Anda di halaman 1dari 48

PROYEKSI

an overview
R. Sidartawan

TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah menerima materi ajar siswa
diharapkan dapat:
1. Memahami fungsi gambar proyeksi
2. Mengetahui macam-macam proyeksi
3. Membuat gambar proyeksi
4. Memahami fungsi gambar potongan
5. Mengetahui macam-macam gambar
potongan

6/4/15

Sidartawan - TMI

Enam Pandangan dalam Proyeksi

6/4/15

Sidartawan - TMI

PROYEKSI PIKTORIAL
Macam proyeksi piktorial
1. Proyeksi Dimetri
2. Proyeksi Isometri
3. Proyeksi Miring
4. Perspektif

6/4/15

Sidartawan - TMI

PROYEKSI DIMETRI
a. Sudut kemiringan sb x = 7 dan sb y =
42
b. Skala pada ukuran untuk sb y adalah 1:2
sedangkan yang lain 1:1

6/4/15

Sidartawan - TMI

PROYEKSI ISOMETRI
a. Sudut kemiringan 30 untuk sumbu x dan
sumbu y
b. Skala pada semua sumbu adalah 1:1

6/4/15

Sidartawan - TMI

MACAM ISOMETRI
A. Isometri Normal
B. Isometri terbalik
C. Isometri
Horisontal

6/4/15

Sidartawan - TMI

ISOMETRI NORMAL

6/4/15

Sidartawan - TMI

ISOMETRI TERBALIK

6/4/15

Sidartawan - TMI

ISOMETRI HORISONTAL

6/4/15

Sidartawan - TMI

10

PROYEKSI KAVALIR/MIRING
a. Sudut kemiringan x = 0 dan y =
45
b. Skala pada sb y adalah 1:2

6/4/15

Sidartawan - TMI

11

PROYEKSI PERSPEKTIF

6/4/15

Sidartawan - TMI

12

PROYEKSI ORTOGONAL
a. Gambar proyeksi yang bidang
proyeksinya mempunyai sudut tegak
lurus atau sejajar terhadap proyektornya.
b. Proyektor adalah garis-garis yang
memproyeksikan benda terhadap bidang
proyeksi.

6/4/15

Sidartawan - TMI

13

PROYEKSI ORTOGONAL DARI SEBUAH


TITIK

6/4/15

Sidartawan - TMI

14

PROYEKSI ORTOGONAL DARI


SEBUAH GARIS

6/4/15

Sidartawan - TMI

15

PROYEKSI ORTOGONAL DARI SEBUAH


BIDANG

6/4/15

Sidartawan - TMI

16

PROYEKSI ORTOGONAL SEBUAH


BENDA

6/4/15

Sidartawan - TMI

17

MENGGAMBAR PROYEKSI ORTOGONAL BENDA 3 DIMENSI


DIGUNAKAN BEBERAPA PANDANGAN

6/4/15

Sidartawan - TMI

18

PROYEKSI ORTOGONAL
Yang paling sering dipakai dalam
proyeksi ortogonal adalah;
a. Proyeksi Eropa
b. Proyeksi Amerika

6/4/15

Sidartawan - TMI

19

PROYEKSI EROPA

1. Pandangan
depan
2. Pandangan
samping
3. Pandangan atas

6/4/15

Sidartawan - TMI

20

PENERAPAN PROYEKSI EROPA

6/4/15

Sidartawan - TMI

21

PROYEKSI EROPA

6/4/15

Sidartawan - TMI

22

PROYEKSI AMERIKA
1. pandangan atas
2. pandangan
depan
3. Pandangan
samping

6/4/15

Sidartawan - TMI

23

PENERAPAN PROYEKSI AMERIKA

6/4/15

Sidartawan - TMI

24

PROYEKSI AMERIKA

6/4/15

Sidartawan - TMI

25

SIMBOL PROYEKSI
A. Proyeksi Eropa
B. Proyeksi Amerika

6/4/15

Sidartawan - TMI

26

PENYAJIAN PROYEKSI ORTOGONAL PADA GAMBAR


KERJA
1. Pemilihan pandangan
pandangan yang mempunyai informasi terbanyak
dinyatakan sebagai pandangan utama atau
pandangan depan.

6/4/15

Sidartawan - TMI

27

PENYAJIAN PROYEKSI ORTOGONAL PADA GAMBAR


KERJA
2. Jumlah pandangan
Jumlah pandangan (termasuk potongan)yang
dibutuhkan disesuaikandengan keperluan tanpa
menimbulkan keraguan, misal gambar silindris
sederhana dapat digambarkan satu pandangan

6/4/15

Sidartawan - TMI

28

PENYAJIAN PROYEKSI ORTOGONAL PADA GAMBAR


KERJA
3. Posisi gambar
posisi gambar, terutama pandangan
depan harus digambarkan sesuai dengan
kedudukan utama saat dibuat.

6/4/15

Sidartawan - TMI

29

PENYAJIAN PROYEKSI ORTOGONAL PADA GAMBAR KERJA


4. Pandangan sebagian
Pandangan sebagian dapat diberikan apabila
pandangan lengkap tidak dapat memberikan
informasi lengkap.

