Anda di halaman 1dari 17

ii

,2

:.s

PEIYYUST]NAI{PROGRAM LATIHAN TIM BOLA VOLI YT]SO


PAI}A KEJUARAAI\I NASIONAL DIVISI UTAMA ( LWOLI) 2OO8
DI BAhIDUNG, JAWA BARAT

I
OLEH:
PUTUT MARHAENTO

JURUSAN PENDIDIKAN KEPELATIHAN


F'AKULTAS ILMU KAOLAIIRAGAAN
FIEGERTYOGYAKARTA
TJNTVERSITAS
TAIIUN 2OO8

PROGRAMLATIHAN TIM BOLA VOLI YUSOPADA


PENTYUST]NAFI
KEJUARAAIYNASIONAL DIYISI UTAMA ( LIVOLD 2OO8
DI BANDUNG, JAWA BARAT
Oleh:
Putut Marhaento
DosenJurusanPendidikanKepelatihanFIK-LINY

PEI\TDAIIULUA}[
Tujuan utamadari latihan adatahmeningkatkanpotensifirngsionalatlet dan
mengembangkankemampuanbiomotor ke standaryang paling tinggi. Untuk itu
padapenerapansebuahprogram latihan, fisik harusdipertimbangkansebagaisuatu
falctoryang utamadanterpentingsebagaisuatuunsuryang diperlukandalamlatihan
guna mencapaiprestasioptimal. Dengan demikian selamadalam proses latihan"
pengaturanprogramlatihanharusdiberikansecarabertahapdanberkelanjutan.
program latihan yang baik adalahmerencanakantahapankemajuansecara
ajeg,bertatrap,danberkelaqiutanuntukjangka waktuyangpanjang.Artiny4 program
latihan harus meningkat sehinggasistem fisiologis yang berkaitanterus-menerus
mendapatbeban lebih secarabertahapsehinggatidak menyebabkankelelahandan
menggangupenampilan.Untuk itq pelatihharusmemiliki keahlianyang profesional
dan memiliki pengalaman@omp4 $9A:2A3). Dengandemikiandalam merancang
prosam dapat menghindari penambahanbeban yang berlebihan. Secaraumum
latihan dapatdikelompokkandalamtiga bagian,yaitu: (1) Perencanaan
perencanaan
jangka paqiang,yaitu programyang disusunmulai dari pembibitanhinggamencapai
jangka
prestasi maksimal yang memerlukanwaktu 8-10 tahuru (2) Perencanaan
untuk menghadapisuatuevent,dan (3)
menengah,yaitu programyang drpersiapkan
perencanaan
jangka pendek,yaitu siklus myo, siklus mikro, siklus messo,dan siklus
makro(JokoPekik1,2002:107).
prograrnlatihanpadadasarnyaberisikanmateriteori danpraktek.Materi teori
dan praktek mencakuplatihan fisik, teknik, sfategi, taklik, dan psikis. Materi teori
memuatteori-teori pengetahuanmengenaicabangolahragabola voli, sedangmateri
stmtegi,dantaktik.
praktekmencakupketerampilanteknih kualitasfisik, penguasaan

