Anda di halaman 1dari 121

SISTEM OPERASI

WINDOWS SERVER 2003 ENTERPRISE EDITION


Ferry Gustiawan
INSTALASI WINDOWS SERVER 2003

Langkah-langkah :

1. Boot komputer dari CD master Windows Server 2003


2. Caranya :
• Masuk ke BIOS (dengan cara menekan DEL atau F1 atau
F2 atau F10 atau ESC atau CTRL+ALT+ESC atau
CTRL+ALT+S, tergantung motherboard)
• Ubah urutan boot
FIRST BOOT : CDROM
SECOND BOOT : HARDDISK
• Tekan F10 untuk menyimpan konfigurasi urutan boot.
Kemudian OK.
3. Komputer restart.
4. Kemudian tampil : Press anykey to boot from CD……
Ketika tulisan tersebut muncul, tekan sembarang tombol
untuk boot melalui CD.
5. Kemudian akan keluar pilihan, ingin setup atau repair.
Tekan enter untuk melakukan instalasi windows.
6. Berikutnya akan tampil License Agreement. Tekan F8 untuk
melanjutkan instalasi.
7. Berikutnya diminta untuk memilih partisi dimana windows
server 2003 akan diinstal. Pilih salah satu partisi,
misal C, lalu enter.
8. Tampil pilihan format. Pilih format dengan NTFS (urutan
3), lalu enter.
9. Tekan F untuk melanjutkan format. Atau tekan ESC untuk
merubah partisi (kembali ke halaman sebelumnya).
10. Komputer melakukan format dan copy files.
11. Setelah selesai copy files, komputer akan restart
(jangan tekan tombol keyboard).
12. Komputer akan melakukan instalasi.
13. Berikutnya adalah regional setting. Untuk menentukan
format tanggal, waktu, mata uang, pilih salah satu
negara. Kemudian tentukan lokasi. Lalu klik Apply dan
Next.
14. Isi nama dan organisasi, misal name : ilkom dan
organisasi : unsri. Kemudian klik Next.
15. Isi CD KEY. Klik Next.
16. Pilih Per device or per user, lalu Next.
17. Ketikkan nama komputer, kemudian tentukan password
administrator. Kemudian klik Next.
18. Tentukan Time Zone Indonesia lalu Next.
19. Berikutnya komputer melakukan instalasi. Dapat dilihat
estimasi waktu yang diperlukan sampai instalasi selesai.
20. Komputer restart. Instalasi selesai.

Ferry Gustiawan 2
SETTING JARINGAN (TCP/IP) WINDOWS SERVER 2003

Langkah-langkah :

Start, Control Panel, Network Connection, Local Area


Connection

Kemudian pada jendela Local Area Connection Status klik


Properties

Ferry Gustiawan 3
Pada jendela Local Area Connection Properties, double klik
Internet Protocol (TCP/IP)

Pada wizard berikutnya, Klik Tombol Radio Use the following


IP Address

• Isi IP Address : 192.168.5.1


• Isi Subnet Mask : 255.255.255.0 (Otomatis terisi saat
pengisian IP Address)
• Default Gateway : Kosongkan
• Preferred DNS Server : Isi IP Address DNS Server
misal : 192.168.5.1 atau Kosongkan, jika tidak
menggunakan DNS Server

Kemudian klik OK

Ferry Gustiawan 4
INSTALASI ACTIVE DIRECTORY WINDOWS SERVER 2003

Suatu komputer yang sudah terinstal sistem operasi Windows


Server baru bisa dikatakan server bila telah diinstal Active
Directory.

Syarat-syarat Instalasi Active Directory :


1. Harus memiliki Kartu Jaringan dan dalam keadaan
terhubung/terkoneksi di LAN.
2. File System Partisi Server harus NTFS.
3. Master/CD Windows Server 2003.

Langkah-langkah :
Start > Administrative Tools > Configure Your Server Wizard

Ferry Gustiawan 5
Pada wizard pertama ini klik Next. Begitu juga pada wizard
kedua

Ferry Gustiawan 6
Kemudian komputer akan membaca koneksi jaringan

Pada Wizard berikutnya pilih Custom Configuration lalu klik


Next

Ferry Gustiawan 7
Pilih Domain Controller (Active Directory) lalu Next

Ferry Gustiawan 8
Klik Next

Klik Next

Ferry Gustiawan 9
Klik Next

Pilih Domain Controller for a new domain, kemudian klik Next

Ferry Gustiawan 10
Pada Wizard berikutnya pilih Domain in a new forest lalu
Next

Pilih No, just instal and configure DNS on the computer,


kemudian klik Next

Ferry Gustiawan 11
Isi Nama Domain Server, misal : ilkom.com, atau ilkom.ac.id
lalu Next

Wizard berikutnya memberi nama Domain NetBIOS, klik Next

Ferry Gustiawan 12
Klik Next

Klik Next

Ferry Gustiawan 13
Pada Wizard berikut, pilih Instal and configure the DNS name
on the computer………, lalu klik Next

Kemudian pilih Permission Compatible with pre-Windows 2000


server operating system, klik Next

Ferry Gustiawan 14
Isi Restore Mode Password & Confirm Password, lalu Next

Wizard berikutnya merupakan pemberitahuan/konfirmasi atas


pilihan-pilihan pada wizard sebelumnya, lalu klik Next

Ferry Gustiawan 15
Komputer mulai menginstal Active Directory

Bila instalasi sudah selesai, klik Finish

Restart PC Server

Ferry Gustiawan 16
Setelah Restart komputer telah berubah menjadi Domain
Controller. Klik Finish.

Note :
Untuk menginstal Active Directory bisa juga dengan
mengetikkan dcpromo pada menu Run.

Ferry Gustiawan 17
UNINSTAL ACTIVE DIRECTORY

Untuk membuang/uninstal active Directory, ketikkan dcpromo


pada menu Run.

Kemudian klik Next dan OK pada Wizard berikutnya

Ferry Gustiawan 18
Beri tanda cek pada This server is the last domain
controller in the domain, lalu klik Next

Klik Next

Ferry Gustiawan 19
Beri tanda cek pada Delete all aplication directory
patitions on this domain controller, kemudian klik Next

Isi password Administrator yang baru dan confirm, seteleh


itu klik Next

Ferry Gustiawan 20
Wizard berikutnya akan memberitahu bahwa Active Directory
akan di hapus, klik Next

Kemudian komputer akan membuang Active Directory

Ferry Gustiawan 21
MEMBUAT USER ACCOUNT DI WINDOWS SERVER 2003

Langkah-langkah :

Start, Administrative tools, Active Directory Users &


Computers

Klik kanan Users, New, User

Ferry Gustiawan 22
Isi kolom first name:Ferry
Isi kolom last name :S. Kom
Isi kolom User logon name:ferry

Klik Next

Isi password, misal : 123, lalu Confirm


Beri tanda cek pada pilihan User cannot change password dan
password never expires lalu klik Next

Ferry Gustiawan 23
Klik Finish.

