyboard
- Mouse
- Trackball
- Scanner
- Digitizer
- Kamera
- Mic
- Joystick
2.

Perangkat Output komputer

Perangkat Output adalah peralatan yang digunakan untuk melihat atau


memperoleh hasil pengolahan data / perintah yang telah dilakukan oleh
komputer.
Contoh-contoh perangkat output yaitu:
- Monitor
- Printer
- Speaker
- LCD Proyektor
E. Metode Pembelajaran (Rincian dari Kegiatan Pembelajaran)
1. Model Pembelajaran : Kooperatif
2. Metode Ajar

: -

Ceramah

Diskusi

Tanya Jawab

Demonstrasi

F. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran


1. Media
Slide Show Power Point
2. Alat/Bahan
Laptop, LCD
3. Sumber Belajar
Buku Teknik Komputer dan Jaringan SMK, ITE Cisco Networking
Academy dan Internet
G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

12

Pertemuan ke-2
a. Pendahuluan/Kegiatan Awal ( 10 menit)
1.

Guru memberikan salam Om Swastiastu

2.

Guru melakukan absensi

3.

Guru menyampaikan tujuan pembelajaran

b. Kegiatan Inti ( 340 menit)


1. Mengamati
Mengamati komponen perangkat input komputer
2. Menanya
Mendiskusikan pelbagai perangkat input komputer
3. Mengeksplorasi
Mengeksplorasi perangkat input komputer
4. Mengasosiasi
Membuat kesimpulan tentang pelbagai perangkat input komputer
5. Mengkomunikasikan
Menyampaikan hasil pelbagai perngkat input komputer
Pertemuan ke-3
a. Pendahuluan/Kegiatan Awal ( 10 menit)
1.

Guru memberikan salam Om Swastiastu

2.

Guru melakukan absensi

3.

Guru menyampaikan tujuan pembelajaran

b. Kegiatan Inti ( 340 menit)


1. Mengamati
Mengamati komponen perangkat output komputer
2. Menanya
Mendiskusikan pelbagai perangkat output komputer
3. Mengeksplorasi
Mengeksplorasi perangkat output komputer
4. Mengasosiasi
Membuat kesimpulan tentang pelbagai perangkat output komputer
5. Mengkomunikasikan
Menyampaikan hasil pelbagai perngkat output komputer

13

c. Penutup ( 10 menit)
1. Guru merefleksi kegiatan pembelajaran.
2. Guru membantu siswa menyimpulkan hasil pembelajaran.
3. Guru memberikan informasi tentang pembelajaran selanjutnya .
4. Menutup pembelajaran dengan doa bersama.
H. Penilaian
Ranah Penilaian
Pengetahuan
Keterampilan
Sikap

Jenis dan Bentuk


Tes Ulangan Harian 1 (Essay)
Praktek (Lembar Pengamatan Presentasi)
Observasi (Lembar Pengamatan Kerja
Diskusi Kelompok)
Evaluasi Diri
Pengamatan Lembar Sejawat
Jurnal

Instrumen
Terlampir
Terlampir
Terlampir
Terlampir
Terlampir
Terlampir

Mengetahui,
Kepala Sekolah

Singaraja,
Guru Mata Pelajaran,

Drs. I Nyoman Suastika M.Pd


Pembina
NIP. 19620306 198703 1 015

I Gede Juliana,S.Pd
NIP. 19750731 200501 1 012

14

LAMPIRAN:
Instrumen Penilaian
A. Instrumen Penilaian Ranah Pengetahuan
1. Kisi-kisi Soal Ulangan Harian I
No
1

Kompetensi Inti
3.2 Memahami
komponen
perangkat input
dan output

Materi Ajar
Perangkat input
dan output
komputer

Indikator Soal
Perangkat input
komputer
Perangkat output
komputer

No. Soal
1
2

2. Soal:
1. Sebutkan 6

perangkat input komputer beserta fungsinya masing-

masing!
2. Sebutkan 4 perangkat input komputer beserta fungsinya masingmasing!
3. Kunci Jawaban:
Soal No. 1:
1. Keyboard atau papan ketik berfungsi untuk memasukkan perintah
secara langsung ke dalam komputer yang berupa karakter, baik angka,
huruf maupun kode ASCII
2. Mouse berfungsi untuk membantu dalam memberikan perintah kepada
komputer dalam bentuk pointer.
3. trackball memiliki fungsi yang sama dengan mouse. Yang membedakan
pada trackball adalah bentuknya yang menyerupai bola. Sehingga
pemilihan pointer menjadi lebih selektif
4. Scanner berfungsi untuk memasukkan data gambar kedalam komputer
dan memiliki prinsip kerja yang sama dengan mesin photo copy
5. Digitizer banyak digunakan oleh kartunis yang membutuhkan koneksi
langsung antara coretan yang mereka buat dengan sistem komputer
6. Microphone berfungsi untuk memasukkan suara kedalam komputer
7. Kamera Digital berfungsi untuk memasukkan gambar
8. Joystik berfungsi untuk menggerakkan pointer dalam permainan game.

