Anda di halaman 1dari 3

5/20/2015

ANALISIS REGRESI LINIER SEDERHANA ~ Duwi Consultant

Duwi Consultant
Jasa Olah Data dan konsultasi SPSS untuk Skripsi, Tesis, atau Umum
Contact Person: 085743742420 (Duwi P) / e-mail:
duwiuwm@gmail.com
HOME

UJI INSTRUMEN

MUSIC

POLITICS

UJI ASUMSI DASAR

UJI ASUMSI KLASIK

UNCATEGORIZED

ANALISIS DESKRIPTIF

BERANDA

JASA OLAH DATA

ANALISIS REGRESI LINIER SEDERHANA


22.49

KORELASI DAN REGRESI

BIAYA OLAH DATA

TABEL

KONTAK

PROFIL

Search

Duwi Consultant

Analisis regresi linier sederhana adalah hubungan secara linear antara


satu variabel independen (X) dengan variabel dependen (Y). Analisis ini untuk
mengetahui arah hubungan antara variabel independen dengan variabel
dependen apakah positif atau negatif dan untuk memprediksi nilai dari variabel
dependen apabila nilai variabel independen mengalami kenaikan atau
penurunan.. Data yang digunakan biasanya berskala interval atau rasio.
Rumus regresi linear sederhana sebagi berikut:

Y = a + bX

Keterangan:
Y = Variabel dependen (nilai yang diprediksikan)
X = Variabel independen
a = Konstanta (nilai Y apabila X = 0)
b = Koefisien regresi (nilai peningkatan ataupun penurunan)
Contoh kasus:
Seorang mahasiswa bernama Hermawan ingin meneliti tentang pengaruh
biaya promosi terhadap volume penjualan pada perusahaan jual beli motor.
Dengan ini di dapat variabel dependen (Y) adalah volume penjualan dan
variabel independen (X) adalah biaya promosi. Dengan ini Hermawan
menganalisis dengan bantuan program SPSS dengan alat analisis regresi linear
sederhana. Data-data yang di dapat ditabulasikan sebagai berikut:
Tabel. Tabulasi Data Penelitian (Data Fiktif)
No
1
2
3
4
5
6
7

Biaya Promosi
12,000
13,500
12,750
12,600
14,850
15,200
15,750

Volume Penjualan
56,000
62,430
60,850
61,300
65,825
66,354
65,260

8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

16,800
18,450
17,900
18,250
16,480
17,500
19,560
19,000
20,450
22,650
21,400
22,900
23,500

68,798
70,470
65,200
68,000
64,200
65,300
69,562
68,750
70,256
72,351
70,287
73,564
75,642

Langkah-langkah pada program SPSS


Masuk program SPSS
http://duwiconsultant.blogspot.com/2011/11/analisis-regresi-linier-sederhana.html

SUBSCRIBE TO OUR RSS FEED!

FOLLOW US ON TWITTER!

POSTING POPULER
ANALISIS REGRESI LINIER
BERGANDA
Analisis regresi linier berganda
adalah hubungan secara linear
antara dua atau lebih variabel
independen (X 1 , X 2 ,.X n ) dengan variabel...
ANALISIS REGRESI LINIER
SEDERHANA
Analisis regresi linier sederhana
adalah hubungan secara linear
antara satu variabel independen (X)
dengan variabel dependen (Y). Analisis i...
UJI VALIDITAS KUISIONER
Validitas adalah ketepatan atau
kecermatan suatu instrumen dalam
mengukur apa yang ingin dukur.
Dalam pengujian instrumen
pengumpulan data, ...
UJI HETEROSKEDASTISITAS
Uji heteroskedastisitas digunakan
untuk mengetahui ada atau
tidaknya penyimpangan asumsi
klasik heteroskedastisitas yaitu
adanya ketidaksama...
ANALISIS KORELASI
SEDERHANA
Analisis korelasi sederhana (
Bivariate Correlation ) digunakan
untuk mengetahui keeratan
hubungan antara dua variabel dan untuk
mengetahui ...
UJI MULTIKOLINEARITAS
Uji multikolinearitas digunakan
untuk mengetahui ada atau
tidaknya penyimpangan asumsi
klasik multikolinearitas yaitu
adanya hubungan linear...
INDEPENDENT SAMPLES T TEST
Uji ini digunakan untuk mengetahui
ada atau tidaknya perbedaan ratarata antara dua kelompok sampel
yang tidak berhubungan. Jika ada
perbeda...
UJI AUTOKORELASI

1/3

5/20/2015

ANALISIS REGRESI LINIER SEDERHANA ~ Duwi Consultant

Klik variable view pada SPSS data editor


Pada kolom Name ketik y, kolom Name pada baris kedua ketik x.
Pada kolom Label, untuk kolom pada baris pertama ketik Volume Penjualan,
untuk kolom pada baris kedua ketik Biaya Promosi.
Untuk kolom-kolom lainnya boleh dihiraukan (isian default)
Buka data view pada SPSS data editor, maka didapat kolom variabel y dan x.
Ketikkan data sesuai dengan variabelnya
Klik Analyze - Regression - Linear
Klik variabel Volume Penjualan dan masukkan ke kotak Dependent, kemudian
klik variabel Biaya Promosi dan masukkan ke kotak Independent.
Klik Statistics, klik Casewise diagnostics, klik All cases. Klik Continue
Klik OK, maka hasil output yang didapat pada kolom Coefficients dan Casewise
Diagnostics adalah sebagai berikut:

Uji autokorelasi digunakan untuk


mengetahui ada atau tidaknya
penyimpangan asumsi klasik
autokorelasi yaitu korelasi yang
terjadi antara res...
UJI LINIERITAS
Uji linearitas bertujuan untuk
mengetahui apakah dua variabel
mempunyai hubungan yang linear
atau tidak secara signifikan. Uji ini
biasanya ...
ANALISIS KORELASI PARSIAL
Analisis korelasi parsial ( Partial Correlation )
digunakan untuk mengetahui hubungan antara
dua variabel dimana variabel lainnya yang diang...

