Anda di halaman 1dari 12

BAB II

PEMBAHASAN

Boreh adalah ramuan tradisional yang digunakan untuk pengobatan tradisional yang
sudah menjadi tradisi bagi masyarakat di Bali biasanya digunakan untuk anak kecil atau bayi.
Yang dipercaya dapat menghilangkan rasa pegal, pilek, batuk, demam dan dapat menghangatkan
tubuh. Boreh ini adalah campuran dari beras dan kencur yang dikunyah oleh seseorang lalu
dikeluarkan dengan cara disembur ke bagian tubuh anak yang sakit, namun ada beberapa daerah
yang hanya mengoleskan ramuan tersebut seperti lulur ke seluruh bagian tubuh anak tersebut dan

untuk bayi yang pilek biasanya tidak disembur melainkan hanya dimuntahkan lalu ditempelkan
pada ubun-ubun bayi atau dapat juga ditempel didahi dan pelipis bayi. Boreh bisa dibuat dari :
Jahe , kencur, temulawak, mesoyi, cengkeh, pala, merica hitam, kapulaga, kayu manis, beras
merah, beras putih, kacang hijau, atau bahan lain. Contoh ramuan boreh adalah boreh beras
kencur dan boreh anget. Boreh beras kencur dibuat dari bahan beras dan kencur. Sedangkan
boreh anget dibuat dari bahan Jahe , kencur, temulawak, mesoyi, cengkeh, pala,merica hitam,
kapulaga, kayu manis, beras merah/putih. Selain itu boreh beras kencur itu ditunjukan lebih
kepada anak-anak, sedangkan boreh anget lebih ditunjukan kepada orang dewasa karena lebih
terasa panas. Namun disini saya akan lebih membahas tentang boreh beras kencur.

Menurut masyarakat di Bali, resep ramuan boreh ini telah ada dan dikenal masyarakat
Bali sejak abad ke-13 warisan dari keluarga Kerajaan Majapahit ketika berpindah dari Jawa ke
Bali. Setelah mengetahui manfaatnya yang begitu kaya, boreh tetap digunakan selama berabadabad dan kini menjadi obat herbal tradisional unggulan di Bali untuk mengeluarkan racun dalam
tubuh atau detoksifikasi, menghangatkan tubuh, menghilangkan pilek dan batuk pada bayi dan
merileksasi otot-otot.

Sebelum kita mengetahui cara pembuatan boreh beras kencur ada baiknya kita
mengetahui kandungan apa yang terdapat dari bahan-bahan boreh tersebut. Beras adalah bagian
bulir padi (gabah) yang telah dipisah dari sekam. Sekam secara anatomi disebut 'palea' (bagian
yang ditutupi) dan 'lemma' (bagian yang menutupi). Pada salah satu tahap pemrosesan hasil
panen padi, gabah ditumbuk dengan lesung atau digiling sehingga bagian luarnya (kulit gabah)
terlepas dari isinya. Bagian isi inilah, yang berwarna putih, kemerahan, ungu, atau bahkan hitam,
yang disebut beras. Beras umumnya tumbuh sebagai tanaman tahunan. Tanaman padi dapat
tumbuh hingga setinggi 1 - 1,8 m. Daunnya panjang dan ramping dengan panjang 50 - 100 cm
dan lebar 2 - 2,5 cm. Beras yang dapat dimakan berukuran panjang 5 - 12 mm dan tebal 2 - 3
mm. Beras sendiri secara biologi adalah bagian biji padi yang terdiri dari
1. Aleuron, lapis terluar yang sering kali ikut terbuang dalam proses pemisahan kulit,

2. Endosperma, tempat sebagian besar pati dan protein beras berada, dan
3. Embrio, yang merupakan calon tanaman baru (dalam beras tidak dapat tumbuh
lagi, kecuali dengan bantuan teknik kultur jaringan). Dalam bahasa sehari-hari,
embrio disebut sebagai mata beras
Sebagaimana bulir serealia lain, bagian terbesar beras didominasi oleh pati (sekitar 8085%). Beras juga mengandung protein, vitamin (terutama pada bagian aleuron), mineral, dan air.
Pati beras tersusun dari dua polimer karbohidrat:
1. amilosa, pati dengan struktur tidak bercabang
2. amilopektin, pati dengan struktur bercabang dan cenderung bersifat lengket
Perbandingan komposisi kedua golongan pati ini sangat menentukan warna (transparan
atau tidak) dan tekstur nasi (lengket, lunak, keras, atau pera). Ketan hampir sepenuhnya
didominasi oleh amilopektin sehingga sangat lekat, sementara beras pera memiliki kandungan
amilosa melebihi 20% yang membuat butiran nasinya terpencar-pencar (tidak berlekatan) dan
keras.

