Anda di halaman 1dari 8

KASUS UJIAN

KEPANITERAAN KLINIK
ILMU PENYAKIT KULIT DAN KELAMIN
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA
RUMAH SAKIT HUSADA JAKARTA
Nama pemeriksa

: Zachary Jacob Heryanto

NIM

: 4016131001

A. IDENTITAS PASIEN
Nama

: Ny. G S

Umur

: 53 tahun

Jenis Kelamin

: Perempuan

Alamat

: Jl. Graha Taman Blok HC3 No. 21,


Bintaro Jaya Sektor 9

Tgl / Jam Masuk

: 8 Mei 2015 / 12.38 WIB

Status Pekerjaan

: Ibu Rumah Tangga

Status Pernikahan

: Menikah

Agama

: Katolik

Dokter Yang Merawat

: dr. Maria Dwikarya, SpKK

B. ANAMNESIS
Autoanamnesis dilakukan pada tanggal 8 Mei 2015 pukul 12.38 WIB.
Keluhan Utama

: Pasien mengeluhkan gatal pada kedua telapak kaki sejak + 1


bulan sebelum masuk rumah sakit.

Keluhan Tambahan

: Telapak kaki terasa tebal dan kering + 1 tahun sebelum


masuk
rumah sakit.

Moccasin Foot | 1

Riwayat Perjalanan Penyakit : Pasien datang ke klinik spesialis Kulit dan Kelamin RS
Husada dengan keluhan gatal yang di rasakan pada kedua
telapak kaki sejak + 1 bulan sebelum masuk rumah
sakit. Rasa gatal di rasakan sekitar di nilai 5 dari skala total
10. Pasien juga mengeluh telapak kaki terasa tebal + 1 tahun
sebelum masuk rumah sakit. Pada awal mula nya telapak
kaki
terasa tebal namun, pasien tidak terasa sangat terganggu
sehingga tidak di garuk oleh pasien. Pasien tidak melakukan
aktivitas mencuci pakaian maupun membersihkan rumah
nya
karena pasien menggunakan jasa pembantu rumah tangga
untuk mengerjakan pekerjaan rumah.
Riwayat Penyakit Dahulu

: Sebelumnya pasien belum pernah mengalami keluhan


serupa.
Pasien mempunyai riwayat tekanan darah tinggi dan
mengkonsumsi obat darah tinggi Norvasc (amlodipine
besylate) namun pasien tidak mengetahui berapa dosis yang
dikonsumsi. Riwayat alergi obat dan makanan, penyakit
kencing manis, asma, penyakit jantung, penyakit paru-paru,
maupun batuk lama disangkal.

Riwayat Penyakit Keluarga

: Tidak ada keluarga pasien yang diketahui mengalami


penyakit
seperti ini. Riwayat alergi obat dan makanan pada keluarga
disangkal.

Riwayat Berobat

: Pasien sudah berobat ke dokter spesialis Kulit dan Kelamin


di
kota Medan sudah 3 kali dan di beri krim namun, tidak ada
perbaikan. Pasien juga mengaku tidak mengetahui krim apa
yang diberikan dan juga tidak mengetahui isi dari krim yang
diberikan kepada pasien. Pasien tidak membawa obat krim
Moccasin Foot | 2

yang diberikan kepada nya pada waktu berobat ke RS


Husada.
Riwayat Alergi

: Pasien mengaku tidak memiliki riwayat alergi obat maupun


alergi makanan.

Riwayat Kebiasaan

: Pasien mengaku sering melakukan pedicure di salon setiap 2


minggu sekali dan sering terasa basah di telapak kaki karena
berkeringat.

C. STATUS GENERALIS
Keadaan Umum

: Sakit ringan

Kesadaran

: Compos mentis

Tekanan Darah

: 120 / 70 mmHg

Nadi

: 82 x / menit, reguler, kuat angkat baik

Pernapasan

: 18 x / menit, reguler

Suhu

: 37,2 oC

Mata

: Edema palpebra (-/-), konjungtiva anemis (-/-),


sklera ikterik (-/-), pupil bulat, isokor, 3mm, refleks cahaya (+/+).

