Anda di halaman 1dari 18

Pemerintah Propinsi ..

Dinas Penddidikan
SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan


Disusun Oleh:
Sekolah Menengah Pertama (SMP)
.............................................

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN


Sekolah Menengah Pertama (SMP)

I. PENDAHULUAN
A. Rasional
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan,
isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman
penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai pendidikan
tertentu. Tujuan tersebut meliputi tujuan pendidikan nasional serta
kesesuaian dengan kekhasan, kondisi, potensi daerah, satuan pendidikan
dan peserta didik. Oleh sebab itu, kurikulum disusun oleh satuan
pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan
dengan kebutuhan dan potensi di daerah.
Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang
beragam mengacu pada standar nasional pendidikan untuk menjamin
pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar nasional pendidikan
terdiri atas standar isi, proses, kompetensi lulusan, tenaga
kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan
penilaian pendidikan. Dua dari kedelapan standar nasional pendidikan
tersebut yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi
Lulusan
(SKL) merupakan acuan utama
bagi satuan pendidikan dalam
mengembangkan kurikulum.
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 (UU
20/2003) tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan
Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 (PP 19/2005)
tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan kurikulum tingkat
satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah disusun oleh
satuan pendidikan dengan mengacu pada SI dan SKL serta berpedoman
pada panduan yang disusun oleh BSNP.
Tujuan penyusunan KTSP ini digunakan sebagai acuan satuan pendidikan
SMP dalam penyusunan dan pengembangan kurikulum yang akan
dilaksanakan pada tingkat sekolah di SMP.

B. Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah


1. Visi :

2
KTSP SMP Tahun 2006

Mengembangkan kompetensi siswa menjadi insan yang bertaqwa, cerdas,


terampil, dapat bekerja sama, berkepribadian, santun, dan mandiri.

2. Misi:
Untuk mencapai Visi tersebut sekolah menetapkan langkah-langkah
atau tindakan yang harus dilakukan sebagai berikut:
a.

Mendorong pengamalan agama yang dianut dan menjunjung tinggi


etika moral sehingga menjadi sumber kearifan dan kesantunan dalam
bertindak.

b.

Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif dan efisien


sehingga siswa berkembang secara optimal sesuai dengan potensi
yang dimiliki.

c.

Mendorong semangat kebersamaan dan semangat keunggulan secara


intensif kepada seluruh warga sekolah

d.

Menciptakan suasana kerja dan suasana belajar yang kondusif,


dinamis, dan dapat dipertanggungjawabkan.

3. Tujuan
Mengacu pada siklus siswa selama dalam pendidikan di SMP, maka tujuan
ini akan diraih selama 3 tahun, yaitu tujuan jangka menengah. Dengan
demikian, tujuan pada akhir tahun pelajaran 2007/2008 adalah sebagai
berikut;

a.

Peningkatan Bidang Akademis.


(1).

Peningkatan Nilai Rata-rata Ujian Nasional minimal +0,15, yaitu


dari 7,91 pada Tahun Pelajaran 2004/2005 menjadi 8,06 pada
Tahun Pelajaran 2007/2008.

3
KTSP SMP Tahun 2006

(2). Setiap guru mampu mengembangkan silabus dan sistem penilaian


serta pembuatan RPP.
(3). Seiap

guru

mampu

melaksanakan

Pembelajaran

dengan

pendekatan kontekstual (CTL).


(4). Setiap guru mampu melaksanakan penilaian langsung ( authentic

assessment).

b.

Semua hari besar agama dapat diperingati oleh pemeluk agama


tersebut di sekolah. Bagi siswa yang beragama islam menjalankan
ibadah sholat dluhur dan dhuha secara berjamaah di sekolah, bagi
yang beragama kristen dan katholik mengadakan persekutuan doa.

c.

Kelompok KIR mampu menjadi finalis LKIR tingkat provinsi

d.

