Anda di halaman 1dari 82

PERKULIAHAN

Metoda Perhitungan Cadangan


(TE-3231)
DATA-DATA UNTUK PERHITUNGAN
SUMBERDAYA DAN CADANGAN

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

Data-data untuk Perhitungan


Cadangan

Metoda sampling dan tipe-tipe sampel.


Pendefinisian kadar.
Data individual dan komposit.
Pembobotan dan penentuan zona bijih.
Manajemen Data.
Verifikasi Data
Penentuan outline bijih.

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

METODA SAMPLING
Cara pengambilan sampel
Tipe-tipe sampel
Pola sampling

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

Sampling
z

Tujuan dari sampling (pemercontoan) adalah untuk


mendapatkan suatu nilai kadar yang dapat mewakili
suatu blok bijih.
Volume dari conto hanya merupakan sebagian kecil dari
volume blok yang diwakilinya.
Kadar rata-rata pada suatu blok bijih adalah hasil
analisis terhadap conto (sampel) yang diambil pada
blok bijih tersebut.

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

Sampling

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

Beberapa hal yang harus dihindari


Salting

(kontaminasi selama pelaksanaan


sampling).
Menambah material dari tempat lain, baik
untuk tujuan mixing atau untuk tujuan lain.
Menggunakan data dari data-data histori
yang akurasinya diragukan.

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

FAKTOR KESALAHAN PADA


SAMPLING

Salting : Peningkatan kadar akibat


masuknya material lain faktor manusia.
Dilution : Pengurangan kadar akibat
masuknya waste interval sampling.
Support data yang tidak sesuai : akibat
sample kurang representatif pola
sampling & grid density.

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

Tipe-tipe sampling

Materi-05

Point (titik).
Linier (garis).
Bidang (panel).
Ruah (bulk).

Metoda Perhitungan Cadangan

Point Sampling
z

Berupa specimen karakteristik geologi


atau mineralogi,
Kecil dan bersifat lokal (grab sampling)
(0,1 s/d 0,2 kg).
Tidak dapat mencerminkan kadar.

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

Linear (garis) Sampling


z
z

Dapat berupa suatu deret chip sampling,


Individual sample dapat berukuran 0,5
s/d beberapa kilogram,
Termasuk drill core dan channel sampling.

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

10

HW

FW
60 cm
900 cm

2.9 m
Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

11

Panel (Bidang) Sampling


z

Umumnya berupa susunan chip sampling


pada suatu bidang bukaan bijih atau
face/wall pada underground.
Ukuran samples umumnya berkisar 1 s/d
5 kg.

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

12

Bulk (ruah) Sampling


z
z

Sampel dalam jumlah yg besar,


Dapat berasal dari trenching (paritan uji) atau pada
sumuran uji (test pit),
Biasa digunakan untuk pengujian desain/konstruksi
pabrik pengolahan,
Biasa digunakan untuk pengujian hasil evaluasi suatu
endapan pilot project,
Dalam hal khusus, jumlah sampel dapat mencapai 100an ton.

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

13

Bulk sampling pada test pit

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

14

Channel & Chip Samples


Umum digunakan dalam uji kadar
urat dan kualitas batubara

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

15

Channel & Chip Samples

Channel samples : material yang diambil dari suatu


bidang dengan arah memotong bidang endapan.
Chip samples : pecahan batuan yang diambil dari satu
titik atau lebih dengan pola tertentu.
Pada endapan yang memperlihatkan bidang atau
orientasi, maka channel atau chip samples dibuat pada
alur yang memotong bidang secara tegak lurus.
Jika bidang endapan memperlihatkan orientasi
heterogenitas, maka disarankan mengambil sample
secara terpisah-pisah.

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

16

Channel Sampling

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

17

Channel Sampling
Channel sampling pada endapan berlapis

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

18

Channel Sampling
Channel sampling pada vein.
Pada urat bijih, dapat dibuat
sub-channel (1, 2, 3, 4, 5)
untuk mengetahui lebar bijih.
Sub-channel 1, 4, & 5
diperkirakan merupakan zona
batas urat (alterasi),
Sub-channel 2 & 3 diperkirakan
merupakan bidang urat (vein).