Ferry Gustiawan 24
SETTING DOMAIN SECURITY POLICY

Bila user baru tidak bisa didaftarkan, ubah Domain Security


Policy.

Langkah-langkahnya :

Klik Start, Administrative Tools, Domain Security Policy

Pilih Account Policies, Password Policy

Ferry Gustiawan 25
Ubah Policy Setting dengan cara klik kanan pada masing-
masing policy, sehingga nilainya menjadi :

Enforce Password History : Not Defined


Maximum Password Age : Not Defined
Minimum Password Age : Not Defined
Minimum Password Length : 3 characters
Password Must meet Complexity Requirements : Disabled
Store Password Using Reversible Encryption : Disabled

Ferry Gustiawan 26
Ferry Gustiawan 27
Setelah semua policy diubah, restart komputer. Lalu coba
buat user baru.

Ferry Gustiawan 28
SETTING CLIENT WINDOWS 2000 PROFESIONAL DAN WINDOWS XP
PROFESIONAL LOGIN KE ACTIVE DIRECTORY

Langkah-langkah :

Klik kanan My Computer, Properties, Network Identification,


Properties, kemudian isi Domain : ilkom, lalu klik Ok

Isi Nama User & password yang terdaftar di Active directory


Windows Server 2003, klik Ok

Restart PC client

SETTING “USER BIASA” LOGON KE PC SERVER WINDOWS SERVER 2003


(Mengizinkan Non Administrator Logon pada Server)

Langkah-langkah :

Klik Start, Administrative Tools, Domain Controller Security


Policy

Ferry Gustiawan 29
Klik Local Policies, User Rights Assingment, Kilk 2x Allow
Log on Locally

Lalu klik Add User or Group

Ferry Gustiawan 30
Klik Browse

Masukkan Nama User Account yang diizinkan logon ke Server


dengan cara ketikkan namanya lau klik Check Names

Klik OK

Ferry Gustiawan 31
MEMBUAT ORGANIZATIONAL UNIT (OU)

Masuk ke Active Directory User and Computers, kemudian klik


kanan domain (ilkom.com), pilih New, Organizational Unit

Ketikkan nama OU, misal Program Diploma, kemudian OK. Ini


berarti kita telah membuat OU pada domain ilkom.com

Ferry Gustiawan 32
Kemudian ulangi langkah diatas dan buat OU dengan nama
Program Sarjana

Dengan demikian berarti telah dibuat dua OU baru pada domain


ilkom.com
Kemudian kita akan membuat sub OU dibawah OU Program Diploma
dengan nama Manajemen Informatika, Teknik komputer, dan
Komputer Akuntansi. Caranya klik kanan pada OU Program
Diploma, pilih New, Organizational Unit

Ferry Gustiawan 33
Ferry Gustiawan 34
MENAMBAH USER PADA OU

Caranya sama dengan membuat user account pada pelajaran


sebelumnya. Klik kanan pada OU Program Diploma, pilih New,
User

Ketikkan nama user dan logon name

Ferry Gustiawan 35
Isikan password

Kemudian klik Finish.

Ferry Gustiawan 36
MEMINDAHKAN USER

Pindahkan user Robert Fachrurrozi yang berada pada OU


Program Diploma ke Sub OU Teknik Komputer. Klik kanan user
Robert Fachrurrozi, pilih Move

Pilih Sub OU Teknik Komputer lalu klik OK

Ferry Gustiawan 37
User tersebut telah pindah ke Sub OU Teknik Komputer.

Klik kanan user tadi, klik Properties

Ferry Gustiawan 38
Pada User Properties pilih tab General dan masukkan
informasi yang ingin kita tambahkan.

Ferry Gustiawan 39
MEMBUAT GROUP

Buka Active Directory Users and Computers, klik kanan pada


OU Program Diploma, pilih New, Group

Buat group dengan nama Laboran, dengan group scope Global


dan group type Security, klik OK

Ferry Gustiawan 40
Security Group adalah group yag memberikan izin-izin akses
ke sumber daya (resources) seperti file dan printer.
Distribution Group untuk hal-hal yang tidak ada hubungan
dengan keamanan (security). Tapi kedua group type bisa
digunakan pada distribusi email.
Ulangi langkah tadi dan buat sebuah group lagi dengan nama
Networking.

Ferry Gustiawan 41
MENAMBAH USER KE GROUP

Untuk memasukkan User ke group Networking, caranya klik


kanan group Networking, pilih Properties

Pada Networking Properties, klik tab Members, lalu klik Add

Ferry Gustiawan 42
Maka akan jendela Select Users, Contacts, Computers or
Groups. Ketikkan fe lalu klik Check Names

Akan tampil nama user yang berawalan huruf fe, pilih Fe


Gustiawan, OK

Ferry Gustiawan 43
User dengan nama Fe Gustiawan telah menjadi member group
Networking

Ferry Gustiawan 44
GROUP POLICY

Sekarang akan dibuat Group Policy Object untuk OU Program


Diploma. Caranya klik kanan OU Program Diploma, pilih
properties

Pada jendela Program Diploma Properties, klik tab Group


Policy, lalu klik New

Ferry Gustiawan 45
Maka akan tampil jendela untuk membuat Group Policy Object
yang baru. Ubah nama (Rename) New Group Policy Object
menjadi GPO Program Diploma, kemudian klik Edit.

Maka akan tampil jendela Group Policy Object Editor. Pada


jendela ini dapat dilihat GPO terbagi menjadi dua bagian
yaitu Computer Configuration dan User Configuration, tiap
bagian mempunyai beberapa option yang berhubungan dengan
konfigurasi dan policy dari computer atau user. Klik
Computer Configuration, Windows Setting, Security Setting.
Sebagai contoh akan dibuat GPO untuk Audit Policy maka klik
Local Policy, pilih Audit Policy.

Ferry Gustiawan 46
Pada jendela sebelah kanan, klik kanan Audit Object Access,
pilih Properties.

Beri tanda cek pada Define these policy setting, Success dan
Failure. Klik OK untuk menyelesaikan pembuatan GPO.

Ferry Gustiawan 47
Langkah berikutnya adalah membuat MMC stand-alone snap-in
untuk GPO tersebut, yang tujuannya adalah agar GPO tersebut
dapat diatur dengan mudah.
Caranya adalah klik menu Start, Run, kemudian ketik mmc pada
kolom yang tersedia lalu OK.