Sekolah memiliki sekurang-kurangnya dua tim olah raga yang mampu


menjadi finalis lomba olah raga tingkat provinsi

e.

Sekolah memiliki

sekurang-kurangnya dua tim kesenian yang siap

tampil dan memenangkan pada acara lomba atau kegiatan tingkat


kota.

C. Pengertian
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan,
isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman
penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai pendidikan
tertentu.

Kurikulum

Tingkat

Satuan

Pendidikan

(KTSP)

adalah

kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing


satuan pendidikan. KTSP terdiri dari tujuan pendidikan tingkat satuan
pendidikan, struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan,
kalender pendidikan, dan silabus.
Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok
mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi,
kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran,
4
KTSP SMP Tahun 2006

indicator pencapaian kompetensi untuk penilaian, penilaian, alokasi


waktu, dan sumber belajar.

II.

STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

A. Struktur Kurikulum
Struktur yang digunakan pada SMP meliputi:
Kelas dan Alokasi Waktu
Komponen

VII

VIII

IX

1. Pendidikan Agama

2. Pendidikan Kewarganegaraan

3. Bahasa Indonesia

4. Bahasa Inggris

5. Matematika

6. Ilmu Pengetahuan Alam

7. Ilmu Pengetahuan Sosial

8. Seni Budaya

9. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan


Kesehatan

10. Teknologi Informasi dan Komunikasi

A. Mata Pelajaran

B. Muatan Lokal
Bahasa Jawa

C. Pengembangan Diri
Jumlah

2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran

B. Muatan Kurikulum
1. Mata Pelajaran

5
KTSP SMP Tahun 2006

2*)

2*)

36

36

2*)
36

Mata pelajaran yang terdapat pada struktur kurikulum tersebut di


atas dikelompokkan dalam lima kelompok mata pelajaran sebagai
berikut:
a. Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia.
b. Kelompok mata pelajaran kewarganegaran dan kepribadian.
c. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi.
d. Kelompok mata pelajaran estetika.
e. Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan.

2. Muatan Lokal
Muatan lokal yang dilaksanakan

adalah mata pelajaran Bahasa

Jawa.

3. Kegiatan Pengembangan Diri


Kegiatan pengembangan diri dilaksanakan untuk meningkatan
keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa (Imtaq),
kebugaran dan prestasi olah raga, serta peningkatan potensi dan
kemampuan diri.Peningkatan kemampuan dalam bidang penelitian.

6
KTSP SMP Tahun 2006

Kegiatan Pengembangan Diri


Sekolah Menengah Pertama
Tahun Pelajaran 2006/2007

No

Kegiatan

Hari

Waktu

Pengampu

Ket.

Volly ball

Jumat

13.30 15.00

Suprayitno, S.Pd

Pramuka

Jumat

15.00 16.30

Tim

KIR

Jumat

15.00 16.30

Susilowati, S..Pd

Mading

Sabtu

10.30 12.00

Sunarto, S.Pd, dkk

Tari

Sabtu

10.30 12.00

Sutinah, S.Pd

Paduan Suara

Sabtu

10.30 12.00

Sulastri, S.Psi

Elektronika

Sabtu

12.00 13.30

Sukarjo, S.Pd

BTA

Sabtu

12.00 13.30

Zen Fatchurohman, S.Ag

Seni rebana

Sabtu

12.00 13.30

Sholihin, S.Ag

10

Basket

Sabtu

13.30 15.00

Abdul Jabar, S.Pd

4. Pengaturan Beban Belajar


Beban

belajar

menggunakan

satuan
sistem

penyelenggaraan

pendidikan
paket.

program

SMP

Sistem

pendidikan

dilaksanakan

paket
yang

adalah
peserta

dengan
sistem
didiknya

diwajibkan mengikuti seluruh program pembelajaran dan belajar


7
KTSP SMP Tahun 2006

yang sudah ditetapkan untuk setiap kelas sesuai dengan struktur


kurikulum tingkat satuan pendidikan.

