Anda di halaman 1dari 8

LKS/XI/II/3.

6/2
Nama
:
Kelompok :

TITIK BERAT
Tujuan

Setelah melakukan percobaan/pengamatan siswa diharapkan dapat:


Menentukan letak titik berat dari benda teratur.

Menentukan letak titik berat dari benda yang tidak beraturan.

Petunjuk
Belajar

1
2

Bacalah secara cermat petunjuk dan langkah-langkah


sebelum melakukan kegiatan.
Bacalah buku-buku fisika kelas XI dan buku lain yang
relevan dengan materi keseimbangan benda tegar dan
dinamika rotasi.
Tanyakan pada guru jika ada hal-hal yang kurang jelas.

Informasi Pendukung

Gambar 1. Burung mainan


yang disangga pada bagian
paruhnya..

Pada gambar di samping dapat dilihat


walaupun burung hanya disangga di
paruhnya saja dan dengan ujung jari, tapi
burung tersebut dapat seimbang.
Mengapa bisa demikian? Nah, benda
dapat berada dalam keseimbangan jika
diletakkan pas pada titik beratnya. Apa sih
titik berat itu?

KEGIATAN 1
Tujuan: Menentukan letak titik berat dari benda teratur.
Alat dan Bahan
-

Statif

Yonaida Ikrayenti, S.Pd

Benang
Paku
Beban
Gunting
Neraca ohauss
Benda teratur berbentuk persegi, persegi panjang, segitiga dan
lingkaran.

Langkah Kerja
1.
2.
3.
4.

Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan diatas meja


Ambillah sebuah benda untuk menentukan letak titik beratnya.
Ukurlah panjang alas dan tinggi benda.
Buatlah lobang pada setiap ujung benda tersebut dengan
menggunakan paku dan beri tanda A, B, C dan seterusnya sesuai
jumlah ujung benda.
5. Jepitkan paku pada penjepit yang dipasang pada sebuah statif dan
gantungkan beban dengan benang.
6. Gantungkan benda pada paku melalui lobang A yang sudah dibuat
sehingga benda bebas berputar.
7. Tandai bagian ujung bawah benda yang dilalui benang dengan A.

8. Ulangi langkah (5) dan (6) dengan menggantungkan benda pada


lobang B, C dan seterusnya.
9. Hubungkan titik A dengan A, B dengan B, dan seterusnya sehingga
didapatkan titik potongnya. Berilah tanda Z pada titik potong
tersebut.
10.
Ukurlah jarak dari alas sampai pada titik potongnya.
11.
Catatlah data yang diperoleh ke dalam tabel pengamatan.
12.
Lakukan langkah-langkah di atas untuk setiap benda yang
disediakan.
Data Pengamatan
Tabel pengamatan 1.

Yonaida Ikrayenti, S.Pd

No
.
1

Benda
Persegi

Panjang = .
Lebar

Jarak dari alas ke


titik potong (cm)

Ukuran (cm)

= .

Persegi
panjang

Panjang = .
Lebar

= .

Segitiga

Alas

.
Tinggi
4

Lingkaran

= .

Jari-jari = .

Analisis Data
Diskusikanlah
kelompokmu!

pertanyaan

di

bawah

ini

bersama

anggota

1. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan di atas, apakah yang


tampak dengan garis-garis A-A, B-B, C-C dan lainnya?
.

.
2. Coba kamu ambil salah satu benda, timbanglah berat benda itu.
Kemudian potong pada salah satu garisnya, misalnya pada A-A.
Timbanglah kedua potongan tersebut.
Massa awal benda = kg
Massa potongan 1 = kg
Massa potongan 2 = kg
Bagaimanakah perbandingan massa awal benda dengan massa
masing-masing
potongan?

.
3. Garis
A-A
disebut
dengan
garis
berat
karena
..