15

Soal No. 2:
1. Monitor merupakan alat output yang paling umum dan berfungsi untuk
melihat hasil pengolahan data pada layar, baik berupa karakter, gambar
maupun warna
2. Printer berfungsi untuk mencetak output yang dikeluarkan oleh Process
Device
3. Seaker. Fungsi speaker pada komputer sama dengan fungsi speaker
pada perangkat audio sistem yaitu untuk mengeluarkan suara
4. LCD Proyektor . Proyektor ini merupakan perangkat output yang sering
digunakan untuk keperluan khusus seperti presentasi atau nonton
bersama.
4. Rubrik Penilaian:
No Soal
(bobot)

Kriteria

a. Mampu menyebutkan 6 perangkat input komputer beserta fungsinya


b. Mampu menyebutkan 5 perangkat input komputer beserta fungsinya
1
c. Mampu menyebutkan 4 perangkat input komputer beserta fungsinya
(Bobot 10) d. Mampu menyebutkan 3 perangkat input komputer beserta fungsinya
e. Mampu menyebutkan 2 perangkat input komputer beserta fungsinya
f. Mampu menyebutkan 1 perangkat input komputer beserta fungsinya
g. Tidak mampu mnyebutkan perangkat input komputer beserta fungsinya
Skor Maksimal
a. Mampu menyebutkan 4 perangkat output komputer beserta fungsinya
b. Mampu menyebutkan 3 perangkat output komputer beserta fungsinya
2
c. Mampu menyebutkan 2 perangkat output komputer beserta fungsinya
(Bobot 10)
d. Mampu menyebutkan 1 perangkat output komputer beserta fungsinya
e. Tidak mampu mnyebutkan perangkat output komputer beserta fungsinya
Skor Maksimal
1. Soal Essay
Nilai = Jumlah skor yang diperoleh x bobot x100
Jumlah skor maksimal
B. Instrumen Penilaian Ranah Keterampilan:
Siswa disuruh menyajikan data hasil pengamatan perangkat input dan ouput
komputer
Untuk Pengamatan presentasi menggunakan kriteria sebagai berikut:

16

Skor
6
5
4
3
2
1
0
6
4
3
2
1
0
4

Rubik Penilaian
Aspek Penilaian
Penyajian Jawaban

Isi Jawaban

Kebenaran Jawaban

Cara Penyajian

Skor
4
3
2
1
4
3
2
1
4
3
2
1
4
3
2
1

PenyajianCara

1
2
3
4
5

JawabanKebenaran

NAMA SISWA

Isi Jawaban

NO

JawabanPenyajian

ASPEK PENILAIAN
JUMLAH
SKOR

Indikator
Menyajikan jawaban sangat dan menyeluruh
Menyajikan Jawaban baik dan kurang menyeluruh
Menyajikan jawaban cukup dan kurang menyeluruh
Menyajikan jawaban kurang
Sangat sesuai
Sesuai
Cukup sesuai
Kurang sesuai
Benar sesuai dengan tuntutan LKS
Benar tapi tidak sesuai dengan tuntutan LKS
Hampir benar dan tidak sesuai dengan tuntutan LKS
Salah dan tidak sesuai dengan tuntutan LKS
Sangat baik dan terarah
Baik dan terarah
Cukup dan kurang terarah
Kurang

Keterangan Nilai:
Nilai = Jumlah Skor x 100
Total Skor
C. Instrumen Penilaian Sikap
1. Penilaian Diri
Penilaian diri yang dilakukan oleh siswa menggunakan pernyataan sebagai
berikut:
NO
1
2

NILAI

PERNYATAAN
Belajar Perakitan Komputer sangat
menyenagkan bagi saya
Saya tidak pernah menyontek saat ulangan

17

YA

TIDAK

Saya tidak pernah terlambat dalam mengikuti


pembelajaran

Saya selalu mengerjakan tugas-tugas dalam


pembelajaran perakitan komputer

Saya selalu mandiri dalam mengerjakan tugas


dan kreatif dalam memecahan masalah peraitan
komputer

Rubrik Penilaian
Pernyataan
No
1

Skor

2
3
4
5

2
1
2
1
2
1
2
1
2
1

Pilihan
Jawaban
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Ya
Tidak

Keterangan Nilai:
Nilai = Jumlah Skor yang diperoleh x 4
Jumlah Skor Maksimal (10)
Kriteria nilai:

