Anda di halaman 1dari 33

PORTOFOLIO

(KASUS BEDAH)

KEHAMILAN EKTOPIK
TERGANGGU
OLEH : DR. ALFIAH TUN SAHARA
1

Pembimbing : dr. IMAM PRASETYO


dr. SITI HANNAH

IDENTITAS PASIEN
Tanggal kasus : 16-01-2015
Nama Pasien
No RM

: Ny. A

: 126456

Nama Klinik: IGD RSUD Kajen Kab. Pekalongan


Tujuan
:
Menegakkan diagnosis KET
Mengatasi kegawat daruratan pada pasien KET
Penatalaksanaan & edukasi pada pasien KET
2

SUBYEKTIF
Pasien datang dengan keluhan nyeri perut
kanan bawah 1 hari sebelum masuk RS,
mual (+), muntah (+) sejak 2 hari sebelum
masuk RS, awalnya pasien mengatakan
terasa nyeri di pinggang kanan 3 hari yang
lalu kemudian hilang sendiri, demam (-),
BAK tidak ada keluhan, BAB tidak ada
keluhan, makan dan minum biasa, riwayat
haid teratur, pasien mengatakan baru
selesai menstruasi.
3

OBYEKTIF
Status Generalis
Keadaan umum : tampak kesakitan
Kesadaran
: compos mentis (E4V5M6)
Kesan
: gizi cukup
BB/ TB
: 50 kg/ 158 cm

Tanda Vital
Tekanan Darah: 130/80 mmHg (tidur, lengan
kanan)
Nadi
: 74 x/menit
Respirasi
: 24 x/menit (tipe
thorakoabdominal)
Suhu
: 37,3 0 C per aksiler

OBYEKTIF

KEPALA : CA (-/-), SI (-/-), pupil isokor, rhinorrea (-),


otorrhea (-), trismus (-)

Ictus cordis tidak tampak


BJ I-II reguler, murmur (-)
Retraksi (-), SDV (+/+), Rh (-), Wh(-)
Sonor, fremitus raba normal
Sejajar dada, supel,
peristaltik normal, nyeri
tekan (+) kanan
bawah, nyeri lepas (-),
nyeri kontralateral (-),
Rovsings sign (+),
Psoas sign (+),
Obturator sign (+),
teraba massa (-), timpani

Akral
dingin
+
+
+

Edema
+

Status Lokalis

Pemeriksaan ginekologi :
tidak dilakukan

DL cito di IGD :

Hb
: 11 g/dL
Leukosit : 19.900 mm3
Trombosit : 285.000 mm3
Hct
: 34 %

PP test : tidak dilakukan

Alvarado Score
Yang dinilai

Skor

Gejala

Nyeri beralih
Anoreksia
Mual / muntah

1
1
1

Tanda

Nyeri perut kanan bawah


Nyeri lepas
Kenaikkan temperature

2
1
1

Laboratorium

Leukositosis
Hitung jenis leukosit shift to the left

2
1

Skor total

Interpretasi Alvarado Score :


1-4 : Bukan Apendisitis Akut
5-6 : Curiga Apendisitis Akut
7-10 : Apendisitis Akut

ASSESMENT
Keadaan umum kesakitan, nyeri perut kanan bawah, mual,
muntah.
Riwayat keluhan yang sama dan keguguran: disangkal
Riwayat menstruasi :
Lama mestruasi
: 6 hari
Sikus menstruasi
: teratur, 1 bulan sekali
Keluhan selama mestruasi : dismenore (+)
Warna
: merah segar
Riwayat kontrasepsi
Pasien pernah memakai KB PIL, Selanjutnya tidak memakai KB
apa pun.
nyeri tekan (+) kanan bawah, Rovsings sign (+), Psoas sign (+),
Obturator sign (+)
Lab DL : Leukositosis
Menurut Alvarado score, curiga Apendisitis akut maka belum
memerlukan tindakan pembedahan segera atau dinilai ulang,
selanjutnya diserahkan pada bagian bedah untuk tindak lanjut. 9

PLANING
Diagnosi
s
Terapi

Monitori
ng

Apendisitis Akut dd adneksitis


Infus RL 20 tpm
Injeksi ketorolac 1 ampul
intravascular (skin test)
Injeksi ranitidin 1 ampul
Injeksi ondancentron 1 ampul
Injeksi cefotaxime 3 x 1 gram
intravascular (skin test)