Beban belajar setiap mata

pelajaran dinyatakan dalam satuan jam pembelajaran. Beban belajar


dirumuskan dalam bentuk satuan waktu yang dibutuhkan oleh
peserta didik untuk mengikuti program pembelajaran melalui
penugasan, struktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. Semua
itu dimaksudkan untuk mencapai strandar kompetensi lulusan dengan
memperhatikan tingkat perkembangan peserta didik. Kegiatan tatap
muka adalah kegiatan pembelajaran yang berupa proses interaksi
antara peserta didik dengan pendidik. Beban belajar kegiatan tatap
muka per jam pembelajaran berlangsung selama 40 menit. Beban
belajar kegiatan tatap muka per minggu pada satuan pendidikan SMP
adalah 36 jam ditambah kegiatan pengembangan diri yang lamanya
ekuivalen 2 jam.
Kegiatan mandiri tidak terstruktur adalah kegiatan pembelajaran
yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik
yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi.
Waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak
terstruktur bagi peserta didik maksimum 50 % dari jumlah waktu
kegiatan tatap muka dari mata pelajaran yang bersangkutan.
Penyelesaian program pendidikan dengan menggunakan sistem paket
adalah tiga tahun.

Alokasi Waktu dan Profil Jadwal SMP


Tahun Pelajaran 2006/2007
A. Alokasi Waktu
Jam
ke
1
2

Waktu
07.00 07.40
07.40 08.20

8
KTSP SMP Tahun 2006

Keterangan

Alokasi waktu 40 menit/jam pelajaran


Istirahat I selama 15 menit

3
4
5
6
7
8

Istirahat II selama 30 menit


( Pembiasaan ibadah bersama sesuai agama)

Prog. Walikota: Pembiasaan kebersihan


15 menit setelah pembelajaran berakhir

Jumat & Sabtu digunakan untuk program


pengembangan diri siswa dan pengembangan
profesi guru

08.20 09.00
09.00 09.40
ISTIRAHAT I (15)
09.55 10.35
10.35 11.15
ISTIRAHAT II (30)
11.45 12.25
12.25 13.05

B. Profil Jadwal Pembelajaran


Jam
ke

Pukul

Senin

Selasa

Rabu

Kamis

1
2
3
4

07.00 07.40
07.40 08.20
08.20 09.00
09.00 09.40
Istirahat 15
09.55 10.35

1
2
3
4
Istirahat
5

1
2
3
4
Istirahat
5

1
2
3
4
Istirahat
5

1
2
3
Istirahat
4
5

1
2
3
Istirahat
4

Upacara
BK
3
4
Istirahat
5

10.35 11.15

Kebersihan
15 menit

Pengemba
ngan diri

Istirahat 30

Istirahat
7
8

Istirahat
7

Istirahat
7

Istirahat
7

Kebersihan
15 menit

Kebersihan
15 menit

Kebersihan
15 menit

7
8

11.45 12.25
12.25 13.05

Jumat

Sabtu

Kebersihan
15 menit

Pengembang
an diri

Kebersihan
15 menit

5. Ketuntasan Belajar (SKBM)


Sekolah Menetapkan Standar Ketuntasan Belajar Minimal (SKBM)
sebagai berikut:

Komponen

Aspek Penilaian

SKBM
VII

VIII

IX

Pemahaman konsep

65

65

65

Penerapan

66

66

66

2. Pendidikan
Kewarganegaraan

Pemahaman konsep

65

65

70

Penerapan

65

70

70

3. Bahasa Indonesia

Mendengarkan

65

65

67

A. Mata Pelajaran
1. Pendidikan Agama

9
KTSP SMP Tahun 2006

Berbicara

65

65

67

Membaca

65

65

67

Menulis

65

65

67

Mendengarkan

65

65

65

Berbicara

65

65

65

Membaca

65

65

65

Menulis

65

65

65

Pemahaman konsep

68

65

65

Penerapan dan
Komunikasi

67

65

65

Pemecahan
Masalah

65

65

65

Pemahahaman
Konsep

65

65

65

Kinerja Ilmiah

65

65

65

7. Ilmu Pengetahuan
Sosial

Pemahaman konsep

65

65

65

Penerapan

65

65

65

8. Seni Budaya

Kreasi

65

65

65

Apresiasi

65

65

65

Permainan dan
Olah Raga

65

65

65

Pengembangan

65

65

65

Uji diri/ senam

65

65

65

Ritmik

65

65

65

Aquatic

65

65

65

Etika pemanfaatan

65

65

65

Pengolahan hasil

65

65

65

Penugasan Proyek

65

65

65

Pemahaman

65

65

65

Praktik

65

65

65

4. Bahasa Inggris

5. Matematika

6. Ilmu Pengetahuan Alam

9. Pendidikan Jasmani,
Olahraga, dan
Kesehatan

10. Teknologi Informasi


dan Komunikasi

B. Muatan Lokal
Bahasa Jawa

C. Pengembangan Diri

10
KTSP SMP Tahun 2006

Minimal Baik

Kriteria ketuntasan minimal mata pelajaran diperoleh dari SKBM


setiap aspek pada mata pelajaran tersebut yang ditentukan oleh
guru mata pelajaran yang bersangkutan.
6.

Kriteria Kenaikan Kelas


Untuk menentukan kriteria atau acuan kenaikan kelas perlu
dipertimbangkan situasi dan kondisi siswa, lingkungan sekolah
maupun lingkungan keluarga, tenaga pendidik dan kependidikan, juga
mempertimbangkan

pedoman-pedoman

yang

berlaku.

Kriteria

kenaikan kelas tersebut ditentukan sebagai berikut;


a. Kehadiran siswa dalam kegiatan belajar di kelas sekurangkurangnya 80 % hari belajar efektif (HBE).
b. Kepribadian sekurang-kurangnya mendapat nilai baik.
c. Nilai siswa yang telah mencapai kriteria ketuntasan minimal mata
pelajaran pada 6 (enam) mata pelajaran atau lebih.
d. Tidak ada nilai 50,0 atau kurang untuk setiap aspek penilaian
mata pelajaran.
e. Kegiatan pengembangan diri minimal baik.
7.

Kriteria Kelulusan Peserta Didik


Untuk

menentukan

kriteria

atau

acuan

kelulusan

perlu

dipertimbangkan situasi dan kondisi siswa, lingkungan sekolah


maupun lingkungan keluarga, dan tenaga pendidik dan kependidikan
juga mempertimbangkan pedoman-pedoman yang berlaku. Kriteria
kelulusan tersebut ditentukan sebagai berikut;
a. Mengikuti kegiatan belajar di kelas IX sekurang-kurangnya 80%
hari belajar efektif (HBE).
b. Kepribadian sekurang-kurangnya mendapat nilai baik.
11
KTSP SMP Tahun 2006

c. Lulus Ujian Praktik dengan nilai sekurang-kurangnya 60 untuk


setiap mata pelajaran yang diujikan.
d. Lulus Ujian Sekolah dengan nilai sekurang-kurangnya 60 untuk
setiap mata pelajaran yang diujikan.
e. Lulus Ujian Nasional dengan nilai sekurang-kurangnya sesuai
dengan ketentuan yang ditentukan pemerintah.

