Anda di halaman 1dari 30

TERPENOID

Oleh Banu Kuncoro,


M.Farm., Apt.

Senyawa yang berasal


dari molekul satuan
isoprena (C5H8)
Kerangka karbonnya
dibangun oleh
penyambungan 2 atau lebih
satuan C5

H 3C
C
H2 C

CH

CH 2

isoprena

Penggolongan berdasarkan jumlah satuan tersebut :


dua (C10), tiga (C15), empat (C20) enam (C30) atau
delapan (C40) satuan

Klasifikasi terpena
C5 Hemiterpena
C10 Monoterpena
C15 Sesquiterpena
C20 Diterpena
C25 Sesterterpena
C30 Triterpena
C40 Karotenoid

Jumlah
satuan
isoprena

Jumlah

Golongan

Jenis utama dan


sumbernya
Hemiterpena dalam tumbuhan
Hamamelis japonica
Dalam minyak atsiri tumbuhan
(misalnya : mentol dari Menthae)
Seskuiterpena dalam minyak
atsiri.
Seskuiterpen lakton (terutama
dalam Compositae)
Asam giberelat dalam
tumbuhan giberelin
Sterol ( misal : sitosterol)
Triterpena ( misal : -amirin)
Glikosida jantung
Karotenoid (misal: -karotena)
Karet (misal: dalam Hevea
brasiliensis), lateks.

Karbon

C5

Isoprena

C10

Monoterpenoid

C15

Seskuiterpenoid

C20

diterpenoid

C30

triterpenoid

8
n

C40
Cn

Tetraterpenoid
Poliisoprena

Kelompok Terpenoid dan Sumbernya

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Kelompok

Monoterpen
Seskuiterpen
Diterpen
Triterpen
Tetraterpen
politerpen

Jml Karbon
1.
2.
3.
4.
5.
6.

C-10
C-15
C-20
C-30
C-40
C > 40

Sumber

M.atsiri
M. atsiri
Resin Pinus
Damar
Zat warna karoten
Karet alam

Terpenoid disusun oleh kelipatan lima dari kerangka karbon dikenal


dengan unit isoprena (C5) . Unit-unit ini bergabung secara teratur
mengikuti kaidah kepala dari unit yang satu berikatan dengan ekor
dari unit yang lain (Head and tail combination). Jadi Terpenoid terdiri
dari dua atau lebih unit isoprena yang berikatan secara teratur,
pengecuali juga terdapat pada golongan ini, seperti luvandulol, asam
krisantemat, santolintrien dan artemisia keton, mengandung 10 C
tetapi tdak mengikuti kaidah isoprena.
Ditemukan pada Compositea, misal Luvandula vera, Chrysanthenum
cinerariaefolium, Santolina chamaecyparisus dan Atemisina annua

B. TERPENOID
Terdistribusi di alam,umumnya terdapat pada tumbuhan dan
mempunyai rumus oligomer dari ISOPRENA
CH2

CH

CH2

CH3

OH

mentol

O
O

santonin

COOH

asam pimarat

asam oleanolat

Sumber utama senyawa terpenoid adalah minyak atsiri (essential oil)


yang terdiri dari campuran kompleks alkohol, aldehid, keton, asamasam dan ester.
7

TERPENA
Oleh ahli kimia Ruzicka ( lahir 1887) diketahui banyak
senyawa alam yang terbentuk oleh penyusunan dari lima
karbon berstruktur isoprena.
Karet
alam