Maka akan tampil jendela console1.

Pada jendela console1, klik menu File, Add/Remove Snap-in

Ferry Gustiawan 48
Pada jendela berikutnya, klik Add.

Pilih Group Policy Object Editor, klik Add.

Ferry Gustiawan 49
Kemudian klik Browse, untuk memilih Group Policy Object.

Klik 2x Program Diploma, untuk melihat GPO yang telah dibuat


di OU tersebut.

Kemudian pilih GPO Program Diploma, lalu OK.

Ferry Gustiawan 50
Pada jendela berikutnya klik Finish.

Lalu klik OK.

Ferry Gustiawan 51
Jendela console1 akan tampil kembali.

Kemudian simpan, klik File, Save as

Ferry Gustiawan 52
Beri nama pada file, misal GPO Program Diploma.mmc. Lalu
klik save.

GPO Program Diploma sekarang akan tampil pada daftar


Administrative Tools, Anda dapat meng-editnya dengan meng-
klik GPO tersebut.

Ferry Gustiawan 53
Pada menu Action, klik Properties.

Pada jendela Properties, klik tab Security untuk


mengkonfigurasi security GPO tersebut.

Membuat Policy Menggunakan GPMC

Group Policy dapat juga dibuat melalui GPMC (Group Policy


Management Console). Terlebih dahulu Anda harus menginstal
GPMC di Windows Server 2003.

Ferry Gustiawan 54
Contoh dibawah ini adalah policy untuk memblok user membuka
control panel pada OU Program Diploma. Adapun langkah-
langkahnya adalah sebagai berikut (diasumsikan Anda telah
menginstal GPMC).
Buka Group Policy Management yang terdapat di Administrative
Tools.

Pada jendela Group Policy Management, klik kanan OU Program


Diploma, pilih Create and Link a GPO here.

Ferry Gustiawan 55
Beri nama GPO, misal Tidak Bisa Buka Control Panel, lalu
klik OK.

GPO Tidak Bisa Control Panel akan tampil di bawah OU Program


Diploma. Klik kanan pada GPO tersebut kemudian klik Edit.

Ferry Gustiawan 56
Pada jendela GPO Editor, klik kanan Prohibit access to the
Control Panel, klik Properties.

Pada jendela Prohibit access to the control Panel


Properties, pada tab Setting klik Enabled, kemudian klik OK.

BLOCK INHERITANCE

Ferry Gustiawan 57
Umumnya secara default group policy yang diterapkan pada
tingkat atas akan diwariskan pada semua objek yang berada di
tingkat bawah sesuai dengan aturan hierarki Active
Directory.

Adakalanya diinginkan suatu keadaan dimana group policy yang


dibuat pada tingkat atas tidak berlaku pada objek
dibawahnya. Untuk kebutuhan diatas Windows Server 2003
menyediakan fasilitas Block Policy Inheritance.

Sebagai contoh, kita ingin membuat sub OU Komputer Akuntansi


tidak mewarisi policy yang dibuat diatasnya. Langkah-
langkahnya adalah Klik kanan pada OU yang akan di block
dari Policy (dalam hal ini OU Komputer Akuntansi), kemudian
klik Block Inheritance.

Ferry Gustiawan 58
OU Komputer Akuntansi telah diblock dari inheritance policy
yang dibuat ditingkat atasnya (perhatikan tandanya).

No Override
Untuk menghindari tingkat bawah memblokir policy yang dibuat
pada tingkat atas.

Ferry Gustiawan 59
MEMULAI SITES

Login sebagai Administrator, klik Start, All Programs,


Administrative Tools, klik Active Directory Sites and
Services

Klik kanan pada Default–First-Site-Name dan pilih Rename,


beri nama City1

Ferry Gustiawan 60
Klik kanan Sites, New, Site

Ferry Gustiawan 61
Masukkan sebuah nama untuk site baru, misal City2,dan klik
Link Name yang bernama DEFAULTIPSITELINK, OK

Kemudian klik OK lagi

Ferry Gustiawan 62
Site baru akan terlihat di panel sebelah kiri

Ferry Gustiawan 63
MENAMBAH SUBNET

Klik kanan Subnet dan pilih New Subnet

Klik City1 dan masukkan address dengan alamat 10.10.10.0,


subnet mask 255.255.255.0

Ferry Gustiawan 64
Kemudian klik city2 dan masukkan address dengan alamat
10.10.2.0 dengan subnet mask 255.255.255.0

Ferry Gustiawan 65
SITE LINK

Klik Site, Inter-site Transport, IP, pada jendela sebelah


kanan klik kanan DEFAULTIPSITELINK, klik Rename

Ubah nama menjadi City1-2

Ferry Gustiawan 66
Kemudian klik kanan City1-2, pilih Properties

Pada City1-2 properties klik Change Schedule

Ferry Gustiawan 67
Kemudian akan tampil jendela Schedule Replikasi yang dapat
anda jadwalkan sesuai kebutuhan. Replikasi adalah
sinkronisasi database antar site.

Ferry Gustiawan 68
ENKRIPSI FILE

Buka Windows Explorer

Buat sebuah file teks di salah satu drive, misal di drive d.


Caranya klik drive d, pada jendela sebelah kanan klik kanan
pada tempat kosong, pilih New, Text Document

Ferry Gustiawan 69
Klik kanan file teks tadi, ubah nama (rename), misal encrypt
me.

Anda dapat mengisi file tersebut dengan beberapa kalimat


untuk membuktikan bahwa kalimat/kata dari file tersebut
tidak akan dapat terbaca.

Ferry Gustiawan 70
Setelah itu klik kanan pada file teks tadi, pilih properties

Pada jendela properties file teks tadi, klik Advanced

Ferry Gustiawan 71
Kemudian beri tanda cek pada Encrypt content to secure data,
OK

Setelah selesai, log off administrator, dan log on sebagai


user lain, misal ferry, kemudian coba buka file tadi dengan
mengklik 2x file teks tersebut

Ferry Gustiawan 72
Akan tampil jendela peringatan bahwa akses ditolak.

Ferry Gustiawan 73
DISK QUOTAS PADA FILE SYSTEM

Log on sebagai Administrator, buka windows explorer, klik


kanan pada salah satu drive, misal d. Kemudian pilih
Properties.

Pada jendela Properties drive d, klik tab Quota, klik Enable


quota management dan Deny disk space to users exceeding
quota limit. Kemudian klik Limit disk space to 1 GB dan Set
warning level to 1 GB. Klik OK. Ini berarti kita membatasi
penggunaan space sebesar 1 GB dan akan muncul peringatan
jika quota sudah hampir mencapai 1 GB.

