Anda di halaman 1dari 1

Tak Ada Gunanya ''Putus Asa'' !

18 Aug 02 03:00 WIB (Astaga.com)


Putus asa? Pesimis? Wah, kayaknya kita harus menjauhi sikap negatif itu. Bukan a
pa-apa, sikap itu memicu abnormalitas saraf dan kematian pada orang sehat, lho.
Demikian studi Stephen L. Stern, M.D dan rekannya dari University of Texas Healt
h Science Center di San Antonio, AS. Menurutnya, 29 orang hopeless, meninggal du
nia tujuh hingga tiga tahun lebih cepat.
Menurut para ahli, dampak dari hopelessness sangat variatif, tergantung masing-m
asing individu, dan faktor lain, seperti latar belakang budaya, pengalaman hidup
di masa kecil, masalah ekonomi, dan depresi.
"Sikap negatif itu memicu abnormalisasi pada sistem saraf otak dan otak. Tentu s
aja, hal ini berpengaruh pada proses kerja tubuh," jelas Stern. "Memang awalnya
tak begitu menimbulkan masalah, tapi akan gawat kalau dibiarkan."

Abnormalitas itu, sedikit demi sedikit, akan berkembang dan mengerogoti kemampua
n manusia berpikir secara sehat dan rasional. "Kalau dibiarkan, hal itu bisa men
yebabkan depresi berkepanjangan dan kematian."
Cara paling baik mengatasi hal ini adalah dengan tidak membiasakan diri berpikir
an negatif. "Jangan lupa untuk melihat sisi positif dari segala hal negatif. Pik
ir dua kali sebelum sesuatu dimasukkan dalam hati," sarannya.
Kita juga perlu memberi dukungan dan pengertian pada orang yang berputus asa, hi
ngga kualitas hidup mereka pun meningkat. "Ini bisa mulai dilakukan oleh orang-o
rang terdekat di sekeliling mereka," jelas Stern.
Akan lebih baik bila mereka diperkenalkan pada kebiasaan hidup sehat, seperti ma
kan teratur dan berolahraga. "Jika sudah parah, ada baiknya konsultasikan saja k
e dokter," ujarnya. (imaulana)

Anda mungkin juga menyukai