4. Titik perpotongan garis-garis berat tersebut adalah ..


dari benda itu.
Yonaida Ikrayenti, S.Pd

5. Berdasarkan tabel pengamatan 1, bandingkanlah jarak dari alas ke


titik potong dengan:
a. Sisi
persegi
.
..
.

b. Lebar
persegi
panjang

.
c. Tinggi
segitiga

.
d. Jari-jari
lingkaran
.

Kesimpulan

..............

KEGIATAN 2
Tujuan: Menentukan letak titik berat dari benda yang tidak teratur.
Alat dan Bahan
-

Statif
Benang
Paku

Yonaida Ikrayenti, S.Pd

Beban
Gunting
Neraca ohauss
Karton tebal
Kertas grafik

Langkah Kerja
1.
2.
3.
4.
5.

Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan diatas meja


Guntinglah karton tebal sehingga menghasilkan bentuk sembarang.
Timbanglah massa awal kertas karton
Buatlah lobang-lobang A,B,dan C secara acak pada karton tersebut.
Lakukanlah seperti kegiatan 1 (langkah 5 sampai 9) untuk
menentukan titik berat benda tersebut.
6. Potonglah kertas karton melalui garis A-A kemudian timbanglah
masing-masing potongan karton.
7. Tentukan lagi titik berat masing-masing potongan karton tadi dan
beri nama masing-masing titik berat itu dengan Z1 dan Z2. (buat
garis-garisnya pada sisi yang lain)
8. Sambungkan kembali kedua potongan kertas karton seperti semula
dan hubungkan titik Z1 dan Z2. Misalkanlah titik potong Z-Z1 dengan
A-A dengan nama titik P.
9. Tempelkan kedua potongan kertaskarton tadi pada selembar kertas
grafik.
10.
Ukurlah x, y, x1, x2, y1 dan y2, yaitu koordinat titik Zo.
11.
Catatlah data pada tabel pengamatan.
Data Pengamatan
Tabel pengamatan 1.

m (kg)

Massa
potongan
benda
m2
m1 (kg)
(kg)

w
w1 (N)

w2 (N)

Tabel pengamatan 2.
x

Analisis Data

Yonaida Ikrayenti, S.Pd

x1

y1

x2

y2

x1+ x2

y1+ y2

Diskusikanlah
kelompokmu!

pertanyaan

di

bawah

ini

bersama

anggota

1. Berdasarkan tabel pengamatan 1, bandingkanlah nilai m1 dengan


m2, kemudian bandingkanlah nilai (m1 + m2) dengan massa awal
benda! .........

2. Dimanakah
letak
titik
berat
kertas
karton
tersebut?
..
3. Apakah yang kamu lihat mengenai titik P dengan titik Z?

Berarti titik P juga merupakan ..


4. Berapakah
jarak
Z1-P
dan
jarak
Z2-P?
.

.
5. Hitunglah momen gaya w1 terhadap P!
1
=
..
6. Hitunglah momen gaya w2 terhadap P!
2

7. Dari data di atas, kesimpulan apa yang dapat diambil tentang


momen-momen
gaya
w1
dan
w2
terhadap
P?
.
Maka, dalam keadaan setimbang berlaku:
.. = .
.. = .
8. Untuk merumuskan koordinat titik berat Z (x,y), ikuti langkah
berikut:
Tentukanlah persamaan x!
Koordinat:
Z (x,y), Z1 (x1,y1) dan Z2 (x2,y2)
Maka momen gaya pada sumbu x:

= .

(1)

= ..

(2)

= ..

(3)

Momen gaya untuk titik berat sama dengan jumlah momen gaya
dari kedua potongan kertas karton, sehingga:
= 1 + 2
(4)

Yonaida Ikrayenti, S.Pd

Substitusikan pers (1), (2) dan (3) ke pers (4).


. = + ..

Sehingga diperoleh pers:


x=

Lakukan cara yang sama untuk menentukan persamaan y!

Sehingga diperoleh pers:


y=

Jadi, koordinat titik berat Z (x,y) adalah:

Kesimpulan

( , )

Yonaida Ikrayenti, S.Pd

GOOD LUCK

Yonaida Ikrayenti, S.Pd

Anda mungkin juga menyukai