Namundernikianbaik materiteori maupunpraktekdapatdilakukansecarabersamaan


dalam praktek. Artinya sasann utama dari latihan adalah meningkatkankualitas
kemampuanaflet baik secarakogniti{ afektif sosial, dan psikomotor sehingga
rnembentukatletyangberkualitassecamjasmaniahdanrohaniah"
pola pernbinaanatlet hanyasekedarmengejar
Dewasaini adakecenderungan
prestasi secara motorik, sehingga dapat dikatakan atlet sebagai samna untuk
mewujudkan obsesi pelatih dan kemungkinan orangtua Untuk mengbindari hal
tersebut, maka materi program latihan perlu dibeti pembobotanyang seimbang
antaramateri fisik danpsikis. Materi fisik meliputi berbagaiketerampilanteknik dan
fisik cabangolahragabola voli, sedangmateri psikis meliputi berbagaiketerampilan
psikologis, di antaranyakecepatanberpikir, strategi, dan taktik. Dengan cara
demikian atlet akanterlatih secarajasmanidan rohani,sehinggaterbenhrkatlet yang
berkualitas. Seluruh materi latihan tersebutharus berjalan seiring dan seimbang
selamaproseslatihan.
Proseslatihanmerupakantugasyang harusdilakukanbaik oleh atlet maupun
tujuan yang diinginkan.Oleh karenalatihan merupakan
pelatih, agardapatmencapai
prosespenyempumaanberolahragamelalui pendekatanilmiah, khususnyaprinsipprinsip pendidikansecarateraturdan terencanasehinggamempertinggikemampuan
dan kesiapan olahragawan(Harre dalam Nossek, 1982). Untuk itu, dipedukan
kerjasamayang baik antara atlet dan pelatih dalam menyusundan menjalankan
programlatihan.
Padasebuahproseslatihan, atlet berperansebagaiobjek dari proseslatihan
dan pelatih berperanutamasebagaipengaturdan pengendali.Dalam mengaturdan
mengendalikanjalannya latihan, pelatih perlu pedoman dan panduan sebagai
peganganyang berupaprogramlatihan berisikanmateriteori danpraktekyang secara
garis besarakan dijabarkansecararinci ke dalam unit (sesi) latihan, dengantujuan
untuk meningkatkankualitas keterampilan,kebugaranenergi, kebugaranotot, dan
kemampuan psikologis. Untuk itu, dalam meoyusrm progfam latihan perlu
memperhatikanlangkah-langkahpenyusunanyang disesuaikandengankarakteristik
voli.
dari cabangolahragabola

LAITGKAH.LAI\IGKAH Pf, LAKSANAAN KEGIATAN


Upaya mtuk meminimalisirkelemahanyang dimiliki atlet pelatih men)ru$m
prioritastujuan yang hendakdicapaiatlet ke dalamprogramlatihan
dan mene,lrtukan
sesuaidenganwaktu yang disediakanoleh Perkumpulanuntuk melakukantraining
center,yaitu selama6 bulan Waktu relatif singkattersebut harusdapatdimanfaatkan
secaramaksimal.Untuk itq pelatihhants
sebaikmungkinagaratletmampuberprestasi
dapatmenyu$rndan menentukanprioritastujuan yang hendakdicapai bagi atlet ke
dalam progr:rm latihm Untuk menghindari tingkat kejenuhan aflet, pelatih
bentu( tempat danmetodelatihanselama
dengancaramemvariasikan
mengantisipasi
programlatihan
dalammenerapkan
Programlatihan memuatberbagaihal, di antaranya:wakfu, materi, metode,
dan tujuan latihan dalam satuanwaktu tertentu. Untuk itu, diperlukan langkahprogramlatihan yang akandisusun.Ada beberapahal
langkahdalammerencanakan
yang harus dilakukan dan dipertimbangkandalam menyusunprogram latihan, di
antatarryaadalah:(l) Waktu Pertandingan,(2) DiagnosisKernampuanAwal, dan (3)
ProgramLatihan.
Penytrsunan
Waktu Pertandingan
Waktu pertandinganmerupakankunci dan puncaknyadari seluruhprogmm
atlet
latihanyang disusun.Pelatihdiberi waktu selama2bulanuntuk mempersiapkan
yang akan diturunkan pada Kejurnas Divisi Utama (LIVOLI) di BandungTahun
2008. Berdasarkankondisi atlet yang memiliki ketnampuanheterogen,selanjutnya
pelatih menentukanperiodisasi,frekuensi,dan sesilatihan yang akan dilaksanakan.
Adapunrincian penentuanwaktu latihandapatdilihat padatabel I berikut.
Tabel 1. RincianWaktuLatihan
2008