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

19

Channel Sampling
Channel sampling pada test pit.
Channel sampling memotong
tegak lurus bidang perlapisan.
Secara vertikal, dapat dibuat
sub-channel sesuai kebutuhan.

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

20

Chip and Channel sampling

1.90 m

0.45 m

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

21

Channel Sampling

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

22

Channel Sampling
Barat

Timur

SOIL

SOIL
SOIL

1,1 m

1,1 m

WST - 01A-KBN

Materi-05

2,25 m

2,50 m

WST- 01B-KBN

WST - 01C-KBN

Metoda Perhitungan Cadangan

0,85 m

2,50 m

WST- 01D-KBN

23

CORE SAMPLING
Diperoleh dari pemboran inti,
Perhatikan core recovery,
Gunakan sludge (sebagai pembanding),
Assay dengan kombinasi core-sludge sebagai pembanding

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

24

Drill core & cuttings samples

Core biasanya dibelah dua; 1 bagian untuk


assay dan 1 bagian untuk dokumentasi geologi,

Cutting biasanya dikumpulkan melalui


pembilasan lubang dengan fluida bor sludge,

Tingkat ketelitian drill core tergantung pada


core recovery.

Tingkat ketelitian cutting pemboran relatif lebih


rendah, baik kadar akibat salting maupun posisi
kedalaman akibat lifting capacity.

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

25

Drill core & cuttings samples


Sludge

100

100 - i

Core

diameter core

diameter lubang bor

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

26

Drill core & cuttings samples

1
Materi-05

2
Metoda Perhitungan Cadangan

3
27

Beberapa sumber kesalahan yang


berhubungan dengan pemboran

Inklinasi lubang bor yang tidak sesuai


dengan kemiringan lapisan,
Core recovery yang kurang baik,
Pemilihan interval pengambilan sampel
yang kurang sesuai,
Kesalahan dalam preparasi sampel,
Penanganan core yang kurang baik.

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

28

Core Recovery
Disarankan Total Core Recovery (TCR) lebih
besar dari 90%.

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

29

Solid Core Recovery (SCR)

Sebagai Contoh :
Pemboran inti NQ dengan diameter core 47.6 mm.
Artinya : panjang core minimal yang diperhitungkan dalam
penentuan SCR harus lebih besar daripada 47.6 mm.

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

30

ROCK QUALITY DESIGNATION


(RQD)

Merupakan modifikasi dari TCR.


Sering digunakan untuk mengetahui kualitas dari core.
Sering digunakan sebagai salah satu parameter dalam
geoteknik.

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

31

Alternatif penggunaan kombinasi


parameter TCR-SCR-RQD

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

32

Alternatif penggunaan kombinasi parameter TCR-SCR-RQD

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

33

Alternatif penggunaan kombinasi parameter TCR-SCR-RQD

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

34

Alternatif penggunaan kombinasi parameter TCR-SCR-RQD

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

35

Tingkat Kepercayaan

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

36

Akibat dari kualitas core yang


kurang baik

Kesalahan dalam penentuan kedalaman


zona endapan,
Kesalahan dalam penentuan ketebalan
endapan,
Kesalahan dalam penentuan kadar atau
kualitas endapan.

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

37

POLA SAMPLING
Pola dari titik pengambilan sampel
sangat tergantung pada tipe
endapan.

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

38

POLA SAMPLING
Secara tradisional :
z Random relatif tersebar pada luasan tertentu
mewakili volume tertentu.
z Random stratified relatif tersebar, tetapi bisa
mewakili suatu blok yg relatif kecil.
z Regular posisi titik sampel terletak pada
suatu blok-blok yg lebih kecil grid sampling
z Irregular tersebar acak dan tidak dapat
mewakili volume tertentu.
Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

39

POLA SAMPLING
Random

Random
Stratified

Regular

Irregular

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

40

POLA SAMPLING

Grid density akan lebih besar pada arah tegak lurus


arah bidang kontinuitas geologi yang lebih besar.
Layout pola pemboran sangat dipengaruhi oleh
kemenerusan geologi dan pola distribusi kadar.
Pola grid biasanya akan diawali dengan pola yang
mendekati pola bujursangkar maupun pola
persegipanjang evaluasi trend
mineralisasi/endapan meningkatkan grid density
pada suatu arah tertentu.
Infill sampling point kontinuitas rendah dan/atau
kemungkinan munculnya anisotropi meningkatkan
tingkat keyakinan.

