Anda di halaman 1dari 7

RMK : Pengujian Pengendalian dan Pengujian Transaksinya atas

Penerimaan secara Kredit, Piutang Usaha, dan CKP


Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Auditing II

Dosen : NURUL FACHRIYAH, SE., Ak.

Oleh:

GALUH AYU MAHARANI


125020307111046
Auditing II / Kelas CA

UNIVERSITAS BRAWIJAYA
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
JURUSAN AKUNTANSI
MALANG
2015

AUDIT ATAS SIKLUS PENDAPATAN (PENJUALAN KREDIT)


Siklus pendapatan terdiri dari sistem penjualan kredit, sistem penjualan tunai, sistem
retur penjualan, dan sistem penghapusan piutang. Berikut ini menguraikan secara rinci
perancangan program audit untuk pengujian pengendalian atas berbagai sistem informasi
akuntansi yang membentuk siklus pendapatan, yaitu sistem penjualan kredit, sistem penjualan
tunai, sistem retur penjualan, sistem pencadangan kerugian piutang, dan sistem penghapusan
piutang.
Perancangan program audit untuk pengujian pengendalian atas transaksi penjualan
kredit dilaksanakan melalui lima tahap berikut ini:
1. Pemahaman atas sistem informasi akuntansi untuk pelaksanaan transaksi penjualan
kredit.
2. Penentuan kemungkinan salah saji potensial dalam setiap tahap pelaksanaan transaksi
penjualan kredit.
3. Penentuan aktivitas pengendalian yang diperlukan untuk mendeteksi dan mencegah
salah saji potensial dalam setiap tahap pelaksanaan transaksi penjualan kredit.
4. Penentuan prosedur audit untuk mendeteksi efektivitas aktivitas pengendalian.
5. Penyusunan program audit untuk pengujian pengendalian atas transaksi penjualan
kredit.
Pada tahap pemahaman atas sistem informasi akuntansi untuk pelaksanaan
transaksi, untuk sistem informasi akuntansi penjualan kredit diuraikan, yaitu (1) fungsi
terkait, (2) dokumen, (3) catatan akuntansi, (4) bagan alir sistem informasi akuntansi.
Hasil pelaksanaan program audit untuk pengujian pengendalian atas transaksi
penjualan kredit didokumentasikan oleh auditor dalam kertas kerja sebagai bagian dari
pelaksanaan standar pekerjaan lapangan kedua: Pemahaman memadai atas pengendalian
intern harus diperoleh untuk merencanakan audit dan menentukan sifat, saat, dan lingkup
pengujian yang akan dilakukan.
Transaksi penjualan kredit dan tunai mencerminkan produk yg diserahkan kepada
customer selama periode yang diaudit. Transaksi penyesuaian penjualan mencerminkan
pengurangan penjualan karena retur penjualan, pencadangan kerugian piutang, dan
penghapusan piutang yang diotorisasi selama periode yang diaudit piutang usaha
mencerminkan jumlah yang terutang oleh customer yang ada pada tanggal neraca. Semua
transaksi penjualan dan penyesuaian terhadap penjualan yang terjadi selama periode yang
diaudit telah dicatat. Piutang usaha mencakup semua klaim kepada customers pada tanggal
neraca. Hak dan kewajiban entitas memiliki hak atas piutang usaha dan kas sebagai hasil dari
transaksi dalam siklus pendapatan. Piutang usaha pada tanggal neraca mencerminkan
klaim penilaian atau alokasi semua transaksi penjualan dan adjustment penjualan telah dicatat
dalam jurnal, diringkas, dan diposting dalam akun dengan benar. Piutang usaha
diidentifikasikan dan diklasifikasi dengan semestina dalam neraca. Cadangan kerugian
piutang mencerminkan estimasi yang masuk akal beda antara jumlah piutang bruto dengan
nilai piutang usaha bersih yang dapat direalisasikan. Penyajian dan pengungkapan rincian
transaksi penjualan dan adjustment penjualan mendukung penyajian angka penjualan dan

piutang usaha dalam laporan keuangan,baik klasifikasinya maupunpengungkapannya.


