Anda di halaman 1dari 33

Makalah Asam Urat (MK.

Agent Penyakit)
KATA PENGANTAR
Rasa syukur yang dalam saya panjatkan pada Tuhan Yang Maha Esa, karena
berkat berkat kemuraha-Nya makalah ini dapat saya selesaikan sesuai denga apa
yang di harapkan. Adapun dalam pembahasan materi makalah yang akan saya
bahas adalah mengenai PENYAKIT ASAM URAT.
Pembuatan makalah ini saya buat dengan tujuan untuk pemahaman tentang
penyakit asam urat dengan harapan mendapatkan pengetahuan sekaligus sebuah
pembelajaran bagi kita semua dan disisi lain pula untuk memenuhi tugas pada
mata kuliah Agent Penyakit.
Dalam proses penyusunan makalah ini tentunya saya menyadari bahwa
masih banyak kekurangan-kekurangan yang terdapat di dalamnya, oleh karena itu
saya meminta bimbingan, koreksi dan saran dari dosen pembimbing serta temanteman yang lain.
Semoga kekurangan dalam makalah ini dapat dimaklumi, karena saya sadar
bahwa sepenuhnya saya masih dalam proses pembelajaran dan sesungguhnya
kesempurnaan hanya milik Allah SWT semata. Demikianlah makalah ini saya
buat semoga Allah SWT senantiasa meridhoi segala upaya yang baik.

Gorontalo, Oktober 2011


Penyusun

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Asam urat, pasti tidak asing lagi dengan penyakit ini. Selama ini penyakit
asam urat lebih dikenal sebagai penyakit yang sering menyerang kebanyakan
orang yang sudah lanjut usia atau 40 tahun ke atas yang sering terlihat menderota
penyakit ini namun dengan gaya hidup serba instant dan modern seperti sekarang
gejala asam urat seringkali ditemukan pada orang yang lebih muda.
Asam urat sendiri membuat penderitanya merasakan nyeri yang amat
dalam pada persendian dan ini sangat mengganggu dalam menjalankan aktivitas
kita sehari-hari. Asam urat, pasti tidak asing lagi dengan penyakit ini. Di
masyarakat kini beredar mitos bahwa ngilu sendi berarti asam urat. Pengertian ini
perlu diluruskan karena tidak semua keluhan dari nyeri sendi disebabkan oleh
asam urat. Pengertian yang salah ini diperparah oleh iklan jamu/obat tradisional.

Yang dimaksud dengan asam urat adalah kristal-kristal yang terbentuk


sebagai hasil metabolisme zat purin (bentuk turunan dari nukleoprotein). Purin
merupakan salah satu komponen asam nukleat yang terdapat pada inti sel semua
makhluk hidup. Purin terdapat dalam tubuh kita, terdapat juga pada makanan yang
berasal dari hewan dan tumbuhan (daging, jeroan, sayur, buah, kacang, dsb.).
Selain itu, purin juga bisa dihasilkan dari perusakan sel-sel tubuh yang terjadi baik
secara normal ataupun karena penyakit tertentu.
Saat kita mengkonsumsi makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup,
zat purin yang terkandung di dalamnya ikut berpindah ke dalam tubuh kita.
Makanan yang masuk akan diolah oleh tubuh, melalui proses metabolisme dan
menghasilkan asam urat. Jadi setiap orang punya kadar asam urat dalam tubuh.
Penyakit asam urat terjadi jika kadar asam urat berlebihan (karena purin yang
masuk terlalu banyak). Tubuh manusia sudah menyediakan 85% senyawa purin
untuk kebutuhan sehari-hari, yang berarti kebutuhan purin dari makanan hanya
sekitar 15%.
Dalam kondisi normal, asam urat yang dihasilkan akan dikeluarkan oleh
tubuh dalam bentuk urine dan feses (tinja/kotoran). Proses pembuangan ini diatur
oleh ginjal, yang berfungsi mengatur kestabilan kadar asam urat dalam tubuh.
Namun jika kadar asam urat berlebihan, ginjal akan kewalahan dan tidak sanggup
mengaturnya sehingga kelebihan kristal asam urat tersebut akan menumpuk pada
sendi dan jaringan. Ini sebabnya persendian kita terasa nyeri dan bengkak.
Penyakit rematik banyak jenisnya. Tidak semua keluhan nyeri sendi atau
sendi yang bengkak itu berarti asam urat. Untuk memastikannya perlu
pemeriksaan laboratorium.

1.2 Rumusan Masalah


Adapun rumusan masalah adalah sebagai berikut:
Apa yang dimaksud asam urat?
Bagaimana gejala asam urat serta apa penyebabnya?

Bagaimana cara pencegahan/penanggulangan asam urat?


1.3 Tujuan
Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah:
Untuk mengetahui tentang penyakit asam urat
Untuk mengetahui bagaimana gejala dari penyakit asam urat
Untuk mengetahui bagaimana cara pencegahan/penanggulangan penyakit asam
urat.

BAB 2
PEMBAHASAN
2.1.APA ITU PENYAKIT ASAM URAT?
a. Pengertian asam Urat
Penyakit asam urat merupakan akibat dari konsumzi zat purin secara
berlebihan. Purin diolah tubuh menjadi asam urat, tapi jika kadar asam urat
berlebih, ginjal tidak mampu mengeluarkan sehingga kristal asam urat menumpuk
di persendian. Akibatnya sendi terasa nyeri, bengkak dan meradang.
Jadi asam urat merupakan hasil metabolisme di dalam tubuh, yang
kadarnya tidak boleh berlebih. Setiap orang memiliki asam urat di dalam tubuh,
karena pada setiap metabolisme normal dihasilkan asam urat. Sedangkan
pemicunya adalah makanan dan senyawa lain yang banyak mengandung purin.
Sebetulnya, tubuh menyediakan 85% senyawa purin untuk kebutuhan
setiap hari. Ini berarti bahwa kebutuhan purin dari makanan hanya sekitar 15%.
Sayangnya, fakta ini masih belum diketahui secara luas oleh masyarakat.
Akibatnya banyak orang suka menyamaratakan semua makanan. Orang
menyantap apa saja yang dia inginkan, tanpa mempertimbangkan kandungan di
dalamnya. Makanan sumber dari produk hewani biasanya mengandung purin
sangat tinggi.Produk makanan mengandung purin tinggi kurang baik bagi orangorang tertentu, yang punya bakat mengalami gangguan asam urat. Jika
mengonsumsi makanan ini tanpa perhitungan, jumlah purin dalam tubuhnya dapat
melewati ambang batas normal.
b. Penyebab Asam Urat
Secara umum, penyebab asam urat adalah terjadinya pemecahan sel terus
menerus sehingga menghasilkan asam urat yang berlebihan. Hal ini tentu saja

dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi. Penyebab asam urat yang lain
adalah metabolism tubuh yang kurang sempurna. Penyebab asam urat bisa juga
dari kegagalan ginjal mengeluarkan asam urat tersebut melalui air seni. Secara
tidak langsung, kondisi umum tubuh yang kurang baik juga dapat menjadi
penyebab asam urat. Oleh karena itulah asam urat lebih banyak diderita orang
yang berusia lanjut. Namun demikian tentu saja asam urat bisa terjadi pada usia
yang lebih muda karena gaya hidup yang kurang sehat.
Meskipun penyebab asam urat dapat disimpulkan adalah karena terjadinya
pemecahan sel secara terus menerus, penyakit asam urat termasuk penyakit yang
penyebabnya tidak diketahui secara pasti secara klinis. Penyebab asam urat diduga
berkaitan dengan faktor genetik dan faktor hormonal. Hal inilah yang
menyebabkan ketidaknormalan metabolisme tubuh yang merupakan penyebab
asam urat meningkat secara drastis. Namun demikian, efek kebalikan dari asam
urat yang berlebihan juga bisa menjadi penyebab asam urat. Pengeluaran asam
urat secara berlebihan menyebabkan kadar sangat rendah dan memicu tubuh
mengeluarkan kembali yang kadarnya bisa berlebihan dan menyebabkan asam
urat tinggi.
Namun demikian, penyebab asam urat yang paling utama adalah makanan.
Asam urat dapat meningkat dengan cepat antara lain disebabkan karena nutrisi.
Konsumsi makanan dengan kadar purin tinggi adalah satunya. Purin adalah salah
satu senyawa basa organik yang menyusun asam inti sel yang jika bereaksi dapat
meningkatkan asam urat dengan cepat. Penyebab asam urat sering diasumsikan
berasal dari kondisi alami tubuh, padahal kondisi tubuh yang buruk utamanya
terjadi karena pola makan yang salah. Oleh karena itu, untuk menghindari asam
urat, anda harus mulai memperhatikan berbagai makanan penyebab asam urat
untuk anda hindari.
Penyakit darah dapat juga menjadi penyebab asam urat. Penyakit sumsum
tulang dan polisitemia, misalnya, bisa menjadi penyebab tingginya kadar asam
dalam darah yang menjadi penyakit asam urat. Selain itu, obat-obatan seperti
alkohol dalam obat, obat kanker, dan vitamin B12 pun juga bisa menjadi
penyebab asam urat.
Gambar Ilustrasi penyakit asam urat

Proses terjadinya penyakit asam urat:


1. Konsumsi zat yang mengandung purin secara berlebihan

2. Zat purin dalam jumlah banyak masuk dalam tubuh, kemudian melalui
metabolisme berubah menjadi asam urat
3. Kadar asam urat dalam tubuh meningkat, sehingga ginjal tidak mampu
membuang kelebihan asam urat
4. Kristal asam urat yang berlebih menumpuk di persendian
5. Akibatnya sendi kita terasa nyeri, membengkak, meradang, panas dan kaku
Sebagai akibat asam urat, ginjal juga akan mengalami gangguan. Pada
kasus yang parah, penderita sampai tidak bisa jalan karena persendian terasa
sangat sakit jika bergerak. Tulang di sekitar sendi juga bisa keropos / mengalami
pengapuran tulang.
c. Gejala asam urat
Nyeri sendi merupakan indikator utama asam urat, Sendi merupakan
bagian yang paling mudah dihinggapi kristal-kristal asam urat selain juga pada
bagian kulit dan ginjal yang merupakan akibat dari penambahan kadar asam urat
dalam darah. Kristal-kristal tersebut akan menyebar ke dalam rongga-rongga
sendi sehingga terjadilah peradangan akut atau terjadi gout. Jika terjadi selama
bertahun-tahun, deposit kristal asam urat dalam sendi tersebut dapat
mengakibatkan kerusakan sendi secara permanen.
tapi rasa ngilu pada persendian banyak sebabnya, belum tentu disebabkan
oleh asam urat. Berikut adalah sejumlah gejala yang patut Anda waspadai. Jika
Anda merasakan tanda-tanda berikut, besar kemungkinan Anda terkena penyakit
asam urat:
Sendi terasa nyeri, ngilu, linu, kesemutan dan bahkan membengkak dan berwarna
kemerahan (meradang)
Biasanya persendian terasa nyeri saat pagi hari (baru bangun tidur) atau malam
hari
Rasa nyeri pada sendi terjadi berulang-ulang
Yang diserang biasanya sendi jari kaki, jari tangan, dengkul, tumit, pergelangan
tangan dan siku
Pada kasus yang parah, persendian terasa sangat sakit saat bergerak
Untuk memastikan, Anda harus melakukan pemeriksaan laboratorium.
Pemeriksaan asam urat di laboratorium dilakukan dengan dua cara, Enzimatik dan
Teknik Biasa. Kadar asam urat normal menurut tes Enzimatik maksimum 7 mg/dl.
Sedangkan pada Teknik Biasa, nilai normalnya maksimum 8 mg/dl. Bila hasil
pemeriksaan menunjukkan kadar asam urat melampaui standar normal itu,
penderita dimungkinkan mengalami hiperurisemia. Kadar asam urat normal pada
pria dan perempuan berbeda.
Kadar asam urat normal pada pria berkisar 3,5 7 mg/dl dan pada
perempuan 2,6 6 mg/dl. Kadar asam urat diatas normal disebut
hiperurisemia.Perjalanan penyakit yang klasik biasanya dimulai dengan suatu

serangan atau seseorang memiliki riwayat pernah cek asam uratnya tinggi di atas
7 mg/dl, dan makin lama makin tinggi.ika demikian, kemungkinannya untuk
menjadi penyakit gout itu makin besar. Biasanya 25% orang yang asam uratnya
tinggi akan menjadi penyakit gout. Bila kadar asam urat tinggi tapi tidak ada
gejala serangan sendi ini disebut stadium awal. Pada setiap orang berbeda-beda.
Ada yang bertahun-tahun sama sekali tidak muncul gejalanya, tetapi ada yang
muncul gejalanya di usia 20 tahun, 30 tahun, atau 40 tahun.Sebagian besar
penderita asam urat juga memiliki penyakit lain seperti hipertensi (tekanan darah
tinggi), diabetes atau penyakit ginjal. Faktor kegemukan (obesitas) juga sering
dijumpai pada penderita asam urat.
d. Bahaya Asam Urat
Jika kadar asam urat terlalu tinggi dalam darah, maka organ-organ tubuh
akan terganggu dan bahkan rusak, terutama organ ginjal. Hal ini terjadi karena
saringan pada ginjal akan tersumbat. Tersumbatnya saringan tersebut akan
berdampak munculnya batu ginjal, dan bahkan pada akhirnya dapat terjadi gagal
ginjal. Selain itu kadar asam urat yang tinggi pun merupakan faktor risiko untuk
penyakit jantung koroner. Kristal asam urat dapat merusak lapisan bagian dalam
pembuluh darah koroner pada jantung. Rusaknya pembuluh darah itu akan
menimbulkan serangan jantung koroner.
Oleh sebab itu, sebaiknya secara teratur kita harus mengecek kadar asam
urat, jika asam uratnya tinggi maka sedini mungkin harus berupaya
untukmenurunkannya supaya tidak terjadi kerusakan pada organ-organ penting
tubuh kita. Sebagai akibat asam urat, ginjal juga akan mengalami gangguan. Pada
kasus yang parah, penderita sampai tidak bisa jalan karena persendian terasa
sangat sakit jika bergerak. Tulang di sekitar sendi juga bisa keropos / mengalami
pengapuran tulang.
2.2.PENYEBARAN/PENULARAN
Asam urat merupakan penyakit non infeksi akibat prilaku makanan.
Penyakit asam urat tidak menular, akan tetapi tidak menutup kemungkinan factor
genetic atau keturunan dapat menyebabkan menderita penyakit ini.Uniknya asam
urat ini lebih sering menyerang pria daripada wanita, dengan jumlah wanita yang
sangat sedikit dan biasanya menyerang wanita yang sudah memasuki masa
monopouse. Hal ini dikarenakan tingkat asam dalam tubuh pria berbanding lurus
dengan bertambahnya usia, sedangkan pada wanita tingkat asam ini baru akan
naik drastis ketika mereka sudah memasuki masa monopouse.
Untuk mengetahui kita menderita asam urat atau tidak biasanya dilakukan
dengan tes enzimatik dan tes biasa. Biasanya serangkaian tes ini dapat kita
lakukan di laboratorium di rumah sakit atau yang bisa kita temui di sekitar kita.