III. KALENDER PENDIDIKAN


Sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan di sekolah, telah disusun
Kalaender Kegiatan SMP Tahun 2006/2007 sebagai berikut;

KALENDER KEGIATAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA


TAHUN PELAJARAN 2006/2007
JULI.2006
(ME = 2Mg)

JML.HBE
(13)

Minggu

16

23

30

Senin

10

17

24

31

Selasa

11

18

Rabu

12

Kamis

Jum'at
Sabtu

Senin

URAIAN KEGIATAN

3-15

Libur Semester 2 Th. 2005/2006

25

17-31

Hari Belajar efektif

19

26

17-19

MOS Kelas VII

13

20

27

31

14

21

28

15

22

29

AGUSTUS. 2006
(ME = 4 Mg)
Minggu

TANGGAL

13

JML.HBE
(25)

20

27

TANGGAL
1 -31

Sosialisasi KTSP

URAIAN KEGIATAN
Hari belajar efektif

14

21

28

Rapat Kerja Review & revisi draft KTSP

Selasa

15

22

29

15

Pengesahan KTSP

Rabu

16

23

30

21

Isra Miraj

Kamis

10

17

24

31

17

Jum'at

11

18

25

18

Sabtu

12

19

26

25

JML.HBE
(19)

TANGGAL

23,24,25

SEPTEMBER. 2006
(ME = 4 Mg)
Minggu

10

17

24

Senin

11

18

25

Selasa

12

19

26

Rabu

13

20

27

Kamis

14

21

28

1-22

Jum'at

15

22

29

Sabtu

16

23

30

12
KTSP SMP Tahun 2006

26-30
2

Upacara Peringatan HUT RI ke 61


Cuti bersama
Edaran SKBM kepada orang tua siswa

URAIAN KEGIATAN
Hari belajar efektif
Libur awal pauasa
Kegiatan keagamaan (Pesantren kilat)
Pengumpulan perangkat pembelajaran
dan daftar nilai

OKTOBER. 2006
(ME = 2 Mg)
Minggu

Senin
Selasa

JML.HBE
(14)

TANGGAL

URAIAN KEGIATAN

15

22

29

16

23

30

27

Kegiatan keagamaan (Pesantren kilat)

10

17

24

31

9 -12

Ulangan Tengah Semester 1 (UTS 1)

Rabu

11

18

25

18 31

Libur sekitar Hari Raya Idul Fitri

Kamis

12

19

26

24 25

Libur Hari raya

Jum'at

13

20

27

Sabtu

14

21

28

Minggu
Senin
Selasa
Rabu
Kamis
Jum'at
Sabtu

NOVEMBER. 2006
(ME = 5 Mg)
5
12
19
6
13
20
7
14
21
1
8
15
22
2
9
16
23
3 10
17
24
4 11
18
25

26
27
28
29
30

28

JML.HBE
(21)

TANGGAL

4
3
4
4
3
3

DESEMBER. 2006
(ME = 3 Mg)

JML.HBE
(20)

URAIAN KEGIATAN
Hari belajar efektif

8/15

Perkiraan kegiatan pengenaln lingkungan


Kota Semarang pada siswa kelas VII

Pengumpulan daftar nilai (rutin bulanan)

TANGGAL

URAIAN KEGIATAN

Minggu

10

17

24

Senin

11

18

25

25

Hari Raya Natal

Selasa

12

19

26

31

Libur Idul Adha (10 Dzulhijah 1427 H)

Rabu

13

20

27

Pengumpulan daftar nilai (rutin bulanan)

Kamis

31

1 30

Halal Bihalal

1 -30

14

21

28

Jum'at

15

22

29

Sabtu

16

23

30

30

JML.HBE
(14)

TANGGAL

JANUARI. 2007
(ME = 3 Mg)
Minggu

Hari belajar efektif

URAIAN KEGIATAN

14

21

28

15

22

29

Selasa

1
2

16

23

30

1
28

Tahun Baru Masehi


Ulangan Akhir Semester 1

Rabu

10

17

24

31

9 12

Persiapan Pembagian Rapor

Kamis

11

18

25

13

Jum'at

12

19

26

15 27

Libur akhir semester 1

Sabtu

13

20

27

20

Libur Tahun Baru Hijriah

JML.HBE
(24)