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

41

9000
10500

9500

10000

15000

11000

11500
10500

Pos

500

525

5
47
5
52

550

5 00

550

051 049
050
052

575

ki
kani

ADMIN

S. Ci

053

600

575

PLANT SITE

048

Gudang

S. Cim

Gn. PONGKOR

angan

IPAL Tambang

ten

Pengolahan
10000

10000

054

038

Psr. Jawa

Crushing

iko
S. C

CIURUG UTARA AREA

039

biri
S. Cika

K. Tambang

Bengkel Tbg.

055

Gd. HANDAK

047

ret

9500

9500

056

037

Mulut L. 550

041

Mulut L. 600
9000

9000

032
035

046

031

CI

800

S. Leu

75

k
Jeru

wi Tun

Cig
uh
a

ggul
8500

Bak 20m X 15m

5
77

700

725

675

S. Pasi

030

Waste Pass
Service Shaft

Camp ex Service shaft 60m X 20m

Pos 3m X 3m
Ore Pass

1
Pondok Batu

S. Ku

bang

Camp ex Service shaft 50m X 30m

Ciguha

Cicau

Camp ex Service shaft 30m X 20m

0
70

750

725

625

650

600

675

70
0

575

0
65

700

675

750

775
LIN

OP. KUBANG CICAU

8000

EN

Pos 30m X 8m

OP. CIURUG

ER

ja'a

KKRB III

OS

0
75

S. Ci

725

ICK
TH

S. Cik
aniki

800

BAK

CURB I

028

5
77

PR

FIL

8000

026

r Ipis

S. Pasir Ipis 2

725

025

800

027

77
5
L. 700 Ciurug

775

7500

022

KETERANGAN
enga
ng

1
Sungai

enga
ng

Jalan

Jalan Setapak

700

675

S. Ci

014

800

020

015

019

FIL

016
018

PARAF

700

50

150

PT. ANTAM Tbk.


Unit Bisnis Pertambangan Emas

15 Des. 2003
1 : 5000
3
200

250m

PETA TOPOGRAFI UBP.


EMAS PONGKOR
( SORONGAN - CIURUG )

Nama File
My Doc\Peta\Topo\Topo Sorongan - Ciurug Rev 4

7000

7000
9000

I
TH

9500

10000

15000

11000

11500

ER
EN
CK

ija'a
S. C

002
011
003

010

004

L-700 Tunnel
009

005

URAIAN
Diukur
Digambar
Ka. Ekspl Pengukuran
Ka. Perencanaan Tbg
Ka. Penambangan
Tanggal
Skala
Revisi

S. Cada
s Copong

G
LIN

013
012

750

001

725

CIURUG AREA
800

021

K
BA

017

S. Ciba
nteng 2

7500

S. Ci

EA
AR

045

5
82

029

anteng
S. Cib

CT

CKT

800

023

Ciba
nt en
g1

750

PE

S.

775

044

k
eugo

S. Cileungsir 2

800

0
75
5
77

725

S. L

S. Cileu
ngsir 1

750

700

024

RE

675

8500

KO

043

S.

034 033

600

036

042

CIGUHA UTAMA

750

040

SAMPLING DENGAN POLA


ACAK (RANDOM)

006
007

L-600 Tunnel

008

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

42

BORE CORE SAMPLING


LOCATION
CUT 6

ret
ik o
S.C

CUT 1
-Dip 33, TD 173.35 m,
-Dip 49, TD 241.15 m
-Dip 60, TD 238.80 m

CIURUG UTARA AREA


CKT.4
CUT 4
CUT 3
CUT 2
CUT 1
CKT.2

CUT 3
-Dip 42, TD 205.10 m
-Dip 53, TD 225.10 m
800

0
75
5
77

725

CKT.5

750

700

T
RE
KO
CI

675

CKT.3

CKT.1

P
OS
PR

CUT 4
-Dip 57, TD 238.80 m
-Dip 65, TD 205.95 m

EC
AR
800

FIL

750

725

775

800

EA

K
BA

700

CIURUG AREA

CUT 6
-Dip 43, TD 291.40 m
-Dip 55, TD 245.00 m

G
LIN

IC
TH

R
NE
KE

S.