head

tail

C
C

C
C

isoprena

Unit isoprena

Penyambungan Unit-unit Isoprena


Head-to-Tail

individual
isoprene units
join head-to-tail

Tail-to-Tail

larger terpenoid
units dimerize
tail-to-tail

an extra
bond

Model Struktur Terpenoida


Monoterpena

Seakuiterpena

CH2OH
OH
Mirsen

Sitronelol

Mentol

OH

-pinen

OH

Farnesol

Diterpena

Bisabolen

Eudesmol

Politerpena
OH

COOH
Manool

Asam abiatet

Karet alam

Pimaradien

Terpenoid tak teratur


OH

O
COOH
Livandulol

Asam krisantemat

Santolinetrien

Artemisiaketon

Diklafisikasi sebagai :
1. Monoterpen, C10H16
2. Seskuiterpen, C15H24
3. Diterpen, C20H32
4. Triterpen,C30H48
5. Tetraterpen, C40H64
6. Politerpen, (C5H8)n
Monoterpen
Terbentuk oleh 2 unit isopren,
terdiri dari :
1. Monoterpen asiklik
2. Monoterpen monosiklik
3. Monoterpen bisiklik

CH3

CH3
CHO

CH2OH

H
H3C

CH3

H3C

Geranial

CH3

Geraniol

Monoterpen asiklik
7

CH3

CH3

CH2

1
8
H3C

CH2

d-limonen

H3C

CH3

-terpinen

H3C

CH3

-terpinen

Monoterpen monosiklik
11

MONOTERPENOID ASIKLIK
1. JUMLAH RELATIF SEDIKIT
2. WUJUD CAIR, SUKAR DIMURNIKAN, KEBANYAKAN
TIDAK MEMBERI DERIVAT BERWUJUD KRISTAL
3. STRUKTUR DASAR :
2,6-DIMETLIOKTANA

4. MENGANDUNG SEDIKITNYA SATU C=C


5. SANGAT MUDAH MENGALAMI SIKLISASI DALAM
SUASANA ASAM, MENGHASILKAN :
H+

atau

p-MENTAN

1,2,3-TRIMETIL SIKLOHEKSANA

MIRSEN

MIRSEN (1)
C10H16

1. TERDAPAT DALAM BEBERAPA MINYAK ATSIRI,


ef. TERPENTIN
2. TD 166 -168 OC
maks
3.
224 nm untuk DIENA BERKONYUGASI

2mol Br2

C10H18Br4

(1)

DIHIDROMIRSEN
H2/Kat
3 mol
O3. CrO3

2,6-DIMETILOKTANA
C=O

HO2CCH2CH2 C CO2H
NaOBr
HO2CCH2CH2 CO2H
ASAM SUKSINAT

HCHO

Catatan
1. Isomer mirsen ialah osimen, berasal dari Ocimum bassillicum

Na
EtOH

Dihidromirsen
Br2
TetraDMbromida

Osimen

2. Ocimen :
dari mirsen

maks

237 nm untuk derajat substitusi lebih besar

Sintesis

OH
- H2O

Linalol

Mirsen

GERANIOL
CH2OH 1. Ditemukan di alam dalam keadaan bebas

Geraniol (2)

atau sebagai ester dan glikosida


2. Terdapat dalam minyak geranium dan minyak
atsiri lain, ef. M. sereh
3. Dipisahkan sebagai kompleks kristal dengan
CaCl2 yang selanjutnya diuraikan oleh air
CHO

(2)

CrO3
+

Na/EtOH
Geranial

CHO

Neral

+
H

CH2OH

OH

-terpineol

Nerol

Catatan :
Konfigurasi cis- untuk
nerol dan trans- untuk
geraniol menyebabkan
siklisasi geraniol lebih
sukar bersiklisasi

SITRONELAL

Chiral

*
CHO Chiral

1. Ditemukan dalam bentuk (+) dan (-) dalam minyak


sitronela (M. sereh)
2. Dipisahkan sebagai senyawa bisulfit diikuti hidrolisis

Sitronelal (3)

CH 2OH

Na/Hg

(3)

Sitronelal

Dihidroionon
OAc

Ac 2O

Isopulogol asetat
O 3,

CrO 3

H 3C
H 3C

CH 3
C=O + HO 2CH 2CH 2 CHCH 2COOH
Asam -metil adipatat

Mekanisme siklisasi
H+

AcO2

C OAc
H

CHO

OAc

CH2
Sitronelal

Isopulegol asetat

Sintesa
H2
Kat
CHO

Sitral

*
CHO

Catatan :
Sitronelal

Sitronelal berguna untuk


parfum dan penyedap

CH3

Monoterpen bisiklik terdiri dari :


