Anda di halaman 1dari 18

Fakultas Teknik Metalurgi

Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Transports Phenomena
IV
Transport of Moment
(Aliran Laminar, Turbulen & Hk. Pendinginan Newton )

By. AM

MATERI :
FLUIDA
ALIRAN LAMINAR
ALIRAN TURBULEN
Grafik aliran fluida
Faktor Gesekan dan Aliran Turbulen

Aliran Turbulen
Aliran Fluida kacau (chaotic) dan tidak beraturan (irregular)

yang mempunyai kecepatan dan tekanan fluida bervariasi


terhadap waktu dan posisi.
Gaya Inersia
Bekerja pada partikel (element) dalam fluida akibat berat fluida sendiri

terhadap partikel
Nilainya sama dengan akselerasi massa partikel

Gaya Viscous
Bekerja diantara lapis batas aliran fluida dengan kecepatan aliran yang
berbeda-beda.
Nilainya sama dengan harga viskositas yang diakibatkan tegangan geser
antar lapisan dan area dimana hal tersebut berlangsung

Kedua gaya akan mempengaruhi


perilaku / karakteristik Aliran
Dimana :
Gaya Viscous bersifat menstabilkan gerakan aliran yang searah

(unidirectional).
Gaya Inersia bersifat menganggu gerakan aliran searah.

Aliran Alamiah Fluida


(Laminar/Turbulen)
Dipengaruhi besaran relatif kedua gaya tersebut

Gaya Inersia
Adalah Massa X Percepatan :

3
= 2 2

Gaya Viscous
Hasil Dari Tegangan G eser :
2

Ratio Gaya Inersia dan Gaya Viscous


2 2
=

Reynolds
Number

Menurut Reynold:
Saat kecepatan rata rata fluida pada pipa menunjukan nilai
reynold yang melebihi nilai kritis, maka gaya inersia
menjadi lebih berpengaruh dibanding gaya viscous, sehingga
aliran menjadi turbulen
Transisi terjadi saat bilangan Reynolds adalah :
2100<Re<3000
(Dari Laminar ke Turbulen)

Bilangan Transisi tersebut (2100 < Re < 3000) : Does not


always give reproducible result
Apa yang dimaksud dengan Aliran Turbulen
???

Aliran Turbulen
Adalah Aliran yang kacau dan tidak beraturan dimana kecepatan
dan tekanan lokal dalam fluida sangat bervariasi terhadap waktu
dan posisi dalam aliran. Olehkarena itu saat analisis kecepatan
rata rata harus diperhitungkan.
Kecepatan rata rata (vx)

Jadi
= +

Intensitas turbulence ditentukan oleh besaran fluktuasi kecepatan


aliran berdasarkan nilai
1 2
2 + 2
(

3
=

Pada aliran turbulen Ketidak teraturan (Chaos) fluida secara


makroskopis terkadi disepanjang arah radial pipa
menyebabkan :
- profil kecepatan aliran turbulen lebih datar dibanding profil
kecepatan aliran laminar-

Pengamatan
Aliran Fluida
Fluida : Air
Tube silider dgn diameter :

0.01 m
Re number = 4000
Perbandingan profil aliran
turbulen dengan aliran
laminar dengan kecepatan
aliran sama (v) = 0.546
m/s

Range Re number transisi


Nilai v/v max meningkat

tajam pada 0.5


Sampai dengan v/v max
=0.75 profil aliran masih
laminar tansisi
Pada v/vmax = 0.8 profil
aliran stabil pada kondisi
turbulen

Persaman distribusi kecepatan pada inti aliran turbulen

dengan Re = 5000 (Blasius one-seventh power law)

1/7
=

(Hanya persamaan pendekataan)


Memenuhi physical requairement aliran dv/dt =0 pada r=0:


= 0.62 + 0.04 log

terhadap aliran fluida


Variasi

dan kecepatan aliran (v)

Laminar : Persamaan Hagen


Poiseuille

Re arrange

Turbulen :

= log + 2

Slope Untuk
Aliran
Turbulen 105:
1,75

Kenaikan

menyebabkan perubahan kecepatan aliran

Turbulent flow

Jika : Pada ukuran pipa dgn D sama, keceptan (v) sama (B1) adalah laminar yang terjadi adalah??

Friction Factor dan Aliran Turbulen


dalam Pipa
2
=

Energi kinetik rata rata:

Fk =

K = 2 2

f= friction factor /Faktor Gesekan

=
4 1 2

2
Nilai :

Laminer Flow
Dapat dilihat pada Hagen Pouiseuille eq

Turbulen Flow
Pengukuran eksperimental

Nilai :

Laminer Flow
Dapat dilihat pada Hagen Pouiseuille eq
1 . 8.
2
=
4
2
. 2
= 16

. .

16
=

Turbulen Flow
Pengukuran eksperimental

= 0.0791. .-1/4

Kesimpulan :
Kekasaran Pada pipa akan meningkatkan friction factor

(f)/Kekasaran Permukaan
Friction factor yang semakin tinggi maka laju aliran pada

semua akan menurun.

Kekasaran
Permukaan

- Besaran PROTUBERANCE
permukaan yang disebut sebagai
Kekasaran Absolut ()
- Diameter (D)

Materials

Kekasaran Absolute

Drawn Tubing

0.0015

Baja atau wrought iron

0.046

Welded Steel Pipe

0.046

Galvanized Iron

0.15

Cast Iron

0.259

Concreate

0.3 - 3

Kekasaran relatif

Moody Diagram

Pengaruh ( ), f, dan Re

Number