Ferry Gustiawan 74
DISK QUOTA MELALUI POLICY

Untuk membuat disk quota melalui policy, terlebih dahulu


buang GPM (bila GPM terinstal). Setelah itu buka Active
Directory Users and Computers. Pada jendela Active Directory
Users and Computers, klik kanan OU Program Diploma, klik
Properties

Ferry Gustiawan 75
Pada jendela Program Diploma Properties, klik tab Group
Policy, pilih GPO Program Diploma lalu klik Edit

Pada jendela Group Policy Object Editor, klik Computer


Configuration, Administrative Templates, System, Disk
Quotas. Pada jendela sebelah kanan, klik kanan pada Enable
disk quotas, pilih Properties

Ferry Gustiawan 76
Akan tampil jendela Disk quotas Properties. Pada jendela ini
klik Enabled, kemudian klik Next Setting

Pada jendela Enforce disk quotas limit properties, klik


Enabled, setelah itu klik Apply dan OK

Ferry Gustiawan 77
FOLDER SHARING

Buka windows Explorer dan buat sebuah folder dengan nama


Data Share

Ferry Gustiawan 78
Kemudian klik kanan folder tersebut, pilih dan klik Sharing
and Security

Pada jendela Properties folder, klik Share this folder.


Share name akan otomatis terisi dengan nama folder tadi. Isi
Description bila perlu. Jumlah pemakai yang dapat akses ke
folder tersebut dapat Anda tentukan jumlahnya. Share folder
pada suatu Windows Server 2003 dapat dibuat agar dapat
diakses oleh pemakai dengan jumlah tak terbatas (Maximum
Allowed), tetapi share folder pada Windows XP atau Windows
2000 Professional, hanya dapat diakses maksimum oleh 10
pemakai. Ini merupakan perbedaan kemampuan sistem operasi
Windwos Server dan sistem operasi Windows Profesional.

Adakalanya Anda mungkin ingin membuat share folder yang


dapat dipakai bersama tetapi folder tersebut harus
tersembunyi dan tidak dapat terlihat jika ditelusuri dengan
windows explorer. Untuk menyembunyikan suatu share folder,
ketik simbol $ setelah nama share, misalnya : data share$.
Maka folder tersebut akan tersembunyi.

Ferry Gustiawan 79
Selanjutnya untuk mengatur izin sharing suatu folder, klik
tombol Permission. Pada Windows Server 2003 waktu baru
dibuat, semua pemakai (everyone) hanya mempunyai izin Read
(membaca). Pada Windows Server 2000 waktu baru dibuat, semua
pemakai (everyone) mempunyai izin sebagai berikut : Full
Control (izin penuh), Change (mengubah), dan Read (membaca).

DFS (DISTRIBUTED FILE SYSTEM)

Ferry Gustiawan 80
Untuk membuat DFS klik Distributed File System pada
Administrative Tools.

Pada jendela Distributed File System, klik kanan Distributed


File System, pilih New Root…

Pada New Root Wizard, klik Next

Ferry Gustiawan 81
Kemudian pilih Domain Root, lalu klik Next

Pada wizard berikutnya klik domain ilkom.com, kemudian Next

Ferry Gustiawan 82
Pilih server name, misal laboran1a.ilkom.com, Next

Ferry Gustiawan 83
Ketik Root Name dengan nama Data Share, yaitu folder yang
kita sharing, isi Comment bila perlu, klik Next.

Klik Finish

Ferry Gustiawan 84
Pada jendela berikutnya akan terlihat Distributed File
System yang telah dibuat tadi.

Ferry Gustiawan 85
FILE OFFLINE

File Offline adalah fasilitas untuk memberikan alternatif


dimana pemakai dapat terus akses ke file-file yang disimpan
di dalam jaringan walaupun hubungan dengan jaringan telah
terputus.

File Offline menggunakan metode yang disebut chaching, yaitu


penyalinan file yang sedang dipakai ke harddisk komputer
sehingga walaupun hubungan dengan jaringan telah terputus,
pemakai tetap dapat menggunakan file tersebut.

Adapun langkah-langkahnya adalah buka Windows Explorer


kemudian klik kanan folder yang dishare tadi misal folder
Data Share, kemudian klik Properties.

Ferry Gustiawan 86
Pada folder properties klik tab Sharing, kemudian klik
tombol Offline Setting

Akan tampil jendela Offline Setting

Ferry Gustiawan 87
Pada jendela Offline Settings,ada tiga pilihan :
• Only the files and programs that users specify will be
available offline : Hanya file dan program yang
ditentukan user yang akan tersedia offline
• All files and programs that users open from the share
will be automatically available offline : Semua file
dan program yang dibuka user pada folder yang dishare
otomatis akan tersedia offline
• Files or programs from the share will not be available
offline : File atau program dari folder yang dishare
tidak akan tersedia offline

Dari ketiga pilihan tersebut, tentukan setting sesuai


kebutuhan.

PRINTER MANAJEMEN

INSTALASI PRINTER DI SERVER

Untuk instalasi printer di server, klik Start, Printer and


Faxes

Ferry Gustiawan 88
Kemudian double klik Add Printer

Tampil Wizard Add Printer, klik Next

Ferry Gustiawan 89
Pada wizard berikutnya pilih Local printer attached to this
computer, klik Next

Pilih Use the following port, kemudian pilih LPT1, Next

Ferry Gustiawan 90
Pilih printer yang akan diinstal, manufacturers-nya dan merk
Printer-nya, Next

Pada jendela berikutnya ada pertanyaan apakah printer


tersebut akan dijadikan default printer, pilih Yes, lalu
Next

Ferry Gustiawan 91
Berikutnya berikan Share Name untuk printer tadi, kemudian
klik Next

Pada jendela berikutnya dapat diisikan lokasi printer dan


komentar untuk printer tersebut. Komentar dapat juga diisi
dengan kemampuan printer tersebut. Lokasi dan komentar ini
akan ditampilkan di Active Directory.

Ferry Gustiawan 92
Jendela wizard berikutnya menanyakan apakah ingin melakukan
print tes, pilih No, lalu Next

Klik Finish untuk menyelesaikan instalasi.