'a
C ija

CUT 7
-Dip 36, TD 200.45 m
-Dip 46, TD 240.25 m

L. 700 Ciurug
L-700
Tunnel

N
0

Materi-05

250 m

L-600 Tunnel

CKT 1 ; TD = 360.45 m ; 48 point samples


CKT 2 : TD = 259.15 m ; 46 point samples
CKT 3 : TD = 147.20 m ; 23 point samples
CKT 5 : TD = 265.00 m ; 47 point samples

Metoda Perhitungan Cadangan

43

750

750

700

700

j
k
r
l

650
q

650

u
b

eoh 173.35
c
d

600

600

e
g-h

v
w

550
eoh 241.15m

eoh 238.80 m

500

Materi-05

CUT 1 (N 240E/49)
CUT 1A (N 240E/33)
CUT 1B (N 240E/60)

550

X = 9502.065
Y = 8660.626
Z = 744.011
500

Metoda Perhitungan Cadangan

44

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

45

8750

9000

9250

9500

9750
U

9000
Ar

CUT 6

s.c
ret
iko

P.BL/700
0

125

250 m

CKT.4
CUT 4

P.BL/600

CU 14
CUT 3

Ar

P.BL/500

CK 3

POLA SAMPLING
PADA ENDAPAN
URAT

8750

CUT 2
CUT 1

Ar
P.BL/400

Ar

CKT.2

CU 12
CU 10

CKT.3

Ar
P.BL/300
Ar

CU 53
P.BL/200

CKT.5

CU 46
CU 16
CDFW L.500
CU 28 CU 31
CU 19
8250
CU 7

P.9 Ar

I/0

Rencana CKT.6

CU 36

CU 23

CK 2

Ar

8500

CU 42

CKT.1CU 8

P.BL/100

Ar

CU 38

CU 55

DFW L.700
CURB 5 CU 6
CURB 5U
CU 22

II/0

CURB 5S

III/0

Ar
Ar

CU 5

DFW L.600

IV/0

CU 20

8000

CU 4
Ar

Volkanik Muda

V/0

CKB 4

Ar
VI/0

7750
CK 1

VII/0

Volkanik Muda

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

46

0000 m

1000 m

2000 m

3000 m

5000 m

NR-08
NK-06

NK-10
NK-13

NK-03

NK-20

NK-21

1.65 m

1.70 m

NK-05

NK-04

1.55 m

1.25 m
NK-19

4000 m

1.80 m

NK-09

NK-02

1.70 m

1.80 m

NK-01

POLA SAMPLING PADA


ENDAPAN SEDIMEN
(BATUBARA) YANG
SELARAS

1.60 m
NK-18
1.70 m

NK-11

NK-16

NK-07

1.50 m

1.70 m

1.60 m
NK-17

3000 m

1.50 m
NK-12
NK-15

1.60 m

1.40 m

NK-14
1.30 m
SK-05
1.37 m
SK-11

2000 m

100

1.90 m

0
SK-07

SK-01

SK-12

2.25 m

1.50 m

1.40 m

200

500 meter

Measured Resources

SK-04
2.40 m

Indicated Resources
SK-09

SK-02

1.60 m

1.70 m

Borehole Number
Coal Thickness

SK-03
2.35 m

1000 m
SK-10

SK-03

1.40 m

2.35 m

Polygon area

PT. KADYA CARAKA MULIA

0000 m

SK-08

SK-06

1.85 m

2.40 m

RESOURCES CALCULATION MAP


C SEAM
BLOCK - V RANTAU BAKULA
SOUTH KALIMANTAN

LPM - ITB

SK-13

Dihitung oleh :
Disetujui oleh :
Tanggal :
0000 m

Materi-05

1000 m

Syafrizal, ST. MT
Dr.Ir. Totok Darijanto
April, 2000
2000 m

3000 m

Metoda Perhitungan Cadangan

47

+3200

+3000

+2800

+2600

+2400

+2200

+2000

+1800

+1600

+1400

+1200

RB.29
+400

+400

Bor.25
+200

SEA

+200

M-

POLA SAMPLING PADA


ENDAPAN SEDIMEN
(BATUBARA) PADA
STRUKTUR PERLIPATAN

TE