Lab darah lengkap, USG


10

FOLLOW UP
17 Januari 2015
A : Susp. Apendisitis Perforasi

S : Nyeri perut kanan bawah (+) tidak P :


berkurang, mual (-), muntah (-), panas (+) IVFD RL 20 tpm
Injeksi Cefotaxime 1 gr/ 8 jam
Injeksi Ranitidin 1 amp/ 12 jam
Injeksi Ketorolac stop
Injeksi ondancentron stop

O : KU kesakitan, compos mentis


TD : 110/80 mmHg
N : 104 x/menit
S : 37,7 C
Awasi KU, muntah, nyeri
Ada keluhan langsung lapor dr.
RR : 22
Abdomen : nyeri tekan (+) kanan bawah jaga

Konsul dr. Ari Sp.B


Rujuk ke RS lain atau menunggu
dr. Ari Sp.B hari senin untuk di
operasi.
11

USG tanggal 17 januari 2015

Hidronefrosis bilateral
Kalsifikasi ren sinistra
Mc Burney : Banyak cairan bebas disekitar apendix
Tampak massa pada bagian bawah abdomen, tumor?

FOLLOW UP
18 Januari 2015

S : Nyeri perut kanan bawah


(+), panas (-)
O : KU sedang, compos mentis
TD : 110/70 mmHg
N : 84 x/menit
S
: 36,5 C
RR : 24

A : Susp. Apendisitis
Perforasi

P:
IVFD RL 20 tpm
Injeksi Cefotaxime 1
gr/ 8 jam
Injeksi Ranitidin 1 amp/
12 jam
Konsul dr. Rury
Sp.An
Advice : Siapkan
operasi
13

Hasil laboratorium saat di ruangan (untuk


persiapan operasi) :
PEMERIKSAAN

HASIL

Hb

11 g/dL

Ht

34,2 %

Leukosit

19.900 mm3

Trombosit

285.000 mm3

Lymfosit

7,8 %

Monosit

2,8 %

Granulosit

89,4 %

GDS

93 (N:70-120 mg/dl)

Ureum

11 (N:10-50)

Creatinin

1,13 (N:0,5-0,9)

SGOT

13 (N: < = 31)

SGPT

12 (N: 0-32)

HbSAg

Negatif

FOLLOW UP
19 Januari 2015

S : Nyeri perut kanan bawah (+)


sedikit berkurang
O : KU sedang, compos mentis
TD : 100/70 mmHg
N : 84 x/menit
S
: 36,5 C
RR : 24

Dilakukan operasi:
Laparotomi (pukul 12.00)
TD=100/70
N=84x/mnt
RR=22/mnt
S=36,2

A: Post Laparotomi KET

A : Perotinitis
Generalisata (Pre op)

P:
Laparotomi cito

Advice post op
(dr.Arie,sp.B) :
IVFD RL 20 tpm
Inj.Cefotaxim 2x 1g
Inj. Ketorolac 3x1amp

FOLLOW UP
20 Januari 2015

S : Nyeri diperut post


operasi (+),
mual(-),muntah (-)
O : KU sedang, compos
mentis
TD : 120/80 mmHg
N : 84 x/menit
S
: 36,5 C
RR : 24

A : Post
Laparotomi KET
hari 2

P:
IVFD RL 20 tpm
Injeksi Cefotaxime
1 gr/ 12 jam
Injeksi Ketorolac 1
amp/ 8 jam
16

FOLLOW UP
21 Januari 2015

S : Nyeri diperut post


operasi (+) berkurang
O : KU sedang, compos
mentis
TD : 120/80 mmHg
N : 84 x/menit
S
: 36,5 C
RR : 24

A : Post
Laparotomi KET
hari 3

P:
IVFD RL 20 tpm
Injeksi Cefotaxime
1 gr/ 12 jam
Injeksi Ketorolac 1
amp/ 8 jam
17

FOLLOW UP
22 Januari 2015

S : Nyeri diperut post


operasi (-)
O : KU baik, compos mentis
TD : 120/80 mmHg
N : 84 x/menit
S
: 36,5 C
RR : 24

