Anda di halaman 1dari 7

9-1.

Suatu uji geser langsung dilaksanakan pada sampel tanah pasir kering dengan tegangan
normal sebesar 191,5 kN/m2. Keruntuhan terjadi pada waktu tegangan geser mencapai
119,7 kN/m2. Ukuran benda uji adalah 50,8 mm x 25,4 mm (tinggi). Tentukan sudut
geser dalam . Bila tegangan normal yang diberikan adalah 144 kN/m2, berapa besar
gaya geser yang diperlukan untuk menyebabkan terjadinya keruntuhan pada benda uji?

PENYELESAIAN :
=191,5 kN /m2

f =119,7 kN / m2
2

Luas penampang =50,8 mm 25,4 mm

f = tan

f = tan

f =144 tan 32 =90 kN /m2

=32

Gaya geser= f Luas penampang


9-2.

=144

119,7=191,5 tan

tan =0,625

1290,32mm =1,29032 10 m

90 1,29032 103 =0,116 kN

Sudut geser internal dari suatu tanah pasir kering ialah 41. Pada pelaksanaan uji geser
langsung di tanah pasir ini, diberi tegangan normal sebesar 15 lb/in2. Ukuran benda uji
ialah 2 in x 2 in x 1,2 in (tinggi). Berapa gaya geser yang diperlukan untuk menyebabkan
keruntuhan?

PENYELESAIAN :
=41
2

=15lb/

Benda uji : 2 2 1,2


f = tan

15 tan 41

Gaya geser 144


f=

13,0393lb/2

Gaya geser=

13,0393 4
=0,3622lb
144

9-3.

Berikut ini adalah hasil dari empat uji geser langsung kondisi air teralirkan pada tanah
lempung yang terkonsolidasi normal.
Ukuran benda uji :
diameter
tinggi

= 50 mm
= 25 mm

Uji
No
1
2
3
4

Gaya Normal
(N)
271
406,25
474
541,65

Gaya geser pada


Saat runtuh (N)
120,6
170,64
204,1
244,3

Gambar grafik tegangan geser pada saat mencapai keruntuhan sebagai fungsi dari
tegangan normal. Tentukan sudut geser internal dari tanah pada grafik tersebut.
PENYELESAIAN :
2

Luas penampang , A=50 25=1250 mm =0,00125 m


No
.
1
2
3
4

Gaya
Normal
271
406.25
474
541.65

0.2168
0.325
0.3792
0.43332

diperoleh persamaan garis (dengan MS Excel) :

Gaya
Geser
120.6
170.64
204.1
244.3

0.09648
0.136512
0.16328
0.19544

y=2,19 x +0,014
maka :
y
1
tan = =
=0,457
x 2,19
=24,7

Diperoleh :
c=0, =24,7
9-4.

Persamaan untuk garis keruntuhan dari suatu tanah kepasiran yang renggang (didapat dari
'
uji geser langsung) adalah f = tan30 . Uji triaksial kondisi air teralirkan dilakukan
terhadap tanah tersebut dengan tegangan penyekap sel sebesar 110 lb/in 2. Hitung
besarnya tegangan deviator pada saat terjadi keruntuhan.

PENYELESAIAN :
f = ' tan30
3 =110 lb / 2
1= 3 + ( d ) f

sin =

1 3
1+ 3

sin 30=

1110=0,5 ( 1 +110 )

( d ) f = 1 3
9-5.

1 110
1+110
1=330 lb /2

0,5 1=110 +55

330110

220 lb/

Dari uji triaksial yang disebut pada soal 9-4:


a) Tentukan kira-kira besarnya sudut yang dibentuk oleh bidang keruntuhan terhadap
tegangan utama besar
b) Tentukan tegangan normal dan geser yang bekerja pada bidang keruntuhan bila
bidang keruntuhan tersebut membentuk sudut 30 dengan tegangan utama besar.