Sedangkan kencur adalah tanaman yang tumbuh pada daerah dataran rendah atau daerah
pegunungan yang tidak terlalu banyak air tetapi subur dan sedikit teduh. Kencur tergolong
tanaman rimpang dan memiliki kerabat dekat dengan jahe, kunyit dan sebagainya. Tanaman ini
dapat ditanam di pot atau tanah asalkan cukup sinar matahari dan tidak terlalu basah. Biasanya
kencur tumbuh dan berkembang pada musim hujan. Rasa pedas, hangat, agak pahit. Penyulingan
Kencur menghasilkan minyak atsiri. Menurut penelitian minyak atsiri yang dihasilkan dari
kencur memilik lebih dari 23 jenis senyawa. Kandungan kimia yang terdapat dalam kencur
adalah :

Pati (14,4%)

Ethyol aster

Mineral (13,73%)

Borneol

Minyak Atsiri (0,02%)

Kamphene

Berupa Sineol

Paraeumarin

Asam metal kanil

Asam anisic

Penta dekaan

Alkaloid

Asam Cinnamic

Gom

Minyak atsiri membantu mengelola stres dan mempromosikan relaksasi. Minyak atsiri
sangat aktif terhadap bakteri, jamur dan virus dengan kekuatan kulit lebih baik penetrasi dari
antibiotik konvensional. Oleh karena itu mereka dapat bermanfaat sangat baik terhadap
berbagai macam infeksi kulit. Minyak atsiri menyeimbangkan produksi sebum dan karenanya
sangat baik untuk mengobati semua jenis kulit, kering, berminyak, kombinasi dan normal.
Minyak atsiri adalah antiseptik. Minyak atsiri telah ditunjukkan untuk menghancurkan semua
bakteri uji dan virus sekaligus mengembalikan keseimbangan tubuh. Dengan membantu
meningkatkan asimilasi nutrisi pada tingkat sel dan menyediakan oksigen yang dibutuhkan,
minyak esensial dapat membantu merangsang sistem kekebalan tubuh. Minyak atsiri
mengandung blok bangunan untuk kesehatan yang baik, termasuk mineral dan asam amino.
Minyak atsiri memiliki kemampuan untuk mencerna bahan kimia beracun dalam tubuh.
Minyak atsiri merangsang aktivitas enzimatik, mendukung kesehatan pencernaan. Minyak
atsiri adalah antioksidan kuat. Antioksidan menciptakan lingkungan yang tidak ramah bagi
radikal bebas, sehingga membantu untuk mencegah mutasi. Sebagai pemulung radikal bebas,
mereka juga dapat membantu mencegah pertumbuhan jamur dan oksidasi dalam sel. Minyak
atsiri akan ditampilkan untuk detoksifikasi sel dan darah dalam tubuh.

Manfaat boreh beras kencur diantaranya adalah menghangatkan tubuh anak dan
menyembuhkan pilek pada bayi serta dapat menghilangkan rasa pegal. Mengapa dapat
digunakan untuk menghangatkan tubuh adalah karena kencur memiliki sifat yang agak panas
sehingga dapat menghangatkan tubuh. Kencur disini juga memiliki kandungan minyak atsiri
yang berfungsi dalam proses detoksifikasi dan antiseptic, selain itu pati dalam beras berfungsi
untuk menyerap minyak pada kulit, dan minyak atsiri berfungsi dalam proses menghaluskan
kulit, sehingga kulit akan lebih halus. selain itu beras dalam boreh ini berfungsi sebagai
bahan pelekat sehingga boreh dapat menempel pada kulit karena kandungan dari amilopektin.
Maka dari itu boreh beras kencur ini selain untuk menghangatkan tubuh juga untuk
perawatan kulit, detoksifikasi dan proses antiseptic dalam tubuh. Manfaat lain dari boreh
beras kencur adalah dapat menghilangkan pilek pada bayi dengan meletakkannya didahi dan
pelipis bayi. Kencur memiliki kandungan minyak atsiri yang dapat membunuh virus, bakteri,
dan jamur penyebab dari pilek dan batuk tersebut, dapat menyediakan oksigen dan nutrisi
untuk tubuh pada saat bayi tersebut pilek, sehingga tidak kekurangan oksigen dalam
tubuh,dan membantu merangsang sistem kekebalan tubuh. Sedangkan kandungan dari beras
adalah protein yang terdapat dalam bagian endospermae yang berfungsi sebagai dapat

