Anda di halaman 1dari 25

KELOMPOK 3

PARKINSO
N

3:
VERA FEBRIANTI
SITI ANIAH HARDIANTY
NURUL ANISA
MUH. SYARIFURISMAN
ATIKA INDAH SARI
ANGGITA
ADHA MULIANA

APA ITU PENYAKIT


PARKINSON ?

penyakit parkinson , yang


diakibatkan oleh kelainan
di sistem ekstrapiramidal.
Gejala
ini
dapat
ditimbulkan
oleh
penggunaan
obat
(antagonis-DA)
yang
masuk
ke
dalam
SSP,
seperti
psikofarmaka
dalam dosis tinggi.

yang disebabkan
terganggunya
keseimbangan
neurohormon di
sistem
ekstrapiramidal
otak

gejala utama
berupa trias
gangguan
neuromuskular :
tremor, rigiditas,
akinesia disertai
kelainan postur
tubuh dan gaya
berjalan

gangguan
keseimbangan
neuro-humoral di
ganglia basal,
khusnya traktus
nigrostriatum
dalam sistem
ekstrapiramidal

APAKAH PENYEBABNYA .????

ganglia basal terganggu


karena
sistem
Ach
berkuasa . Peningkatan
kolinergik
ini
memperkuat
rangsangan berlebihan
pada
SSP
yang
menyebabkan gerakangerakan tidak terkendali
(tremor).

terjadinya parkinson.
Resiko akan
dihinggapinya adalah
3 kali lebih besar bila
salah satu orang tua
atau saudara
menderita penyakit
ini .

Apa saja jenis-jenis


penyakit

Berdasarkan etiloginya
dikenal 3 jenis penyakit
parkinson yaitu :

1.Parkinsonisme

pascaensefalitis
2.Parkinsonisme
akibat obat

Bagaimana gejalanya.
. .???

Empat gejala utama


penyakit parkinson
adalah :
kekakuan anggota gerak

(rigor, hipertonia)
mobilitas hilang atau
berkurang secara
abnormal (bradykinesia)
Gemetar (tremor)
Gangguan

Sebagai
akibat
dari
kakuknya
otot
muka
,
penderita berwajah seperti
topeng
(mask
face).
Bicaranya menjadi monoton
dan tidak jelas, juga sekresi
air liur (salivatio) berlebihan
dan muka berlemak. Gejala
pada saluran cerna berupa
rasa
terbakar
dalam
lambung, kesulitan menelan
(dysphagia),
dan
menurunnya berat badan.

akibat turut
lisutnya pula
sel-sel
serotoninerg di
otak dan
berkurangnya
serotonin.

Bagaimana tahapan
penyakit ini. ????

Berdasarkan gejala
klinik Lonis Herzberg
mengemukakan 5
tahap penyakit ini :
Tahap 1
gejala begitu ringan
sehingga pasien tidak
merasa terganggu.
Hanya seorang ahli
akan mendeteksi gejala

Tahap 2
Gejala ringan dan mulai
sedikit
menganggu.
Biasanya berupa tremor
ringan, bersifat variabel
dan hilang timbul. Pasien
merasa tisak ada yang
beres
seakan-akan
tangannya
tidak
lagi

Tahap 3
Gejala
bertambah
berat.
Pasien sangat terganggu dan
gangguan bertambah dari hari
ke hari. Banyak pasien dengan
bradikinetik
berta
tidak
mengalami tremor sedangkan
lebih sedikit pasien dengan
tremor
tidak
mengalami
bradikinesia. Volume suara

Tahap 4
TIDAK
MAMPU
LAGI
BERDIRI TEGAK, KEPALA,
LEHER, DAN BAHU JATUH
KE
DEPAN.
INI
MERUPAKAN
POSTUR
KHAS
PENYAKIT
PARKINSON . PADA TAHAP
INI
UMUMNYA
PASIEN

Tahap 5
Memburuknya
gejala
terjadi
terutama
sewaktu
kadar
levodopa
menurun
tetapi efek sampingnya
tidak
memungkinkan
penambahan
obat.

Klasifikasi obat penyakit parkinson


I.

Obat dopaminergik Sentral


A. Prekursor DA : levodopa
B. Agonis
DA
:
bromokriptin,
apomorfin,
ropinirol,
pramipreksol.
II. Obat antikolinergik sentral
C. Senyawa
anti
kolinergik
sentral
:
triheksifenidil,
beperidin, sikrimin, prosiklidin,
benztropin
mesilat,
dan
karamifen.
D. Senyawa
antihistamin
:

III.

Obat dopamino-antikolinergik
A. Amantadin
B. Antidepresan
trisklik
:
impramin dan amitriptilin
IV. Penghambat MAO-B