Anda di halaman 1dari 1

BAB I

PENDAHULUAN

Poliomyelitis adalah penyakit menular akut yang disebabkan oleh virus dan sering
dikenal dengan nama Flaccid paralysis acute (AFP), infeksi virus polio terjadi didalam
saluran pencernaan yang menyebar ke kelenjar limfe regional dan sebagian kecil menyebar
ke sistem saraf dengan predileksi pada sel anterior, sumsum tulang belakang dan inti motorik
batang otak dan akibat kerusakan bagian susunan saraf pusat tersebut akan menjadi
kelumpuhan dan atrofi otot.1,2
Penyakit polio dapat menyerang semua usia, namun kelompok umur yang paling
rentan adalah usia 1- 5 tahun dari semua kasus polio. Penelitian menyebutkan bahwa sekitar
33,3% dari kasus polio

adalah anak anak dibawah usia 5 tahun. Infeksi golongan

enterovirus lebih banyak terjadi pada laki laki dibandingkan perempuan dengan
perbandingan (2 : 1). Resiko kelumpuhan meningkat pada usia yang lebih tinggi terutama bila
menyerang individu yang berusia lebih dari 15 tahun. WHO memperkirakan adanya 140.000
kasus baru dari kelumpuhan yang diakibatkan oleh poliomyelitis sejak tahun 1992 dengan
jumlah keseluruhan penderita anak yang mengalami kelumpuhan akibat infeksi ini
diperkirakan 10 20 juta anak. 4,5