Bor.29

M
SEA

D
-T

Bor.22

-200

-200

U.1
B.04R
B.03

BOR.26

-400

-400

B.05

B.18

BOR.1

U.9

BOR.17

B.17R

-600

-600

-800

U.2

B.15

B-16

SEAM TE

SE
AM

B.12

B.06
-T
D

-800

B.07

BOR.3

BOR.2

-1000

SEAM

U.3

BOR.08R
MSEA

-1200

BOR.4

U.7.AR

U.4

-1200

B.13R

TE

SE
AM

-1400

-1000

TE

B.11

B.14

BOR.09R
U.5

-T

-1400

BOR.5

RB.22

U.6
OP-02

-1600

-1600

BOR.6

-1800

-1800

+3200

+3000

+2800

+2600

+2400

+2200

+2000

+1800

+1600

+1400

+1200

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

48

500 mN

POLA SAMPLING PADA


ENDAPAN ALUVIAL
Bekas
Tambang

400

300

Sungai

R. 123
R. 124

R. 125

200

R. 122

Granit

R. 126

R. 121
R. 127

R. 120

100
Tinggian
(Hill)
R. 128
R. 130

R. 129

Materi-05

100

200

300

400

Metoda Perhitungan Cadangan

500

600 mE

49

REDUKSI JUMLAH SAMPEL


Yang dianalisis hanya sebagian
kecil dari jumlah sampling
perlu dijaga derajad kepercayaan

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

50

Splitting
Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

51

Quartering
Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

52

Assay samples untuk tujuan khusus


(misal pada endapan aluvial)

53
Metoda Perhitungan Cadangan
Materi-05

PENDEFINISAN KADAR dan


KONVERSI SATUAN
Pernyataan Kadar
z Pernyataan Kuantitas (tonnase)
z Pernyataan Luasan (area)
z

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

54

KADAR (Grade)
z
z
z

Kadar : menyatakan kuantitas suatu


mineral/logam per unit volume atau berat.
Satuan : kg/m3, gr/ton, % berat (% wt)
untuk kualitas (logam, abu, volatile, dll).
Dalam kasus diamond (intan) dinyatakan
dalam karat (carats) per 100 ton, dimana
1 karat = 0.2 gr.

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

55

Kuantitas - Tonase
Satuan kuantitas ~ tonnase.
z
z
z

1 short ton (st) = 2000 lbs = 0.9072 metric tons.


1 long ton (lt) = 2240 lbs = 1.01605 metric tons.
1 metric ton (mt atau tonne) = 2204.61 lbs
= 1000 kilograms
= 1.1023 short tons
= 0.9842 long tons

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

56

Kuantitas Troy weight


Untuk emas, perak atau platinum biasanya dijual dalam
satuan troy ounce (tr oz).
z

1 tr oz

Materi-05

= 31.1035 grams
= 480 grains
= 20 pennyweights (dwt)
= 1.09714 oz avoird

Metoda Perhitungan Cadangan

57

Kuantitas U.S. Standart


Untuk emas, perak atau platinum biasanya dijual dalam
satuan troy ounce (tr oz).
z

1 oz avoird

= 28.3495 grams
= 437.5 grains

1 lb avoird

= 16 ounces
= 453.59 grams
= 14.5833 tr oz.