Tabel. Hasil Analisis Regresi Linear Sederhana


CATEGORIES
Analisis Deskriptif (1)
Jasa Olah Data (2)
Korelasi dan Regresi (4)
Tabel statistik (6)
Uji Asumsi Dasar (3)
Uji Asumsi Klasik (4)
Uji Beda (4)
Uji Instrumen (2)

BLOG ARCHIVE
2011 (25)
Desember (7)
November (18)
UJI NORMALITAS REGRESI
ONE WAY ANOVA
Paired Samples T Test
INDEPENDENT SAMPLES T TEST
ONE SAMPLE T TEST
ANALISIS REGRESI LINIER BERGANDA
ANALISIS REGRESI LINIER SEDERHANA

Persamaan regresinya sebagai berikut:


Y = a + bX
Y = -28764,7 + 0,691X
Angka-angka ini dapat diartikan sebagai berikut:
- Konstanta sebesar -28764,7; artinya jika biaya promosi (X) nilainya adalah 0,
maka volume penjulan (Y) nilainya negatif yaitu sebesar -28764,7.
- Koefisien regresi variabel harga (X) sebesar 0,691; artinya jika harga
mengalami kenaikan Rp.1, maka volume penjualan (Y) akan mengalami
peningkatan sebesar Rp.0,691. Koefisien bernilai positif artinya terjadi
hubungan positif antara harga dengan volume penjualan, semakin naik harga
maka semakin meningkatkan volume penjualan.
Nilai volume penjualan yang diprediksi (Y) dapat dilihat pada tabel
Casewise Diagnostics (kolom Predicted Value). Sedangkan Residual
(unstandardized residual) adalah selisih antara Volume Penjualan dengan
Predicted Value, dan Std. Residual (standardized residual) adalah nilai residual
yang telah terstandarisasi (nilai semakin mendekati 0 maka model regresi
semakin baik dalam melakukan prediksi, sebaliknya semakin menjauhi 0 atau
http://duwiconsultant.blogspot.com/2011/11/analisis-regresi-linier-sederhana.html

ANALISIS KORELASI PARSIAL


ANALISIS KORELASI SEDERHANA
ANALISIS DESKRIPTIF
UJI AUTOKORELASI
UJI HETEROSKEDASTISITAS
UJI MULTIKOLINEARITAS
UJI LINIERITAS
UJI HOMOGENITAS
UJI NORMALITAS
UJI RELIABILITAS KUISIONER
UJI VALIDITAS KUISIONER

2010 (1)

2/3

5/20/2015

ANALISIS REGRESI LINIER SEDERHANA ~ Duwi Consultant

lebih dari 1 atau -1 maka semakin tidak baik model regresi dalam melakukan
prediksi).
-

Uji Koefisien Regresi Sederhana (Uji t)


Uji ini digunakan untuk mengetahui apakah variabel independen (X)
berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen (Y). Signifikan
berarti pengaruh yang terjadi dapat berlaku untuk populasi (dapat
digeneralisasikan).
Dari hasil analisis regresi di atas dapat diketahui nilai t hitung seperti
pada tabel 2. Langkah-langkah pengujian sebagai berikut:
1. Menentukan Hipotesis
Ho : Ada pengaruh secara signifikan antara biaya promosi dengan
volume penjualan
Ha : Tidak ada pengaruh secara signifikan antara biaya promosi dengan
volume penjualan
2. Menentukan tingkat signifikansi
Tingkat signifikansi menggunakan a = 5% (signifikansi 5% atau 0,05
adalah ukuran standar yang sering digunakan dalam penelitian)
3. Menentukan t hitung
Berdasarkan tabel diperoleh t hitung sebesar 10,983
4. Menentukan t tabel
Tabel distribusi t dicari pada a = 5% : 2 = 2,5% (uji 2 sisi) dengan derajat
kebebasan (df) n-k-1 atau 20-2-1 = 17 (n adalah jumlah kasus dan k
adalah jumlah variabel independen). Dengan pengujian 2 sisi (signifikansi
= 0,025) hasil diperoleh untuk t tabel sebesar 2,110 (Lihat pada lampiran)
atau dapat dicari di Ms Excel dengan cara pada cell kosong ketik
=tinv(0.05,17) lalu enter.
5. Kriteria Pengujian
Ho diterima jika t tabel < t hitung < t tabel
Ho ditolak jika -thitung < -t tabel atau t hitung > t tabel
6. Membandingkan t hitung dengan t tabel
Nilai t hitung > t tabel (10,983 > 2,110) maka Ho ditolak.
7. Kesimpulan
Oleh karena nilai t hitung > t tabel (10,983 > 2,110) maka Ho ditolak,
artinya bahwa ada pengaruh secara signifikan antara biaya promosi
dengan volume penjualan. Jadi dalam kasus ini dapat disimpulkan bahwa
biaya promosi berpengaruh terhadap volume penjualan pada perusahaan
jual beli motor.

MENGENAI SAYA
DUW I CONS UL T ANT
LIHA T P ROF IL LE NGK A P K U

Posted in: Korelasi dan Regresi


Recommend this on Google

Posting Lebih Baru

Beranda

Posting Lama

Copyright 2011 Duwi Consultant | Powered by Blogger

Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Web Hosting

http://duwiconsultant.blogspot.com/2011/11/analisis-regresi-linier-sederhana.html

3/3