Tahun
Bulan
Minggu

OKTOBER
t

Periodisasi

Transi
si

Frekuensi

llx

ll x

ll x

ll x

Sesi

Pagr
sore

pag
sore

pagl

sore

Lokasi

GOR
Lanud

GOR
Lanud

GOR
Lanud

NOVEMBER
,,
5

DESEMBER
4

Pematangan

Persiapan
pagi
sore

1l x
pagr
sore

llx
pagi
sore

llx
pagr
sore

Pagi
sore

GOR
Lanud

GOR
Lanud

GOR
Lanud

GOR
Lanud

GOR
Laoud

ll x

Kompetisi
Maintenance

TWNDIATGI

Awal (Pre-Test)
DiagnosisKemampuan
Sebelummeo)rusunprogram latihan pelatih harus mengetahuikondisi awal
setiap atlet yang akan dilatih. Unhrk itu diperlukantes diagnosiskemampuanawal
kepada atlet terpilih. Diagnosis bertujuan untuk mengetahuitingkat kemampuan
yang dimiliki oleh atle! sehinggadalam menentukanbebanlatihan akan tepat dao
sesuaidengankeadaan.Biodataatlet diperlukansebagaibahanpertimbanganutama
dalarn menentukanbeban latihan. Adapun biodata atlet yang diperlukan pelatih
unftk melalcukandiagnosis antara lain meliputi: (l) Kegiatan yang dilakukan
sebelum mengikuti pelatihan, (2) Tinggi dan berat badan; (3) Denyut jantung
istirafuat;(4) Frekuensilatihan sebelummengikuti latihan; dan (5) Kondisi kesehatan
sebelum latihan (pemah sakit atau belum, jenis penyakit, dan larna saki!
(Sukadiyanto,2003: 46).
Materi diagnosiskemampuanawal meliputi keterampilanteknilg komponen
biomotor yang diperlukan dalam bola voli, dan kondisi psikologi atlet. Untuk
mengetahuiketerampilanteknik dilakukan denganmenggunakantes yang disusun
oleh pelatih. Sedangkanuntuk komponenbiomotor ada dua macamyang diteskan,
yaitu tes untuk komponendasarbiomotor, dan tes komponenbiomotor khususyang
diperlukanpada cabangolahragabola voli. Komponendasarbiomotor antara lain
kekuatan,kecepatan,ketahanan"dankelenhrkan.Sedangkomponenbiomotorkhusus
dalam bola voli di antaranyaketahanananaerobik, fleksibilitas, kecepatan,dan
power. Adapun untuk tes psikologis, pelatih melakukan tes untuk mengetatrui
disiplin, tanggungjawab, motivasi, danfighting spirit atlet melalui pendekatan
individual (wawancara)danpengamatan.
Selain digunakan untuk mengetahuitingkat kemampuanatlet, diagnosis
kemampuanawal bermanfaatuntuk mengetahuikelebihandan kekuranganyang ada
pada atlet. Dengan mengetahuikelebihan dan kekurangan atlet, pelatih dapat
menentukan prioritas penekanan sasaran dari program latihan yang perlu
ditingkatkan. Artinya, kekuranganyang ada pada atlet harus mendapatprioritas
utarnauntuk ditingkatkanselamaproseslatihanberlangsung,sedangkankemanpuan
padapemeliharaandanpenguatan.
yang sudahbaik penekanannya

PenyusunanProgram Latihan
Langkah selanjutnya adalah menyusun progmm latihan, yang berisikan
materi, metode, dan sasaranlatihan yang dirinci pada setiap tahap periodisasi.
Program latihan disusun secaramakro, sedanguntuk mikronya dijabmkan dan
disusun ke dalam satuanunit (sesi) latihan. Satuanunit latihan berisikan materi
latihan yang secaralengkap untuk satu kali pertemuanlatihan. Susunannyaterdiri
ataspengantar,pemanasan,latihan inti, latihan suplemen,dan pendinginan.Sebagai
contoh latihan dalam satu unit memanfaatkanwaktu 90 menit, maka penjabaran
waktu yang diperlukan berkisar, unfirk pengantar3 menit, psmanasan22 menrt,
latihan inti 45 menit, latihan suplemen15 menit, dan pendinginan5 menit (Rushall
dan Pyke, 1992: 291). Akumulasi dari beberapaunit latihan merupakanmateri
latihan mingguan,dan akumulasilatihan mingguanmenjadi materi latihan bularran,
demikian seterusnya.Dengancaratersebut,makaprogam latihan hanyaberisi garis
besarmateri,sasaran,danmetodelatihandalamsetiapminggunya.
Untuk persiapanKejurnasDivisi Utama (LIVOLD tahun 2008, waktu yang
disediakanadalah l0 minggu. Dengandemikian waktu efektif unflrk menjalankan
program latihan kurang dari 3 bulan. Untuk itu, materi program latihan lebih
diprioritaskanpadaunsur-unsuryang masihkurangyang adapadaatlet dengantetap
mengacupadaperiodisasidan targetataukomponenyang lain. Penyusuurnprogrcm
latihandibagi dalamtiga periosidisasilatiharUyaitu peridisasitransisi,persiapan,dan
kompetisi.
Periodisasilatihan adalah penjabaranlatihan tahunan ke dalam beberapa
kedekatannya
tujuandanintensitasberdasarkan
periodelatihandenganmemvariasikan
padakompetisiutama(Pyke, l99l:243). MenurutBompa(1994: 168)periodisasi
merupakanprosespemecahanrencanalatihan tahunanke dalamtahapanyang lebih
pendekagarmemudahkandalampengelolaanlatihandanpencapaianpuncakpresksi
pada tahap kompetisi. USTA (1998: 149) periodisasiadalah perencanaanlatihan
jangku panjang yang secara sistematikmengontrol dan mengubah-ubahvolume,
intensitas,frekuensi,durasi latihan, dan pertandingan.Dengandemikianperiodisasi
adalahpenjabaranmateri dan sasaranlatihan dengancara memvariasikanintensitas,
volume, recovery, interval, durasi, dan frekuensi ke dalam waktu tertentu yang