Ferry Gustiawan 93
Kemudian Instal satu printer lagi, pilih jenis yang lain,
misal HP

Pilih Yes, Next

Ferry Gustiawan 94
Beri nama share name, lalu Next

Tentukan lokasi dan komentar untuk printer tersebut, lalu


Next

Ferry Gustiawan 95
Pilih No, untuk tidak melakukan print test page

Lalu Finish

Ferry Gustiawan 96
MEMINDAHKAN PRINTER KE DALAM ACTIVE DIRECTORY

Buka Active Directory Users and Printers, klik View, pilih


Users, Groups, and Computers as containers

Buka ilkom.com, Domain Controllers, klik nama server


Laboran1a. Maka di jendela sebelah kanan akan terlihat dua
printer yang diinstal tadi

Ferry Gustiawan 97
Pilih salah satu printer, klik kanan dan klik Move

Pilih lokasi dimana printer akan dipindahkan, misal Program


Diploma, lalu OK

Ferry Gustiawan 98
Printer tadi akan pindah ke OU Program Diploma

PENCARIAN PRINTER

Untuk melakukan pencarian, klik Start, Search

Ferry Gustiawan 99
Klik Other search options

Klik Printers, computers, or people

Ferry Gustiawan 100


Klik A Printer on the network

Pilih tab Printers, kemudian tentukan Location, lalu klik


Find Now

Ferry Gustiawan 101


Printer yang dicari bila ditemukan akan ditampilkan pada
jendela bagian bawah

Kemudian cari kembali printer yang berada dilokasi 6, klik


Find Now, maka akan ditemukan printer pada lokasi tersebut.

Ferry Gustiawan 102


Klik kanan pada Printer Agfa tersebut, pilih properties

Pada tab General, terdapat Location dan Comment yang pernah


dibuat. Coba lihat semua properties printer tersebut.

Ferry Gustiawan 103


PENCARIAN USER/PEOPLE

Setelah melakukan pencarian printer lewat fasilitas search,


sekarang coba Anda lakukan pencarian user. Ulangi langkah
diatas, pilih Printers, computers, or people

Kemudian klik People in your address book

Ferry Gustiawan 104


Pada Look in pilih Active Directory

Pada Name masukkan nama Ferry, klik Find Now

Bila nama user tadi terdapat di Active Directory, maka nama


user tadi akan ditampilkan

Ferry Gustiawan 105


DHCP SERVER
(Dynamic Host Configuration Protocol)

DHCP server merupakan fasilitas dari Windows 2000 Advanced


Server dan Windows Server 2003, yang berfungsi memberikan
alamat / IP Address untuk client secara otomatis / dynamic
sehingga mempermudah pemberian IP Address pada masing-masing
client serta menghindari terjadi konflik IP Address antar
client.

Langkah-langkah di Server :

1. Installasi DHCP Server, dengan cara :


Start > Control Panel > Add/rmv program > Add/rmv Windows
Components > Networking Services > DHCP (Masukan cd
Master Windows 2003 Server) > Ok > Next > Finish.

2. Konfigurasi DHCP Server


Start > Adminstrative tools > DHCP > Klik kanan Nama
Server > New Scope > Next > Isi nama Scope & Deskripsi
(terserah) > Next > Isi Start IP Address untuk Client,
misal : 192.168.0.2 & Isi End IP Address, misal :
192.168.0.20 (Length 24 bit untuk kelas C & Subnet mask
otomatis terisi) > Next … > Isi Parent Domain, misal :
ilkom.com > Isi Nama Server, misal : Server > Klik tombol
Resolve untuk menampilkan IP Server secara Otomatis >
Next … > Finish.

3. Mengaktifkan DHCP Server


Klik kanan Nama Server > Authorize > Refresh (sampai
tanda panah warna hijau ke atas) atau Klik kanan Nama
Server > AllTask > Restart.

Langkah-langkah di Client :

1. Setting IP Address Otomatis


Klik kanan Network Neighborhood / My Network Places >
Properties > Klik 2x TCP/IP yang dibinding ke Merk
Ethernet Card > Klik Obtain An IP Address Automatically >
Restart PC Client.

2. Untuk mengetahui IP Address yang diberi oleh DHCP Server


- Start > run > winipcfg (Windows 98 / ME)
- Masuk ke Command Prompt, ketik c:\>ipconfig/all
(Windows 2000 Profesional & Windows XP).

Ferry Gustiawan 106


FTP SERVER
(File Transfer Protocol)

FTP Server berfungsi mengelola File / Data agar dapat


didownload / diupload oleh Browser / FTP Client.

Langkah-langkah di Server :

1. Installasi FTP Server


Start > Control Panel > Add/rmv program > Add/rmv Windows
Components > Klik Application Server > Klik IIS > Klik
FTP Service (masukan cd Master Windows 2003 Server) > Ok
> Next > Finish.

2. Buat Folder baru dengan nama (misal : FTPFERRY), kemudian


isi folder tersebut dengan File-file.

3. Buat IP Address “Virtual”


Start > Connect to > Show all connection > Klik kanan
Local Area Connection > Properties > Klik 2x Internet
Protocol (TCP/IP) > Advanced > Pada tab IP Setting Klik
Add > Isi IP Address, misal : 192.168.0.24 (subnet mask
otomatis terisi) > Klik Add > Klik Ok…

4. Setting IIS (FTP Server)


Start > Administrative tools > Internet Information
Services Manager > Klik nama Server > Klik FTP Site > New
> FTP Site > Next > Isi Deskripsi, misal : FTPFERRY >
Pilih IP Address Virtual yang telah dibuat diatas >
Biarkan TCP/IP port terisi 21 > Next > Browse/cari folder
FTP yang telah dibuat > Ok > Next > Finish.

5. Setting DNS (Domain Name Server)


Mendefinisikan Zone :
Start > Administrative tools > DNS > Klik kanan Forward
Lookup Zone > New Zone > Next > Next > Next > Isi nama
zone, misal ; FERRY.com > Next > Next > Finish.

Mendefinisikan Host :
Klik + Forward Lokkup Zones > Klik kanan Nama Zone yang
telah dibuat > Klik New Host > Isi ftp di kolom name >
Isi IP Address utnuk website, misal : 192.168.0.24
(disesuaikan dengan IP Address yang telah dibuat diatas)
> Klik Add Host > Klik Done.

Ferry Gustiawan 107


Langkah-langkah di Client :

1. Seeting DNS Client


- Klik kanan My Network Places > Properties (Win ME)
Klik kanan Network Neighborhood > Properties (Win 98)
- Klik 2x TCP/IP yang dibinding ke Merk Ethernet Card
(Bukan Dial Up Adapter)
- Klik tab DNS configuration
Hostname : Client1
Domain : ilkom.com
IP Address DNS Server : 192.168.0.1
- Klik Ok > Ok > Restart PC Client

2. Buka Browser Internet Explorer, Ketik :


ftp://ftp.ferry.com atau ftp://192.168.0.24

Ferry Gustiawan 108


MAIL SERVER

Mail Server merupakan software yang berfungsi sebagai pusat


pengendali dan manajemen layanan email, fungsi mail sever
dapat dianalogikan dengan kantor pos dalam sistem
pengiriman surat konvensional.