mengatur metabolisme tubuh, menjaga keseimbangan antara asam basa dan keseimbangan
cairan dalam tubuh, berperan penting dalam menjaga stabilitas pH cairan tubuh, protein
merupakan bahan dalam sintesis substansi seperti halnya hormon, zat antibodi,dan organel sel
lainnya, dan membantu kerja tubuh dalam menetralkan atau menghancurkan zat-zat asing
yang masuk ke dalam tubuh. Boreh beras kencur ini harus ditumbuk, dikunyah atau
dihancurkan terlebih dahulu agar dapat memecahkan senyawa komples yang terdapat dalam
beras dan kencur kesenyawa yang lebih sederhana sehingga mudah meresap kedalam tubuh
kandungan-kandungan zat yang terdapat dalam bahan tersebut. Sementara boreh harus
disembur kedalam tubuh tidaklah hal yang penting, itu hanya mitos belaka atau bisa juga
dianggap sebagai penolak bala dan mengusir roh jahat yang terdapat disekitar anak tersebut.
Boreh harus diletakkan didahi dan pelipis bayi. Saraf yang mengalami masalah pada saat
pilek adalah saraf olfaktori yang terletak diantara kedua mata disaluran rongga hidung
sementara untuk lobus otak yang mengatur tentang penciuman adalah lobus temporalis yang
terletak dipelipis bayi. Dalam penggunaan boreh untuk pilek juga sering dilakukan dengan
mengusapkan boreh pada seluruh dahi hingga pelipis yang kaitannya hampir sama dengan
menaruh boreh pada dahi dan pelipis, hanya cara penggunaannya yang berbeda, tapi itu sama
sekali tidak mempengaruhi ataupun mengurangi khasiat dari boreh itu sendiri. Boreh juga
dapat digunakan untuk menghangatkan tubuh bayi jika boreh beras kencur itu diletakkan
diubun-ubun bayi. Karena kandungan dari kencur itu sendiri yang bersifat panas. Selain itu,
dapat memepercepat peredaran darah karena menekan pembuluh darah sehingga dapat
meningkatkan suhu tubuh dan dapat menghangatkan tubuh. Sementara diletakkan diubunubun bayi karena lobus-lobus dibagian otak bayi masih belum tertelatak pada tempatnya dan
kepala bayi dibentuk oleh beberapa lempeng tulang, yaitu 1 buah tulang di bagian belakang
(tulang oksipital), 2 buah tulang di kanan dan kiri (tulang parietal), dan 2 buah tulang di
depan (tulang frontal). Di antara tulang-tulang yang belum bersambung itu terdapat celah
yang disebut sutura. Sutura-sutura ini ada yang membujur dan ada pula yang melintang. Agar
zat-zat dalam boreh dapat meresap secara lebih efektif maka diletakkan disutura tersebut,
karena letak semua lobus berpusat pada sutura tersebut. Selain itu, terdapat manfaatnya yang
baik juga bagi tubuh yaitu dapat menghilangkan rasa sakit bagi anak kecil karena
mengandung minyak atsiri pada kencur berfungsi sebagai zat analgesic yang mampu
meredakan rasa sakit dan nyeri pada tubuh. Selain itu boreh beras kencur ini juga efektif
mengatasi demam pada anak dengan mengoleskan boreh pada kepala, dan telapak kaki anak,
karena kandungan dari beras yaitu kandungan protein yang terdapat dalam bagian
endospermae yang berfungsi sebagai dapat mengatur metabolisme tubuh, menjaga

keseimbangan antara asam basa, keseimbangan cairan dalam tubuh dan mengatur
keseimbangan dalam tubuh, sehingga suhu diluar dan didalam tubuh sama. Untuk kandungan
dari kencur yang bermanfaat dalam mengatasi masalah demam pada anak adalah karena sifat
kencur yang merangsang antibodi dalam tubuh, sehingga mikroorganisme penyebab demam
pada anak dapat diatasi oleh antibodi dalam tubuh kita. fungsi dioleskannya didahi anak
karena bagain dahi adalah lobus frontal dalam tubuh kita yang berfungsi dalam mengatur
metabolisme dalam tubuh dan membantu mengatur keseimbangan suhu. Untuk pengolesan
pada bagian telapak kaki adalah karena sifat kencur yang bersifat panas sehingga dapat
mempercepat aliran pembuluh darah dan dapat menghangatkan. Tujuan mengoleskan
ditelapak kaki, karena apabila mengalami demam telapak kaki kita akan terasa sangat dingin
yang menandakan ketidakseimbangan suhu didalam dan diluar tubuh. Maka dari itu kita
oleskan ditelapak kaki, agar dapat membantu menyeimbangkan suhu didalam tubuh dan
diluar tubuh.