Pada awalnya penyakit asam urat ini hanya menyerang satu sendi saja,
namun lama kelamaan bisa menjalar ke sendi yang lain. Sendi yang paling sering
terkena dampak dari asam urat ini adalah sendi pada pangkal kaki ibu jari dan
sekitar kaki. Serangan asam urat pun tidak dapat diperkirakan, tiba-tiba dapat
terjadi pagi hari lalu sembuh dan sore hari nyeri sendi kembali terulang. Hal ini
sangat menyiksa penderita, jika mereka tidak cepat mengkonsumsi obat-obatan
maka nyeri itu tidak akan hilang.
Faktor risiko yang menyebabkan orang terserang penyakit asam urat
adalah pola makan, kegemukan, dan suku bangsa.Di dunia, suku bangsa yang
paling tinggi prevalensinya pada orang Maori di Australia. Prevalensi orang Maori
terserang penyakit asam urat tinggi sekali, sedangkan di Indonesia prevalensi
tertinggi pada penduduk pantai dan yang paling tinggi di daerah ManadoMinahasa karena kebiasaan atau pola makan ikan dan mengonsumsi alkohol.
Alkohol menyebabkan pembuangan asam urat lewat urine itu ikut berkurang
sehingga asam uratnya tetap bertahan di dalam darah. Konsumsi ikan laut yang
tinggi juga mengakibatkan asam urat.
Asam urat pun merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung koroner.
Diduga kristal asam urat akan merusak endotel (lapisan bagian dalam pembuluh
darah) koroner. Karena itu, siapapun yang kadar asam uratnya tinggi harus
berupaya untuk menurunkannya agar kerusakan tidak merembet ke organ-organ
tubuh yang lain.
2.3.CARA PENANGGULANGAN
Penyakit asam urat disebabkan oleh menumpuknya kristal asam urat yang
dihasilkan dari metabolisme zat purin. Oleh karena itu, untuk mengurangi kadar
asam urat, Anda harus mengurangi konsumsi makanan yang banyak mengandung
zat purin. Berikut adalah contoh makanan yang menjadi pantangan bagi penderita
penyakit asam urat:
Jeroan: ginjal, limpa, babat, usus, hati, paru dan otak
Seafood: udang, cumi-cumi, sotong, kerang, remis, tiram, kepiting, ikan teri, ikan
sarden
Ekstrak daging seperti abon dan dendeng
Makanan yang sudah dikalengkan (contoh: kornet sapi, sarden)
Daging kambing, daging sapi, daging kuda
Bebek, angsa dan kalkun
Kacang-kacangan: kacang kedelai (termasuk hasil olahan seperti tempe, tauco,
oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, emping
Sayuran: kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur kuping, daun singkong,
daun pepaya, kangkung
Keju, telur, krim, es krim, kaldu atau kuah daging yang kental

Buah-buahan tertentu seperti durian, nanas dan air kelapa


Makanan yang digoreng atau bersantan atau dimasak dengan menggunakan
margarin/mentega
Makanan kaya protein dan lemak
Selain pantangan makanan di atas, penderita asam urat juga harus banyak
minum air putih (terutama bagi mereka yang mempunyai batu ginjal). Air putih
akan membantu mengeluarkan kristal asam urat dari dalam tubuh smelalui urine.
Kurangi konsumsi alkohol karena alkohol akan meningkatkan kadar asam
laktat, yang menyebabkan pembuangan asam urat lewat urine berkurang.
Akibatnya, asam urat tertahan dalam peredaran darah dan menumpuk di
persendian. Hindari juga minuman fermentasi seperti bir, wiski, anggur, tape dan
tuak karena mengandung senyawa alkohol.
Tips tambahan bagi penderita asam urat:
Konsumsi makanan yang mengandung potasium tinggi seperti kentang, yogurt,
dan pisang
Konsumsi buah yang banyak mengandung vitamin C, seperti jeruk, pepaya dan
strawberry
Contoh buah dan sayuran untuk mengobati penyakit asam urat: buah naga,
belimbing wuluh, jahe, labu kuning, sawi hijau, sawi putih, serai dan tomat
Perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti dan ubi
Kurangi konsumsi karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen,
arum manis, gulali dan sirup
Jangan minum aspirin
Jangan bekerja terlalu keras / kelelahan
Pada orang yang kegemukan (obesitas), biasanya kadar asam urat cepat naik tapi
pengeluaran sedikit, maka sebaiknya turunkan berat badan dengan olahraga yang
cukup
Sesuaikan asupan energi dengan kebutuhan tubuh, berdasarkan tinggi dan berat
badan.

BAB 3
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
Penyakit asam urat merupakan akibat dari konsumzi zat purin secara
berlebihan. Purin diolah tubuh menjadi asam urat, tapi jika kadar asam urat
berlebih, ginjal tidak mampu mengeluarkan sehingga kristal asam urat menumpuk

di persendian. Akibatnya sendi terasa nyeri, bengkak dan meradang. Penyakit


asam urat merupakan penyakit nini infeksi yang tidak menular. Penyakit ini dapat
di cegah dengan mengkonsumsi makanan yang rendah purin, memperbanyak
minum air putih dan rajin berolahraga.
3.2 SARAN
Sebaiknya penyakit asam urat harus di cegah terlebih dulu, karena jika
seseorang telah menderita penyakit asam urat dapat menyebabkan resiko gagal
ginjal.

DAFTAR PUSTAKA
Ali, Machfud. 2010. Rahasia Pijat Reflrksi, Jakarta: Grafika Mulia.
aliefnews.wordpress.com/2008/01/.../mencegah-mengobati-asam-urat...
sukarja.wordpress.com/.../penanggulangan-penyakit-kelebihan-asam-...
penyakit.biz/kadar-normal-penderita-penyakit-asam-urat

Makalah Asam Urat


Sabtu, 29 November 2014

Makalah asam urat


BAB I
PENDAHULUAN
A.

Latar belakang
Asam urat merupakan substansi hasil akhir dari metabolisme
purin dalam tubuh. Berdasarkan penyelidikan, 90% dari asam urat
merupakan hasil katabolisme purin yang dibantu oleh enzim guanase
dan

xantin

oksidase.