Piutang saha diidentifikasi dan diklasifikasi dengan semestinya dalam neraca. Pengungkapan
memadai telah dibuat berkaitan dengan piutang usaha yang digadaikan atau dianjakkan.
Perancangan Program Audit Untuk Pengujian Pengendalian:
1. Fungsi terkait.
2. Dokumen.
3. Catatan Akuntansi.
4. Bagan alir Sistem Informasi Akuntansi.
5. Salah saji potensial, aktivitas pengendalian yang diperlukan, dan prosedur
audit untuk pengujian pengendalian yang dapat digunakan oleh auditor.
6. Penjelasan aktivitas pengendalian yang diperlukan.
7. Penyusunan program audit untuk pengujian pengendalian terhadap transaksi
yang bersangkutan.
8. Penjelasan program audit untuk pengujian pengendalian terhadap transaksi
yang bersangkutan.
Perancangan Program Audit Untuk Pengujian Pengendalian Transaksi Penjualan
Kredit.
Fungsi yang terkait:
1. Fungsi Penjualan.
Menerima surat order dari customer, Mengedit order dari customer,
Menentukan tanggal Pengiriman & Mengisi surat order penjualan.
2. Fungsi Otorisasi Kredit.
Meneliti status kredit customer dan Memberikan otorisasi kredit kepada
customer.
3. Fungsi Penyimpanan Barang.
Menyimpan, menyiapkan dan menyerahkan barang yang dipesan oleh
customer kepada fungsi pengiriman.
4. Fungsi Pengiriman Barang.
Menyerahkan barang atas dasar surat order pengiriman yang diterimanya dari
fungsi penjualan.
5. Fungsi Penagihan.

Membuat dan mengirimkan faktur penjualan kepada customer.


6. Fungsi Pencatat Piutang.
Mencatat semua akun (perkiraan) yang berkaitan dengan piutang.
7. Fungsi Akuntansi Biaya.
Mencatat kos produk jadi yang dijual dalam buku pembantu sediaan dan
mencatat kos produk jadi yang dikembalikan oleh customer dalam transaksi
retur pembelian.
8. Fungsi Akuntansi Umum.
Mencatat transaksi penjualan tunai & kredit, retur penjualan, pencadanga
kerugian piutang dan penghapusan piutang.
9. Fungsi Penerimaan Barang.
Menerima barang dari transaksi pembelian dan retur penjualan.
Dokumen:

Surat Order Pengiriman.

Tembusan Kredit (credit copy).

Surat Pengakuan (acknowledgement copy).

Surat Muat (bill of landing).

Slip Pembungkus (packing slip).

Tembusan Gudang (warehouse copy).

Arsip Pengawasan Pengiriman (sales order follow-up copy).

Arsip Indeks Silang (cross-index file copy).

Catatan Akuntansi:

Jurnal Penjualan (sales journal) mencatatat:


Piutang Usaha xxx
Pendapatan Penjualan xxx

Jurnal Umum (general journal) mencatatat:


Kos Produk yang Dijual xxx
Persediaan Produk Jadi xxx

Buku Pembantu Piutang mencatat bertambahnya piutang kepada debitur.

Buku Pembantu Persediaan mencatat kos produk jadi tertentu yang dijual.

Buku Besar.