Mail Client berfungsi mengakses layanan email sehingga


pengguna dapat mengirim dan mengambil email dari mail
server, aplikasi mail client mnghubungi mail server dengan
mengirimkan informasi account user dan password, apabila
sever menerima account dan password tersebut, email suatu
account akan di-download ke client, biasanya menggunakan
protocol POP3 sedangkan apabila seorang user mengirimkan
email maka mail server akan men-download email tersebut
menggunakan protocol SMTP.

Software-software Mail Server


- Mdaemon Mail Server
- Microsoft Exchange Server
- Postfix, Sendmail & Qmail

Software-software Mail Client


- Outlook Express
- Microsoft Outlook
- Kmail, Ximian Evolution & Mozilla Mesengger

Langkah-langkah di Server :

1. Installasi Mail Server (SMTP & POP3 Server)


Start > Control Panel > Add/rmv program > Add/rmv Windows
Components > Klik Application Server > Klik IIS > SMTP
Service > Ok.

Start > Control Panel > Add/rmv program > Add/rmv Windows
Components > Klik Email Service > Klik POP3 Service &
POP3 Service Web Administration > Ok.

2. Membuat Domain Mail Server


Start > Administrative tools > POP3 Service > Klik kanan
Server > New > Domain > Isi nama domain, misal ilkom.com
> Ok.

3. Membuat User Account & Password


Start > Administrative tools > POP3 Service > Klik kanan
domain yang telah dibuat, misal : ilkom.com > New >

Ferry Gustiawan 109


Mailbox > Isis Nama User pada Mailbox Name & Password >
Ok > Ok.

Langkah-langkah di Client :

Setting Mail Client (Outlook Express) :


1. Konfigurasi Outlook Exspress
Dengan cara :
- Buka Outlook Ekspress
- Klik Tools > Account > Add > Mail > Isi Display Name :
ferry > Isi Mail Address (disesuaikan dengan Account di
Server Mail) : ferry@ilkom.com
- Isi pada kolom Incoming Mail (POP Server) :
192.168.0.1
- Isi pada kolom Outgoing Mail (SMTP Server) :
192.168.0.1

2. Mengirim & Mengambil Email


Untuk Mengirim email, Klik New Mail > Isi Mail Address
Penerima & Subjek > Isi Email > Send, sedangkan untuk
mengambil email diserver mail, klik send/receive.

Ferry Gustiawan 110


WEB SERVER (INTRANET)
Internet Information Service (IIS)

Web Sever berfungsi mengelola Homepage Website agar dapat


diakses oleh Web Client/Browser.

Software Web Server :


PWS (Personal Web Server), IIS (Internet Information
Service), Apache, dll.

Software Web Client / Browser :


Internet Explorer, Opera, Konqueror, Mozilla, Galeon, dll.

Langkah-langkah di Server :

1. Installasi Web Server & DNS Server


Start > Control Panel > Add/rmv Program > Add/Rmv Windows
Component > Klik Application Server > Klik IIS > Masukkan
cd Master Windows 2003 Server > Ok.
2. Start > Control Panel > Add/rmv Program > Add/rmv windows
component networking services > Detail > DNS.
3. Buat Homepage / Website dengan Software Web Desain
(seperti : Ms Frontpage atau Dreamweaver) simpan ke dalam
Folder baru misal : Folder Webferry dengan nama file
index.htm
4. Buat IP Address “Virtual”
Klik kanan My Network Place > properties > klik kanan
local area connection > Properties > Klik 2x Internet
Protocol (TCP/IP) > Advanced > Pada tab IP Setting klik
Add > Isi IP Address, misal : 192.168.0.23 (subnet mask
otomatis terisi) > Klik Add > Klik Ok
5. Setting IIS (Web Server)
Start > Administrative tools > Internet Information
Services Manager > Klik + Nama Server > Klik + Website >
Klik Kanan Website > New > Website > Next > Isi
Deskripsi, misal : Webferry > Next > Pilih IP Address
Virtual yang telah dibuat diatas > Biarkan TCP/IP port
terisi 80 (default) > Next > Browser/cari folder homepage
yang telah dibuat > Next > Beri tanda cek pada Browse >
Next > Finish.
6. Mengedit Website
Klik kanan nama deskripsi yang telah dibuat > Properties
> Klik > Klik tab Document > Klik Add > Isi : index.htm >
Ok > Apply > Ok > Close.

Note : IP Prefered DNS = IP Address (u/ server )

Ferry Gustiawan 111


7. Setting DNS (Domain Name Server)
Mendefinisikan Zone :
Start > Administrative tools > DNS > Klik kanan Forward
Lookup Zone > New Zone > Next > Next > Next > Isi nama
zone misal : ferry.com > Next > Next > Finish.

Mendefinisikan Host :
Klik + Forward Lookup Zone > Klik kanan nama Zone yang
telah dibuat > Klik New Host > Isi www di kolom name >
Isi IP Address untuk website misal : 192.168.0.23
(disesuaikan dengan IP Address yang telah dibuat diatas)
> klik Add Host > Klik Done.

Langkah-langkah di Client :

1. Setting DNS Client


- Klik kanan My Network Places > Properties (Win ME).
- Klik kanan Network Neighborhood > Properties (Win 98).
- Klik 2x TCP/IP yang dibinding ke Merk Ethernet Card
(Bukan Dial Up Adapter)
- Klik tab DNS configuration.
Hostname : client1
Domain : ilkom.com
IP Address DNS Server : 192.168.0.1
- Klik Ok > Ok > Restart PC Client

2. Buka Browser Internet Explorer, Ketik :


http://www.ferry.com atau http://192.168.0.23

Ferry Gustiawan 112


MEMBANGUN WEBSITE ONLINE INTERNET MENGGUNAKAN WEB SERVER IIS

Langkah-langkah :