Asam

urat

yang

berlebihan

tidak

akan

tertampung dan termetabolisme seluruhnya oleh tubuh, maka akan


terjadi peningkatan kadar asam urat dalam darah yang disebut sebagai
hiperurisemia
Asam urat merupakan hasil samping dari peecahan sel yang
terdapat didalam darah, karena tubuh secara berkesinambungan
memecah dan membentuk sel yang baru. Kadar asam urat meningkat
ketika ginjal tidak mampu mengeluarkanya melalui feces (Efendi,
Makhfudli, 2009).
Umumnya yang terserang asam urat adalah pria yang telah lanjut
usia,

sedangkan

menopause.

pada

Perjalanan

perempuan
penyakit

didapati

biasanya

hingga

mulai

memasuki

dengan

suatu

serangan atau seseorang memiliki riwayat pernah memeriksakan kadar


asam uratnya yang nilai kadar asam urat darahnya lebih dari 7 mg/dl,
dan makin lama makin tinggi (Tamher,Noorkasiani, 2009).
Faktor yang menyebabkan penyakit asam urat yaitu pola makan,
faktor kegemukan dan lain lain. Diagnosis penyakit asam urat dapat

ditegakkan berdasarkan gejala yang khas dan ditemukannya kadar


asam urat yang tinggi di dalam darah .Selain itu pengobatan asam urat
dapat dilakukan dengan meningkatkan ekskresi melalui ginjal. Ginjal
adalah organ yang memiliki fungsi utama untuk menyaring darah dan
membuang racun hasil metabolisme maupun racun yang dikonsumsi
secara tidak sengaja. Pada lansia sehat, ginjal akan tetap berfungsi
baik. Namun bila ginjal mengalami kerusakan yang diakibatkan
terutama oleh hipertensi, kencing manis, infeksi berulang, atau batu
ginjal, akan terjadi perubahan dalam struktur dan fungsinya. Jaringan
akan menumpuk sebagai respon dari perbaikan kerusakan sehingga
filter yang ada akan tidak berfungsi. Akibat dari gagal ginjal adalah
sesak, muntah hebat hingga kejang yang mengharuskan untuk
dilakukan cuci darah (Wahyudi Nugroho, Silvana E. Linda, 2006).
Olahraga yang baik dilakukan oleh lansia antara lain berjalan kaki,
senam lansia, senam jantung sehat, yoga sehingga dapat mengurangi
resiko berbagai penyakit misalnya hiperusemia, jantung, dan lain-lain.
Berdasarkan

data

tahunan

penderita

penyakit

asam

urat

dari

Puskesmas Mijen Semarang tahun 2008-2010, jumlah penderita


penyakit asam urat yaitu 52 orang dengan 23 orang atau sekitar
44,2% merupakan para lanjut usia, sehingga dilakukan penelitian yang
menggambarkan kadar asam urat di Kelurahan Mijen Semarang
Terdapat 150 jenis artritis, tetapi yang sering ditemukan adalah,
Osteoarthritis Rhematoid Artritis dan Gout .

B.

Tujuan
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui
apakah yang dimaksud dengan penyakit asam urat itu, gejala,

penyebab, dan solusi dari pengobatan asam urat ini, serta makanan
apa saja yang menjadi pantangan bagi penderita.

BAB II
PEMBAHASAN MATERI
A.

Pengertian Asam Urat (GOUT)


GOUT dikenal sejak masa Hippocrates, sering dinamakan sebagai
"penyakit para raja dan raja dari penyakit. Gout bahasa Latin, yaitu
gutta

(tetesan)

karena

kepercayaan

kuno

bahwa

penyakit

disebabkan oleh luka yang jatuh tetes demi tetes ke dalam sendi.

ini

Asam urat adalah produk akhir atau produk buangan yang


dihasilkan dari metabolisme/pemecahan purin. Asam urat sebenarnya
merupakan antioksidan dari manusia dan hewan, tetapi bila dalam
jumlah berlebihan dalam darah akan mengalami pengkristalan dan
dapat menimbulkan gout. Asam urat mempunyai peran sebagai
antioksidan bila kadarnya tidak berlebihan dalam darah, namun bila
kadarnya berlebih asam urat akan berperan sebagai prooksidan
(McCrudden Francis H. 2000). Kadar asam urat dapat diketahui melalui
hasil pemeriksaan darah dan urin. Nilai rujukan kadar darah asam urat
normal pada laki-laki yaitu 3.6 - 8.2 mg/dl sedangkan pada perempuan
yaitu 2.3 - 6.1 mg/dl (E. Spicher, Jack Smith W. 1994).
Asam urat berasal dari :
1.

Endogen : perombakan protein/nucleoprotein jaringan terutama


purin

2.

Eksogen : Makanan yang mengandung sintesis nucleoprotein

B.

Klasifikasi Asam Urat

1.

Penyakit

gout

primer

penyebabnya

belum

diketahui.

Diduga

berkaitan dengan kombinasi faktor genetic dan factor hormonal yang


menyebabkan gangguan metabolisme yang dapat mengakibatkan
meningkatnya produksi asam urat atau bisa juga di akibatkan karena
berkurangnya pengeluaran asam uart daam tubuh
2.

Penyakit gout sekunder disebabkan antara lain karena meningkatnya


produksi asam urat karena nutrisi, yaitu mengonsumsi makanan
dengan kadar purin yang tinggi

C.

Penyebab Asam Urat

1.

Faktor keturunan dengan adanya riwayat gout dalam silsilah keluarga

2.

Meningkatnya kadar asam urat karena diet tinggi protein dan


makanan kaya senyawa purin lainnya. Purin adalah senyawa yang akan
dirombak menjadi asam urat dalam tubuh

3.

Konsumsi alkohol berlebih, karena alkohol merupakan salah satu


sumber purin yang juga dapat menghambat pembuangan urin melalui
ginjal

4.

Ekskresi asam urat berkurang karena fungsi ginjal terganggu


misalnya kegagalan fungsi glomerulus atau adanya obstruksi sehingga
kadar

asam

urat

dalam

darah

meningkat.

Kondisi

ini

disebut

hiperurikemia, dan dapat membentuk kristal asam urat / batu ginjal


yang akan membentuk sumbatan pada ureter (Mandell Brian F.
2008). Pasien disarankan meminum cairan dalam jumlah banyak .
minum air sebanyak 2 liter atau lebih tiap harinya membantu
pembuangan urat, dan meminimalkan pengendapan urat dalam
saluran kemih.
5.

Beberapa macam obat seperti obat pelancar kencing (diuretika


golongan tiazid), asetosal dosis rendah, fenilbutazon dan pirazinamid
dapat meningkatkan ekskresi cairan tubuh, namun menurunkan eksresi

6.

Penggunaan

antibiotika

berlebihan

yang

menyebabkan

berkembangnya jamur, bakteri dan virus yang lebih ganas.


7.

Penyakit tertentu seperti gout, Lesch-Nyhan syndrome, endogenous


nucleic acid metabolism, kanker, kadar abnormal eritrosit dalam darah
karena destruksi sel darah merah, polisitemia, anemia pernisiosa,
leukemia, gangguan genetik metabolisme purin, gangguan metabolik
asam

urat

bawaan

(peningkatan

sintesis

asam

urat

endogen),

alkoholisme yang meningkatkan laktikasidemia, hipertrigliseridemia,


gangguan

pada

asidosislaktat,

fungsi

ginjal

ketoasidosis,

RobertK, dkk.2006).

dan

obesitas,

laktosidosis,

dan

asidosis

ketotik,

psoriasis

(Murray

8.