Lontar Taru Pramana ini memiliki keunikan tertentu, merupakan dialog antara Mpu
Kuturan dan tumbuh-tumbuhan yang berkhasiat obat. Dalam buku Usada Bali (Nala,
1993:212) Taru Pramana memiliki khasiat yang digolongkan menjadi 3 golongan yakni
golongan yang memiliki khasiat anget atau panas, dumelade atau sedang dan tis atau dingin.
Untuk mengetahui golongan mana tumbuhan itu dapat dilihat dari bunga, buah, rasa dan
bagian lainnya. Tumbuhan yang bunganya berwarna putih kuning hijau mempunyai khasiat
anget atau panas. Tumbuhan yang berwarna merah atau biru termasuk golongan tis atau
dingin dan yang berwarna beranekaragam termasuk golongan dumelage atau sedang.
Sedangkan ditinjau dari rasa, tumbuhan yang tergolong anget atau panas yang memiliki rasa
manis atau asam. Tumbuhan yang rasanya pait atau lalah atau pedas atau sepet termasuk
golongan tis atau dingin. Obat minum pada umumnya terasa pait amat baik untuk sakit perut
karena berkhasiat mendinginkan panas badan akibat panas dalam perut yang diolah berbentuk
loloh atau jamu (Nala. 1994: 212). Dan tanaman kencur termasuk dalam anget atau panas
karena memiliki daun yang berwarna lembayung dengan warna putih lebih dominan.

Selain itu dalam kitab ayur weda boreh ini termasuk kedalam sthavara yaitu bahan
ramuan yang berasal dari benda tak bergerak termasuk dalam tumbuh-tumbuhan.

Karena

berbeda penyebab dan penyakitnya maka dengan sendirinya jenis pengobatannya pun

bervariasi dari satu penyakit ke penyakit yang lainnya. Jenis-jenis pengobatan menurut
ayurweda yaitu : Snehana, Babya Snebana, Swedana, Nadi Swedana, Bashpa Swedana,
Shirodhara, Pinbinchbali, Pinda Swedana, Pengobatan Panchakarma dan Nasya (terapi
hidung). Pengobatan ayurveda dengan menghilangkan toksin. Toksin yang ada didalam tubuh
dapat mengganggu kelancaran fungsinya tri dosha. Tri dosha berasal dari kata Sangsekertha
(India kuno), yang berakar dari kata Tri dan Dosha. Tri artinya tiga dan Dosha yang asal
katanya Dhus, Dhus berarti melemahkan, atau merusak yang lain atau bisa juga
diterjemahkan merusak keseimbangan dan keharmonisan badan. Tubuh menjadi lemah akibat
berubahnya atau rusaknya keseimbangan sehingga Raga yang semula sehat menjadi sakit.
Tri dosha terdiri dari: Vatta (angin atau udara atau akasa), Pitta (Empedu atau panas atau teja)
dan Kapha (Lendir atau air atau apah atau pertiwi). Dalam pengobatan menekankan adanya
kesehimbangan sistem organ-organ tubuh. Dalam keadaan tertentu racun terus meningkat
dalam tubuh kita dan menyebabkan timbulnya berbagai penyakit, sehingga kita harus
mengeluarkannya dari dalam tubuh kita. Pembersihan racun dari dalam tubuh kita dapat
dilakukan dengan berbagai cara:
1. B Balancing, mensuplai nutrisi yang seimbang ke dalam tubuh. Nutrisi yang
dibutuhkan dalam tubuh dapat kita penuhi dengan pola makan yang baik yaitu 4 sehat
5 sempurna. Nutrisi yang seimbang sangat dibutuhkan sel tubuh untuk terus
beraktifitas, seperti vitamin, mineral, serat (fiber) dan zat gizi lain yang dibutuhkan
oleh tubuh kita untuk melancarkan, menyeimbangkan sistem hormonal serta
keseimbangan asam-basa dalam tubuh.
2. A Activating, mengaktifkan sel tubuh untuk mengoptimalkan penyerapan nutrisi
dalam tubuh. Dengan meningkatkan pemasukan nutrisi kedalam sel tubuh dan sel
darah, membantu regenerasi sel darah merah dan meningkatkan kadar oksigen dalam
darah, menghambat proses oksidasi dan menstimulasi regenerasi sel organ tubuh
untuk berkerja secara optimal dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap
berbagai penyakit.
3. D-Defending, meningkatkan sistem pertahanan tubuh. Dengan merangsang sel tubuh
untuk membentuk antibodi dalam membantu mempertahankan tubuh dari bahaya
radikal bebas dan serangan penyakit, juga turut berperan dalam menjaga kesehatan.