Gigi dan mulut

: Karies gigi (-), mukosa mulut normal dan tidak hiperemis.

KGB

: Tidak teraba pembesaran kelenjar getah bening.

THT

: Telinga
Hidung

: liang telinga lapang.


: bentuk normal, mukosa hidung normal, sekret

minimal.
Tenggorokan: mukosa faring posterior tidak hiperemis.

D. STATUS DERMATOLOGI
Regio

: Plantar pedis

Distribusi

: Bilateral

Efluoresensi Primer

: Plak

Ukuran

: Numuler - Plakat

Jumlah

: Multipel

Efluoresensi Sekunder

: Skuama putih halus


Moccasin Foot | 3

Konfigurasi

: Tidak ada

E. PEMERIKSAAN PENUNJANG
Anjuran untuk melakukan pemeriksaan kerokan kulit dengan KOH 20%.

Moccasin Foot | 4

Moccasin Foot | 5

F. RESUME
Telah diperiksa seorang pasien perempuan bernama Ny. G S berusia 53 tahun yang
datang ke klinik spesialis Kulit dan Kelamin RS Husada dengan keluhan gatal yang di
rasakan di kedua telapak kaki sejak + 1 bulan sebelum masuk rumah sakit. Rasa gatal di
rasakan sekitar di nilai 5 dari skala total 10. Pasien juga mengeluh telapak kaki terasa tebal +
1 tahun sebelum masuk rumah sakit. Pada awal mula nya telapak kaki terasa tebal namun,
pasien tidak terasa sangat terganggu sehingga tidak di garuk oleh pasien.
Pasien mempunyai riwayat darah tinggi dan mengkonsumsi obat darah tinggi Norvasc
(amlodipine besylate) namun pasien tidak mengetahui berapa dosis yang dikonsumsi.
Pasien sudah berobat ke dokter spesialis Kulit dan Kelamin di kota Medan sudah 3
kali dan diberi krim dan pasien tidak mengetahui apa isi dari krim tersebut namun, tidak ada
perbaikan.
Pasien juga mengaku sering melakukan pedicure di salon setiap 2 minggu sekali dan
sering terasa basah di telapak kaki karena berkeringat.
Pada pemeriksaan fisik dan status generalis didapatkan hasil :
Keadaan Umum

: Sakit ringan

Kesadaran

: Compos mentis
Moccasin Foot | 6

Tekanan Darah

: 120 / 70 mmHg

Nadi

: 82 x / menit, reguler, kuat angkat baik

Pernapasan

: 18 x / menit, reguler

Suhu

: 37,2 oC

Status dermatologikus pasien:


Regio

: Plantar pedis

Distribusi

: Bilateral

Efluoresensi Primer

: Plak

Ukuran

: Numuler - Plakat

Jumlah

: Multipel

Efluoresensi Sekunder

: Skuama putih halus

Konfigurasi

: Tidak ada

G. DIAGNOSIS
Diagnosis Kerja

: Moccasin Foot

Diagnosis Banding

: Psoriasis

H. PENATALAKSANAAN
a. Non-medikamentosa
Menghindari pedicure
Menjaga kebersihan kaki dan menjaga kaki untuk selalu kering dan tidak lembap
Tidak menggaruk lesi
b. Medikamentosa
1. Anti jamur
2. Antipruritus (antihistamin)
3. Obat topikal

R/ Fungistop
S 1 dd I

500 mg

: Griseofulvin
: Loratadin
: - Asam Salisil
- Asam benzoat
- Vaselin album
tab

500mg
10 mg
6%
12%
30 gram

no. XXVIII

pc
Moccasin Foot | 7

R/ Loratadine
S 1 dd I

10 mg

tab

pc

R/ Asam salisil

6%

Asam benzoat

12%

Vaselin album ad.

30 g

m.d.

no. X

S.u.e

no. I

I. PROGNOSIS
Ad vitam

: Bonam

Ad functionam

: Bonam

Ad kosmetikam

: Bonam

Ad sanationam

: Bonam

J. PEMERIKSAAN LANJUTAN
Melakukan kontrol kembali setelah obat habis.

Moccasin Foot | 8

Anda mungkin juga menyukai