6/4/15

Sidartawan - TMI

30

PENYAJIAN PROYEKSI ORTOGONAL PADA GAMBAR KERJA


5. Pandangan setempat
Apabila cara penyajian dapat dilakukan tanpa
menimbulkan keraguan, diperbolehkan
memberikan pandangan pandangan setempat,
sebagai ganti pandangan simetri. Harus
digambarkan dengan proyeksi amerika

6/4/15

Sidartawan - TMI

31

PENYAJIAN PROYEKSI ORTOGONAL PADA GAMBAR


KERJA
6. Perpotongan sebenarnya

Perpotongan geometri sebenarnya bila nampak


sebenarnya harus digambarkan tebal kontiyu,
apabila terhalang digambarkan garis putus-putus.

6/4/15

Sidartawan - TMI

32

PENYAJIAN PROYEKSI ORTOGONAL PADA GAMBAR KERJA


7. Perpotongan maya
Misalnya pada rusuk atau sudut yang membulat
digambarkan dengan ditandai pada pandangan
depan dengan garis tipis kontinyu tanpa
menyentuh garis tepi.

6/4/15

Sidartawan - TMI

33

PENYAJIAN PROYEKSI ORTOGONAL PADA GAMBAR KERJA

8. Penggambaran perpotongan yang


disederhanakan, maka garis perpotongan maya
dapat diberikan:

a. antara 2 silinder

b. antar 1

silinder dengan
prisma segiempat
6/4/15

Sidartawan - TMI

34

PENYAJIAN PROYEKSI ORTOGONAL PADA GAMBAR KERJA

9. Pandangan benda simetri dapat


digambarkan sebagian/perpotongan
sumbunya

6/4/15

Sidartawan - TMI

35

PENYAJIAN PROYEKSI ORTOGONAL PADA GAMBAR KERJA

10.Pandangan yang diperpendek,untuk


menghemat tempat

6/4/15

Sidartawan - TMI

36

PENYAJIAN PROYEKSI ORTOGONAL PADA GAMBAR KERJA

11.Penggambaran yang berulang dapat


digambarkan satu tapi tetap ada
tandanya.

6/4/15

Sidartawan - TMI

37

PENYAJIAN PROYEKSI ORTOGONAL PADA GAMBAR


KERJA
12. Elemen digambarkan skala yang lebih
besar

6/4/15

Sidartawan - TMI

38

PENYAJIAN PROYEKSI ORTOGONAL PADA GAMBAR KERJA

13. Garis batas benda digambarkan untuk


benda asal dan benda yang terbentuk.
Menggambarkannya dengan garis rantai
tipis titik ganda.

6/4/15

Sidartawan - TMI

39

PENYAJIAN PROYEKSI ORTOGONAL PADA GAMBAR KERJA

14. Benda Transparan, benda tembus


pandang harus digambarkan tidak tembus
pandang

6/4/15

Sidartawan - TMI

40

PENYAJIAN PROYEKSI ORTOGONAL PADA GAMBAR


KERJA
15. Pemakaian warna pada gambar tidak
diharuskan,

apabila pakai harus

diinformasikan dengan jelas

6/4/15

Sidartawan - TMI

41

TUGAS

Buatlah gambar isometrinya,


dengan kedudukan :
Normal
Terbalik
Horizontal
Masing-masing pada kertas
gambar A4 tegak.
Lengkap dengan ukurannya
Nama gambar
ISOMERTIS
(NORMAL)
ISOMETRIS
(TERBALIK)
ISOMETRIS
(HORIZONTAL)

6/4/15

Sidartawan - TMI

42

TUGAS
1. Salinan gambar (gambar 2 dan 3)
dengan proyeksi dimetris, dengan
skala 1:1
2. Gambar dibuat pada kertas
gambar A4 tegak.
3. Nama Gambar : PROYEKSI
DIMETRIS

6/4/15

Sidartawan - TMI

43

TUGAS
1. Salinan gambar (gambar 4 dan
5) dengan skala 1:1 pada kertas
A4 tegak (gambar dengan
proyeksi miring)
2. Nama Gambar : PROYEKSI
MIRING

6/4/15

Sidartawan - TMI

44

Tugas
Gambar berikut merupakan
pandangan depan, kiri dan atas
menurut metode E dimana
terdapat beberapa garis yang
belum tergambar, buatlah pada
kertas A4 dengan skala 1:1;
Pandangan depan,
kanan dan atas menurut
metode A;
Perspektif isometri.

6/4/15

Sidartawan - TMI

45

TUGAS
1. Gambar berikut adalah
pandangan eropa dan
gambar isometrinya tetapi
belum lengkap.
2. Gambarkan dengan skala
1:1 pada kertas A4 dan
lengkapilah!

6/4/15

Sidartawan - TMI

46

FORMATIF
1. Garis tebal kontinyu pada gambar
teknik digunakan untuk:
2. Gambarkan simbol proyeksi Eropa:
3. Gambarkan simbol proyeksi Amerika
4. Sebutkan 5 macam proyeksi yang kalian
ketahui.
5. Jelaskan 5 proyeksi tersebut

6/4/15

Sidartawan - TMI

47

Thanks & Do it now !

6/4/15

Sidartawan - TMI

48