Kelompok tujan (Thujane)
Kelompok karan (Carane)
Kelompok pinan (Pinane)
Kelompok kamfan (Camphane)
Kelompok fenkan (Fenchane)
CH3

H3C

CH3
O

CH3

kamfor

H3C

CH3

-tujen
CH3

CH3
CH3
fencon

CH
CH3 3
kar-3-ena
H3C CH3

CH3
-pinen

18

Diterpen
Terbentuk oleh 4 unit isopren

Diterpen bisiklik
H3C CH3

Diterpen asiklik
CH3

CH3

CH3

CH3

H3C

OH
CH3

CH2OH

CH3

Fitol

sklareol

CH2
OH
CH3

Diterpen monosiklik
H3C CH3
CH3

CH3

CH3

vitamin A1

Diterpen trisiklik
CH2OH

H3C COOH

CH3

asam abietat
P.Simanjtk

CH3
CH3
19

Seskuiterpen
Terbentuk oleh 3 unit isopren, terdiri dari
Seskuiterpena
asiklik

Seskuiterpen
monosiklik
CH3

H3C CH3
CH3
H3C
CH2OH
farnesol

Seskuiterpen
bisiklik
CH3

CH3
H3C

CH3

-bisabolen

CH3
H3C

CH3

kadalena

20

Triterpen
Terbentuk oleh 6 unit isopren, dan banyak terdapat
dalam bentuk ester dan glikosida, terdiri dari :
Triterpen asiklik
H3C
H3C

Triterpen tetrasiklik
H3C
H3C

CH3
CH3

CH3

H3C
1

skualena

H3C CH3

HO
H3C
30

10

CH3
21

14

18

11

H3C
1

CH3
CH3

HO
H3C CH3

lupeol
B Kuncoro

CH3

CH3

H
CH3

lanosterol

CH3

CH2
H3C

Triterpen pentasiklik,
terbagi dalam 3 subgroup yaitu
amirin, -amirin dan
lupeol

H3C
21

CH3

18

11

H3C

CH3

CH3

HO
H3C CH3

-amyrin

CH3
22

CH3

H3C
18

11

H3C
1

CH3

22

CH3

CH3

HO
H3C CH3

-amyrin
21

Terpen berasal dari


sejumlah reaksi
ekstensif antara 2 unit
C5 : dimetilalilpirofosfat
(DMPP) dan isopentenil
pirofosfat (IPP)
produk ini akan memiliki
berbagai struktur
berkarbon lima.
DMPP dan IPP
dibiosintesis dari 1
sumber yaitu asam
mevalonat atau
deoksisilulosa fosfat.

Isopentana

Isoprena

OPP

DMPP

OPP

IPP

H 3C
C
H2 C

CH

CH 2

isoprena

Bila dua molekul isoprena bergabung maka akan


terbentuk suatu terpena monosiklik (monoterpen).
CH3

CH3

H 2C
H 2C

CH 2

H 3C

CH 2

Isoprena
( 2 mol.)

H3 C

CH 2

Limonena
(monoterpen)

TERPENA (C10)
CH2OH

OH

geraniol
Bunga mawar dan bunga lain

menthol
peppermint

camphor
Pohon camphor

-pinene
turpentine

SESKUITERPENA
CH3

CH3

CH CH3

guaiazulene

CH3

Minyak geranium

CH3
CH3

CH3

caryophyllene
Minyak cengkeh

TRITERPENES

CH3
CH3

CH3

OH
CH3
CH3

CH3

TAIL-TO-TAIL

CH3
ambrein
ambergis

TETRATERPENA
head-to-tail

tail-to-tail

head-to-tail

-karotena
wortel

Contoh Karotenoid

Biosintesis Terpena