Faktor lain seperti stress, diet ketat, cidera sendi, darah tinggi dan
olahraga berlebihan.( VitaHealth, 2007 )

D.

Tanda dan Gejala Asam Urat

1.

Nyeri hebat yang tiba-tiba menyerang sendi pada saat tengah


malam, biasanya pada ibu jari kaki ( sendi metatarsofalangeal pertama
Nyeri hebat yang tiba-tiba menyerang sendi pada saat tengah malam,)
atau jari kaki ( sendi tarsal )

2.

Kulit berwarna kemerahan, terasa panas, bengkak, dan sangat nyeri

3.

Pembengkakan sendi umumnya terjadi secara asimetris ( satu sisi


tubuh )

4.

Demam, dengan suhu tubuh 38,30C atau lebih, tidak menurun lebih
dari tiga hari walau telah dilakukan perawatan

5.

Bengkak pada kaki dan peningkatan berat badan yang tiba-tiba


( VitaHealth, 2007 )

E.

Pencegahan Asam Urat


Pencegahan osteoartritis dapat dilakukan dengan cara mengonsumsi
makanan yang bergizi. Beberapa suplemen makanan juga dapat
digunakan untuk mencegah penyakit ini. Beberapa suplemen yang
umum digunakan antara lain adalah glukosamin dan kondroitin.

1.

Glukosamin
Glukosamin adalah molekul gula amino yang biasa terdapat pada
kulit krustasea (udang-udangan), artropoda, dan dinding sel cendawan.
Di Indonesia, glukosamin dapat diperoleh dari langsung dari suplemen
makanan komersial atau minuman susu tersuplementas.

2.

Kondroitin

Kondrotin

sendiri

adalah

suplemen

makanan

yang

biasa

digunakan bersama glukosamin. Ia merupakan senyawa rantai gula


bercabang yang menyususun tulang rawan. Di Indonesia, kondroitin
dapat diperoleh dari langsung dari suplemen makanan.
F.

Penurunan kadar Asam Urat (Hipourisemia)


Beberapa kondisi yang menyebabkan terjadinya penurunan kadar
asam urat :

1.

Kegagalan fungsi tubulus ginjal dalam melakukan reabsorpsi


asam urat dari tubulus ginjal, sehingga ekskresi asam urat melalui
ginjal akan ditingkatkan dan kadar asam urat dalam darah akan
turun. (WellerSeward, E. Miller, 2002).

2.

Pemberian obat-obatan penurun kadar asam urat. Penurunan


kadar asam urat dilakukan dengan pemberian obat-obatan yang
meningkatkan ekskresi asam urat atau menghambat pembentukan
asam

urat,

(Steele

Thomas

H,

1979)

cara

kerja allopurinol merupakan struktur isomer dari hipoxanthin dan


merupakan penghambat enzim. Fungsi allopurinol yaitu menempati
sisi aktif pada enzimxanthine oxidase, yang biasa ditempati
oleh hypoxanthine. Allopurinolmenghambat
secara irreversible dengan

mengurangi

aktivitas

enzim

bentukxanthin

oxidase sehingga menghambat pembentukan asam urat (Diane


Colby S, 2001).

G.

1.

Macam macam pemeriksaan Asam Urat ( Uric Acid )


Pemeriksaan Holistik
Pemeriksaan holistik adalah pemeriksaan yang menyeluruh dimana
pemeriksaan dilakukan dari kapan terjadinya nyeri, bagaimana

dapat terjadinya nyeri. Setelah itu dilihat riwayat kesehatan, baru


ditegakkan diagnosis (Kee, Joyce LeFever. 2008)
2.

Pemeriksaan Enzimatis
Pemeriksaan enzimatis adalah pemeriksaan asam urat dengan
prinsip uric acidyang bereaksi dengan urease membentuk reaksi
H2O2 dibawah katalisis peroksiadase dengan 3,5 didorohydroksi
bensensulforic

acid dan 4

aminophenazone memberikan

reaksi

warna violet dengan indikator Quinollmine(Bishop L. Michae2000)


H.

Nilai normal Asam Urat

1.

Kadar asam urat normal untuk laki-laki berkisar 3,5 7 mg/dl.

2.

Kadar asam urat normal untuk perempuan berkisar 2,6 6 mg/dl

K.

Penanganan

1.

Atur pola makan

2.

Minum obat sesuai dengan resep dokter atau suplemen

3.

Olahraga dan Diet

L.

KDM untuk penderita Asam Urat

1.

Menghindar faktor pencetusnya

2.

Menghindari cidera

3.

Tidak minum-minuman beralkohol

4.

Mengurangi makanan yang kaya akan protein

5.

Banyak minum air mineral

6.

Mengurangi berat badan

7.

Pencegahan dengan diet

a.

Menghindari konsumsi protein purin secara berlebihan, misalnya


usus, babat, limpa, jeroan, danging sapi, paru, otak, ginjal, ekstrak
danging, danging kambing/babi, sarden, udang, siput, ikan-ikan kecil,
jamur kering, kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran hijau (bayam,
kangkung, daun melinjo, tempe, tahu)

b.

Konsumsi lemak harus dibatasi

c.

Karbohidrat yang di konsumsi sebaiknya karbohidrat kompleks

8.

Konsumsi buah yang banyak mengandung air (semangka, melon,


blewah,

belimbing

BAB III
PENUTUP
A.

Kesimpulan
Gout arthritis adalah suatu sindrom klinik yang mempunyai gambaran
khusus yaitu arthritis akut. Arthritis Gout lebih banyak terdapat pada
pria sering mengenai usia pertengahan, sedangkan pada wanita
biasanya mendekati masa menopause.
Gejala Arthrtis akut disebabkan oleh reaksi inflamasi jaringan terhadap
pembentukan kristal monosodium urat monohidrat. Karena itu dilihat
dari penyebabnya, penyakit ini termasuk kedalam kelainan metabolik.
Asam Urat adalah produk sisa metabolisme purin. Pada keadaan
normal terjadi keesimbangan antara produksi dan eksresi sekitar du
pertiga (2/3) jumlah yang di produksi setiap hari dieksresikan melalui
ginjal dan sisanya melalui feses. Serum asam Urat normal untuk lakilaki berkisar 3,5 7 mg/dl. untuk perempuan berkisar 2,6 6 mg/dl

pada level lebih dari 7,0 mg/dl akan terbentuk kristal monosodium
urat.

B.

Saran

1.

Guru Mata Pelajaran


Diharapkan guru mata pembelajaran kewirausahaan tidak pernah lelah
memberikan ilmu baru kepada siswa-siswi khususnya untuk kelas
keperawatan.

2.

Siswa
Diharapkan siswa-siswi bisa lebih semangat dalam belajar

MAKALAH ASAM URAT FKM


KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis sampaikan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmatNya
sehingga kami dapat menyelesaikan Tugas tinjauan kepustakaan ini tepat pada waktunya.
Kami menyadari sepenuhnya masih banyak terdapat kelemahan dan kekurangan dalam
penyusunan makalah ini, baik dari isi maupun penulisannya. Untuk itu kritik dan saran
dari

semua

pihak

yang

bersifat

membangun

senantiasa

kami harapkan

demi

penyempurnaan makalah ini di masa yang akan datang.


Pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas
segala bantuan semua pihak sehingga makalah ini dapat terselesaikan.
19 Juli 2008
Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN
1.

Latar belakang

Hiperurisemia merupakan keadaan meningkatnya asam urat dalam


darah akibat gangguan metabolisme purin. Nukleotida ini bukan
merupakan protein esensial karena lima puluh persen lebih purin
berasal dari metabolisme tubuh sendiri. Sebagai bagian dari materi
genetik (DNA dan RNA), purin terdiri atas guanin dan adenin. Salah
satu produk limbah purin pada manusia adalah asam urat yang sulit
larut dalam urin (garam urat lebih larut daripada asam urat). Dalam
urin dengan pH 5, hanya 10% asam urat yang larut jika dibandingkan

dalam urin dengan pH 7. Padahal urin kita pada umumnya memiliki pH


sekitar 5,8 (Biokimia Harper).
Sebenarnya

produk

nitrogenus

hasil

metabolisme

purin

diekskresikan lewat 3 bentuk: (1) NH3, (2) urea dan (3) senyawa urat.
Hewan yang hidup dalam air seperti ikan akan mengekskresikan
produk limbah tersebut dalam bentuk NH3 karena adanya air sebagai
pelarut. Manusia dan hewan lainnya akan mengekskresikan dalam
bentuk urea (ureotelik) dan senyawa urat (urikotelik). Hanya saja,
manusia, burung, amfibi dan reptil tidak memiliki enzim urikase yang
dapat mengubah asam urat menjadi senyawa yang mudah larut, yaitu
alantoin, sehingga terdapat depot asam urat dalam tubuh. Pada lakilaki, depot asam urat berkisar 1200 mg sedang pada wanita, sekitar
600 mg. Pasien penyakit gout tanpa tofus memiliki depot asam urat
sekitar 2 gm hingga 4 gm, sedangkan pasien dengan tofus bisa
mengandung depot asam urat sampai sebesar 30 gram ! (Biokimia
Harper)
Nukleotida

lainnya,

pirimidin

(sitosin,

timidin,

uridin),

jarang

menimbulkan permasalahan kesehatan karena produk limbahnya


bersifat larut dalam urin.
Hiperurisemia pada manusia dapat bermanifestasi sebagai penyakit
pirai (penyakit gout) yang dapat berupa inflamasi sendi (artritis gout),
pembentukan tofus (endapan asam urat) dalam tulang dan tulang
rawan (misalnya, pada daun telinga), atau batu kemih (urolitiasis urat).
Penumpukan asam urat dalam jaringan kerangka (muskuloskeletal)
dapat menimbulkan cacat (deformitas), sedangkan batu kemih bisa
mengakibatkan gagal ginjal.
1.

Tujuan
1.

mengurangi pembentukan asam urat sehingga kadarnya dalam darah berada


di dalam batas-batas normal. Tujuan ini dicapai dengan membatasi konsumsi
makanan, khususnya yang tinggi purin (kandungan purin 150 mg 1500
mg/100 gram bahan makanan).

2.

mempermudah ekskresi asam urat ke dalam urin dengan peninggian pH urin


melalui diet tinggi sisa basa dan peningkatan asupan cairan. Diet tinggi sisa

basa dilakukan dengan mengurangi konsumsi bahan makanan yang


mengasamkan urin dan memperbesar konsumsi bahan makanan yang
membuat urin lebih alkalis.
3.

menurunkan berat badan jika penderitanya terlalu gemuk dan kemudian


mempertahankan berat badan yang normal.

BAB II
PEMBAHASAN
1.

Diet bagi penderita asam urat

Penyakit asam urat memang sangat erat kaitannya dengan pola


makan seseorang. Pola makan yang tidak seimbang dengan jumlah
protein

yang

sangat

tinggi

merupakan

penyebab

penyakit

ini.

Meskipun demikian, bukan berarti penderita asam urat tidak boleh


mengkonsumsi

makanan

yang

mengandung

protein.

Asalkan

jumlahnya dibatasi, ya tidak masalah. Selain itu, pengaturan diet yang


tepat bagi penderita asam urat mampu mengontrol kadar asam dan
urat dalam darah. Penderita asam urat tinggi, memang harus hati-hati
terhadap makanan. Diet yang dilakukan, harus memenuhi syarat
sebagai berikut :
1.

Pembatasan purin

Apabila

telah

terjadi

pembengkakan

sendi

maka

penderita

gangguan asam urat harus melakukan diet bebas purin. Namun


karena hampir semua bahan makanan sumber protein mengandung
nukleoprotein maka hal ini hampir tidak mungkin dilakukan. Maka
yang harus dilakukan adalah membatasi asupan purin menjadi 100150 mg purin per hari (diet normal biasanya mengandung 6001.000 mg purin per hari).
1.

Kalori sesuai kebutuhan

Jumlah asupan kalori harus benar disesuaikan dengan kebutuhan


tubuh

berdasarkan

pada

tinggi

dan

berat

badan.

Penderita

gangguan asam urat yang kelebihan berat badan, berat badannya

harus diturunkannn dengan tetap memperhatikan jumlah konsumsi


kalori. Asupan kalori yang terlalu sedikit juga bisa meningkatkan
kadar

asam

urat

karena

adanya

keton

bodies

yang

akan

mengurangi pengeluaran asam urat melalui urin.


1.

Tinggi karbohidrat

Karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti dan ubi sangat


baik dikonsumsi oleh penderita gangguan asam urat karena akan
meningkatkan pengeluaran asam urat melalui urin. Konsumsi
karbohidrat kompleks ini sebaiknya tidak kurang dari 100 gram per
hari. Karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen,
arum manis, gulali, dan sirop sebaiknya dihindari karena fruktosa
akan

meningkatkan

kadar asam urat dalam darah.


1.

Rendah protein

Protein terutama yang berasal dari hewan dapat meningkatkan


kadar asam urat dalam darah. Sumber makanan yang mengandung
protein hewani dalam jumlah yang tinggi, misalnya hati, ginjal,
otak, paru dan limpa. Asupan protein yang dianjurkan bagi
penderita gangguan asam urat adalah sebesar 50-70 gram/hari
atau

0,8-1

gram/kg

berat

badan/hari.

Sumber

protein

yang

disarankan adalah protein nabati yang berasal dari susu, keju dan
telur.
1.

Rendah lemak

Lemak dapat menghambat ekskresi asam urat melalui urin.


Makanan yang digoreng, bersantan, serta margarine dan mentega
sebaiknya dihindari. Konsumsi lemak sebaiknya sebanyak 15
persen dari total kalori.
1.

Tinggi cairan

Konsumsi cairan yang tinggi dapat membantu membuang asam


urat melalui urin. Karena itu, Anda disarankan untuk menghabiskan

minum minimal sebanyak 2,5 liter atau 10 gelas sehari. Air minum
ini bisa berupa air putih masak, teh, atau kopi. Selain dari minuman,
cairan bisa diperoleh melalui buah-buahan segar yang mengandung
banyak air. Buah-buahan yang disarankan adalah semangka, melon,
blewah, nanas, belimbing manis, dan jambu air. Selain buah-buahan
tersebut, buah-buahan yang lain juga boleh dikonsumsi karena
buah-buahan sangat sedikit mengandung purin. Buah-buahan yang
sebaiknya dihindari adalah alpukat dan durian, karena keduanya
mempunyai kandungan lemak yang tinggi.
1.