progrm latihm dalam sefisp


diseswikau dengAntatrapmnya Adapm su$Inan
periodisasidapatdilihat padagambar1 bsikut ini'

t
C>
t\
b

tF

=
(D
:'
(D
D
t
o

(D
o
a
ot
:'
ot
J

{
x{

'tl

U'
at 1'
(D o
o)
lt
it'
3. <D

u,
t

T
o
o
o
(D

I
II'
o
irt

i,

TD

x -Tl T' x x
z,
(D
= oo- o{o c)(D orG
d

GI

-q,

at

=
0t

tt
Ilt
ot

ot
!t
:t

5
DI
(D
o

tD
v, =5
(, a,
o
:t
x
(D
q
st {D
d
3
g
A) !
*
3 |rl
1'
4! =

ot o z,
5
g 6t

(t

T'
qt
U'
o

d
=
o

(D

6,

cr>

ot

.D

(,rcDorit\rqr6to(oe
(rr<>(,rtgro(t(t('ro
SS:SS:S:g;S:S:SS

x x x

nl

gL
r
-{
ot

o
g

ol

;r

fr
ot
=
<)
o,

: a..

o
x
x

><

al
a

fft:

n
x x x

x x

d
z

T'
(D

a.
[)

(a

0t
3

a
v

>( x x

c)
c

><

x x x

x x x

U)

6)

FI

F{

7
-{

n
2

Fl
FI

r.l

f\)

q,

'st

XE
HI

U'
(D

3
q,

r{

c)
t!,

(*t

:f
(cr
=
o)
=
T' iF
5
d =
(0

il
3
r
g,
=
o,
=

(lr.
(t>

-l

s
3
tt

ts
3
l\)

.::'l

qd
.f

z{
m
;u

6,

?t
O

x x

x x x

x x

TD
ET

(^t

Fl

c)

(o
(a
c

fr!

m
a
a x x
{
c
-{

!
(D

><

x x

3
x

0t
ot
3
o
q,

z.
><

{!t
=
;F

>< x

><

'F.
,rtt
N)

(D
t
o

F a

PERANDINGAN

xa

Ul
FT
:g
tcB
fnl

>< o3
o

',

)4..

t:'l

. ,;

9,

(*,

h)

