Anda di halaman 1dari 2

Keuntungan emulsi:

Sifat teurapetik dan


kemampuan menyabar
konstituen lebih meningkat
Rasa dan bau dari minyak dapat
ditutupi
Absorpsi dan penetrasi lebih
mudah dikontrol
Aksi dapat diperpanjang dan
efek emolient lebih besar
Air merupakan eluen pelarut
yang tidak mahal pada
pengaroma emulsi
Kerugian emulsi:
Sediaan kurang praktis
Mempunyai stabilitas yang
rendah
Takaran dosis kurang teliti
Tidak tahan lama
Komponen kapsul
1. Zat aktif obat
2. Cangkang kapsul
3. Zat tambahan
a. Bahan pengisi contohnya
laktosa. Sedangkan untuk obat
yang cenderung mencair diberi
bahan pengisi magnesium
karbonat, kaolin atau
magnesium oksida atau silikon
dioksida.
b. Bahan pelicin (magnesium
stearat)
c. Surfaktan/zat pembasah
Pembuatan sediaan kapsul Terdiri
atas beberapa tahapan
Pembuatan formulasi serta
pemilihan ukuran kapsul
Pengisian cangkang kapsul
Pembersihan dan pemolesan
kapsul yang telah terisi.
Pengemasan
Keuntungan bentuk sediaan tablet :
volume dan bentuk kecil
sehingga mudah dibawa,
disimpan dan diangkut

memiliki variabilitas sediaan


yang rendah. keseragaman
lebih baik
dapat mengandung zat aktif
lebih besar dengan bentuk
volume yang lebih kecil
tablet dalam bentuk kering
sehingga kestabilan zat aktif
lebih terjaga
dapat dijadikan produk dengan
pelepasan yang bisa diatur
tablet sangat cocok untuk zat
aktif yang sulit larut dalam air
merupakan sediaan yang
mudah diproduksi masal
dengan pengemasan yang
mudah dan murah
dapat disalut untuk melindungi
rasa yang tidak enak dari
sediaan.
Kerugian/ kekurangan bentuk
sediaan tablet :
beberapa pasien tidak dapat
menelan tablet
formulasi tablet cukup rumit
zat aktif yang hidroskopis
mudah untuk rusak
kebanyakan tablet yang ada
dipasaran tidak menutupi rasa
pahit/ tidak enak dari obat
Keuntungan obat dalam sediaan pil
adalah:
Mudah digunakan atau ditelan
Rasa obat yang tidak enak
dapat ditutupi
Relatif stabil dibanding serbuk
dan solutio
Sangat baik untuk sediaan yang
penyerapannya dikehendaki
secara lambat, misalnya pada
kathartika
Kerugian obat dalam sediaan pil
adalah
Tidak sesuai untuk obat yang
dikehendaki aksinya cepat

Tidak sesuai untuk obta-obat


yang dalam keadaan larutan
pekat mengiritasi lambung
B.O. Padat volominous dan B.O.
Cair dalam jumlah lebih.
Keuntungan sediaan suspensi :
Baik digunakan untuk pasien
yang sukar menerima tablet /
kapsul, terutama anak-anak.
Homogenitas tinggi
Lebih mudah diabsorpsi
daripada tablet / kapsul (karena
luas permukaan kontak antara
zat aktif dan saluran cerna
meningkat).
Dapat menutupi rasa tidak enak
/ pahit obat (dari larut /
tidaknya)
Mengurangi penguraian zat aktif
yang tidak stabil dalam air.
Kerugian sediaan suspensi :
Kestabilan rendah
(pertumbuhan kristal jika jenuh,
degradasi, dll).
Jika membentuk cacking akan
sulit terdispersi kembali
sehingga homogenitasnya
turun.
Alirannya menyebabkan sukar
dituang.
Ketepatan dosis lebih rendah
daripada bentuk sediaan
larutan.
Pada saat penyimpanan,
kemungkinan terjadi perubahan
sistem dispersi (cacking,
flokulasi-deflokulasi) terutama
jika terjadi fluktuasi / perubahan
temperatur.
Sediaan suspensi harus dikocok
terlebih dahulu untuk
memperoleh dosis yang
diinginkan.

Komponen suspensi :
Bahan aktif
Bahan tambahan (pewarna dan
pengawet)
Suspending agent
Cara pembuatan larutan :
Zat zat yang mudah larut,
dilarutkan dalam botol.
Zat zat yang agak sukar larut,
dilarutkan dengan pemanasan.
Untuk zat yang akan terbentuk
hidrat , maka air dimasukkan
dulu dalam erlenmeyer agar
tidak terbentuk senyawa hidrat
yang lebih lambat larutnya.
Untuk zat yang meleleh dalam
air panas dan merupakan tetes
besar dalam dasar erlenmeyer
atau botol maka perlu dalam
melarutkan digoyang
goyangkan atau dikocok untuk
mempercepat larutnya zat
tersebut.
Zat zat yang mudh terurai
pada pemanasan tidak boleh
dilarutkan dengan pemanasan
atau dilarutkan secar dingin.
Zat zat yang mudah menguap
dipanasi, dilarutkan dalam botol
tertutup dan dinaskan serendah
rendahnya sambil digoyang
goyangkan.
Obat obat keras harus
dilarutkan tersendiri, untuk
meyakini apakah sudah larut
semua. Dapat dilakukan dalam
tabung reaksi lalu dibilas.