Tampa Alkohol

Berdasarkan penelitian diketahui bahwa kadar asam urat mereka


yang mengonsumsi alkohol lebih tinggi dibandingkan mereka yang
tidak mengonsumsi alkohol. Hal ini adalah karena alkohol akan
meningkatkan

asam

laktat

plasma.

Asam

laktat

ini

akan

menghambat pengeluaran asam urat dari tubuh.


1.

Ciri ciri Asam Urat

Berdasarkan subkomite The American Rheumatism Association


yang menetapkan kriteria diagnostik untuk asam urat adalah:
1.

Adanya kristal urat yang khas dalam cairan sendi.


2.

Thopus terbukti mengandung kristal urat berdasarkan pemeriksaan kimiawi


dan mikroskopik dengan sinar terpolarisasi.

3.

Lebih dari sekali mengalami serangan arthritis akut

4.

Terjadi peradangan secara maksimal dalam satu hari

5.

Oligoarthritis (jumlah sendi yang meradang kurang dari 4 )

6.

Kemerahan di sekitar sendi yang meradang

7.

Sendi metatarsophalangeal pertama (ibu jari kaki) terasa sakit atau


membengkak

8.

Serangan unilateral (satu sisi) pada sendi metatarsophalangeal pertama

9.

Serangan unilateral pada sendi tarsal (jari kaki)

10. Tophus (deposit besar dan tidak teratur dari natrium urat) di kartilago artikular
(tulang rawan sendi) dan kapsula sendi
11. Hiperuricemia (kadar asam urat dalam darah lebih dari 7,5 mg/dL)
12. Pembengkakan sendi secara asimetris (satu sisi tubuh saja)
13. Serangan arthritis akut berhenti secara menyeluruh.

Ketika terjadi serangan arthritis akut, penderita diberikan terapi


untuk mengurangi peradangannya. Hal ini dapat dilakukan dengan
memberikan obat analgesik/NSAID, kortikosteroid, tirah baring, atau
dengan pemberian kolkisin.
Setelah

serangan

akut

berakhir,

terapi

ditujukan

untuk

menurunkan kadar asam urat dalam tubuh. Hal ini dapat dilakukan
dengan memberikan kolkisin atau obat yang memacu pembuangan
asam urat lewat ginjal (misal probenesid) atau obat yang menghambat
pembentukan asam urat (misal allopurinol).
1.

Terapi nonmedikamentosa

Kondisi yang terkait dengan hiperurisemia adalah diet kaya


purin,

obesitas,

serta

sering

meminum

alkohol.

Purin

merupakan senyawa yang akan dirombak menjadi asam urat


dalam tubuh.
Alkohol merupakan salah satu sumber purin dan juga dapat
menghambat pembuangan purin melalui ginjal sehingga disarankan
tidak sering mengonsumsi alkohol. Pasien juga disarankan untuk
meminum cairan dalam jumlah banyak karena jumlah air kemih
sebanyak

liter

atau

lebih

setiap

harinya

akan

membantu

pembuangan urat dan meminimalkan pengendapan urat dalam saluran


kemih.
Sejak dahulu masyarakat percaya bahwa konsumsi makanan
tertentu dapat menimbulkan penyakit asam urat, misalnya jeroan,
emping, dan bayam. Dengan demikian, banyak orang yang pernah
menderita

radang

sendi,

tanpa

mengetahui

penyebab

radang

sendinya, selalu berupaya menghindari makanan tersebut. Atau jika


ingin mengonsumsi makanan tersebut, mereka meminum obat atau
ramuan tradisional untuk menurunkan kadar asam uratnya.
Ada beberapa jenis makanan yang diketahui kaya purin, antara
lain daging, baik daging sapi, babi, kambing, atau makanan dari laut
(seafood), kacang-kacangan, bayam, jamur, dan kembang kol. Tenaga
kesehatan umumnya selalu menyarankan untuk menghindari atau
mengurangi

konsumsi

makanan

tersebut.

Akan

tetapi,

sampai

beberapa tahun yang lalu belum ada bukti nyata yang mendukung hal
itu.
Pada tanggal 8 Maret 2004, NEJM memuat artikel hasil karya dr
Choi dan rekannya yang berjudul Purine-Rich Foods, Dairy and Protein
Intake, and the Risk of Gout in Men. Choi dan rekannya melakukan
penelitian ini selama 12 tahun terhadap populasi tenaga kesehatan
laki-laki di Amerika Serikat, yang meliputi dokter gigi, optometris,
osteopath, ahli farmasi, podiatrist, dan dokter hewan. Populasi tersebut
berusia antara 40 sampai 75 tahun pada tahun 1986, saat penelitian
mulai dilakukan.
Choi dan rekannya melakukan pemeriksaan secara prospektif
terhadap hubungan antara faktor risiko diet dan kasus gout baru.
Mereka menggunakan kriteria gout berdasarkan American College of
Rheumatology. Diet dari setiap responden dinilai ulang setiap empat
tahun dengan menggunakan kuesioner.
Dari 47.150 responden selama 12 tahun penelitian diperoleh 730
kasus gout baru. Mereka menemukan peningkatan risiko gout ketika
responden mengonsumsi daging atau seafood dalam jumlah banyak.
Akan

tetapi,

tidak

ditemukan

peningkatan

risiko

gout

ketika

mengonsumsi protein hewani maupun nabati atau sayur-sayuran kaya


purin dalam jumlah banyak. Tim tersebut juga menemukan bukti
bahwa adanya hubungan terbalik yang kuat antara konsumsi produk
susu, terutama yang rendah lemak, dan kejadian gout.

Tetap

harus

disadari

observasional/pengamatan

bahwa

sehingga

tim

penelitian
peneliti

ini

bersifat

tidak

dapat

menyingkirkan kemungkinan adanya faktor lain yang belum diketahui


yang berpengaruh terhadap hasil penelitian ini. Walaupun demikian,
hasil

penelitian

ini

cukup

meyakinkan

karena

lamanya

waktu

pemantauan dan besarnya jumlah responden yang terlibat. Oleh


karena itu, bagi para laki-laki disarankan untuk tidak terlalu sering
mengonsumsi daging dan seafood dalam jumlah banyak, serta lebih
sering mengonsumsi produk susu, terutama yang rendah lemak.
Tubuh manusia adalah perwujudan mikro dari alam semesta.
Ketika alam semesta rusak oleh keserakahan manusia, yang pada
akhirnya menanggung segala akibatnya adalah manusia itu sendiri.
Banjir bandang, longsor, kebakaran hutan, dan lain-lain hanyalah
akibat dari keserakahan manusia. Tubuh dengan segala interaksinya
juga mengajarkan kepada kita bahwa keserakahan/kerakusan pada
akhirnya akan merusak diri kita sendiri. Oleh karena itu, mulai saat ini,
cobalah untuk mengonsumsi makanan dan minuman dalam jumlah
yang tidak berlebihan dan tidak berkekurangan agar kesehatan tubuh
dapat terus terpelihara. Hidup tidak serakah, jiwa damai, tubuh sehat.
1.