Boreh itu sendiri merupakan bagian dari cara pengobatan Snehana yang terdapat
dalam kitab ayurweda. Snehana,yaitu penyeimbangan tri dosa dengan peluluran dengan boreh
(untuk eksternal body) dan obat herbal sejenis jamu atau loloh (untuk internal body).
Peluluran seluruh badan dengan boreh dan obat-obatan berbentuk minyak. Dilulurkan pada
bagian luar tubuh disebut Babya Snebana. Disebutkan sedikitnya 53 jenis herbal yang
dipakai. Bahan obat herbal ini bisa berupa akar-akaran, sejenis jahe-jahean, Guduchi
(Tinospora cardifolia), Kutki (picrorhiza kurroa), heritaki (terminalia chebula), Chitrak
(plumbago Zeylanica) dan lain sebagainya. Jenis obat-obatan berupa minyak dan ramuan
boreh ini bisa dioleskan pada hidung, telinga, dahi, lobang pantat, atau dimakan dengan
makanan atau minuman. Penggunaan boreh ini telah menerapkan keseimbangan system organ
dalam tubuh. Yang termasuk dalam Activing dan Defending. Activing dimana boreh yang
digunakan diubun-ubun bayi mengaktifkan system pembuluh darah, sementara pada kulit
juga mengaktifkan system pembuluh darah sehingga dapat menghangatkan badan. Sementara
Defending dimana boreh ini dapat meningkatkan system pertahanan tubuh dari radikal bebas
karena kandungan dari minyak atsiri dalam boreh ini.

Maka dari itu, boreh sangat bermanfaat bagi tubuh anak dan bayi. Itulah sebabnya
mengapa nenek moyang kita bisa menggunakan boreh sebagai pengobatan tradisional.
Kelebihan dari penggunaan boreh beras kencur untuk pengobatan yang ditunjukan pada bayi,
yaitu :
1. Harga yang relatif murah
2. Pada bayi dan anak-anak lebih baik menggunakan pengobatan herbal karena
kandungan zat kimianya zat rendah bahkan hampir tidak ada. Karena kondisi tubuh
bayi dan anak-anak belum siap jika diberikan konsumsi bahan kimia yang berlebihan
akan merusak system orang dalam tubuh bayi dan anak-anak. Dan bisa juga merusak
proses pertumbuhan pada bayi dan anak-anak. Untuk pengobatan herbal dalam tubuh
bayi dan anak-anak masih dapat diserap dalam tubuh. Berbeda halnya dengan obat
yang mengadung bahan kimia, Karena ada beberapa zat atau bahan kimia yang tidak
dapat diserap dalam tubuh dan akan mengendap diginjal dan menyebabkan
terganggunya fungsi ginjal itu sendiri
3. Mudah didapatkan
4. Tidak ketergantungan pada obat, ketergantungan pada obat hal yang sangat tidak baik
baik tubuh kita.
5. Mudah dibuat