n
Ft

PELAKSANAAN PROGRAMLATIHAN
Setelahprogramlatihan disusun,selanjutnyaadalahmelaksanakan
program
latihan. Adapun tahapanperiodisasilatihanyang harus dilaksanakanadalah:(t)
PeriodisasiTransisi, @ PeriodisasiPersiapandan (3) periodisasiKompetisi
(Pematangan
danKompetisiUtama).
l. PeriodeTransisi
Periodetransisiadalahmasa
setelahpertandinganutamaberakhir.Olehkarena
itu periodetansisi dapatdikatakansebagaimasaistirahat.Ciri utamamasatransisi
adalahsebagaimasaistirahat,tetapi istirahatyang benifat aktif agarterhindardari
overtraining(Rushaldan Pyke, IW: 340).Artinya"selamamasatansisi atlet harus
tetapmelakukankegiatanolahragaselainbolavoli, seperti:sepakbol4basket, renang,
bersepeda,
danjogging atauolahragalain.
Tujuanutamapadaperiodetansisi adalahuntukmemeliharastatusketerlatihan
yang antaralain meliputi: berat badantidak naik, denyut
Jantungistirahattidak
meningkat,memeliharatingkat kebugaranjasmani dan keterampilangerak tidak
menurun. Dengan demikian latihan pada periode transisi diupayakanuntuk
menghindaribentuk kegiatanyang monimbulkantekananfisik maupunpsikis.
Adapunlamawaktutransisiyangdiperlukandalamtim bolavoli yuso padaKejurnas
Divisi Utama(LIVOLD kuranglebihl minggu.
Penekananmateri latihanpadaperiodetransisiuntuk merneliharakebugaran
jasmani denganmelakukankegiatanyang menyenangkan
denganintensitasrendah
sehinggaakanterjadipenurunan
prestasibila dibandingkan
denganmasakompetisi.
Untuk itu penurunanprestasidiupayakantidak jauh dari prestasisaatpertandingan
berakhir, sehingga saat memasukiperiode persiapantahap pertama kualitas
fungsionaltubuh sudahdi atasdari rencanaprogmmlatihansebelumnya.
Tujuan
materi latihan pada masafansisi adalahuntuk pemeliharaankebugaranfisik dan
kbbugaranenergipesilat.Sasaranlatihankebugaranfisik lebih menekankan
pada
peningkatankekuatandanpower kelompokotot atlet yang masihlemah(kurang).

Sedangkansasaranlatihankebugaranenergilebih menekankanpadapengembangan
kemampuanaerobikatletsebagailandasan
dasaruntukmeldih sistemenergianaerobik
padaperiodeberikutnya.Untuk itu garisbesarmaterilatihanpadamasatransisidapat
dirangkumsepertipadatabel2 berikutini.
Tabel2 : Materi LatihanPadaPeriodeTransisi
KebugaranOtot
) Perbaikanterutamapada
kekuatan
danpowerkelompok
ototyangmasih
kurang
F Metodedenganlatihanbeban
D lntensitassubmaksimal
) Volume2-3 serilsesi.
D Repetisi8-10,
) t. recoveryl:5-6,
F t. invertall:7-8,
F Frekuensi3xlminggu.
) Untuk kekuataniramalambat,power
irama cepat.
D Kelenhrkan2x setlqrhari(pagi& sore)

KebugaranEnergi

lxlminggu.
atauI -2 jam lx/minggu.
l/minggu.
1x/minggu.
menit lx/minggu.

2. Periode Persiapan
Setelahperiodetransisiberakhir,selanjutnyamemasukiperiodepersiapan
yang merupakantahapuntuk mempersiapkan
peningkatankualitasfisik, teknik, da1
taktik. Padaperiodepersiapan,materidanbentuklatihansudahmulai mengarahpada
peningkatanfisik maupunteknik. Lama waktu latihanpadaperiodeini adalah I
bulan(4 minggu).
Periodepersiapanmerupakantahappeletakanlandasanyangkuat bagi tahaptahapberikutnyabaikfisik, teknik,taktik maupunmental.Tujuanutamalatihanpada
tahapini, antaralain untuk meningkatkan
kualitasfisik, mengajarkan
keterampilan
teknik baru,memelihara
kernampuan
terbaikpadakompetisisebelumny4melatihpola
dan taktik bermain,sertameningkatkankomitmen(Rushall dan pyke, 1992: 332-