Program Audit Untuk Pengujian Pengendalian terhadap Transaksi Penjualan Kredit


1. Lakukan pengamatan terhadap prosedur persetujuan penjualan, pengiriman
barang, penagihan dan pengiriman pernyataan pitang.
2. Ambil sampel transaksi penjualan dari jurnal penjualan dan lakukan
pemeriksaan terhadap dokumen pendukung.
3. Periksa bukti digunakannya formulir bernomor urut tercetak dan pertanggung
jawaban pemakaian formulir tersebut.
4. Ambil sampel surat order pengiriman yang disetujui dan lakukan pengusutan
ke dokumen pendukung dan catatan akuntansi yang bersangkutan.
5. Periksa adanya pengecekan independen terhadap poisting ke buku pembantu
dan jurnal.
Perancangan Program Audit untuk Pengujian Pengendalian Transaksi Pencadangan
Kerugian Piutang.
Fungsi yang Terkait:
1. Fungsi Pencatat Piutang.
Membuat daftar umur piutang dan bukti memorial.
2. Fungsi Akuntansi Biaya.
Mencatat biaya kerugian piutang yang dibebankan pada periode akuntansi
tertentu.
3. Fungsi Akuntansi Umum.
Mencatat transaksi kerugian piutang dalam jurnal umum.
Dokumen:

Bukti memorial.

Daftar Umur Piutang.

Catatan Akuntansi:

Jurnal Umum.
Biaya Kerugian Piutang xxx
Cadangan Kerugian Piutang Usaha xxx

Buku Besar.
Biaya Kerugian Piutang dan Cadangan Kerugian Piutang.

Program Audit untuk Pengujian Pengendalian terhadap Transaksi Retur Penjualan.


1. Lakukan Pengamatan terhadap prosedur perstujuan pembebanan kerugian piutang.
2. Periksa dari jurnal umum dan lakukan pemeriksaan terhadap dokumen pendukung
Auditor.
3. Periksa bukti digunakannya formulir bernomor urut tercetak dan pertanggung
jawaban pemakaian formulir tersebut.
4. Periksa bukti memorial yang disetujui dan lakukan pengusutan ke dokumen cataatan
akuntansi yang bersangkutan.
5. Periksa adanya pengecekan independen terhadap posting je buku pembantu dan
jurnal.
Perancangan Program Audit Untuk Pengujian Pengendalian Transaksi Penghapusan
Piutang
Fungsi yang Terkait:
1. Fungsi Pemberi Otorisasi Kredit.
Membuat bukti memorial atas dasar keputusan manajer yang berwenang untuk
penghapusan Piutang.
2. Fungsi Pencatat Piutang.
Mencatat berkurangnya Piutang karena transaksi Penghapusan Piutang yang tidak
tertagih.
3. Fungsi Akuntansi Umum.
Mencatat transaksi Penghapusan Piutang dalam jurnal umum.
Dokumen:

Bukti Memorial.

Surat Keputusan manajer yang berwenang tentang penghapusan piutang.

Catatan Akuntansi

Jurnal Umum.
Cadangan Kerugian Piutang xxx
Piutang Usaha xxx

Buku Pembantu Piutang.


Mencatat berkurangnya Piutang kepada debitur tertentu berdasarkan bukti
memorial.

Buku Besar.
Piutang Usaha dan Cadangan Kerugian Piutang.

Program Audit untuk Pengujian Pengendalian terhadap Penghapusan Piutang.


1. Lakukan pengamatan terhadap prosedur persetujuan pembebanan kerugian piutang.
2. Periksa dari jurnal umum dan lakukan pemeriksaan terhadap dokumen pendukung.
3. Periksa bukti digunakannya formulir bernomor urut tercetak dan pertanggung
jawaban pemakaian formulir tersebut.
4. Periksa bukti memorial yang disetujui dan lakukan pengusutan ke dokumen dan
catatan akuntansi yang bersangkutan.
5. Periksa adanya pengecekan independen terhadap posting ke buku pembantu dan
jurnal.
Evaluasi Hasil Pengujian Pengendalian.
Jika risiko pengendalian ditaksir teralu rendah, risiko deteksi dapat terlalu tinggi
ditetapkan dan auditor dapat melaksanakan pengujian substantif yang tidak memadai,
sehingga auditnya tidak efektif.
Jika risiko pengendalian ditaksir terlalau tinggi, auditor dapat melakukan pengujian
substantif melebihi dari jumlah yang diperlukan, sehingga auditor melakukan audit yang
tidak efisien.