TANGGAL

Senin

FEBRUARI 2007
(ME = 4 Mg)
4
11
18

Minggu

Pembagian Rapor Semester 1

URAIAN KEGIATAN

25

Senin

12

19

26

1 28

Selasa

13

20

27

10

Rabu

14

21

28

Kamis

15

22

Jum'at

16

23

Sabtu

10

17

24

MARET. 2007
(ME = 4 Mg)

13
KTSP SMP Tahun 2006

JML.HBE
(27)

TANGGAL

Hari belajar efektif


Hari Raya Imlek 2557 / Tahun Baru Cina

URAIAN KEGIATAN

Minggu

11

18

25

Senin

12

19

26

Selasa

13

20

27

Rabu

1 - 31

14

21

28

Kamis

15

22

29

Jum'at

16

23

30

30

Sabtu

10

17

24

31

31

JML.HBE
(25)

TANGGAL

APRIL. 2007
(ME = 4 Mg)
Minggu

15

22

29

Senin

16

23

30

Selasa

10

17

Rabu

11

Kamis

12

Jum'at

Sabtu

1 30

Hari belajar efektif

Maulud Nabi Muhammad SAW


Pengumpulan daftar nilai (rutin bulanan)

URAIAN KEGIATAN
Hari belajar efektif

Wafat Isa Almasih

24

19

Hari Raya Nyepi (Tahun Baru Saka 1920)

18

25

16,17,18,20

19

26

23 - 28

13

20

27

14

21

28

MEI. 2007
(ME = 3 Mg)

JML.HBE
(19)

TANGGAL

79

Ulangan tengah semester 2


Perkiraan Ujian Praktik

URAIAN KEGIATAN

Minggu

13

20

27

Senin

14

21

28

Selasa

15

22

29

17

Rabu

16

23

30

21,22,23

Perkiraan Ujian Nasional (Utama)

Kamis

10

17

24

31

28,29,30

Perkiraan Ujian nasional (Susulan)

Jum'at

11

18

25

Sabtu

12

19

26

JML.HBE
(20)

TANGGAL

JUNI.2007
(ME = 3 Mg)
Minggu

10

17

24

Senin

11

18

25

Selasa

12

19

26

11 16

Rabu

13

20

27

23

Kamis

14

21

28

25 - 30

Jum'at

15

22

29

Sabtu

16

23

30

JULI.2007
(ME = 0 Mg)

JML.HBE
(0)

TANGGAL

Minggu

15

22

29

Senin

16

23

30

1-7

Selasa

10

17

24

31

9 - 31

Rabu

11

18

25

Kamis

12

19

26

Jumat

13

20

27

Sabtu

14

21

28

Hari Belajar Efektif (HBE):


Semester 1
=
112 hari
Semester 2
=
129 hari

14
KTSP SMP Tahun 2006

Minggu Efektif (ME)


21 Mingu
21 Minggu

Perkiran Ujian Sekolah


Kenaikan Isa Almasih

Pengumpulan daftar nilai (rutin bulanan)

URAIAN KEGIATAN

Hari Raya Waisak


Ulangan Akhir Semester 2
Pembagian Rapor Semester 2
Libur Akhir Semester 2

URAIAN KEGIATAN

Libur Akhir Semester 2


Tahun Pelajaran 2007/2008

IV. SILABUS
(terlampir)

V.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


(terlampir)

.., ..
200..
Mengetahui,
Ketua Komite,

.......................................

15
KTSP SMP Tahun 2006

Kepala SMP

........................................
NIP ..........................

16
KTSP SMP Tahun 2006

1. Pendidikan Agama
2. Pendidikan Kewarganegaraan
3. Bahasa Indonesia
4. Bahasa Inggris
5. Matematika
6. Ilmu Pengetahuan Alam
7. Ilmu Pengetahuan social
8. Seni Budaya
9. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
10. Teknologi Informasi dan Komunikasi
11. Bahasa Jawa

18
KTSP SMP Tahun 2006