333). Untuk itu, materi latihan yang diberikan pada periode persiapandapat
dijabarkansebagaiberikut:
a) Peningkatankualitas fisik berorientasi pada kebugaran secara umum dan
menyeluruh,baik kebugaranotot maupunkebugaranenergi dengan sasaftrl
danpower'
ketahanan,
latihankebugaranotot adalahkekuatan,kecepatan,
jumlah
b) Latihan kekuatanpadaminggu pertamadenganintensitassedang,dengan
repetisi aatma 10-15/set dilakukan 2-3 set. Secara bertahap pada minggu
jumlah
berikutnya intensitasmulai ditingkatkan hingga sub-maksimal,dengan
repetisi diturunkanmenjadi 8-I O/set,frekuensi3xlminggu'
c) latihan ketahananadalahmelanjutkanlatihan pada periode transisi, dengan beban
latihan mulai ditingkatkan karena sasaranlatihan sudah meningkat dan berbeda.
Latihan untuk ketahanan sama dengan sasaran latihan untuk kebugaran energi,
yaitu meningkatkankernampuanambang anaerobik(anaerobic threshold). Metode
yang digunakanpadaumumnyaadalah lari denganintensitas7A-85%dari denyut
jantung (DJ) maksimal,durasiselama30-40 menit, frekuensi3xlminggudan
d) Kecepatan diberikan sebagaibentuk latihan penyela attara latihan kekuatan
latihan ketahanan.Bentuknyalari cepatjarak pendek yang kurang dari 30 meter,
intensitas maksimal, lama aktivitas 4-5 detik, recovery 1: 4-5, interval 1"6'7,
frekuensi lx/minggu.
e) Sasaran latihan kebugaran energi untuk meningkatkan kemampuan ambang
anaerobik.(anaerobic threshold). Bentuk latihannya lari denganintensitas 70-80%
dari kecepatanmaksimal atau 85-90% dari denyutjantrng maksimal, lama lari 2-5
menit dilakukan 4-6 repetisi, recwery 2-5 menit (1:1), frekuensi l-2xlminggu.
Bentuk lain adalah denganfanlekyaitu jogging dengandiselingi lari cepat (sprint)
dilakukan secarasilih bergantidanterus-menerus,lamaaktivitas antara20-30 menit.
Materi latihan peningkatanteknik adalah belajar dan mempertajam ketrampilan
teknik dasar yang belum dikuasai. Teknik dasar bola voli di antatanyaadalah
servisopas bawah, pas atas, smashdan blok. Sedangteknik khusus merupakan
kombinasi teknik dasar dengan kemampuan gerak yang terjadi pada situasi

l0

selamabe*anding.Teknik khususmulai diajarkanbila atlet sudahmenguasai


teknik dasardan didukungoleh kebugaranfisik dankebugaranenergiyangbaik'
sehinggaatletmampumelakukangerakyanglebih kompleks.
s) Bila terjadi kesalahanteknik dilakukan terapi melalui pendekatansecaftl
biomekanik dan belajar pola-pola bertanding.Pola bertandingmerupakan
landasandasar untuk mengajarkansBategi dan taktik. Tujuan belajar pola
bertandingadalahagarterjadi prosespematrianketerampilangerakdalamkognisi
atlet,sehinggamelaluiproseslatihanyangbenaratlet akanmemiliki keterampilan
gerakyangotomatis.
h) Bentuk latihan fisik dikombinasikandengandrill latihan teknik, oleh karena

bentuklatihanteknik akanlebih realistisyaitu


latihan fisik denganmenggunakan
mendekatidengankebutuhangerakdan lama pertandinganyang sesungguhnya.
Sehinggasasaranlatihan kebugaranenergimaupunkebugaranotot dapatsecara
yangsebenarnya.
langsungsesuaidengankondisipertandingan

ll

3, Periode Pematangan
Lama waktu latihan untuk periode pematanganadalah 3 minggu dengan
tujuanutamaantamlain untuk rneningkatkan
danmenyempurnakan
fisik, teknik dan
taktik melalui bentuk drill simulasi bertanding.Adapun materi latihan yang
diterapkanselamaperiodepematangan
adalahsebagaiberikut:
a Latihankebugaranotot diprioritaskanpadakecepatandanpower dengangerakan
eksplosif. Latihan kebugaranenergi masuk pada tahap pengembangan
sistem
energi anaerobik.Padaperiode ini tidak berarti bahwa sasaranlatihan untuk
kebugaranotot dan kebugaranenergi yang dilakukan sebelumnyatidak perlu
dilatihkan.Sasaranlatihansebelumnya
tetapdipeliharayang dilakukansebagai
latihan penyeladari sasaranlatihanutafta. Dengandemikian latihan bersifat
progresif, yang berarti dilakukansecaraajeg, maju dan berkelanjutaribaik dari
materimaupunsa*uannya.
b. Implikasi untuk latihan teknik lebih menekankanpada kematanganmental
bertandingdenganintensitaslatihanmaksimal,volume sedikitditurunkandan
densitastetap tinggi. Bentuk latihanmelalui simulasibertanding.Variasi dari
simulasidapatmenggunakan
beberapa
macamcarayangdiciptakan
olehpelatih.
Sasaranlatihanuntukkebugaranotot dankebugaranenergrdilakukandengancara
mengkombinasikan
drill antaralatihanteknik,fisik, dan mentalyang semuanya
dalambentukgerakyangcepatdanpower(speedandpower\.
c. sasarankebugaranotot dominan pada kecepatangerak, reaksi, power, dan
kelincahan.Sasaranlatihanpadaperiodesebelumnya
tetap dipeliharasebagai
latihanpenyela.Bentuk latihan kebugaranotot haruskhususuntuk gerak-gerak
dalampertandingan
bolavoli. Misalnya,melakukan
pola latihanspesialisasi
yang
dilakukansecaraberuntundalamwaktu tertentuataumenggunakan
targetpoin
tertentudan sebagainya.
Bentuklatihandapatdilakukanbersamaandengandrill
teknik,fisik, danmentalsekaligus.
Agarlatihansamadengansituasipertandingan
yang sesungguhnya,
makadensitaslatihansedangtetapivolumedan intensitas