NO

KRITERIA

RENTANG SKOR

Sangat Baik (SB)

3,66 - 4,00

Baik (B)

2,66 3,65

Cukup (C)

1,66 2,65

Kurang (K)

1,65

NAMA SISWA

SKOR PERNYATAAN NO

18

JUMLAH
SKOR

NILAI

1
2
3
4
5

2. Peniliaan Teman Sejawat


1. Penilaian diri yang dilakukan oleh siswa menggunakan pernyataan
sebagai berikut:
NO
PERNYATAAN
Mau berkata jujur dengan teman
1
2

Mau menerima kekurangan dan kelebihan teman

Mau menghargai pendapat teman

Mau bekerjasama dengan teman dalam berbagai kegiatan

Mau menjadi pendengar yang baik dan pemberi solusi yang tepat

2. Rubrik Penilaian
Pernyataan
No
1

Pilihan
Jawaban

Skor

2
3
4
5

2
1
2
1
2
1
2
1
2
1

Ya
Tidak
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Ya
Tidak

3. Keterangan Nilai:
Nilai = Jumlah Skor yang diperoleh x 4
Jumlah Skor Maksimal (10)
4. Kriteria nilai:

19

YA

TIDAK

KRITERIA

RENTANG SKOR

Sangat Baik (SB)

3,66 - 4,00

Baik (B)

2,66 3,65

Cukup (C)

1,66 2,65

Kurang (K)

1,65
SKOR PERNYATAAN NO

NO

JUMLAH
SKOR

NILAI

NAMA SISWA
1

1
2
3
4
5

3. Penilaian Jurnal
Penilaian Jurnal menggunakan catatan sebagai berikut:
N
O

HARI/TANGGAL

NAMA SISWA

BAB III
PENUTUP

20

KEJADIAN

KETERANGAN

3.1 Simpulan
Metode demonstrasi merupakan penerapan metode penyajian
pelajaran dengan memperagakan dan mempertunjukkan
kepada siswa tentang suatu proses, situasi atau benda
tertentu, baik sebenarnya atau hanya sekedar tiruan. Untuk
menerapkan metode demonstrasi dalam pembelajaran guru
harus

menyiapkan

langkah-langkah

persiapan

dan

penerapannya. Selain itu guru juga harus mengetahui


prinsip-prinsip dalam metode demonstrasi, adapun prinsipprinsipnya yaitu menciptakan hubungan yang baik sehingga menarik
perhatian peserta didik, usahakan lebih jelas bagi orang yang sebelumnya
tidak memahaminya, pikairkan pokok-pokok inti dari demonstrasi itu agar
anak-anak benar-benar memahaminya, dan demonstrasi dilaksanakan pada
waktu yang tepat. Dalam metode demonstrasi ini terdapat beberapa
kelebihan dan kekurangannya. Adapun contoh dalam penerapan metode
demonstrasi ini penulis memilih mata pelajaran di bidang Teknik Komputer
dan Jaringan yaitu mata pelajaran Perakitan Personal Computer (PC).
3.2 Saran
Untuk melaksanakan metode demonstrasi memerlukan persiapan yang
cukup matang, sehingga guru harus mampu menentukan atau memilih topik yang
benar-benar bisa diterapkan dengan model demonstrasi dalam proses belajar
mengajar sehingga diperoleh hasil yang optimal. Dalam rangka meningkatkan
prestasi belajar siswa, guru hendaknya lebih sering melatih siswa dengan berbagai
metode pembelajaran, walau dalam taraf yang sederhana, dimana siswa nantinya
dapat menemukan pengetahuan baru, memperoleh konsep dan keterampilan,
sehingga siswa berhasil atau mampu memecahkan masalah-masalah yang
dihadapinya. Perlu adanya penelitian yang lebih khusus dalam pengunaan metode
demonstrasi ini, karena pembelajaran dengan metode ini hanya cocok pada kondisi
tertentu saja.

21

DAFTAR PUSTAKA

Djamarah, D. S. (2006). Strategi Belajar Mengajar. jakarta: PT RINEKA CIPTA.


eko, r. (2011, September Kamis). metode-demonstrasi-dan-eksperimen. Diambil
kembali dari http://www.ras-eko.com/2011/05/metode-demonstrasi-daneksperimen.html
Ibrahim, n. (2003). Perencanaan Pengajaran. jakarta: Pt Rineka Cipta.
Roestiyah. (2001). Strategi Belajar Mengajar. jakarta: PT rineka cipta.
sanjaya, w. (2006). Strategi Pembelajaran berorientasi Standar proses pendidikan.
Jakarta: Kencana.
Sudjana. (2005). Metode & Teknik Pembelajaran Pertisipatif. Bandung: falah
production.

22