Terangkan juga mengapa benda uji yang sebenarnya (di soal 9-4) tidak runtuh
melalui bidang keruntuhan 30 tersebut belakangan ini (tetapi runtuh melalui
bidang keruntuhan yang lain).
PENYELESAIAN :
a)

=45 +

=45 +15 =60

b) Untuk =30
1 '+ 3 ' '1 3 '
'=
+
cos 2
2
2

330+110 330110
+
cos 60
2
2

275 lb/2

'1 3 '
=
sin 2
2

330110
sin 60
2

95,26 lb /2

tegangan geser yang dapat menyebabkan keruntuhan pada bidang


=30 adalah :

f = ' tan30

275 0,5=137,5

( =95,26 ) ( f =137,5 )

Karena

; maka benda uji tidak akan runtuh pada

bidang keruntuhan =30


9-6.
Pada sebuah tanah lempung yang terkonsolidasi normal, hasil uji triaksial kondisi
air teralirkan adalah sebagai berikut:
tekanan penyekap sel = 140 kN/m2
tegangan deviator pada saat runtuh = 263,5 kN/m2
Tentukan sudut geser internal dari tanah tersebut.
PENYELESAIAN :
3 '= 3=140 kN /m2

( d ) f =263,5 kN /m2
'1= '3 + ( d ) f

140+263,5=403,5 kN /m

'

3 '
sin= 1'
1 + 3 '

sin=

403,5140
=0,48
403,5+140

=28,7

9-7.
Hasil-hasil dari dua benda uji triaksial kondisi air teralirkan pada suatu tanah
lempung yang jenuh air adalah sebagai berikut:
Benda Uji 1

Benda Uji 2

tekanan penyekap sel


tegangan deviator pada saat runtuh
tekanan penyekap sel

= 69 kN/m2
= 213 kN/m2
= 120 kN/ m2

tegangan deviator pada saat runtuh

= 258,7 kN/m2

Tentukan parameter kekuatan geser (c dan ) dari tanah ini.


PENYELESAIAN :

Benda uji I :

( d ) f =213 kN /m2

3 '= 3=69 kN /m2

'1= 3 + ( d ) f =282 kN /m2

Benda uji II :

( d ) f =258,7 kN /m2

3 ' = 3=120 kN /m2

Rumus : '1 = '3 tan 2 45+

+2 c tan 45+
2
2

378,7=120 tan 2 45+

282=69 tan 2 45+

96,7=51 tan 2 45+

tan 2 45+

282=69 tan 2 45+

+ 2c tan 45+
2
2

+2 c tan 45+
2
2

+0
2

18
18
+2 c tan 45+
2
2

1
45+ =tan 1,896
2

=1,896
2

'

1= 3 + ( d ) f =378,7 kN /m

45+ =54
2

=18

282=69 ( 1,894 )+2 c ( 1,376 )

c=54 kN /m2
9-8.
Bila benda uji tanah lempung di soal 9-7 di uji pada kondisi triaksial dengan
tekanan penyekap sel sebesar 200 kN/m2, berapa besarnya tegangan utama besar pada
saat runtuh? Anggaplah bahwa selama pengujian pengaliran air penuh (full drained
condition).
PENYELESAIAN :
3 ' = 3=200 kN /m2

'1= '3 tan 2 45+

+2 c tan 45+
2
2

'

1=527,408 kN /m

'

1=200 ( 1,894 )+ 148,608

9-9.
Suatu tanah berpasir mempunyai sudut geser internal kondisi air teralir sebesar
35. Pada sebuah uji triaksial kondisi teralirkanterhadap tanah ini didapat tegangan
deviator sebesar 2,69 ton/ft2 di saat mencapai keruntuhan. Berapa tegangan penyekap
selnya?
PENYELESAIAN :
=35 c=0

( d ) f =2,69 ton /ft 2

'1= '3 tan 2 45+

'

+2 c tan 45+
2
2

'

3 +2,69= 3 ( 3,69 )

'

3 =1ton/ft

'3 +2,69= '3 tan 2 45+

35
2

9-10.
Suatu uji triaksial kondisi air teralirkan terhadap tanah lempung terkonsolidasi
normal menghasilkan bidang geser keruntuhan yang membuat sudut 58 dengan
horizontal. Bila benda uji tanah tersebut di uji dengan tekanan penyekap sel sebesar 103,5
kN/m2. Berapa tegangan utama besar pada saat runtuh ini?
PENYELESAIAN :
=58 c=0
3 = '3=103,5 kN /m2

'1= '3 tan 2 45+

+2 c tan 45+
2
2

'1=103,5 tan 2 45+

58
2

'

3 =1258,77 kN /m

Anda mungkin juga menyukai