Anda di halaman 1dari 7

ANALISIS VIT C PADA

MINUMAN & BUAHBUAHAN


Oleh :
Dra. NENDEN SUMARTINI, M.Pkim

Pengertian Vit C
Vitamin C adalah salah satu jenis vitamin yang larut
dalam air dan memiliki peranan penting dalam menangkal
berbagai penyakit. Vitamin ini juga dikenal dengan nama
kimia dari bentuk utamanya yaitu asam askorbat. Vitamin
C termasuk golongan vitamin antioksidan yang mampu
menangkal berbagai radikal bebas ekstraseluler.
Beberapa karakteristiknya antara lain :
sangat mudah teroksidasi oleh panas, cahaya, dan logam.
Buah-buahan seperti jeruk merupakan sumber utama
vitamin ini.

Penemuan Vit C
Vitamin C berhasil diisolasi pertamakali pada tahun 1928 dan pada tahun
1932 ditemukan bahwa vitamin ini merupakan agen yang dapat mencegah
sariawan. Albert Szent-Gyrgyi menerima penghargaan Nobel dalam Fisiologi
atau Kedokteran pada tahun 1937 untuk penemuan ini.
Makanan yang mengandung vitamin C umumnya adalah buah-buahan dan
sayuran. Buah yang mengandung vitamin C tidak selalu berwarna kuning,
misalnya pada jambu biji yang merupakan buah dengan kandungan vitamin C
paling tinggi yang dapat kita konsumsi. Bahkan, pada beberapa buah, kulitnya
mengandung vitamin C lebih tinggi daripada buahnya. Misalnya pada kulit
buah apel dan jeruk walaupun tidak semua kulit buah bisa dimakan.
Pemenuhan kebutuhan vitamin C bisa diperoleh dengan mengkonsumsi
beraneka buah dan sayur seperti jeruk, tomat, arbei, asparagus, kol, susu,
mentega, kentang, ikan, dan hati.

Peranan Vit C

menjaga dan memperkuat imunitas terhadap infeksi.


Pada beberapa penelitian yang lebih lanjut ternyata vitanin C juga

terbukti berperan penting dalam meningkatkan kinerja otak.


untuk menjaga struktur kolagen, yaitu sejenis protein yang
menghubungkan semua jaringan serabut, kulit,urat, tulang rawan, dan
jaringan lainnya di tubuh manusia. Struktur kolagen yang baik dapat
menyembuhkan patah tulang, memar, pendarahan kecil, dan luka ringan.
membantu penyerapan zat besi dan mempertajam kesadaran.
Sebagai antioksidan, vitamin C mampu menetralkan radikal bebas di
seluruh tubuh.
Melalui pengaruh pencahar, vitamin ini juga dapat meningkatkan
pembuangan feses atau kotoran. Vitamin C juga mampu menangkal nitrit
penyebab kanker.

Kebutuhan Vit C
Vitamin ini mudah larut dalam air sehingga bila vitamin yang dikonsumsi
melebihi yang dibutuhkan, kelebihan tersebut akan dibuang dalam urine.
Karena tidak disimpan dalam tubuh, vitamin C sebaiknya dikonsumsi setiap hari.
Dosis yang rata-rata dibutuhkan bagi orang dewasa adalah 60-90 mg/hari. Tapi
bisa juga lebih tergantung kondisi tubuh dan daya tahan masing-masing orang
yang berbeda-beda. Batas maksimum yang diizinkan untuk mengkonsumsi
vitamin C adalah 1000 mg/hari.
Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan gusi berdarah, sariawan, nyeri otot
atau gangguan syaraf. Kekurangan lebih lanjut mengakibatkan anemia, sering
mengalami infeksi dan kulit kasar. Sementara kelebihan vitamin C dapat
menyebabkan diare.
Kelebihan vitamin C akibat penggunaan suplemen dalam waktu yang cukup
lama dapat mengakibatkan batu ginjal, sedangkan bila kelebihan vitamin C yang
berasal dari buah-buahan umumnya tidak menimbulkan efek samping.

Prosedur kerja
1. Ambil 3 tabung reaksi (A,B, C) dan beri label bahan-

bahan makanan yang akan diuji


2. Isilah masing-masing tabung dengan amilum iodide
atau betadine sebanyak 1 mL
3. Tambahkan tetes demi tetes larutan Vit C ke dalam
tabung A sampai warna larutan jernih
4. Hitung jumlah tetesan yang diperlukan untuk
menjernihkan larutan amilum iodide atau betadine
tersebut
5. Ulangi langkah 3 dan 4 untuk tabung B dan C

Sekian
Terima kasih