6. Tubuh kita akan resisten terhadap pengobatan (menolak pengobatan)

Selain itu manfaat menggunakan boreh sebagai obat penurun panas (demam) lebih
baik dibandingkan menggunakan obat penurun panas dari bahan kimia, salah satu contohnya
adalah obat parasetamol pada anak dan bayi. Karena menurut penelitian yang telah
diterbitkan dalam jurnal Pediatrics menyebutkan adanya keterkaitan penggunaan
parasetamol terhadap asma. Penelitian yang ditulis oleh Dr John McBridge ini mengutip
penelitian sebelumnya yang melibatkan 520.000 anak di 54 negara. Peneliti menemukan
risiko peningkatan asma naik mencapai 60 persen pada anak berusia 6-7 tahun. Risiko akan
naik menjadi tiga kali lipat pada anak-anak yang minum obat ini sebulan sekali. Pengobatan
dengan menggunakan obat kimia ini memiliki beberapa sifat tertentu yakni lebih diarahkan
untuk menghilangkan gejala-gejala yang timbul,bersifat sympthomatis yang hanya untuk
mengurangi penderitaannya saja,bersifat paliatif artinya penyembuhan yang bersifat
spekulatif,lebih diutamakan untuk penyakit-penyakit yang sifatnya akut,reaksi cepat namun
bersifat destruktif artinya melemahkan organ tubuh lain,efek samping yang bisa ditimbulkan
iritasi lambung dan hati, kerusakan ginjal, mengakibatkan lemak darah. Hal lain yang
ditimbulkan adalah kerusakan pada organ ginjal. Kita ketahui bahwa ginjal berfungsi
menyaring darah yang mengalir keseluruh organ tubuh kita yang telah berisi banyak racun di
dalamnya, daya tahan saringan di pengaruhi juga oleh bahan yang disaring, dalam hal ini
apabila yang disaring adalah bahan-bahan kimia yang sulit terurai maka kerja ginjal menjadi
lebih berat, di samping ada beberapa bahan kimia yang memang bersifat merusak. konsumsi
obat-obatan kimia /toko secara terus menerus dalam jangka panjang akan bisa memberatkan
kerja organ ginjal dan akhirnya membuat kerusakan ginjal itu sendiri, ini tidak hanya
berlaku untuk anak-anak dan bayi tetapi juga berlaku untuk orang dewasa.

Boreh beras kencur ini juga memiliki khasiat yang lain, yang bermanfaat bagi orang
dewasa juga. Salah satunya adalah menyembuhkan rematik pada orang dewasa. Karena dari
kandungan dari kencur yang dapat mengaktifkan urat dan karena dapat menekan pembuluh
darah yang dapat mempercepat aliran darah sehingga dapat digunakan sebagai obat dari
penyakit rematik. Hal lain dari boreh ini sendiri yang dapat mengobati penyakit rematik
karena kencur mengadung zat analgesic yang dapat menghilangkan rasa nyeri pada tubuh.
Boreh beras kencur juga dapat digunakan sebagai lulur yang diusapkan keseluruh tubuh yang

berfungsi untuk antitoksi. Dapat dikatakan karena kandungan dari kencur yang dapat
digunakan sebagai obat untuk mengelurkan toksin. Selain itu kandungan dari beras yang
dapat menghaluskan kulit dan mencerahkan kulit. Namun boreh ini jarang dilakukan oleh
anak muda dan orang dewasa karena sebagian besar orang beranggapan penggunaan boreh itu
sendiri terlihat kumel dan kotor.

Maka dari itu, boreh beras kencur memiliki banyak manfaat tidak hanya pada anakanak tapi juga dapat bermanfaat bagi orang dewasa. Hanya saja kesadaran masyarakat yang
kurang tentang pengobatan tradisional. Marilah kita kembali menggunakan bahan-bahan yang
mengandung bahan alami daripada menggunakan bahan-bahan yang mengadung zat kimia.
Karena zat kimia tidak hanya dapat mengobati tapi juga dapat merusak tubuh kita. boreh
beras kencur juga dapat baik jika ditinjau dari ilimiah dan keagamaan. Tidak ada ruginya
menggunakan pengobatan tradisional bagi kesehatan kita dimasa depan.

Cara pembuatan boreh beras kencur sangatlah mudah. Bahan-bahan yang harus
disiapkan, yaitu :
1. Beras
2. Kencur
Langkah-langkah pembuatannya :
1. Redam beras selama beberapa menit agar mudah untuk dikunyah
2. Cuci kencur
3. Kunyah beras dan kencur
4. Lalu semburkan kebadan anak atau keluarkan kemudian letakkan didahi, ubun-ubun,
dan pelipis bayi
Maka dari itu, pengobatan kimia jauh lebih merugikan dari pada pengobatan tradisional
dan herbal. Marilah kita gunakan alam kita sebagai obat yang bermanfat bagi kita. Mari kita
kembangkan pontensi dan kegunaan dari alam kita sendiri, untuk lebih meningkatkan kualitas
kesehatan dan kualitas hidup dalam diri.

TUGAS AGAMA HINDU


KHASIAT BOREH YANG MENAKJUBKAN

OLEH :
PUTU RINA WIDHIASIH
P07134014002

POLITEKNIK KESEHATAN DENPASAR


KEMENTERIAN KESEHATAN DENPASAR
JURUSAN ANALIS KESEHATAN
TAHUN AKADEMIK 2014/2015

Anda mungkin juga menyukai