Obat Traditional Asam Urat :


1. Sirsak dimakan begitu saja atau dijuice, dimakan/minum tiap hari
2. Daun salam 7 lembar direbus dengan dua gelas air, sampai tinggal 1
gelas, diminum pagi dan sore
3. labu siam diparut kemudian disaring diambil airnya diminum tiap hari.
4. Pengobatan H. Malik di Pamulang, makan jamuan
5. Cuka apel yang sudah jadi dan dicampur madu dengan ukuran satu
sendok madu ditambah 2 sendok makan cuka apel plus air hanagt -/
50 cc dan diminum selama 1 minggu pagi bangun tidur dan kalo mau
tidur malam
6. kentang mentah dan apel malang di juice
7. Obat dari Ibu Winarto di Karya sari di 846 6766.. obatan dari
tumbuhan

1.

Makanan yang harus dihindari atau dikurangi jumlahnya :

1. minuman fermentasi dan mengandung alkohol seperti bir, wiski,


anggur, tape, dan tuak.
2. Juga jangan sentuh sama sekali yang namanya makanan laut udang,
remis, tiram, kepiting,
3. berbagai jenis makanan kaleng seperti sarden,kornet sapi
4. Berbagai jeroan seperti hati, ginjal, jantung, otak, paru, limpa, usus,
5. buah-buahan tertentu seperti durian, alpokat dan es kelapa.
1.

Sedangkan makanan yang harus Anda kurangi asupannya


dalam arti dalam porsi sedikit masih bisa Anda makan, yaitu :

1. ikan, daging kambing, daging ayam, daging sapi,


2. tempe, emping, kacang, oncom,
3. beberapa jenis sayuran tertentu seperti brokoli, bayam, kangkung, kol
dan tauge.
1.

Prinsip Diet Hiperurisemia

Diet hiperurisemia pertama-tama harus mengikuti dahulu prinsip


umum diet gizi seimbang seperti yang dikemukakan dalam Pedoman
Empat-Sehat Lima-Sempurna dan 13 Pesan Dasar Gizi Seimbang.
Selanjutnya

diet

tersebut

mengacu

pada

lima

pedoman

yang

disyaratkan dalam diet rendah purin: (1) pembatasan bahan makanan


yang tinggi purin; (2) alkalinisasi urin untuk memudahkan ekskresi
asam urat (3) peningkatan asupan cairan; (4) penurunan berat badan
pada pasien dengan kegemukan; dan (5) penghindaran alkohol.
Bahan makanan yang diperbolehkan (lihat pula Tabel Pengaturan Diet)
adalah:
1.
1.

Bahan Makanan Sumber HA: semua jenis bahan makanan pokok dapat
dikonsumsi dengan jumlah seimbang menurut kebutuhan masingmasing. Makanan pokok terdiri atas bijian dan umbi, termasuk produk
olahannya seperti mi atau bihun.

2.

Bahan Makanan Sumber Protein:

susu dan hasil olahannya, keju, telur,


daging, ayam, ikan (maksimal 50 gram/hari)
kacang-kacangan kering maksimal 25 gram/hari
atau tahu/tempe 50 gram/hari
1.
1.

Bahan Makanan Sumber Vitamin-Mineral:

semua jenis buah-buahan


semua

jenis

sayuran

kecuali

bayam,

buncis,

kembang kol, kacang polong, jamur, asparagus,


yaitu maksimal 50 g/hari
1.
1.

Minuman: semua minuman kecuali yang mengandung alkohol

2.

Bumbu: semua bumbu kecuali ragi.

BAB III
PENUTUP
1.
1.

Kesimpulan

Penyakit asam urat pada beberapa waktu lalu memang


cenderung menyerang usia senja. Namun kini banyak kasus ditemui
pria maupun wanita berusia 20 tahunan pun banyak yang menderita
penyakit ini. Setelah diteliti, pola makan memegang peranan utama
disusul oleh kebiasaan hidup tanpa olahraga. Sayang bukan, jika usia
baru menjelang 40 tahun namun Anda sudah mengalami kekakuan
sendi dan harus puas hanya duduk di kursi goyang sepanjang hari.
Menyangkut pola makan, sebaiknya Anda mengenali makanan yang
harus dihindari dan makanan yang harus dikurangi agar kadar asam
urat dalam tubuh tidak kelewat batas. Antara lain yang harus dihindari
sama

sekali adalah berbagai macam

minuman fermentasi dan

mengandung alkohol seperti bir, wiski, anggur, tape, dan tuak. Juga
jangan sentuh sama sekali yang namanya makanan laut udang, remis,
tiram, kepiting, berbagai jenis makanan kaleng seperti sarden, kornet
sapi, berbagai jeroan seperti hati, ginjal, jantung, otak, paru, limpa,
usus, dan buah-buahan tertentu seperti durian, alpokat dan es kelapa.
Sedangkan makanan yang harus Anda kurangi asupannya dalam arti
dalam porsi sedikit masih bisa Anda makan, yaitu ikan, daging
kambing, daging ayam, daging sapi, tempe, emping, kacang, oncom,
beberapa jenis sayuran tertentu seperti brokoli, bayam, kangkung, kol
dan tauge. Kadar asam urat yang normal dalam darah adalah 7 mg%,
jika lebih dari itu maka Anda harus benar-benar diet berbagai jenis
makanan yang telah disebutkan merangsang asam urat dalam darah.
Bukan saja kekakuan sendi yang akan Anda derita namun juga
kemungkinan penyakit lain seperti batu ginjal, kerusakan ginjal, dan
tekanan darah tinggi. Ini bisa dimengerti karena asam urat adalah hasil
metabolisme tubuh oleh salah satu unsur protein, zat puri dan ginjal
adalah organ yang mengatur kestabilan kadarnya dalam tubuh dan
akan membawa sisa asam urat ke pembuangan air seni. Namun jika
kadar

asam

urat

itu

berlebihan,

ginjal

tidak

akan

sanggup

mengaturnya sehingga kelebihan itu akan menumpuk pada jaringan


dan sendi. Otomatis, ginjal juga akan mengalami gangguan. Oleh
karena itu sejak dini baiknya Anda memeriksakan diri jika mengalami
gangguan linu dan kaku pada sendi yang kecil-kecil seperti jari tangan
atau kaki. Dan mulailah hindari makanan perangsangnya, jangan
tunda- tunda lagi!
Penyakit asam urat memang sangat erat kaitannya dengan pola
makan seseorang.
Pola makan yang tidak seimbang dengan jumlah protein yang sangat
tinggi
merupakan penyebab penyakit ini.
1.
1.

Saran saran

1. Meskipun demikian, bukan berarti penderita asam urat tidak boleh


mengkonsumsi makanan yang mengandung protein. Asalkan
jumlahnya dibatasi, ya tidak masalah.
Selain itu, pengaturan diet yang tepat bagi penderita asam urat
mampu
mengontrol kadar asam dan urat dalam darah.Jika tidak diatasi
gangguan asam urat ini sangat mengganggu aktivitas Anda.
2. Selain dengan mengonsumsi obat-obatan, pengaturan pola
makanan dapat dijadikan pilihan untuk mengatasi masalah asam urat.
Menu makanan diatur sedemikian rupa
agar lebih banyak makanan dengan kandungan nukleotida purin yang
rendah.