12

mengetahuikeberhas'anpenerapanprogam
latihan peningkatandari setiap
atret.
Apabila terjadi perbedaan
dari rencanaprogramyang diterapkan,
makahasirtes dan
pengukurandapatdijadikansebagai
alat evaluasidan feed backterhadap
penerapan
programyangtelahdisusun.
pada persiapan
Kejumas Divisi utama (LIV'LD
di Bandung,peratih
melakukantesdanpengukuran
seabanyak
I kari, yaitu akhir periodepersiapan.
Hal
ini dilakukanuntukmenghindarai
tekananpsikologisatletyangmemiliki
kemampuan
sangatheterogen.Adapun hasir
tes dan pengukuranyang dirakukan
pada akhir
perodisasi
persiapan,
dapatdilihatpadatabel3 berikutini,
Tabet 3. HasilLatihanAkhir periodisasipersiapan
NO

KOMPONENKONDISI FISIK
-

ATLET

vo'lpwrlKrtkl ag f mn sir
0l

MZaenuddin

02 Sodikin
03

rvrrKo raJar
Bramantyo

04 Antho Bertyawan
05 RamzilHuda
06 NanangWahyuNur
07 Nurcahyo
08 Martono
09 HenrYuwanaS
l 0 Oki Seryahimadi

MENTAL
Push

"u"l

53

5E 24,9 18,02 7,09

45

60

s2

72 25,1 16,476,M 42 t12


39

53

70

29,7 16,075,09l44 143


46

53

65

24,3 16,206 , 1 1 42 109


4l

Baik

52 69 29,3 16,075 , 1 3 44 n 3
47

Baik

53 70 29,1 16,175 , 1 9 44
160 49

Baik Sekali

62

34

Baik

18,7 19,26 7 , l g 33 s6

I8

Cukup
Baik Sekali
Baik Sekali

s2

64

28,9 l 6 , l g 5 , l g 46

rs2

43

Baik

52

-a

29,9 16,02 5 , 1 7

129 49

Baik

1 0 1 42

Baik

TJ

53 69

28,4 16,226,24 4 l

It

AntoniusAdiNugrohc 50

68

r2

Sunarwan

60 22,9 19,267,21 21 56

48

27,6 17,046,26 42 82

36

Baik

2l

Baik

l4

PELAKSANAAIT KEGIATAI\I
Kegiatan Kejurnas Divisi Utama (LIVOLD Tahun 2008 secararesmi
dilaksanakanpadatanggal15 sampaidengan19 Desembertahun 200g. Kegiatan
diawalipadatanggal14 padapukul I1.00 di GOR C Tra BandungJawaBaratyaitu
UpacaraPembukaan
KejurnasDivisi Utama(LIVOLD olehKetuaUmumpp PBVSI.
Padatanggal13 Desember2008 adalahpengabsahan
atlet, dan dilanjutkandengan
technical-meeting.
Pertandingan
padatanggal14, 15, 16 dan 17 Desember200g murai pukul
08.00sampaidenganpukul 21.00yaitu babakpenyisihan.padatanggallg dan
19
Desember2008babakperempatfinal, tarrggal20 Desember2008 semi final. pada
tanggal21 Desember2008 pertandingan
babakfinal dilanjutkandenganupacara
penufupan.
Target Kegiatan
Pada Kejumas Bola vori Divisi utama (LIVOLD 200g, Tim BANTuL
YUSO T0MKINS memberikantargetJuara
I mempertahan
posisiatauJuarayangdi
raih padatahun 2007 di Jember.Targettersebutdiberikan Tim BANTUL
YUSO
TOMKINS,mengingatatletyangditurunkanpadaKejurnasDivisi Utamapadatahun
jauh denganatletyangmemperoleh
ini tidakberbeda
Juarapadatahunsebelumnya.
Hasil Kegiatan
Hasil KejurnasBola voli Divisi utama (LIVOLD 200g,Tim Bola voli
BANTUL YUSO TOMKINS, memperoleh
posisi Runner-UpatauJuaraII setelah
dalamfinal dikalahkanolehtim Indomaretdari SidoarjoJawaTimur denganskor 3
2 (25-18,25-22, 22-2s, 17-25, r7-rs). Denganhasil ini maka pencapaian
tim
menurundibandingkandengantahun sebelumnya.
Adapun hasil lengkapserama
Kejuaraan
sebagaiberikut:

