Anda di halaman 1dari 5

MAKALAH MTK

PENGINTEGRALAN DENGAN RUMUS


INTEGRAL PARSIAL

DISUSUN OLEH

AGNES MONICA

DANU GALANG PRATAMA


ECHA SEPTIARINI
PAKSI ADNAN FAUZIE

TAHUN AJARAN 2013/2014


Bab I. Definisi Integral Parsial

Integral Parsial adalah suatu cara untuk menaikan pangkat suatu bilangan dua perkalian
fungsi yang berbeda sehingga fungsi bilangan tersebut dapat menaikan pangkatnya
(diintegralkan). Integral parsial dihubungkan dengan fungsi bilangan (u) dan (dv) yang fungsi
tersebut akan dikali dan diintegralkan sesuai dengan aturan rumus integral parsial.
Integral Parsial memiliki cara khusus dimana dua bilangan fungsi dari (u) dan (dv) akan
dihitung untuk mencari penurunan pangkat dari (u) atau biasa disebut (du) dan mencari kenaikan
pangkat (dv) atau biasa disebut (v). Bilangan fungsi-fungsi diatas memiliki hubungan yang
sangat penting dalam integral parsial
Sering kali terdapat banyak pendapat yang menyatakan bahwa integral parsial hampir
sama penyederhanaannya seperti integral subtitusi. Padahal dalam konsep penyederhanaan
integral parsial lebih rumit dibandingkan integral subtitusi. Integral parsial menyederhanakan
fungsi dengan pemilihan fungsi yang akan diturunkan dan yang akan diintegralkan untuk
membuat fungsi-fungsi baru yang akan digunakan pada rumus integral parsial.

Bab II. Rumus Integral Parsial


Integral parsial memiliki rumus umum seperti :
Dimana dalam rumus diatas kita harus memilih salah satu fungsi (u) pada soal dan fungsi sisanya
sebagai (dv). Saat mengerjakan integral parsial, kita perlu memilih fungsi (u) yang tepat dengan syarat (u)
diturunkan hasil turunannya akan lebih sederhana dari (u) sendiri. Contoh-contohnya untuk turunan dibawah
ini :
1. F(x) = ln x F(x) = 1/x
2. F(x) = x2 F(x) = 2x
3. F(x) = e2x F(x) = 2.e2x
Turunan (u) diatas akan digunakan dalam rumus integral parsial u.dv = u.v - v.du . Dengan (u)
sebagai F(x) dan (du) sebagai F(x)'. Dan untuk fungsi (v) dan (dv) dalam soal kita memilih fungsi (dv) dengan
syarat (dv) diintegralkan sehingga membentuk (v). Contoh-contohnya untuk integral dibawah ini :
1. 3x2 = (3/3).x3 x3 + C
2. sin x = cos x + C
Setalah menemukan turunan (u) menjadi (du) dan integral (dv) menjadi (v). Nilai akan siap dimasukan
ke dalam rumus integral parsial. Sebagai contoh perhatikan soal contoh dibawah ini :
1. x2.(x + 3)2 = x2 . (x2 + 6x + 9)

Untuk (u) kita mengambil fungsi x2 dan (dv) adalah (x + 3)2 atau (x2 + 6x + 9) sehingga :
(u) = x2 (du) = 2x
(dv) = (x+3)2 = (x2 + 6x + 9) (v) = (1/3 x3 + 3x2 + 9x)

Setelah menemukan (u), (du), (dv), dan (v) soal siap untuk dimasukan ke dalam rumus integral parsial
menjadi :
u.dv = u.v - v.du
x2.(x+3)2 = (x2). (1/3 x3 + 3x2 + 9x) - (1/3 x3 + 3x2 + 9x). (2x)
x2.(x+3)2 = (1/3 x5 + x4 + 9x3) - (2/3 x4 + 6x3 + 18x2)
x2.(x+3)2 = (1/3 x5 + x4 + 9x3) (10/3 x5 + 3/2 x4 + 6x3)
x2.(x+3)2 = (- 9/3 x5 3/2 x4 + 3x3)

Jadi integral parsial dari x2.(x+3)2 hasilnya (- 9/3 x5 3/2 x4 + 3x3).

Contoh Soal :
1.
Pertama pilih dulu fungsi mana yang ingin dijadikan u. Secara umum, pedomannya
adalah memilih fungsi yang jika diturunkan hasilnya lebih sederhana. Untuk kasus ini,
pilihlah

Karena memilih

berarti

Lalu masukkan persamaan di atas ke rumus integral parsial

2.
Ada dua kemungkinan untuk memisalkan u, yaitu
atau
memilih
karena turunannya lebih sederhana dibanding
Jadi misalkan :

Lalu

Lakukan substitusi u dan v

. Tetapi kita
.