1. Installasi Driver Modem


2. Buat Koneksi ke Internet, dengan cara :
Start > To > Control Panel > Network Connection > New
Connection Wizard > Klik 2x New Connection Wizard > Next
> Klik Connect to the internet > Next > Klik Connect
Using a dial-up modem > Next > Isi nama koneksi, misal :
telkom > Next > Isi No Telp Dial-up ISP : 080989999 >
Next > Next > Isi username : telkomnet@instan, isi
Password & Confirm Password : telkom > next > Klik Add a
shortcut to mydesktop > Finish > Kemudian Klik 2x Icon
Telkom di Desktop > Klik Dial
3. Buat homepage, simpan kedalam Folder Baru dengan nama
file index.htm
4. Konfigurasi Web Server (IIS).
Start > Administrative Tools > Internet Information
Service Manager > Klik + Nama Server > Klik + Website >
Klik kanan Default Website > Properties > Klik tan
Dokument > Add > Isi : index.htm > Ok > Klik tab Home
Directory > Browse ( Arahkan ke folder homepage yang
dibuat diatas) > Apply > Ok
5. Membuat Domain Server (Zone)
Start > Administrative tools > DNS > Klik kanan Forward
Lookup Zones > New Zone > Next > Next > Next > Isi nama
zone misal : ferry.com > Next > Next > Finish
6. Koneksi ke Internet

7. Melihat IP Address Internet yang diberikan oleh ISP


Telkom
Start > Command Prompt > Ketik : C:\>netstat –nr

Akan muncul : IP Address Gateway Telkom : 61.5.28.2


Akan muncul : IP Address Host : 61.5.28.xxx
8. Membuat Host Domain Server
Start > Administrative Tools > DNS > klik + Forward
Lookup Zones > Klik kanan Domain / Zone yang telah dibuat
diatas > New Host > Isi Name : www > Isi IP Address Host
Internet : 61.5.28.xxx > Add > Done > Restart DNS Server

TERMINAL SERVICE

Ferry Gustiawan 113


Terminal Service merupakan fasilitas dari Windows 2000
Advanced Server dan Windows Server 2003, yang berfungsi
untuk memanfaatkan semua fasilitas software aplikasi yang
terdapat di server walaupun PC client berprosesor 486
sekalipun. Semua beban akan ditanggung oleh server. Walaupun
terdapat beberapa client yang mengakses dan memakai satu
aplikasi yang sama, misalnya Microsoft Excell, mereka tidak
akan saling mengganggu satu sama lain, seolah-olah mereka
bekerja di PC client mereka sendiri padahal sebenarnya
mereka “numpang” di server. Selain itu Terminal Service juga
dapat memberikan kemudahan bagi Administrator jaringan
mengakses PC server dari PC client manapun di jaringan tanpa
mengakses langsung dari PC server.

Langkah-langkah di Server :
1. Buat User Account dan Password di PC Server
2. Setting “user biasa” diizinkan login ke PC Server lokal.
Restart PC Server
3. Setting “user biasa” bisa logon ke server melalui
Terminal Service, caranya :
• Klik Start > Administrative Tools > Domain Controller
Security Policy
• Klik Local Policies > User Rights Assignment
• Klik 2x Allow Log on Through Terminal Service > Add >
Browse > Masukkan nama User Account yang diizinkan
logon melalui terminal service > OK
• Restart PC Server
4. Instalasi Terminal Service, caranya :
• Klik Start > Control Panel > Add/Remove Progam >
Add/Remove Windows Component > Terminal Server &
Terminal Server Licensing > Next > Pilih Relaxed
Security (Bila ingin share aplikasi dan penyimpanan
data terpusat) > Next > Next > Next > Finish
• Restart PC Server
5. Konfigurasi Terminal Service, caranya :
• Klik Start > Administrative Tools > Terminal Service
Configuration
• Klik folder Connection > Klik kanan RDP-TCP >
Properties > Klik Tab Permission > Masukkan nama user
6. Instalasi TSAC (Terminal Service Advanced Client).
Untuk instalasi TSAC, IIS (Internet Information Service)
harus sudah terinstal di server. Software TSAC bisa kita
dapatkan dengan mudah pada kumpulan software jaringan.

Ferry Gustiawan 114


Instalasinya pun mudah dan cepat, kita tinggal mengikuti
petunjuk yang ada saat instalasi.

Langkah-langkah di PC Client :

Koneksi ke Terminal Service berbasis Web dengan Client


Windows 98/ME/2000/XP :
• Klik 2x Internet Explorer> Pada address ketik IP
server, contoh : http://192.168.0.1/tsweb atau
http://namaserver/tsweb lalu akan muncul layar login
Windows Server 2003> Isi user name dan password yang
terdaftar di server

Client Windows XP juga dapat melakukan koneksi Terminal


Service dengan cara berikut ini :
Klik Start > Program > Accessories > Communication > Remote
Desktop Connection > Isi IP Address Terminal Server >
Connect > Muncul layar login Windows Server 2003 > Isi user
name dan password yang terdaftar di server.

Ferry Gustiawan 115


REMOTE ACCESS SERVER (RAS)

RAS merupakan fasilitas yang terdapat pada Windows 2000


Advanced Server dan Windows 2003 Server yang berfungsi
mengakses jaringan (Server RAS) dari lokasi yang jauh dengan
menggunakan line telepon dari PC Client RAS dimana PC Server
dan PC Client RAS harus terpasang modem.

Langkah-langkah di Server RAS

1. Instalasi driver Modem di Windows 2003 Server


2. Mengaktifkan dan mengkonfigurasi Remote Access Service
- Start > Administrative Tools > Routing & Remote Access
- Klik kanan Name Server > Pilih Configure & Enable
Routing & Remote Access
- Klik tombol radio Remote Access Server > Next > Klik
Dial-Up > Next > Klik Ethernet Card Server > Next…
- Muncul pesan yang menyatakan Anda harus mengkonfigurasi
alamat IP pada DHCP Relay Agent sesuai dengan DHCP
Server, pesan ini tampil karena RAS dan DHCP server
terpasang pada komputer yang sama
- Server Routing dan Remote Access telah aktif bekerja
- Klik +Server > Klik icon IP Routing > Klik kanan DHCP
Relay Agent > Pilih Properties > Isi IP Address DHCP
Server 192.168.0.1 > Klik Add > OK
1. Konfigurasi Hubungan Inbound dan Outbound
Pengertian Inbound : Client remote melalui line telepon
diperbolehkan mengakses server.
Pengertian Outbound : Client Server yang berada dalam
jaringan diperbolehkan untuk melakukan
hubungan ke luar dengan menggunakan line
telepon.

