Anda di halaman 1dari 8

Tes Golongan Darah

Disusun guna memenuhi tugas mata pelajaran BIOLOGI


oleh Dra. Ratmiwati dan Ibu Devi Trisnawari, S.Si

Disusun Oleh : KELOMPOK 2


Tutor : Christophora Devy Natalia B
Anggota :
Dendi Sobari
Dinda Fauzily
Randika Tijana F
Saeful Andriansyah
Viona Pradya Maretiyanti
Kelas :
XI IPA 2

SMA NEGERI 10 BANDUNG


Jalan Cikutra no. 77
2012 2013

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami limpahkan ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa
atas izin-Nya Laporan Pratikum ini selesai kami susun. Laporan Pratikum
ini berisi tentang Tes Golongan Darah.
Uraian materi dalam laporan ini sengaja dibuat dalam bentuk teks
sederhana dengan maksud agar yang membaca atau mempelajari
laporan ini secara mandiri dapat mengerti. Selanjutnya kami dapat
melaporkan hasil kerja kami kepada guru mata pelajaran dalam bentuk
lisan dan tertulis. Dengan cara demikian, diharapkan kami tidak sekedar
hafal, tapi mengerti apa yang telah kami kerjakan. Dengan demikian,
kami secara sadar dan aktif dapat memperoleh ilmu yang telah kami
pelajari, yang pada akhirnya menimbulkan kreativitas.
Kami menyadari bahwa laporan ini masih banyak kekurangan dan
terdapat uraian yang terlampau mendalam atau sebaliknya. Oleh karena
itu, kami menunggu kritik yang membangun dari ibu guru yang menilai
laporan yang telah kami buat.

Bandung,

November z2012

Kelompok 2

A. TUJUAN KEGIATAN

Melakukan tes golongan darah.


Menjelaskan prinsip penggolongan darah.

B. LANDASAN TEORI

Menurut sistem ABO atau AB0, sel darah manusia dapat digolongklan
empat kategori, yaitu golongan darah A, B, AB, dan O. Penggolongan
darah ini didasarkan pada tipe antigen yang berada pada membran
plasma darah. Golongan darah A memiliki antigen A dan aglutinin.
Golongan darah B mempunyai antigen B dan aglutinin. Golongan darah
AB memiliki antigen A dan B saja, tidak memiliki aglutinin. Sedangkan
golongan darah O tidak memiliki antigen, namun dapat membuat
aglutinin

dan

Antigen yang terdapat pada plasma sel darah merah ini dinamakan
aglutinogen. Apabila aglutinogen bercampur dengan aglutinin yang tidak
sesuai, maka dapat terjadi penggumpalan. Peristiwa penggumpalan ini
dinamakan aglutinasi. Misalnya saja, aglutinasi A (bergolongan darah A)
diberi zat anti A atau aglutinin A, maka akan terjadi penggumpalan.
Prinsip Golongan Darah
Golong Antige Antibo
an
n
di
Darah
A
A

AB
O

A dan B
-

dan

C. ALAT dan BAHAN


ALAT

Kartu Golongan Darah

Kapas

Jarum Suntik

Korek Api

Lanset (alat suntik)


BAHAN

Alkohol 70%

D. CARA KERJA

Anti Serum

1) Mengisi identitas kartu golongan darah.


2) Membasahi kapas dengan alkohol 70%, kemudian mengusapkan ke
salah satu jari.
3) Menekan ke arah luar (seperti diurut) jari yang telah diberi alkohol.

4) Memasangkan jarum suntik ke lanset dan mensterilkan jarum suntik


dengan alkohol.
5) Menyuntik jari yang telah diberi alhokol dengan lanset.

6) Menempelkan darah yang keluar ke kotak anti-A, anti-B, dan anti-AB


pada kartu golongan darah.

7) Meneteskan 1 tetes anti serum sesuai cairan dengan kotak yang


telah ditentukan.
8) Mengaduk darah yang telah dicampurkan dengan anti serum
secara perlahan menggunakan korek api.

9) Mengamati yang terjadi pada masing masing tetes yang terdapat


pada kartu golongan darah.
10)
Menentukan golongan darah sesuai pengamatan.

E. HASIL PENGAMATAN

F. PERTANYAAN

1. Diantara sampel darah yang tersedia, manakah yang mengalami


penggumpalan (aglutinasi) ?
Jawab : - Sampel darah Randika mengalami penggumpalan di anti-A
dan anti-B
- Sampel darah Saeful mengalami penggumpalan di anti-A,
anti-B, dan anti-AB
2. Mengapa ada sampel darah yang mengalami penggumpalan dan ada
pua yang tidak ?
Jawab : Karena, terdapatnya aglutinogen (antigen) dan aglutinin
(antibodi) (antiserum).
3. Tentukan tipe antigen yang dimiliki dari beberapa sampel darah
tersebut !
Jawab : Randika
A
Saeful
B
Viona
4. Tentukan golongan darah yang dimiliki masing masing sampel darah
tersebut dengan mengisi tabel dibawah ini !
Jawab :
Tabel Hasil Tes Golongan Darah
Perlakuan
Golongan
No
Nama
Darah
Anti A
Anti B
Anti AB
1
Agatha
+
+
B
2
Andini
+
+
B
3
Bairatri
+
+
B
4
Fadhilah
+
+
B
5
Ibrahim
+
+
A
6
Ilman
+
+
A

7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18

M. Gia
Mayang
Meiah
Meity
Peny
Prasetyo
Putri
Randika
Resti
Saeful
Sarah
Viona

+
+
+
+
+
-

+
+
+
+
+
-

G. PEMBAHASAN

+
+
+
+
+
+
+
+
-

A
A
B
B
B
O
O
A
O
AB
AB
O

Berdasarkan percobaan, seseorang yang mendapat golongan darah A


mengalami penggumpalan pada anti-A dan anti-AB. Golongan darah B
mengalami penggumpalan pada anti-B dan anti-AB. Golongan darah AB
mengalami penggumpalan pada anti-A, anti-B, dan anti-AB. Golongan
darah O tidak mengalami penggumpalan.

H. KESIMPULAN
Golongan
Darah

Aglutinasi
Anti A
Anti B
( )

( )

Anti AB
(

A
B
AB
O

+
+
-

+
+
-

+
+
+
-

+
)