A : Post
Laparotomi KET
hari 4

P:
BLPL
Asam mefenamat 3
x 500mg
Ciprofloxacine 2 x 1

18

TINJAUAN PUSTAKA
KEHAMILAN
EKTOPIK
TERGANGGU

19

DEFINISI
Kehamilan ektopik adalah suatu
keadaan dimana hasil konsepsi
berimplantasi, tumbuh dan
berkembang di luar
endometrium kavum uteri. Bila
kehamilan tersebut mengalami
proses pengakhiran (abortus)
maka disebut dengan kehamilan
ektopik terganggu (KET).
20

Klasifikasi & Epidemiologi


Kehamilan tuba
Interstitial (2 %)
Itmus (25 %)
Ampula (55 %)
Fibria (17 %)

Kehamilan ovarial
(0,5 %)
Kehamilan abdominal
(0,1 %)
Kehamilan tubaovarial
Kehamilan
intraligamenter
Kehamilan
servikal

21

Faktor Risiko

Riwayat kehamilan ektopik sebelumnya

Patologi
Hasil konsepsi mati dini dan diresorpsi

Jenis Kehamilan Ektopik

Gambaran Klinik

Kehamilan ektopik belumterganggu

pemeriksaan ginekologik
* serviks nyeri bila digerakkan dan kavum Douglas
menonjol dan nyeri raba.Pada abortus tuba biasanya
teraba dengan jelas suatu tumor di samping uterus
dalam berbagai ukuran dengan konsistensi agak lunak.
Hematokel retouterina dapat diraba sebagai tumor di
kavum Douglas.
Kesulitan diagnosis biasanya terjadi pada kehamilan
ektopikterganggu jenis atipik atau menahun.
Kelambatan haid tidak jelas, tanda dan gejala
kehamilan muda tidak jelas, demikian pula nyeri perut
tidak nyata dan sering penderita tampak tidak terlalu
pucat. apabila perdarahan pada kehamilan ektopik
yang terganggu berlangsung lambat.

DIAGNOSIS
ANAMNESIS
PEMERIKSAAN FISIK
LABORATORIUM
PEMERIKSAAN
PENUNJANG
28

KULDOSENTESIS
Penderita dibaringkan dalam posisi litotomi.
Vulva dan vagina dibersihkan dengan
antiseptik
Spekulum dipasang dan bibir belakang
porsio dijepit dengan tenakulum, kemudian
dilakukan traksi ke depan sehingga
forniksposterior ditampakkan
Jarum spinal no. 18 ditusukkan ke dalam
kavum douglas dan dengan spuit 10
mldilakukan pengisapan.

positif
bila dikeluarkan darah berwarna coklat
sampai hitamyang tidak membeku atau
berupabekuan-bekuan kecil.
negatif
bila cairan yang dihisap berupa :
Cairan jernih yang mungkin berasal dari cairan
peritoneum normalatau kista ovarium yang pecah.
Nanah yang mungkin berasal dari penyakit radang
pelvis atauradang appendiks yang pecah (nanah
harus dikultur).
Darah segar berwarna merah yang dalam
beberapa menit akan membeku, darah ini berasal
dari arteriatau vena yang tertusuk.

ULTRASONOGRAFI
Sensitivitas dan
spesifisitas dari diagnosis
kehamilan intrauteri
menggunakan mencapai
100% pada kehamilan
diatas 5,5minggu.
Sebaliknya identifikasi
kehamilan ektopik
dengan ultrasonografi
lebih sulit
(kurangsensitif) dan
kurang spesifik.

LAPAROSKOPI

Hanya digunakan sebagai


alat bantu diagnostik terakhir
untuk kehamilan ektopik
apabila hasil penilaian
prosedur diagnostik yang lain
meragukan.

PENATALAKSANAAN
Pembedahan Laparatomi
Salpingotomilinier
Reseksi segmental
Salpingektomi total

Kehamian di pars ampularis tuba belum pecah


Diameter kantong gestasi 4cm
Perdarahan dalam rongga perut 100 ml
Tanda vital baik dan stabil

Medikamentos
a
methotreksat
(MTX) 1
mg/kgBB i.v.
Dan faktor
sitrovorm 0,1
mg/kgBB i.m.
berselang
seling setiap
hari selama
8hari.

33