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

58

Luasan (area)
Untuk menyatakan suatu luasan daerah..
Sangat umum dinyatakan dalam Hektar (Ha)
atau Meter Persegi.
1 Hektar (Ha) = 10.000 meter persegi,
= 11.959,9 square yards.
Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

59

BASIS DAN EVALUASI DATA


- Basis Data
- Penyajian Data
- Evaluasi Data
Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

60

TUJUAN EVALUASI DATA


Tujuan Utama : hasil hitungan yang akurat.
z Antisipasi error,
z Memperoleh pengetahuan yg baik antara statistik
dan spasial,
z Mengetahui interkorelasi dan hubungan spasial
antar variabel (mis. ketebalan & kadar, dll),
z Mengetahui dan mendefinisikan domain geologi,
z Menentukan dan mendefinisikan batas bijih,
z Mengevaluasi keteraturan/ketidakteraturan
beberapa variasi data mentah, terutama pada
sampel-sampel dengan support yang berbeda.
Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

61

Aspek Utama Dalam Basis dan


Evaluasi Data
)
)
)
)
)
)
)

File design dan masukan data,


Data editing,
Meng-kuantifikasi kualitas data,
Pengelompokan data sesuai domain
geologi, sampel support, dll,
Analisis statistik univariate,
Analisis statistik bivariate,
Pola-pola spasial dan trend.

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

62

Aspek Utama Dalam Basis dan


Evaluasi Data
DATA

File Design
Data Input

Edit Data

Composite

Univariate

Materi-05

Bivariate

Outliners

Back Up Data

Multivariate

Metoda Perhitungan Cadangan

63

File Design dan Input Data


Data-data Utama :
z Lokasi data (x, y, z),
z Data interval,
z Assay data,
z Informasi geologi (tipe batuan, karakter
mineralisasi, alterasi, dll),
z Informasi tambahan (ID bor, ID sampel,
RQD, dll)
Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

64

DATA
MENTAH

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

65

Rekapitulasi Data

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

66

Data Support
Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

67

DATA COMPOSITE &


OUTLINERS
- Data Komposit
- Pembobotan
- Outliners
Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

68

DATA KOMPOSIT
z

Untuk mereduksi jumlah data (sampel),

Menyajikan data dengan support yang sesuai,

z
z

Mereduksi adanya effek pencilan data (sangat


tinggi maupun sangat rendah),
Mereduksi data-data yang bersifat erratik,
Dapat menghasilkan data komposit untuk
jenjang penambangan (bench composite).

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

69

DATA KOMPOSIT - Prosedur


z
z

Mendefinisikan domain geologi,


Mengkategorikan batas geologi (tegas atau
berangsur),
Menentukan panjang (atau tinggi) komposit yang
diinginkan, bisa ditentukan oleh tinggi jenjang
maupun oleh footwall atau hangingwall dari bijih.
Melakukan perekaman data ; koordinat top dan
bottom komposit, koordinat titik tengah komposit,
pembobotan yang digunakan, panjang komposit
serta informasi karakteristik geologinya.

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

70

PERHITUNGAN KADAR KOMPOSIT


Waste/top soil/Overburden

Batas Bijih

t-1

g-1

t-2

g-2

t-3

g-3

t-4

g-4

t-n

Ore Zone

g=

ti

g-n
Waste/bed rock

Materi-05

ti .gi

Metoda Perhitungan Cadangan

i
71

Ore Zone

Batas Bijih

PERHITUNGAN KADAR KOMPOSIT


BENCH
t-0

g-0

t-1

g-1

t-2

g-2

t-3

g-3

t-4

g-4

t-n

g-n

Tinggi Bench

g=

ti .gi ti .gi
i =0
3

ti

i =0

i=0

Waste/bed rock

Materi-05

H = tinggi bench

Metoda Perhitungan Cadangan

72

Outliners
z

Outline bijih dapat ditentukan secara


vertikal dan secara horizontal.
Secara vertikal menentukan data
komposit dengan batasan kadar tertentu.
Secara horizontal menentukan
distribusi data komposit setiap titik data
(misal : titik bor).

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

73

Faktor Bobot (weighting factor)


untuk Outline
z

Pembobotan aritmatik
sederhana.
Pembobotan tebal
(panjang), luas, volume,
dan berat.