l5

KejurnasDivisi Utama(LIVOLD 2008di Bandung


HasilPertandingan
HARI/TGL

WAKTU

14-1248
Minggu,

17.30

Senin,1Sl2-08

16,30

Selma,1el2{8

18.00

lGmis,l&12-08

18.00

Sabtu,
?&12-08

17.00

Minggu,21-12-08 19.0&21.00

REGU
YANG
BERTANDING
HASIL
YusoTomklns
Banful
Vsfulars
x0 Q*17,2*n,2*t6l
lGtaProbotnoo
Bantul
YusoTomkins
VsTirta
34Qs-n,25-19,21231
Dewata
Denpasar
BantulYuso
Tord<ins
Vs
34(2*n,25-n,bn,
lndomaret
2&21)
BantulYuso
Tomkins
VsPDAM
}0 (2S20,2118,25-17)
Skloarb
BantulYuso
Tomkins
VsP2B 3-1(2T25,2rn,2$i21,
Sananta
Jakarta
25.201
YUSO
VsINDOMARET 2-3(1*25,n-25,2*n,

25-17.&1n.

PENUTUP
pada sebuahpertandingan
bola voli dipengaruhioleh banyak
Keberhasilan
faktor,di antaranya:atlet,pelatih,petugaspertandingaadanpersiapanyangdilakukan.
KejurnasDivisi Utama(LIVOLD 2008,atletyangdipeniapkanmemiliki
Padapersiapan
kemampuanheterogensehinggamenyulitkanpelatih dalam menorapkanprogram
latihan. Selainitu, waktu persiapanyang relatif pendekmembuatketegaranmental
bertandingatlet belummencapaitingkatmaksimal.Sebagaiakibatnya,atlet kurang
memiliki keyakinansaatbertanding.Hal tersebutmenjadisalahsatupenyebabtim
targetyangditetapkan.
BolaVoli BantulYusoTomkinsbelumdapatmemenuhi
Kenyataandi atas dapat dijadikan acuan dwrfeed-back bagi pelatih dan
Perkumpulan
untuk instropeksidiri padapersiapanKejurnasBola Voli Divisi Utama
(LryOLI) 2009. Artinya, untuk menghadapisebuahkejuaraandiperlukanwaktu
persiapanyang cukup agar kondisi atlet dapat optimal selama pertandingan
yangbaikantaraatlet pelatih,offioials
berlangsung.
Selainitu, diperlukankerjasama
prestasioptimal.
danmanajemen
terkaitdalamupayamencapai

l6

DAFTARPUSTAKA
Bompa" Tudor O. 1994. Theory and Methodologt of Training. (third edition).
Dubuque,Iowa: Kendal/flunt PublishingCompany.
Djoko Pekik lrianto. 2002. Dasar Kepelotihan Yogyakarta: Fakultas llmu
Keolahragaan(FIK) Universitas Negeri Yogyakarta UNY,
Nossek,Josef. 1982.General Theoryof Training,Lagos: Pan African Press,Ltd.
Pate,RusselR., McClenaghan,Bruce and Rotell4 R. 1984.Scientific Foundationsof
Coaching.New York: CBS CollegePublishing.
Pyke, Frank S., 1991. Better Coaching: Advanced Coach's Mannual, Canberra:
Australian ChoachingCouncil lncorporated.
Sukadiyanto.2002. Teori dan Metodologi Melatih Fisik Petems. Yogyakarta: FIKLINY.
United StatesTennis Assiciation. 1991.Rookie Coaches Tennis Guide. Champaign,
Illinois: LeisurePress.

l7