Cara konfigurasi :
- Start > Administrative Tools > Routing & Remote Access
- Klik +Server > Klik kanan Icon Port > Properties > Klik
Modem
- Configure > Tandai kotak Remote Access Connection
(inbound only) > OK > OK
4. Konfigurasi Remote Access Server
- Start > Administrative Tools > Routing & Remote Access
- Klik kanan Server > Properties > klik tab PPP >
Hilangkan tanda cek Software Compression & Multilink
Connection > Klik tab Logging

Ferry Gustiawan 116


5. Memberi Izin User Dial ke Server
- Start > Administrative Tools > Active Directory User &
Computer
- Buka folder Users > Pilih User dan klik 2x > Tampil
Properti User, klik tab Dial In > Klik tombol radio
Allow Access > OK

6. Polis & Profil Remote Access


- Start > Administrative Tools > Routing & Remote Access
> Klik icon Remote Access Policies > Klik kanan
Connection to Other Access Server > Properties > Klik
Add > Windows Group > Klik Add > Tampil kotak isian
group > Klik Add > Cari Group yang diperbolehkan akses
server melalui line telepon> Klik Add > OK > OK
- Kemudian klik tombol radio Grant Remote Access
Permission
- Jika Anda ingin membatasi waktu kerja group, klik 2x
Day & Time Restriction Matches > Pilih waktu kerjanya >
OK > Kembali ke tab Setting
- Klik tombol Edit Profile > Klik tab IP > Klik tombol
radio Server Must Supply an IP Address > OK > OK

Langkah-langkah di Client RAS

1. Instalasi driver modem


2. Buat koneksi ke Server RAS
- Klik 2x My Computer > Klik 2x Dial Up Networking
- Klik 2x Make New Connection > Isi nama koneksi misal :
server
- Klik Next
- Code Area : kosongkan
- Isi No telp RAS Server misal 516430
- Isi Country : Indonesia > Next > Finish
3. Menghubungkan ke Server RAS
- Klik 2x My Computer > Klik 2x Dial Up Networking
- Klik 2x icon nama koneksi yang telah dibuat misal :
server
- Isi Username yang terdaftar di Server RAS yang
diizinkan login, misal : ferry
- Isi Password : xxx
- Klik tombol Connect
- Beberapa saat kemudian tampil kotak wizard yang
menyatakan client telah terhubung ke server RAS
- Klik tombol close

Ferry Gustiawan 117


- Untuk melihat data yang di-sharing, Anda dapat
membukanya melalui icon Network Neightborhood yang ada
di desktop

Ferry Gustiawan 118


PC ROUTER (GATEWAY)

PC Router merupakan Jembatan/Gateway antar Network yang


berbeda sehingga jaringan dengan Network Id / Kelas yang
berbeda sekalipun dapat terkoneksi.

Syarat PC Router harus memiliki minimal 2 Lan Card yang


terpasang pada CPU PC Router serta Software Routing seperti
Winroute (Windows 98 ME) & Routing & Remote Access (Windows
2003 Server)

Langkah-langkah di PC Router/Gateway :

1. Misal kita ingin membangun jaringan dengan 2 network


dimana Network Pertama : 192.168.0.0 di gedung Pertama
sedangkan Network Kedua : 192.168.1.0 digedung kedua.

2. Tancapkan 2 buah ethernet card pada PC Router kemudian


installasi driver.

3. Beri IP Address Ethernet Card Pertama 192.168.0.1


sedangkan pada Ethernet Card Kedua 192.168.1.1

4. Pada Ethernet Card Pertama hubungkan ke Network


192.168.0.0 sedangkan pada Ethernet Card Kedua ke network
192.168.1.0

5. Konfigurasi Routing & Remote Access


Start > Administrative Tools > Routing & Remote Access >
Klik kanan Server > Configuration & Enable Routing &
Remote Access > Next > Custom Configutation > Next > Klik
LAN Routing > Next > Finish.

6. Setting DNS Server


Start > Administrative Tools > DNS > Server > Klik +
Forward Look Up Zones > Klik kanan ilkom.com (Domain
Server) > New Host > Isi Computer Name Client pada kolom
Name & IP Address PC Client > Add Host > Ok > Done >
Restart DNS Server ( \Klik aknan Server > All tasks >
Restart)

Ferry Gustiawan 119


Langkah-langkah di Client Network Pertama (192.168.0.0) :

- Windows 98 = Klik kanan Network Neighborhood kemudian


Klik Properties
Windows Me/2000/XP = Klik kanan My Network Place kemudian
Klik Properties
- Klik 2x TCP/IP yang di binding ke Merk Ethernet Card
(Bukan Dial Up Adapter)
- Pada Tab IP Address Klik Specify An IP Address
Isi IP Address : 192.168.0.2 (IP Private Kelas C)
Subnet Mask : 255.255.255.0 (Kelas C)
- Klik Tab Gateway, Isi IP Address Gateway : 192.168.0.1
- Klik Tab DNS Configuration, Isi Nama Host, misal :
client1 – Isi Domain : ilkom.com – IP Address DNS Server
: 192.168.0.1
- Klik Ok > Restart PC Client

Langkah-langkah di Client Network Kedua (192.168.1.0) :

- Windows 98 = Klik kanan Network Neighborhood kemudian


Klik Properties
Windows Me/2000/XP = Klik kanan My Network Place kemudian
Klik Properties
- Klik 2x TCP/IP yang di binding ke Merk Ethernet Card
(Bukan Dial Up Adapter)
- Pada Tab IP Address Klik Specify An IP Address
Isi IP Address : 192.168.1.2 (IP Private Kelas C)
Subnet Mask : 255.255.255.0 (Kelas C)
- Klik Tab Gateway, Isi IP Address Gateway : 192.168.1.1
- Klik Tab DNS Configuration, Isi Nama Host, misal :
client2 – Isi Domain : ilkom.com – IP Address DNS Server
: 192.168.1.1
Klik Ok > Restart PC Client

Ferry Gustiawan 120


PC CLONNING

Pemakaian bersama 1 buah CPU menjadi 2 atau lebih PC dengan


penggunaan Software, Hardware & Internet secara bersama-sama
serta dapat dihubungkan dengan Jaringan Komputer (LAN).

Langkah-langkah :

1. Hardware yang perlu dipersiapkan :


- 2 buah VGA Card (Onboard & Card PCI)
- 2 buah Keyboard (PS2 & USB)
- 2 buah Mouse (PS2 & USB)
- 2 buah Monitor SVGA

2. Installasi Driver VGA Card, Keyboard & Mouse USB

3. Installasi Software “Betwin Source”

4. Konfigurasi Betwin Source


- Klik 2x Icon Betwin di desktop
- Klik Station Configuration > Add Station > Beri Nama
Station > Ok > Ok
- Klik Hardware Configuration
- Pada Bagian FreeHardware, pilih hardware yang digunakan
untuk station dengan klik >> sehingga hardware tersebut
pindah ke bagian Hardware Station Hardware.
- Klik Ok > Ok > Klik Nama Station > Start.

5. Kemudian akan tampak pada layar monitor kedua layar login


windows 98, masukka nama User & Password, sekarang anada
dapat menikmati 2 buah PC dengan 1 CPU.

Ferry Gustiawan 121