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

74

Pembobotan Aritmetika Sederhana


Untuk hitungan kadar rata-rata yang sederhana,
endapan homogen (variasi kecil), ukuran blok dan
interval sampling seragam.
n k
k 1 + k 2 + k 3 + ..... + k n
= i
k=
n
i=1 n
k = nilai kadar
n = jumlah data

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

75

Faktor Bobot (weighting factor)


Pembobotan tebal-lebar-panjang
n t .k
t 1.k 1 + t 2 .k 2 + t 3 .k 3 + ..... + t n k n
= i i
k=
t 1 + t 2 + t 3 + .... + t n
i = 1 ti

Pembobotan luas
n A .k
t 1.A 1 + t 2 .A 2 + t 3 .A 3 + ..... + t n A n
= i i
k=
A 1 + A 2 + A 3 + .... + A n
i =1 Ai
Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

76

Faktor Bobot (weighting factor)


Pembobotan volume
n V .k
t 1.V1 + t 2 .V 2 + t 3 .V3 + ..... + t n Vn
= i i
k=
V1 + V 2 + V3 + .... + Vn
i = 1 Vi

Pembobotan tonase
n T .k
t 1.T1 + t 2 .T2 + t 3 .T3 + ..... + t n Tn
= i i
k=
T1 + T2 + T3 + .... + Tn
i = 1 Ti
Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

77

Profil suatu sumuran uji :


0,0 m

Contoh Sederhana

k 1 = 1,9 % Ni

t1
1,5 m

k 2 = 2,2 % Ni

t2
4,0 m

k 3 = 2,5 % Ni

t3
6,5 m

k 4 = 2,0 % Ni

t4
8,0 m

Materi-05

Cadangan
Tentukan Metoda
kadar Perhitungan
rata-rata nikel
pada sumuran uji ini.

78

Profil suatu sumuran uji :


0,0 m

Contoh Sederhana

k 1 = 1,9 % Ni

t1
2,0 m

k 2 = 2,3 % Ni

t2
4,0 m

k 3 = 2,0 % Ni

t3

Jika nilai kadar batas (cut off grade)


adalah 2,1 % Ni ;
Tentukan ketebalan badan bijih pada
sumuran uji ini.

5,5 m
k 4 = 1,7 % Ni

t4
7,5 m

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

79

5,1%

2,4%

20 cm

30 cm

30 cm
4,3%

40 cm

10 cm

Contoh Sederhana

0,1%

0,6%

1. Hitung kadar rata-rata dari seluruh daerah mineralisasi.


2. Bila nilai kadar batas = 3,90 % Pb dan minimum lebar bukaan (minimum
stoping width) = 1 meter, bagaimana zona mineralisasi akan ditambang.
Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

80

Contoh Sederhana

25 cm
3,2 %

45 cm
2,2 %

10 cm
3,1 %

1. Pada mineralisasi bijih Cu, berapa kadar rata-rata.


2. Bila nilai kadar batas = 2,60 % Cu dan minimum lebar bukaan (minimum
stoping width) = 1 meter, bagaimana stope didesign ?.
Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

81

Drill Hole ID : C-22


Collar location : 1800 N - 800 E
Elevation : 120.0 m

Contoh Sederhana

Depth
From
To
5
10
10
15
15
20
20
25
25
30
30
35
35
40
40
45
45
50
50
55
55
60
60
65
65
70
70
75
75
80
80
85
85
90
90
95

Assay (% Cu)
0.400
0.560
0.440
0.480
0.400
0.380
0.330
0.590
0.480
0.600
0.560
0.320
0.700
0.210
0.180
0.080
0.200
0.070

Length
(m)
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5

a. Berapa elevasi titik pemboran.


b. Apakah pemboran ini merupakan pemboran vertikal atau pemboran miring ?
c. Jika ditentukan kadar batas rata-rata adalah 0.45% Cu, berapa tebal bijih ?
d. Jika ditentukan tinggi bench adalah 15 m, berapa bench yang dapat terbentuk ?
e. Tentukan elevasi crest dan toe tiap bench.
f. Berapa kadar komposit setiap bench tersebut.
g. Jika ada perbedaan antara total tebal bijih dan total tinggi bench, jelaskan analisis saudara.

Materi-05

Metoda Perhitungan Cadangan

82