Anda di halaman 1dari 1

BAB I

PENDAHULUAN
I.1. Latar Belakang
Aktivitas manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya tidak hanya di
permukaan tanah saja, tetapi juga di bawah permukaan tanah. Salah satu
kegiatan di bawah tanah adalah kegiatan penambangan. Kegiatan tambang
bawah tanah meliputi pembuatan lubang bukaan bawah tambang, pembuatan
terowongan dan lain-lain. Pembukaan lubang bawah tanah dapat dilakukan
dengan cara peledakan.
Peledakan merupakan kegiatan yang dilakukan pada massa batuan yang
bertujuan untuk :
a. Membongkar atau melepas batuan dari batuan induknya
b. Membuat rekahan rekahan pada massa batuan
Dalam melakukan proses peledakan maka dibutuhkan alat alat atau
komponen pendukung seperti detonator. Ada beberapa jenis detonator sesuai
dengan kegunaannya, yaitu detonator biasa yang penggunaannya menggunakan
api atau panas yang dihantarkan melalui sumbu bakar dan detonator listrik yang
penyalaannya menggunakan arus listrik.
Gasgas yang berada di dalam tambang dapat berasal dari tambang itu
sendiri, alat-alat yang digunakan dan aktifitas peledakan yang dilakukan pada
tambang batubara bawah tanah. Gasgas tersebut di golongkan menjadi
beberapa macam, yaitu : beracun (pada kondisi tertentu), dapat terbakar (pada
kondisi dan konsentrasi tertentu), dan tidak beracun. Sehingga perlunya
pengendalian pada gas dan peledakan pada tambang batubara bawah tanah.

I-1